Search Header Logo
UNSUR-UNSUR INTRINSIK CERITA

UNSUR-UNSUR INTRINSIK CERITA

Assessment

Presentation

Education

5th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Rizki Prayogi

Used 1+ times

FREE Resource

27 Slides • 0 Questions

1

UNSUR-UNSUR INTRINSIK
CERITA

media

2

media

3

Pengertian

Unsur intrinsik adalah unsur yang membangun sebuah karya sastra dari dalam karya sastra itu sendiri.

4

Macam-macam unsur intrinsik

nTema

nAmanat

nLatar/Setting

nSudut Pandang

nTokoh dan Penokohan

nAlur

nGaya bahasa

5

Tema

Adalah permasalahan utama yang menjiwai seluruh cerita/karangan. Tema dapat ditemukan dengan mengidentifikasi konflik yang terdapat dalam cerita tersebut. Tema biasanya dirumuskan dalam kalimat/pernyataan yang singkat & padat.

Misalnya :

Tema : percintaan, kehidupan sosial, lingkungan hidup, agama, dsb.

6

TOKOH

Adalah individu rekaan yang mengalami peristiwa atau berkelakuan (memiliki sifat/watak) di dalam berbagai peristiwa dalam cerita.

Berdasarkan peranannya dalam cerita, tokoh dibedakan menjadi tiga yaitu tokoh utama, tokoh pembantu, dan figuran.

Sedangkan berdasarkan wataknya, tokoh dibagi menjadi tiga yaitu tokoh protagonis (tokoh baik), tokoh antagonis (tokoh jahat), dan tokoh tritagonis (tokoh penengah)

7

PENOKOHAN

Adalah cara pengarang dalam menyajikan/menggambarkan watak tokoh dan penciptaan citra tokoh.

Penokohan secara umum dibedakan menjadi dua yaitu :

n Penokohan secara langsung (analitik)

n Penokohan secara tidak langsung    (dramatik)

8

PENOKOHAN

Adalah cara pengarang dalam menyajikan/menggambarkan watak tokoh dan penciptaan citra tokoh.

Penokohan secara umum dibedakan menjadi dua yaitu :

n Penokohan secara langsung (analitik)

n Penokohan secara tidak langsung    (dramatik)

9

PENOKOHAN

n Penokohan secara langsung (analitik)
Contoh : Galih adalah orang yang pemalas dan suka bertengkar.

n Penokohan secara tidak langsung    (dramatik)
contoh : " Si Musang membantu kura-kura ketika sedang terguling " = Musang suka menolong.

10

LATAR

Adalah segala keterangan mengenai waktu, ruang, dan suasana terjadinya lakuan/peristiwa dalam cerita.

Latar terbagi menjadi tiga yaitu :

n Latar waktu (pagi,siang, sore, malam, masa lalu, suatu hari)

n Latar tempat ( di hutan, di sekolah, di rumah dll)

n Latar suasana (menggembirakan, mengharukan, menegangkan, dan lain-lain)

11

CONTOH LATAR

Kisah dua kambing

Suatu hari di bawah terik sinar matahari, dua ekor kambing terlihat mencoba menyeberangi jembatan yang sudah rapuh dan sempit. Kedua kambing ini ingin menyeberangi jembatan, namun tak ada yang mau mengalah.

Keduanya tidak ada yang mau memberi jalan untuk yang lain dan terus bertengkar. Tanpa disadari mereka sudah berjalan sampai ke tengah jembatan.

Saat mereka bertengkar dan mencoba untuk menyerobot satu sama lain, jembatan itu goyah dan ambruk. Kedua kambing itu pun jatuh ke sungai bersamaan.

12

CONTOH LATAR

Kisah dua kambing

n Latar waktu
- ...................................

n Latar tempat
..............................................

n Latar suasana
.........................................

13

Sudut Pandang

Adalah posisi pengarang dalam ceritanya. Bisa jadi ia menjadi tokoh dalam ceritanya tersebut (pengarang berada di dalam cerita).

Namun, bisa juga dia hanya menjadi pencerita saja (pengarang berada di luar cerita).

Sudut pandang dibagi menjadi dua yaitu :

n Sudut pandang orang pertama

n Sudut pandang orang ketiga

n Sudut pandang campuran

14

Sudut Pandang Orang Pertama

Pada sudut pandang orang pertama, posisi pengarang berada di dalam cerita. Ia terlibat dalam cerita dan menjadi salah satu tokoh dalam cerita (bisa tokoh utama atau tokoh pembantu).

Salah satu ciri sudut pandang orang pertama adalah penggunaan kata ganti ‘aku’ dalam cerita. Oleh karena itu, sudut pandang orang pertama sering disebut juga sudut pandang akuan.

15

Contoh Sudut Pandang Orang Pertama

Aku menemukanmu kembali di kedai teh. Entah, hanya kedai ini satu-satunya yang menjual segala macam teh. Dan aku bisa menebak pesananmu adalah teh kental dengan gula batu.

Ah, aku bisa menduga semuanya. Caramu menuangkan teh ke canggih hingga cara menyesapnya. Kamu punya cara yang unik ketika menikmatinya.

16

Sudut Pandang Orang Ketiga

Pada sudut pandang orang ketiga, pengarang berada di luar cerita. Artinya dia tidak terlibat dalam cerita. Pengarang berposisi tak ubahnya seperti dalang atau pencerita saja.

Ciri utama sudut pandang orang ketiga adalah penggunaan kata ganti ‘dia’ atau ‘nama-nama tokoh’. Oleh sebab itu, sudut pandang ini disebut pula sudut pandang diaan.

17

Contoh Sudut Pandang Orang Ketiga

Dongeng fabel monyet dan buaya

Seekor monyet berteman dengan seekor buaya. Monyet tersebut biasa memberi buaya sebuah apel setiap hari dari pohon tempat tinggalnya. Istri buaya tersebut lama-kelamaan menjadi serakah dan meminta jantung monyet itu.

Buaya tersebut kemudian menggendong monyet di punggungnya dan hendak menyerahkan pada istrinya. Begitu monyet menyadari apa yang terjadi, dia memberi tahu buaya bahwa jantungnya ada di pohon dan mereka harus kembali untuk mengambilnya. Begitu mereka kembali, monyet itu melarikan diri.

18

Alur

Adalah rangkaian/jalinan antar peristiwa/ lakuan dalam cerita.

Sebuah cerita sebenarnya terdiri dari berbagai peristiwa yang memiliki hubungan sebab -akibat.

Misalnya karena ada peristiwa 1 (pacarnya lari) maka akibatnya terjadilah peristiwa 2 (tokoh A frustasi). Jalinan itu yang dinamakan alur/plot.

19

Jenis-jenis Alur

nAlur maju (alur lurus)

  Rangkaian peristiwanya bergerak maju dari awal ke akhir (kronologis)

nAlur mundur (alur flashback)

  Rangkaian peristiwanya bergerak mundur dari akhir ke awal (set back)

nAlur campuran (maju-mundur)

  Rangkaian peristiwa bergerak secara acak.

20

contoh cerita alur mundur

Ada seorang gadis yang bernama Ning. Ning sejak TK di tinggalkan oleh ibunya dan Ning hanya tinggal berdua sama ayahnya. Ning menceritakan kepada ayahnya bahwa minggu lalu dia berpetulangan ke negeri khayalan.

Dia bercerita bahwa, pada suatu hari saat sepulang sekolah ning melihat kupu kupu yang sangat cantik dan indah. Lalu, Ning mengejarnya masuk ke dalam taman.

Kupu-kupu itu ada diatas perempuan yang sedang duduk. Kupu-kupu itu saling melingkar dan ning menghampiri perempuan itu, dan ning banyak bercerita dengan perempuan itu. Ning bercerita tentang kesukaanya, mereka sangat suka eskrim vanilla yang bertabur almond diatasnya.

Sampai akhirnya ning di bawa oleh perempuan itu masuk kedunia khayalan, dimana didunia itu penuh dengan eskrim vanilla yang melayang di langit serta bantal yang menjadi kendaraan terbangnya.

Tak lama dari mereka bermain terdengar suara ayahnya ning yang khawatir mencari Ning. Akhirnya Ning dan perempuan itu kembali ke dunia asli dan bertemu dengan ayahnya, dan mereka pun hidup bersama menjadi sahabat sejati dan selalu berpetualang didunia khayalan tersebut.

21

contoh cerita alur maju

Suatu hari, belalang yang sedang bersantai melihat semut lewat sambil membawa biji jagung ke sarangnya.

Belalang lalu meminta semut bergabung bersamanya untuk bersenang-senang. Semut menolak dan memberi tahu belalang bahwa dia sedang bersiap mencari makanan untuk cadangan musim dingin. Di musim dingin, makanan akan langka dan sulit dicari.

Belalang mengabaikan cerita semut karena dia tak mau repot. Akhirnya musim dingin pun tiba dan belalang tidak memiliki makanan untuk bertahan hidup.

Ia kesusahan bertahan hidup di musim dingin. Hal ini berbanding terbalik dengan semut. Di musim dingin, semut justru sedang menikmati jagung dalam kehangatan di sarangnya.

22

Amanat

Adalah pesan yang ingin disampaikan pengarang kepada pembaca.

Amanat dalam cerita bisa berupa nasihat, anjuran, atau larangan untuk melakukan/tidak melakukan sesuatu. Yang jelas, amanat dalam sebuah cerita pasti bersifat positif.

Misalnya :

Hendaknya kita selalu berbakti kepada orang tua.

Janganlah kita senang berbohong.

23

Gaya bahasa

Adalah cara pengarang mengungkapkan ceritanya melalui bahasa yang digunakan.

Setiap pengarang memiliki gaya masing-masing. Ahmad Tohari, misalnya, dia banyak menggunakan kalimat-kalimat yang indah dan kuat untuk mendeskripsikan latar dalam ceritanya.

Kuntowijoyo banyak menggunakan idiom-idiom Jawa dalam ceritanya.

24

Bersama teman kelompokmu

Tentukan unsur-unsur intrinsik dari cerpen yang di tampilkan !
meliputi :
nTema
nTokoh dan Penokohan

nLatar/Setting
nAlur

nSudut Pandang

nAmanat

25

Kisah persahabatan singa dan tikus

media

Singa merupakan raja hutan yang dikenal menakutkan. Tidak ada binatang di hutan yang berani mendekati singa atau berada di sarangnya.

Suatu hari, si tikus penasaran dengan sarang singa. Ia pun diam-diam datang ke sarang singa untuk melihat rumah raja hutan itu.

Tiba-tiba, singa mengetahui keberadaan tikus dan menangkapnya. Tikus merasa ketakutan dan meminta maaf kepada singa.

Si singa akhirnya melepaskan tikus dan membiarkannya bebas. Tikus sangat berterima kasih pada singa dan berjanji untuk membalas kebaikannya itu.

Hingga pada suatu hari, giliran singa yang terjebak masalah. Singa ditangkap oleh jaring pemburu di hutan. Ia meraung tidak berdaya hingga tikus mendengarnya.

Tikus berlari dengan cepat dan membantu singa lolos dari jaring pemburu. Ia menggigit tali jaring hingga singa bebas.Singa begitu terkejut dengan aksi tikus. Ia sangat berterima kasih bisa diselamatkan tikus. Sejak peristiwa itu, singa dan tikus mulai menjalin persahabatan.

26

Tas Nenek di Halte Bus

media

Aku masih menunggu di halte bus ini. Sudah hampir setengah jam bus yang kutunggu tak kunjung datang juga. Satu persatu orang-orang yang menunggu bersamaku mulai pergi seiring hadirnya bus yang datang.
Tingggal aku dan seorang nenek-nenek yang tersisa di halte bus, saat nenek itu hendak naik bus, nenek tersebut meninggalkan tas yang tergeletak di kursi. Dengan sigap akupun mengambil tas itu kemudian memberikannya kepada nenek tersebut. Nenek itupun mengucapkan terimakasih kepadaku. Akhirnya bus yang ku tunggu pun datang. aku segera naik dan pulang menuju rumah.

27

Pelajaran Paku dan Pagar

media

Pada suatu masa, ada seorang anak yang pemarah. Ia mudah sekali marah dan emosi. Saat ia marah, ia selalu mengucapkan kata-kata buruk yang terlintas di pikirannya. Hal tersebut membuat orang di sekitarnya menjadi sakit hati dan menjauhinya.
Mengetahui hal tersebut sang ayah berusaha mencari cara agar dapat menghilangkan kebiasaan anaknya yang pemarah tersebut.
Pada suatu hari, sang ayah memberikan sekantong berisi paku dan juga satu palu pada sang anak, "Anakku, apabila kamu marah kamu bisa menggunakan palu untuk menancapkan satu paku ini pada pagar belakang rumah", kata sang ayah.

Keesokan harinya, sang anak sangat marah dan tidak bisa dikendalikan hingga ia memaku semua pagar dengan seluruh paku yang ada di kantongnya hingga sudah tidak tersisa lagi. Karena tahu pakunya habis, sang anak mengadukannya pada ayahnya. Kemudian sang ayah berkata, "karena pakunya sudah habis, sekarang pada saat kamu marah kamu bisa mencabuti seluruh paku ini hingga tidak ada yang tersisa".

Keesokannya lagi, sang anak marah lagi dengan emosi yang meluap-luap ia mencabuti paku yang tertancap di pagar belakang rumahnya hingga bersih tak bersisa. Melihat hal tersebut, sang ayah menghampiri sang anak sembari berkata.

"Anakku apa yang kamu lakukan sudah bagus, sekarang cobalah kau tengok lubang bekas paku yang ada pada pagar, lubang itu tidak akan pernah hilang meskipun dilapisi dengan cat. Seperti itu juga perkataan, apabila kau menyakiti hati seseorang maka sebaik apa pun kau meminta maaf, orang tersebut tidak akan mungkin melupakannya."

UNSUR-UNSUR INTRINSIK
CERITA

media

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 27

SLIDE