Search Header Logo
Untitled Lesson

Untitled Lesson

Assessment

Presentation

Arts

7th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Muthiah Tri Handayani

FREE Resource

13 Slides • 0 Questions

1

media

Sejarah

Dan Fungsi Tari

Oleh : Muthi’ah Tri H

2

media

Halo! Apa kabar? Semoga hari kalian baik ya.

Kali ini kita akan membahas tentang "Sejarah dan Fungsi Tari".

Tetapi sebelum membahas lebih lanjut, apakah kalian tau apa yang

dimaksud dengan Sejarah dan Fungsi Tari?

Halo, Apa Kabar?Halo, Apa Kabar?

Muthi’ah Tri H

3

media

Sejarah adalah susunan dari peristiwa-peristiwa
yang terjadi di masa lalu.

Segala hal yang telah kalian lakukan di masa lalu
bisa dikatakan sebagai sejarah lho teman-teman.

Mengenal Sejarah

Muthi’ah Tri H

4

media

Tari adalah gerak tubuh ritmis yang memiliki 3 T
yaitu Wirama, Wiraga, dan Wirasa sehingga
menghasilkan unsur keindahan dan makna yang
mendalam

Mengenal Tari

Muthi’ah Tri H

5

media

Karena cara hidup setiap kelompok manusia di setiap
tempat berbeda, maka budaya yang dihasilkan juga

berbeda.

Dalam kasus ini,

itulah alasan mengapa Tari di dunia dan di Indonesia

beraneka ragam bentuknya

Di Indonesia sendiri Tari lahir sejak zaman pra sejarah,

yaitu zaman dimana kita sebagai manusia belum mengenal
tulisan dan masih memiliki kepercayaan untuk menyembah

roh

Sejak kapankah seni tari lahir dan berkembang di Indonesia?

Muthi’ah Tri H

6

media

Zaman

Prasejarah

Zaman

Kerajaan

(Hindu, Budha dan Islam)

Sejarah tari di Indonesia

Nah sekarang kalian sudah tau apa artinya sejarah dan Tari. Sekarang

kita akan belajar sejarah tari di Indonesia satu persatu. Pelajaran dimulai

dengan sejarah Tari yang ada di Indonesia.

Agar lebih mudah memahami sejarah di Indonesia, zaman dibagi menjadi:

Zaman

Penjajahan

Zaman

Kemerdekaan

Muthi’ah Tri H

7

media

Zaman

Prasejarah/Primitif

Tari primitif merupakan ungkapan kehendak atau keyakinan. Tari primitif

sangat sederhana, baik dalam unsur gerak, busana, rias, iringan, atau

tempat pertunjukannya. Gerakan tari mempunyai tujuan tertentu.

Sedangkan iringan tari primitif berupa pukulan-pukulan ritmis dari alat

musik pengiring.

8

media

Zaman

Hindu/Budha

Pada masa Indonesia-Hindu, seni tari banyak mendapat pengaruh dari

kebudayaan India. Perkembangan tari mengalami kemajuan yang sangat

pesat dan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan upacara

keagamaan. Jenis tari tradisional yang berkembang pada masa ini

meliputi tarian untuk upacara adat, keagamaan, dan hiburan. Seni tari
pada masa Indonesia-Hindu bersumber dari cerita Mahabharata dan
Ramayana sehingga bentuk gerak disusun selaras dengan kebutuhan
upacara yang dilandasi atas kepercayaan bahwa seni tari berasal dari

para dewa.

9

media

Zaman Islam

Pada masa Indonesia-Islam, beberapa fungsi seni tari disesuaikan
mengikuti perubahan peradaban masyarakat yang mulai menganut

ajaran agama Islam. Tokoh Islam seperti Sunan Kalijaga menciptakan tari

Bedoyo Sapto dengan jumlah penari tujuh orang. Angka tujuh

melabangkan bidadari dari kayangan, yaitu Suprobo, Wilutomo, Rasiki,

Surendro, Bagan Mayang, Irim-Irim, dan Tunjung Biru.

10

media

Zaman

Penjajahan

Pada era kolonialisme atau penjajahan, seni tari banyak mengalami kemunduran. Suasana tersebut
membawa penderitaan bagi rakyat, sehingga diabaikan dan bukan menjadi salah satu kebutuhan
dalam masyarakat. Hanya di lingkungan tertentu saja seni tari masih terpelihara dengan baik, seperti
di istana atau Keraton. Pemeliharaan seni tari itu bertujuan untuk menyambut tamu raja, sebagai
rangkaian acara pernikahan putra dan putri raja, penobatan, hingga jumenengan raja Akibat
penjajahan yang semakin menyengsarakan masyarakat, muncullah aspirasi untuk menciptakan jenis
tari yang mengangkat semangat kepahlawanan, seperti tari prajurit, tari pejuang, tari Prawiroguno dan
tari Bondoyudo.

.

11

media

Zaman Setelah Kemerdekaan

hingga Sekarang

Setelah pasca kemerdekaan, seni tari mengalami perkembangan yang jauh lebih baik dibandingkan
zaman sebelumnya. Banyak jenis-jenis tari mulai kembali ditekuni, seperti tarian untuk upacara adat
daerah, tarian sebagai upacara keagamaan di Bali, dan tarian hiburan untuk melepas lelah.

Tari yang dibuat sebagai tontonan juga mengalami kemajuan. Sebagai bukti, hal itu terlihat dari
menjamurnya sanggar-sanggar tari di Indonesia

.

12

media

Sarana Hiburan

Sarana Pergaulan

Fungsi Tari

Nah sekarang kalian sudah tau apa artinya sejarah dan budaya.
Sekarang kita akan belajar sejarah dan budaya di Indonesia satu

persatu. Pelajaran dimulai dengan sejarah Indonesia.

Agar lebih mudah memahami

fungsi tari dibagi menjadi beberapa yaitu :

Sarana Upacara

Adat/Ritual Keagamaan

Sarana

Pertunjukkan

13

media

Terima Kasih

Mohon maaf jika ada kesalahan dalam Ibu menyampaikan

materi, Sampai jumpa di Presentasi berikutnya.

media

Sejarah

Dan Fungsi Tari

Oleh : Muthi’ah Tri H

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 13

SLIDE