Search Header Logo
Lesson Perakitan Produk

Lesson Perakitan Produk

Assessment

Presentation

Professional Development

12th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Rakhmat Rakhmat

Used 3+ times

FREE Resource

17 Slides • 0 Questions

1

Perakitan Produk

2

Tujuan pembelajaran

Setelah mempelajari bab ini siswa diharapkan mampu:

1. Memahami pengertian dan prinsip perakitan

2. Menerangkan prose perakitan

3. Menganalisis sistem perakitan

4. Mengetahui rancangan perakitan

3

A. Pengertian & Prinsip Perakitan Produk (Assembly line)

Perakitan adalah suatu proses penyusunan dan penggabungan atau penyatuan beberapa bagian komponen menjadi suatu alat atau mesin yang mempunyai fungsi tertentu.
Pekerjaan perakitan dimulai bila objek sudah siap untuk dipasang dan berakhir bila objek tersebut telah bergabung secara sempurna.

4

Pada prinsipnya perakitan dalam proses manufaktur terdiri dari semua bagian-bagian komponen berpasangan menjadi suatu produk, proses pengencangan, proses inspeksi dan pengujian fungsional, pemberian nama atau label, pemisahan hasil perakitan yang baik dan hasil perakitan yang buruk (reject), serta pengepakan (packing) dan penyiapan untuk pemakaian akhir.

Manufaktur adalah proses produksi dengan skala besar dan pabriknya disebut sebagai perusahaan manufaktur. Contoh: Indofood, kimia farma, unilever indonesia, YIM, PT.AHM, Toyota, PT. suzuki Indomobil motor, dll

5

Prinsip-prinsip dalam assembly line adalah sbb:
(a). Meletakkan peralatan dan pekerja dalam urutan pekerjaan /operasional sehingga setiap bagian atau komponen dapat dipasang secara berurutan sampai proses akhir.

(b). Area kerja untuk pemasangan komponen dibuat secara nyaman sehingga pekerja dapat secara mudah membuat rangkaian produk yang berjalan dibantu konveyor.

Conveyor adalah mesin yang memiliki fungsi utama untuk memindahkan barang dari suatu tempat ke tempat lain secara otomatis.

6

B. Metode perakitan

Dalam produksi massal, proses perakitan dapat dilakukan dengan cara otomatis, misalnya proses pengikatan, pengelingan, pengelasan, penyekrupan, dan lain-lain dalam urutan rangkaian proses produksi

7

1. Metode perakitan ditinjau dari proses penyambungan komponen

a. Metode Cascade (rivet)

Metode Cascade adalah metode perakitan antara komponen dengan langkah yang berurutan, biasanya banyak digunakan untuk sistem penggabungan antar komponen (bahan plat-plat tipis) dengan menggunakan rivet atau paku keling.

8

b. Metode Keseimbangan (spot welding)

Metode keseimbangan dalam perakitan merupakan proses penyambungan komponen - komponen dengan menggunakan spot welding (pengelasan).

9

c. Metode Bongkar Pasang (Knock down)

Metode bongkar pasang atau istilah yang lebih populernya adalah knock down merupakan metode yang banyak digunakan untuk perakitan dengan tujuan lebih memudahkan dalam mobilitas / transportasi, konstruksi lebih sederhana, dan memudahkan dalam operasional pekerjaan.

10

2. Metode perakitan ditinjau dari sifat komponen yang dirakit

a. Metode perakitan yang dapat ditukar tukar

Pada metode ini, bagian-bagian yang akan dirakit dapat ditukarkan satu sama lain (interchangeable ), karena bagian tersebut dibuat oleh suatu pabrik secara massal dan sudah distandarkan baik menurut ISO, DIN, JIS, SNI dan lain sebagainya

11

2. Metode perakitan ditinjau dari sifat komponen yang dirakit

b. Perakitan dengan pemilihan

Pada metode perakitan dengan metode pemilihan, komponen-komponennya juga

dihasilkan dengan produksi massal yang pengukuran-pengukurannya tersendiri menurut

batasan-batasan ukuran.

12

2. Metode perakitan ditinjau dari sifat komponen yang dirakit

c. Perakitan secara individual.

Perakitan secara individual dalam pengerjaannya tidak dapat kita pisahkan antara pasangan satu dengan pasangannya. karena dalam pengerjaannya harus berurutan tergantung bagian yang sebelumnya.

13

C. Sistem Perakitan dan Keseimbangan Lintasan

1. Sistem perakitan

Ada beberapa macam jenis perakitan yang sering digunakan di dunia industri, hal ini tergantung pada pekerjaan yang akan dilakukan.

14

yaitu; perakitan yang dikerjakan dengan sistem otomatis seperti otomasi, elektronik, mekanik, gabungan mekanik dan elektronik (mekatronik), dan membutuhkan alat bantu yang lebih khusus.

Perakitan otomatis

yaitu; perakitan yang sebagian besar proses dikerjakan secara konvensional atau menggunakan tenaga manusia dengan peralatan yang sederhana tanpa alat-alat bantu yang spesifik atau khusus.

Perakitan Manual

Pada umumnya ada dua macam jenis perakitan yaitu :

15

Sedangkan untuk jenis perakitan dapat dibedakan menurut jenis produk yang akan dilakukan perakitan yaitu;

a. Produk tunggal Jenis perakitan tunggal yaitu perakitan dengan produk hanya satu jenis saja.

b. Produk seri Jenis perakitan produk seri adalah bila perakitan dilakukan dalam jumlah massal dalam bentuk dan ukuran yang sama. Contohnya proses perakitan produk elektronik, perakitan mobil, perakitan motor dan lain-lain.

16

-quotesoftheday

Pengusaha itu bukan orang yang pintar, tetapi mereka pintar mencari orang pintar."

17

Kerjakan tugas berikut secara berpasangan !

Salah satu sistem perakitan yang masih banyak digunakan dibeberapa industri, yaitu sistem perakitan manual. Sistem ini masih banyak digunakan pada industri – industri yang berproduksi dengan kapasitas besar .

Cobalah lakukan browsing diinternet untuk memperkaya pengetahuan anda tentang sistem perakitan manual.

Kemudian buatlah makalah yang berjudul Sistem Perakitan Manual pada Produk Massal. Ketik makalah anda dengan menggunakan aplikasi MS. Word, Rancangan perakitan adalah suatu rancangan perakitan produk.

Perakitan Produk

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 17

SLIDE