Search Header Logo
Sifat Koligatif Larutan

Sifat Koligatif Larutan

Assessment

Presentation

β€’

Chemistry

β€’

12th Grade

β€’

Practice Problem

β€’

Easy

Created by

MIOKTI YESSI

Used 3+ times

FREE Resource

32 Slides β€’ 4 Questions

1

media

>

2

Word Cloud

Apa kabarmu hari ini?

3

media

MIOKTI YESSI, M.Pd

You can always contact
me. I will be happy to talk!

mioktiyessi20!@guru.sma.belajar.id

< >

4

media

TUJUAN PEMBELAJARAN

PESERTA DIDIK DAPAT

1.Menentukan besarnya penurunan tekanan uap pada beberapa jenis larutan.

2.Menentukan besarnya kenaikan titik didih dan titik didih larutan.

3.Menentukan besarnya penurunan titik beku dan titik beku larutan.

4.Menentukan besarnya tekanan osmosis pada beberapa larutan

5.Menganalisis fenomena sifat koligatif larutan (penurunan tekanan uap,
kenaikan titik didih, penurunan titik beku, tekanan osmosis yang terjadi dalam
kehidupan sehari-hari.

< >

5

media

Sifat Koligatif Larutan

Penurunan

Tekanan Uap

Kenaikan
Titik Didih

Penurunan
Titik Beku

Tekanan
Osmosis

< >

6

media

Tekanan

Uap

Tidik
didih

Titik
Beku

Osmosis

. . .

< >

7

media

< >

PENURUNAN TEKANAN UAP

Tekanan

Uap

Tidik
didih

Titik
Beku

Osmosis

Hukum Raoult

β€œBesarnya tekanan uap larutan sebanding dengan fraksi mol pelarut dan
tekanan uap dari pelarut murninya”.

Dirumuskan

P = tekanan uap larutan (atm atau mmHg),
Xpelarut = fraksi mol pelarut, dan
P Β°

= tekanan uap pelarut murni (atm atau mmHg).

Keterangan

8

media

< >

Tekanan

Uap

Tidik
didih

Titik
Beku

Osmosis

Perhatikan bagaimana

penambahan gula

mengurangi tekanan

uap air!....

9

media

< >

Rumus untuk Menentukan Penurunan Tekanan Uap

Tekanan

Uap

Tidik
didih

Titik
Beku

Osmosis

Besarnya penurunan tekanan uap larutan (βˆ†P) merupakan selisih dari
tekanan uap pelarut murni (PΒ°) dengan tekanan uap larutan (P) sehingga P
= P Β°Xpelarut, maka persamaan tersebut dapat ditulis menjadi berikut.

Nilai penurunan tekanan uap larutan dapat dirumuskan sebagai berikut.

βˆ†P

= penurunan tekanan uap larutan dan Xterlarut =

fraksi mol zat terlarut.

Keterangan

10

media

< >

Gambar 1. Peristiwa penguapan
zat cair dalam ruang tertutup
sampai mencapai kondisi
kesetimbangan antara laju
penguapan dan laju
pengembunan. Sumber: General
Chemistry, Principles and
Structure, James E. Brady, 1990

Tekanan

Uap

Tidik
didih

Titik
Beku

Osmosis

Gambar 2. Tekanan uap jenuh
pelarut lebih besar daripada
tekanan uap jenuh larutan (Po>P).
Sumber: General Chemistry,
Principles and Structure, James E.
Brady, 1990

11

media

< >

CONTOH SOAL

Tekanan

Uap

Tidik
didih

Titik
Beku

Osmosis

Jawaban

Sebanyak 60 gram urea (Mr = 60) dilarutkan dalam 72 gram air (Mr = 18). Jika
tekanan uap pelarut murni pada suhu 20 Β°C adalah 22,5 mmHg, tentukan tekanan
uap larutan pada suhu tersebut!

π‘šπ‘œπ‘™ π‘’π‘Ÿπ‘’π‘Ž = π‘šπ‘Žπ‘ π‘ π‘Ž

π‘€π‘š
=
60 𝑔

60 𝑔/π‘šπ‘œπ‘™ = 1 mol

Menentukan fraksi mol urea dan air

π‘šπ‘œπ‘™ π‘Žπ‘–π‘Ÿ =π‘šπ‘Žπ‘ π‘ π‘Ž

π‘€π‘š
=
72 𝑔

18 𝑔/π‘šπ‘œπ‘™= 4 mol

Tekanan Uap Larutan (P)

𝑃 = π‘ƒπ‘œβˆ™ 𝑋𝑃

𝑃 = π‘ƒπ‘œβˆ™
π‘šπ‘œπ‘™π‘Žπ‘–π‘Ÿ

π‘šπ‘œπ‘™ π‘Žπ‘–π‘Ÿ + π‘šπ‘œπ‘™ π‘’π‘Ÿπ‘’π‘Ž

12

media

< >

CONTOH SOAL

Tekanan

Uap

Tidik
didih

Titik
Beku

Osmosis

Jawaban

Sebanyak 60 gram urea (Mr = 60) dilarutkan dalam 72 gram air (Mr = 18). Jika
tekanan uap pelarut murni pada suhu 20 Β°C adalah 22,5 mmHg, tentukan tekanan
uap larutan pada suhu tersebut!

𝑃 = π‘ƒπ‘œβˆ™ 𝑋𝑃

𝑃 = π‘ƒπ‘œβˆ™
π‘šπ‘œπ‘™π‘Žπ‘–π‘Ÿ

π‘šπ‘œπ‘™ π‘Žπ‘–π‘Ÿ + π‘šπ‘œπ‘™ π‘’π‘Ÿπ‘’π‘Ž

𝑃 = 22,5 π‘šπ‘šπ»π‘” βˆ™
4 π‘šπ‘œπ‘™

4 π‘šπ‘œπ‘™ + 1 π‘šπ‘œπ‘™

𝑃 = 22,5 π‘šπ‘šπ»π‘” βˆ™ 4 π‘šπ‘œπ‘™

5 π‘šπ‘œπ‘™

𝑃 = 18 π‘šπ‘šπ»π‘”

13

media

< >

CONTOH SOAL

Tekanan

Uap

Tidik
didih

Titik
Beku

Osmosis

Jawaban

14

media

< >

Tekanan

Uap

Tidik
didih

Titik
Beku

Osmosis

15

media

Pengertian Titik Didih dan
Kenaikan Titik Didih

Titik didih (Tb) atau boiling point suatu zat
cair adalah suhu pada saat tekanan uap
jenuh zat cair tersebut sama dengan
tekanan luar. Bila tekanan uap sama
dengan tekanan luar, maka gelembung
uap yang terbentuk dalam cairan dapat
mendorong diri ke permukaan menuju fasa
gas. Titik didih normal air adalah 100oC.

Kenaikan titik didih (βˆ†Tb) adalah selisih titik
didih larutan dengan titik didih pelarut.

< >

Tekanan

Uap

Tidik

didih

Titik
Beku

Osmosis

Ξ”Tb = titik didih larutan – titik didih pelarut

16

media

Persamaan Menentukan Kenaikan
Titik Didih dan Titik Didih Larutan

Kenaikan titik didih disebabkan oleh penambahan zat terlarut. Besarnya
kenaikan titik didih larutan merupakan hasil kali antara tetapan kenaikan titik
didih molal (Kb) dengan konsentrasi molal (m) dari larutan atau dinyatakan
sebagai berikut.

< >

Tekanan

Uap

Tidik

didih

Titik
Beku

Osmosis

Titik didih larutan merupakan titik didih pelarut ditambah dengan besarnya
kenaikan titik didih.

Tb = 100oC + βˆ†Tb

17

media

< >

Tekanan

Uap

Tidik
didih

Titik
Beku

Osmosis

Suhu ketika tekanan uap di
atas permukaan zat cair
sama dengan tekanan
udara luar disebut dengan
titik didih. Besarnya
kenaikan suhu itulah yang
disebut dengan kenaikan
titik didih (βˆ†Tb).

Diagram Pβˆ’T larutan dan pelarut.

18

media

< >

Tekanan

Uap

Tidik
didih

Titik
Beku

Osmosis

Nilai Kb untuk air adalah 0,52Β°C/m. Maknanya, jika di dalam air terlarut

sebanyak 1 molal zat apa saja, titik didih air akan naik 0,52Β°C; jika di dalam
air terlarut sebanyak 2 molal zat apa saja, titik didih air naik sebesar 1,04Β°C;
serta jika di dalam air terlarut 0,5 molal zat apa saja, titik didih air akan naik

sebesar 0,26Β°C; dan seterusnya.

TABEL TETAPAN TITIK DIDIH

19

media

Contoh Soal

Larutan yang mengandung 20 gram zat nonelektrolit dalam 1 liter air
(massa jenis air 1g/mL) memiliki massa molekul relatif (Mm = 20 g/mol).
Jika Kb air = 0,52 Β°C, tentukanlah
a.Kenaikan titik didih larutan (βˆ†Tb)

b.Titik didih larutan (Tb)

Penyelesaian:
Diketahui:
Massa zat X = 20 g
Kb air = 0,52 Β°C/molal
Massa jenis air = 𝜌 = 1 g/mL
V air = 1 L = 1000 mL

p = 1000 mL x 𝜌 = 1000 mL x 1 g/mL = 1000 g

Ditanyakan:

a.βˆ†Tb= …?

b.Tb = …?

< >

Tekanan

Uap

Tidik

didih

Titik
Beku

Osmosis

20

21

Fill in the Blank

Berapa titik didih air?

22

media

Air merupakan pelarut universal. Biasanya membeku pada suhu 0o

​

​Titik Beku Larutan

23

media

Jawaban Contoh Soal

a.Kenaikan titik didih (βˆ†Tb)

βˆ†Tb= Kb x n x

1000

𝑝

βˆ†Tb= Kb x

π‘šπ‘Žπ‘ π‘ π‘Ž

π‘€π‘šx

1000

𝑝

βˆ†Tb= 0,52 Β°C/molal x

20 𝑔

20 𝑔/π‘šπ‘œπ‘™x

1000

1000

βˆ†Tb= 0,52 Β°C

b. Titik didih larutan (Tb)

Tb = Tbo+ βˆ†Tb=

Tb = 100oC+ 0,52 Β°C

Tb = 100,52 Β°C

< >

Tekanan

Uap

Tidik

didih

Titik
Beku

Osmosis

24

media

< >

Tekanan

Uap

Tidik
didih

Titik
Beku

Osmosis

25

media

Penurunan Titik Beku (βˆ†Tf)

< >

Tekanan

Uap

Tidik
didih

Titik
Beku

Osmosis

Titik beku larutan lebih rendah daripada titik beku pelarut. Selisih antara
titik beku pelarut dengan titik beku larutan disebut penurunan titik beku
(Ξ”Tf).
Seperti halnya kenaikan titik didih, penurunan titik beku larutan sebanding
dengan hasil kali antara kemolalan larutan dengan tetapan penurunan
titik beku molal (Kf ) dan dinyatakan dengan persamaan berikut.

atau

Keterangan:
βˆ†Tf = penurunan titik beku,
Kf
= tetapan penurunan titik beku molal (Β°C/m)

n

= jumlah mol zat terlarut (mol), dan

P

= massa pelarut

Ξ”Tf = titik beku pelarut – titik beku larutan

Titik beku pelarut biasanya berada pada 0oC

26

media

Contoh Soal

< >

Tekanan

Uap

Tidik
didih

Titik
Beku

Osmosis

Tentukan titik beku larutan yang mengandung 18 gram glukosa (Mr = 180)
dalam 500 gram air, diketahui Kf air = 1,86 Β°C/m.

Penyelesaian:
Diketahui:

Ditanyakan: Titik beku larutan=...?

Massa glukosa= 18 g
Mr glukosa = 180 β†’ Mm = 180 g/mol
Kf air = 1,86 Β°C/m
p = 500 g

Jawab:
Penurunan titik beku tergantung pada molalitas, oleh karena itu yang
harus dilakukan adalah:
1. Menentukan molalitas larutan

m =

π‘šπ‘Žπ‘ π‘ π‘Ž

π‘€π‘šΓ—

1000

𝑝

2. Menghitung βˆ†Tb menggunakan rumus

βˆ†Tf = m x Kf β†’ βˆ†Tf =

π‘šπ‘Žπ‘ π‘ π‘Ž

π‘€π‘šΓ—

1000

𝑝
x Kf

27

media

Contoh Soal

< >

Tekanan

Uap

Tidik
didih

Titik
Beku

Osmosis

Tentukan titik beku larutan yang mengandung 18 gram glukosa (Mr = 180)
dalam 500 gram air, diketahui Kf air = 1,86 Β°C/m.

Perhitungan:
Penurunan titik beku

βˆ†Tf =

π‘šπ‘Žπ‘ π‘ π‘Ž

π‘€π‘šΓ—

1000

𝑝
x Kb

βˆ†Tf =

18 𝑔

18 𝑔/π‘šπ‘œπ‘™Γ—

1000

500x 1,86 Β°C/m

βˆ†Tf = 0,1 π‘šπ‘œπ‘™ Γ— 2 x 1,86 Β°C/m

βˆ†Tf = 0,372 Β°C

Jadi, titik beku larutan adalah
Tf = 0oC – 0,372oC = –0,372oC

28

media

< >

Tekanan

Uap

Tidik
didih

Titik
Beku

Osmosis

29

media

Tekanan Osmosis (𝞹)

< >

Tekanan

Uap

Tidik
didih

Titik
Beku

Osmosis

Osmosis

adalah

peristiwa

perpindahan

pelarut

dari

larutan

yang

konsentrasinya lebih kecil (encer) ke larutan yang konsentrasinya lebih
besar (pekat) melalui membran semipermeabel. Aliran zat cair dari
larutan yang konsentrasinya lebih kecil menuju larutan yang konsen-
trasinya lebih besar melalui membran semipermeabel akan terhenti, bila
telah terjadi kesetimbangan konsentrasi antara kedua larutan tersebut

Tekanan

osmotik

(𝞹)adalah

besarnya

tekanan

yang

harus

diberikan pada suatu larutan untuk
mencegah

mengalirnya

molekul-

molekul pelarut ke dalam larutan
melalui membran semipermeabel

30

media

Tekanan Osmosis (𝞹)

< >

Tekanan

Uap

Tidik
didih

Titik
Beku

Osmosis

Berdasarkan Jacobus Henricus van’t Hoff pada larutan ideal berlaku
hukum gas ideal sehingga berlaku persamaan gas ideal dengan tekanan.
Tekanannya dapat dituliskan sebagai berikut.

Jika tekanan osmotik larutan dilambangkan dengan Ο€. Oleh karena
𝑛

𝑉menyatakan konsentrasi suatu larutan (M), maka nilai tekanan osmotik
suatu larutan dapat dinyatakan sebagai berikut.

Ο€ = tekanan osmotik (atm),
M = konsentrasi molar (mol/L),
R = tetapan gas ideal (0,082 L atm/mol K),
T = suhu mutlak (K).

31

media

Contoh Soal

< >

Tekanan

Uap

Tidik
didih

Titik
Beku

Osmosis

Sebanyak 17,1 gram gula tebu, C12H22O11 (Mr = 342) dilarutkan dalam air,
sehingga volumenya menjadi 500 mL. Jika R = 0,082 L atm/mol K, berapa
tekanan osmotiknya pada suhu 27oC?

Penyelesaian:
Diketahui:

Ditanyakan: 𝞹= …?

Massa C12H22O11 = 17,1 g
Mr C12H22O11 = 342 β†’ Mm C12H22O11 = 342 g/mol
V = 500 mL = 0,5 L
T = 27 + 273 = 300 K
R = 0,082 L atm/mol K

Jawab:
𝞹 = M x R x T
M =

𝑛

𝑉

n =

π‘šπ‘Žπ‘ π‘ π‘Ž

𝑀𝑀
=

17,1 𝑔

342 𝑔/π‘šπ‘œπ‘™= 0,05 π‘šπ‘œπ‘™ β†’ M =

𝑛

𝑉=

0,05 π‘šπ‘œπ‘™

0,5 𝐿
= 0,1 π‘šπ‘œπ‘™/𝐿= 0,1 M

32

media

Contoh Soal

< >

Tekanan

Uap

Tidik
didih

Titik
Beku

Osmosis

Jawab:
𝞹 = M x R x T
M =

𝑛

𝑉

n =

π‘šπ‘Žπ‘ π‘ π‘Ž

𝑀𝑀
=

17,1 𝑔

342 𝑔/π‘šπ‘œπ‘™= 0,05 π‘šπ‘œπ‘™ β†’ M =

𝑛

𝑉=

0,05 π‘šπ‘œπ‘™

0,5 𝐿
= 0,1 π‘šπ‘œπ‘™/𝐿= 0,1 M

Tekanan Osmosis

𝞹 = M x R x T

𝞹 = 0,1 M x 0,082 L atm/mol K x 300 K

𝞹 = 2,46 atm

33

media

< >

Tekanan

Uap

Tidik
didih

Titik
Beku

Osmosis

Tugas

34

Multiple Choice

Sebanyak 2,4 gram urea, CO(NH2)2 (Mr = 60) dilarutkan dalam 50 g air. Berapa titik didih larutan

1

100,01

2

100,02

3

100,07

4

100,001

5

100

35

Poll

Refleksi: Bagaimana pembelajaranmu hari ini?

Menyenangkan

Kurang menyenangkan

Seru dan Menyenangkan

36

media

CREDITS: This presentation template
was created by Slidesgo, including
icons from Flaticon, and infographics
& images by Freepik.

Thanks!

Selamat bertemu

pada

pembelajaran
Sifat Koligatif

Larutan Elektrolit

Please keep this slide as attribution.

< >

Tekanan

Uap

Tidik
didih

Titik
Beku

Osmosis

media

>

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 36

SLIDE