Search Header Logo
teori sel

teori sel

Assessment

Presentation

Biology

Professional Development

Practice Problem

Hard

Created by

Vikqi Rizkita

Used 3+ times

FREE Resource

28 Slides • 2 Questions

1

media

TEORI SEL

B Y . V I K Q I

R I Z K I T A , M . P D

2

media

APA ITU SEL?

Sel merupakan kesatuan terkecil penyusun tubuh makhluk hidup yang mampu melakukan

semua aktivitas kehidupan atau “unit

Semua organisme terbentuk dari sel, yaitu unit dasar dari struktur dan fungsi organisme

tersebut.

3

Video Response

video
Open Video Recorder

4

media

TEORI SEL DAN SEJARAHNYA

Tahun

Kejadian

1674 M

Anton van Leeuwenhoek berhasil menyusun model mikroskpo dengan fokus
pendek; dengan alat itu ia menemukan protozoa, bakteria, rotifera dan
animalculus (spermatozoa)

1809 M
J.B Lamarck menyatakan bahwa dalam kehidupan organisme, sel mempunyai
fungsi yang penting

1838 M
M. J Scheleiden menerbitkan buku yang memuat pengrtian tentang genesis
jaringan tumbuhan. Ia menemukan nukleoli, dan mengemukakan tentang teori sel

1839 M

T. Schwan mengemukakan teori sel pada hewan

1840 M

J. E Purkinje memberikan nama protoplasama untuk substansi dalam sel

1865 M

G. Mendel menemukan prinsip dasar genetika

1867 M
L. ST George menemukakan organel sel yang sekarang dinamakan kompleks
golgi

1944 M

Avery dkk mengemukakan bahwa DNA adalah material genetic

1953 M

Wilkins mengemukakan pola defraksi sinar-X dari DNA

1953 M

J.D.Watson dan F. H. C. Crick merumuskan model konfigurasi DNA

5

media

Robert Hooke (1635-1703) Sel yang Ia amati berasal dari

sayatan tipis sebuah gabus dan dilihat dari sebuah mikroskop.

Dari pengamatannya, Hook melihat bahwa terdapat ruangan

kecil yang menyusun gabus. Kemudian, ruangan kecil tersebut Ia
beri nama Sel.

Berasal dari Inggris

Matthias Jacob Schleiden (1838) sel pada tumbuhan ada

hubungan yang erat antara nukleus dan perkembangan sel

Berasal dari jerman

6

media

Schwann (1839) Semua makhluk hidup tersusun atas sel “All organized

bodies are composed of essentially similar parts, namely, of cell”.

Berasal dari jerman

Melakukan penelitian sel bersama dengan Scleiden

Rudolf Virchow (1855) sel membelah menjadi dua sel. Setiap sel

berasal dari sel yang sudah ada (biogenesis).“Omnis cellulue cellula”

Berasal dari Jerman

7

media

TEORI SEL

Tiga konsep mengenai sel:

1.

Semua organisme tersusun atas satu atau lebih sel

2.

Sel adalah unit terkecil yang memiliki semua persyaratan hidup

3.

Keberlangsungan kehidupan secara langsung berasal dari pertumbuhan dan
pembelahan sel (fungsi ini dilakukan oleh organel-organel sel)

Struktural

Fungsional

Hereditas

8

media

KONSEP PROTOPLASMA

Teori yang diungkapkan oleh Hooke kemudian dilanjutkan oleh Matthias Schleiden dan juga

Theodor Schwann di tahun 1836. Kemudian dari teori tersebut membuktikan bahwa sel
bukanlah sebuah rongga kosong tapi justru berisi protoplasma yang berguna mendukung semua
kegiatan makhluk hidup

Sel adalah kumpulan substansi hidup yang disebut protoplasma dengan inti sel (nukleus) yang

ada di dalamnya dan bagian luar dibatasi oleh membran sel. Protoplasma yang berada di luar inti
disebut sitoplasma. Protoplasma yang berada di dalam inti disebut karioplasma

9

media

CARA MEMPELAJARI SEL

Ukuran sel yang sangat kecil sehingga dapat dilihat melalui mikroskop.

Mikroskop terbagi menjadi: Mikroskop Cahaya, Mikroskop Elektron, SEM, dll.

Mikroskop Cahaya

Mikroskop Elektron

Scanning Elektron Microskop

10

Video Response

video
Open Video Recorder

11

media

DUA MACAM SEL

12

media

SEL PROKARIOTIK

Jenis sel prokariotik memiliki ciri khas yaitu tidak

mempunyai membran inti.

Bereproduksi dengan pembelahan biner.

Memilik DNA melingkar tunggal yang tersimpan di

nukleoid

Tidak memilik organel yang kompleks

Dimiliki oleh Archaea, bakteri, dan Cynobacteria.

13

media

SEL EUKARIOTIK

Sel eukariotik memiliki sifat yang lebih kompleks

dibandingkan dengan sel prokariotik. Dimana sel
eukariotik terdiri dari tiga bagian besar yaitu
sitoplasma, membran sel, dan inti sel.

Kata eukariota dalam bahasa Yunani berasal dari

kata eu yang berarti sebenarnya dan karyon yang
berarti nukleus. Sel Eukariotik artinya sel yang
memiliki inti sesungguhnya yang dibungkus oleh
selubung inti (karyon).

Dimiliki oleh : protista, fungi, plantae, dan animalia.

14

media

15

media

MEMBRAN SEL / MEMBRAN PLASMA

Tersusun atas senyawa lipid, protein dan karbohidrat

yang tersusun menjadi lipid bilayer (teori mozaik) :
protein menempel dipermukaan luar atau permukaan
dalam (protein ekstrinsik = perifer) yang bersifat
hidrofilik

Protein berada di dalam lipid (protein intrinsik =

integral ) yang bersifat hidrofobik

Membran plasma bersifat selektif permeabel sehingga

dapat mengatur terjadinya pertukaran zat antara sel
dengan lingkungannya

Pembatas isi sel dengan lingkungan
Pengatur pertukaran zat antara sel dengan lingkungan
Tempat terjadi beberapa reaksi kimia
Reseptor terhadap hormon dan senyawa lain
Tempat melekatnya enzim tertentu

16

media

NUKLEUS

Nukleus mengandung sebagian besar gen yang

mengontrol sel eukariotik (sebagian gen terletak di
dalam mitokondria dan kloroplas).

Fungsi nukleus:

1)

Mengatur seluruh aktivitas sel

2)

Berperan dalam pewarisan sifat

3)

Berperan dalam proses sintesis protein dan
pembelahan sel.

17

media

RIBOSOM

Ribosom merupakan tempat sel membuat

protein.

Sel yang memiliki laju sintesis protein yang

tinggi secara khusus memiliki jumlah ribosom
yang lebih banyak.

Misalnya, sel hati memiliki beberapa juta
ribosom

18

media

RETIKULUM ENDOPLASMA

RE halus berbagai jenis sel berfungsi dalam bermacam-

macam proses metabolisme, termasuk sintesis lipid,
metabolisme karbohidrat dan menawarkan obat dan racun.

Enzim RE halus penting untuk sintesis lipid, termasuk

fosfolipid dan steroid.

Enzim RE halus membantu menawarkan obat dan racun

khususnya dalam sel hati

Penawaran racun biasanya melibatkan penambahan gugus

hidroksi ke dalam obat,yang menyebabkan obat tersebut
lebih mudah larut dan lebih mudah dikeluarkan dari tubuh

19

media

KOMPLEKS GOLGI/ BADAN GOLGI

Organel ini berperan dalam proses sintesis,

penyimpanan hasil sekresi kebanyakan sel
kelenjar (endokrin, pankreas, dll)

Selain itu organel ini juga berperan dalam

pembentukan lisosom

20

media

MITOKONDRIA

Organel ini berfungsi mengubah efisiensi

energi kimia dari metabolit yang ada di dalam
sitoplasma menjadi energi yang mudah
digunakan oleh sel (ATP). Mitokondria banyak
terdapat pada sel yang aktif seperti sel hati.
Setiap selnya mengandung 2500 mitokondria.
Mitokondria memiliki dua membran, yaitu
membran luar dan membran dalam.

21

media

LISOSOM

Merupakan vesikula berbungkus membran yang

mengandung enzim litik

Fungsi utamanya berhubungan dengan

pencernaan intrasitoplasmik dan autolisis.

Terdapat pada hampir semua sel, tetapi paling

banyak terdapat pada leukosit

22

media

PEROKSISOM

Hampir sama dengan lisosom tetapi lebih

kecil, mengandung enzim katalase untuk
metabolisme hidrogen peroksida menjadi
hidrogen dan oksigen. Peroksisom banyak
terdapat di sel-sel hati.

23

media

SENTRIOL

Sentriol berperan dalam reproduksi yaitu

dengan menjadi pusat pertumbuhan
gelendong ketika terjadi pembelahan sel
sehingga terbentuk suatu jaring-jaring
yang membentuk rangka sel dan menarik
kromosom ke kutub yang berlawanan.

24

media

DINDING SEL

Merupakan bagian terluar dari dan hanya

dimiliki oleh sel tumbuhan, bakteri dan jamur
(tidak dimiliki oleh sel hewan)

Tersusun atas senyawa sellulosa, hemisellulosa,

lignin, kutin

Fungsi dinding sel : melindungi sel dan

menyebabkan sel bentuknya tetap dan kaku

Mempunyai lubang-lubang kecil sehingga dapat

dilalui oleh zat

25

media

SITOSKELETON

Berbentuk filamen-filamen yang

berfungsi memberi bentuk sel dan
mengatur gerakan sitoplasmik.
Berdasarkan struktur dan garis
tengahnya, filamen-filamen tersebut
dikelompokkan menjadi tiga yaitu,
mikrotubul, mikrofilamen dan filamen
intermedia.

26

media

SENYAWA PENYUSUN SEL

Senyawa anorganik penyusun proptoplasma :

Asam : HNO2, HCl

Basa : NaOH, KOH

Garam : NaCl, CaSO

Senyawa organik penyusun proptoplasma :

Karbohidrat : glukosa, fruktosa, galaktosa, sellulosa,

Lemak : kolesterol, fosfolipid, trigeliserida

Protein : enzim, hormon

Asam nukleat : DNA

27

media

SEL PUNCA

Sel punca adalah sel yang belum terdiferensiasi, artinya sel ini

dapat berubah menjadi sel yang spesifik seperti sel jantung, sel
darah, dan sel tulang. Sel punca berasal dari dua sumber utama
yaitu jaringan orang dewasa dan embrio. Para peneliti juga telah
mengembangkan berbagai teknik untuk dapat mem-program sel
punca untuk berubah menjadi sel lain. Secara umum sumber sel
punca dapat dibagi menjadi dua yaitu sel punca dewasa dan sel
punca embrionik.

28

media

KESIMPULAN

Sel hewan dan sel tumbuhan memiliki beberapa perbedaan sangat mencolok, diantaranya

keberadaan dinding sel pada sel tumbuhan yang menyebabkan sel tumbuhan bersifat kaku
sedangkan sel hewan tidak memilikinya sehingga bersifat lebih elastis.

Sel tumbuhan juga memiliki kloroplas yang mengandung pigmen berwarna hijau (klorofil).

Pigmen ini berperan dalam fotosintesis sehingga tumbuhan bersifat autotrof yang dengan
adanya cahaya matahari mampu mengubah senyawa anorganik menjadi senyawa organik.
Sedangkan sel hewan tidak memiliki organel ini sehingga bersifat heterotrof.

29

media

NO

BAGIAN

SEL TUMBUHAN

SEL HEWAN

1.

Dinding sel

+

-

2.

Vakuola

+

-/ berukuran kecil

3.

Plastida

+

-

4.

Kloroplas

+

-

5.

Sentriol

-

+

6.

Lisosom

-

+

7.

Inti sel (Nukleus)

+

+

8.

Retikulum Endoplasma

+

+

9.

Membran sel

+

+

10.

Ribosom

+

+

11.

Badan Golgi

+

+

12

Mikrotubulus

+

+

13

Mitokondria

+

+

14

Mikrofilamen

+

+

15

Peroksisom

+

+

30

media

TERIMA KASIH

media

TEORI SEL

B Y . V I K Q I

R I Z K I T A , M . P D

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 30

SLIDE