Search Header Logo
Berpikir Komputasional P1

Berpikir Komputasional P1

Assessment

Presentation

Computers

7th Grade

Practice Problem

Medium

Created by

I Aribawa

Used 8+ times

FREE Resource

12 Slides • 7 Questions

1

Word Cloud

Bagaimana perasaan kamu hari ini?

(Ungkapkan dalam 1 kata

2

media

BERPIKIR KOMPUTASIONAL

Bab

1

Sumber: shutterstock.com

3

media

Konsep Berpikir Komputasional
A

1. Pengertian Berpikir Komputasional

Berpikir komputasional (computational thinking) adalah konsep bagaimana menemukan masalah yang ada di sekitar kita, memahaminya, kemudian mengembangkan solusi yang inovatif dengan bantuan perangkat teknologi komputer. Berpikir komputasional memungkinkan kita dapat menyelesaikan masalah-masalah yang ada meskipun masalah tersebut merupakan masalah yang sangat kompleks.
Berpikir komputasional mempunyai empat teknik kunci pendekatan (corner stones), yaitu dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan algoritme. Keempat teknik tersebut bekerja bersama-sama melengkapi satu dengan yang lain.

4

Multiple Choice

Berpikir komputasional mempunyai empat teknik kunci pendekatan (corner stones), yaitu...

1

komposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan algoritme

2

dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan algoritme

3

dekomposisi, pengenalan pola, atraksi, dan algoritme

4

dekomposisi, pengenalan pola, dan abstraksi

5

media

Dekomposisi adalah pendekatan dengan memecah masalah besar dan kompleks menjadi masalah-masalah yang lebih kecil dan lebih sederhana sehingga lebih mudah dikelola dan dipahami, kemudian dicari solusinya. Teknik pendekatan dekomposisi dapat digunakan dalam berbagai persoalan kehidupan dan mengembangkan sesuatu, termasuk mengembangkan produk.
Istilah lain untuk teknik dekomposisi adalah "divide and conquer" atau "divide et impera". Pendekatan dekomposisi memberikan kemudahan dalam melakukan inovasi. Ketika mengembangkan solusi atau produk, kita dapat melakukan atau menambahkan perubahan-perubahan yang akan memberikan hasil yang lebih baik dalam penyelesaian permasalahan atau pengembangan produk.

a. Dekomposisi

6

media

Dengan memecah masalah seperti contoh tersebut, kita dapat memahami permasalahan dengan lebih jelas dan dapat menyelesaikan masalah satu per satu. Langkah selanjutnya adalah menyelesaikan masalah satu per satu dengan cara mencari jawaban dari permasalahan yang ada.

Contoh: Misalnya kita memiliki sepeda,
permasalahannya adalah ketika sepeda dikendarai terdengar bunyi “tak tak tak” secara berulang dan semakin cepat terdengar saat sepeda bergerak. Dengan teknik dekomposisi, dapat diselesaikan dengan memecah persoalan menjadi berikut.
1.
Apa penyebab dari bunyi “tak tak tak”?
2.
Bagian mana dari sepeda yang bergerak dan menjadi sumber bunyi?
3.
Bagaimana cara memeriksa dan menentukan sumber bunyi?
4.
Bagaimana cara melakukan perbaikan?
5.
Bagaimana cara memeriksa bahwa perbaikan sudah dilakukan dengan benar?

a. Dekomposisi

7

media
media

Teknik pengenalan pola merupakan teknik yang mencoba untuk melihat kesamaan pola-pola atau karakteristik tertentu dari suatu permasalahan yang ada.
Masalah yang memiliki karateristik sama memberikan peluang untuk menggunakan solusi yang sama. Kesamaan pola juga membuat kita atau komputer dapat menemukan dan memberikan solusi dengan lebih mudah.

b. Pengenalan Pola

Contoh: Terdapat beberapa bola seperti pada gambar berikut ini.

Sumber: pixabay.com

Berbagai jenis bola. Pola apa yang kamu lihat?
Perbedaan: Bola-bola tersebut memiliki ukuran, warna, dan bahan yang berbeda, yang berdampak pada karateristik bola-bola tersebut. Persamaan: Mempunyai bentuk yang sama, sehingga memiliki sifat yang sama, yaitu dapat mengelinding dan memantul jika dilemparkan ke lantai atau dinding.

8

media
media

Pola tidak dibatasi dalam bentuk visual saja, pola dapat muncul dalam berbagai wujud. Di alam, kita dapat melihat berbagai hal yang jika diperhatikan dalam skala besar akan membentuk pola sendiri. Pemahaman akan pola pola tersebut dapat membantu manusia untuk memperkirakan cuaca, musim, dan bencana sehingga manusia dapat mengambil tindakan yang dibutuhkan.
Kemampuan mengenali pola, seperti angka, kejadian, perilaku, dan pola-pola lainnya merupakan sesuatu yang penting. Kemampuan mengenali pola tersebut akan membantu kita untuk mengidentifikasi masalah, menganalisis dan mencari solusi yang tepat.

b. Pengenalan Pola

Waktu tanam padi tergantung pada cuaca dan iklim di daerah tersebut. Hal itu termasuk pola.

Sumber: commons.wikimedia.org

9

media

Abstraksi adalah teknik untuk menemukan informasi yang penting dan informasi yang tidak relevan, dengan berfokus pada informasi yang penting dan berguna serta mengabaikan detail-detail yang tidak berguna.
Setelah melakukan dekomposisi dan pengenalan pola, kita perlu melihat secara detail dari setiap permasalahan yang sudah dipecah, mempelajarinya, serta menentukan karateristik yang perlu dipertimbangkan dan karateristik yang perlu dihilangkan dari pengamatan.
Dengan melakukan abstraksi, kita dapat fokus pada informasi yang berguna dan menghilangkan informasi yang tidak penting.

c. Abstraksi

10

media

Contoh: Kita ingin membangun model matematika untuk menggambarkan perilaku bola. Kita dapat melakukan dekomposisi dengan cara membagi beberapa karateristik bola. Pada proses pengenalan pola kita dapat melihat bahwa bola-bola memiliki kesamaan bentuk. Selanjutnya, pada tahap ini kita akan melakukan proses abstraksi, yaitu menyaring informasi yang penting dan informasi yang perlu dibuang.

c. Abstraksi

Untuk membuat model matematika pantulan bola, maka informasi akan ukuran, warna, dan desain tampilan bola tidak penting, yang penting hanyalah bahan bola. Informasi ukuran, warna, dan desain tampilan bola dapat dibuang.
Untuk membuat model matematika untuk perilaku bola ketika menggelinding, informasi tentang warna dan desain tampilan tidak dibutuhkan, yang dibutuhkan adalah informasi tentang bahan dan ukuran bola.
Setelah membuang Infomasi yang tindak penting, selanjutnya kita dapat berfokus pada informasi yang penting saja.

11

media

Algoritme adalah teknik untuk mengembangkan langkah-langkah atau aturan-aturan yang harus dipenuhi untuk memecahkan permasalahan yang ada.
Algoritme digunakan untuk merencanakan langkah-langkah instruksi yang akan dijalankan oleh program komputer.
Ketika kita ingin komputer melakukan sesuatu, kita harus memberikan input mengenai apa yang harus dilakukan komputer tersebut secara langkah demi langkah dan bagaimana melakukannya.
Algoritme digunakan dalam berbagai proses, termasuk perhitungan, pemrosesan data, dan otomatisasi.
Ada dua cara untuk menuliskan algoritme, yaitu menggunakan pseudocode dan flowchart.

d. Algoritme

12

media
media

Flowchart adalah diagram yang mewakili kumpulan dari instruksi-instruksi. Flowchart umumnya menggunakan simbol standar untuk menggambarkan instruksi-instruksi yang berbeda.
Ada beberapa aturan untuk menuntukan tingkat detail dalam flowchart. Flowchart dapat dipecah menjadi langkah-langkah yang menyediakan banyak detail mengenai bagaimana proses yang dijalankan dalam program secara jelas.
Flowchart dapat dibuat sederhana yang terdiri atas beberapa langkah saja di mana langkah-langkah yang banyak digabung menjadi sebuah langkah sederhana saja.

d. Algoritme

Contoh algoritme dalam bentuk flowchart.

Sumber: en.wikipedia.org

13

media
media

No.

Nama

Simbol

Kegunaan

1.

Mulai/berhenti

Digunakan untuk memulai dan mengakhiri
proses

2.

Proses

Menjalankan perintah

3.

Keputusan

Membuat keputusan/pilihan

4.

Masukan/keluaran
(input/output)

Menerima input atau menampilkan output pada pengguna

5.

Penghubung

Berpindah ke bagian lain di flowchart

6.

Arah aliran

Menunjukkan arah aliran flowchart

Tabel simbol flowchart.

14

media
media

Pseudocode adalah rangkaian instruksi yang menggambarkan langkah langkah untuk menyelesaikan permasalahan. Pseudocode bukanlah sintaks program dan tidak terikat pada bahasa pemrograman tertentu. Menulis pseudocode sama dengan menuliskan bahasa pemrograman. Setiap baris algoritme ditulis dalam barisnya sendiri dalam rangkaian perintah-perintah. Perintah perintah dituliskan dengan huruf kapital, variabel ditulis menggunakan huruf kecil, dan pesan-pesan dalam kalimat.

d. Algoritme

Contoh pseudocode.

Sumber: dokumen penerbit

15

Multiple Choice

Teknik untuk menemukan informasi yang penting dan informasi

yang tidak relevan, dengan berfokus pada informasi yang penting dan berguna

serta mengabaikan detail-detail yang tidak berguna disebut...

1

dekomposisi

2

abstraksi

3

pengenalan pola

4

algoritme

16

Multiple Choice

Pendekatan dengan memecah masalah besar dan kompleks

menjadi masalah-masalah yang lebih kecil dan lebih sederhana sehingga lebih

mudah dikelola dan dipahami, kemudian dicari solusinya disebut...

1

dekomposisi

2

abstraksi

3

pengenalan pola

4

algoritme

17

Match

Jodohkanlah antara simbol flowchart berikut dengan nama simbolnya.

Mulai/berhenti

Proses

Keputusan

Masukan/keluaran

(input/output)

Penghubung

18

Match

Jodohkanlah antara simbol flowchart berikut dengan kegunaannya.

Memulai dan mengakhiri

proses

Menjalankan perintah

Membuat keputusan/pilihan

Berpindah ke bagian lain di flowchart

Menunjukkan arah aliran flowchart

19

Word Cloud

Bagaimana proses pembelajaran hari ini?

(Ungkapkan dalam 1-2 kata).

Bagaimana perasaan kamu hari ini?

(Ungkapkan dalam 1 kata

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 19

WORD CLOUD