

Diseminasi Model Kompetensi Guru
Presentation
•
Other
•
Professional Development
•
Practice Problem
•
Hard
Anastasia Marezki
Used 2+ times
FREE Resource
70 Slides • 0 Questions
1
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan
Perdirjen GTK 2626/B/HK.04.01/2023
Diseminasi
Model Kompetensi Guru
Timung, 3 september 2024
2
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Latar Belakang
Untuk mendorong percepatan transformasi pendidikan dalam kebijakan Merdeka
Belajar, diperlukan pembaruan Model Kompetensi Guru
1.
Pengaturan mengenai Model Kompetensi Guru dalam Perdirjen
6565/B/GTK/2020 tentang Model Kompetensi dalam Pengembangan Profesi
Guru sudah tidak sesuai dengan kebutuhan
2.
5’
3
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Capaian Pembelajaran
Mampu memahami model kompetensi guru, termasuk keterampilan,
pengetahuan, dan sikap yang diharapkan.
1.
Mampu mengidentifikasi kebutuhan pengembangan pribadi
berdasarkan model kompetensi guru, dengan memahami di mana
kemampuan dan pengetahuan diperlukan.
Mampu menginterpretasikan bagaimana setiap kompetensi
berhubungan satu sama lain dan pengembangan suatu kompetensi
dapat mendukung peran yang lainnya.
Mampu memberi contoh implementasi atau praktik baik model
kompetensi Guru (Pedagogik, Kepribadian, Sosial, Profesional).
4.
Mampu mendiseminasikan model kompetensi Guru melalui berbagai
metode yang interaktif dan informatif
5.
4
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
5
Alur Kegiatan
1. Materi Kebijakan
Kemdikbudristek
2. Tujuan, alur
pembelajaran,
kesepakatan kelas,
perkenalan fasil dan
peserta, pemaknaan awal
3. Lorong Waktu
4. Ruang Bertumbuh :
a. Kompetensi Pedagogik
b. Kompetensi Kepribadian
c. Kompetensi Sosial
d. Kompetensi Profesional
5. Level Kompetensi
dan Pasar
Kompetensi
6. Teknik Fasilitasi
7. Rencana Tindak
Lanjut
5’
5
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Pemaknaan Awal
Miskonsepsi apa yang mungkin timbul terkait dengan model kompetensi guru
Apa dampak yang mungkin timbul saat guru mengalami miskonsepsi model kompetensi
Apa bentuk dukungan yang dapat diberikan kepada para guru untuk dapat mengetahui kompetensi
6
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Manakah dari pilihan subindikator berikut ini yang termasuk dalam indikator orientasi
berpusat pada peserta didik?
A.
Pengelolaan emosi dalam menjalankan peran sebagai pendidik
B.
Penerapan hasil pengembangan diri untuk meningkatkan pembelajaran peserta didik
C.
Kepedulian terhadap keselamatan dan keamanan peserta didik sebagai individu dan
kelompok
D.
Penerapan Kode etik guru dalam bekerja dan pembelajaran
7
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Apakah anda pernah
melihat/ menemukan
seorang murid sengaja
telat, bolos, dan malas belajar?
8’
8
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Pemaknaan Awal
9
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Pemaknaan Awal
"Pengembangan diri melalui kebiasaan refleksi" merupakan indikator dari
kompetensi ....
a.
Kompetensi Kepribadian
b.
Kompetensi Pedagogik
c.
Kompetensi Sosial
d.
Kompetensi Profesional
10
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Apakah Anda pernah merasa tidak termotivasi belajar?
8’
11
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Lorong
Waktu
Mari Refleksi
45’
12
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Saat kita menjalani peran sebagai guru, kita sedang diberikan kesempatan untuk belajar dan berkarya dalam waktu bersamaan.
Hal terbaik yang perlu disadari Guru dalam transformasi dalam satuan pendidikan adalah Guru menjadi ujung tombak perubahan.
Mari temukan kekuatan masing-masing dan bersama-sama
berjuang untuk memberikan yang terbaik untuk anak-anak didik kita.
Penguatan
13
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Ruang
Bertumbuh
Tumbuh dengan memahami
Model Kompetensi Guru
14
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Pemaknaan Awal
Tercepat
5’
Pemaknaan Awal
Tertinggi
15
Kelompok Ter Ramai
I H DOKO
16
Kelompok Terbahagia
Ki Hajar Dewantara
17
Sampai Jumpa Kembali
Terimakasih
18
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Tim
Pembagian Kelompok
Tim KHD
Tim
Tim
Tim
Tim
Tim
Tim
Tim
Tim
15’
Tim
Tim
19
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Kompetensi
Pedagogik
Pembelajaran yang
Berpusat Pada
Peserta Didik
90’
20
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Lingkungan pembelajaran yang aman dan nyaman bagi peserta didik
Pembelajaran efektif
yang berpusat pada peserta didik
Asesmen, umpan balik, dan pelaporan
yang berpusat pada peserta didik
1.1.1. Pengelolaan perilaku peserta didik yang sulit
1.1.2. Pengelolaan kelas untuk mencapai
pembelajaran yang berpusat pada peserta didik
1.1
1.2
1.3
Kompetensi Pedagogik
(Indikator dan Sub-Indikator)
1.1.3. Rasa aman dan nyaman peserta didik dalam
proses pembelajaran
1.2.1. Desain pembelajaran yang terstruktur dan
berurutan untuk mencapai tujuan pembelajaran
1.2.2. Desain pembelajaran yang relevan dengan kondisi di sekitar sekolah dengan melibatkan peserta didik
1.2.3. Pemilihan dan penggunaan sumber belajar
yang sesuai dengan tujuan pembelajaran
1.2.4. Instruksi pembelajaran yang mencakup strategi
dan komunikasi untuk menumbuhkan minat dan nalar
kritis peserta didik
1.2.5. Penggunaan teknologi Informasi dan
komunikasi (TIK) secara adaptif dalam pembelajaran
1.3.1. Perancangan asesmen yang berpusat pada
peserta didik
1.3.2. Pelaksanaan asesmen yang berpusat pada
peserta didik
1.3.3. Umpan balik terhadap peserta didik mengenai
pembelajarannya
1.3.4. Penyusunan laporan capaian belajar
peserta didik
1.3.5. Komunikasi laporan capaian belajar
peserta didik
15’
21
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Setelah menonton video pada slide sebelumnya, jika
dikaitkan dengan peran Anda, apa hal baik yang
Anda dapatkan?
Contoh :
Sebagai guru saya belajar bahwa saat melakukan kebaikan,
saya melakukannya dengan ikhlas
10’
22
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
5’
23
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Poin Kunci
Kompetensi Pedagogik
Pengelolaan Kelas
Menyusun Pembelajaran menyenangkan dan berpusat pada murid
Asesmen sesuai kebutuhan
Guru menerapkan kesepakatan bersama
di kelas dan memberikan kesempatan
kepada peserta didik untuk
menyampaikan pendapat.
Pengelolaan perilaku peserta didik
yang sulit lebih menekankan kepada
kemampuan pengelolaan guru
dibandingkan berfokus hanya kepada
peserta didik itu sendiri.
Guru menyusun pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan bagi peserta didik.
Strategi pembelajaran disusun
berdasarkan tujuan pembelajaran, dan disesuaikan dengan kemampuan awal peserta didik.
Guru menyusun asesmen yang sesuai
dengan pembelajaran, menyusun
laporan capaian pembelajaran
berdasarkan bukti dan bukan asumsi,
serta menyampaikan hasil belajar
kepada orang tua/wali.
5’
24
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Kemampuan pedagogik guru terlihat ketika ia dapat mendesain pembelajaran untuk mendukung suasana kelas yang menyenangkan. Sehingga, murid memiliki kesadaran dan keinginan untuk belajar. Murid juga dapat berinisiatif untuk membuat sendiri kesepakatan kelas dan menyampaikan pendapat.
Guru dengan kompetensi ini juga mampu menunjukkan pengelolaan perilaku peserta didik yang sulit. Kompetensi ini lebih menekankan kepada kemampuan pengelolaan guru dibandingkan berfokus hanya kepada peserta didik itu sendiri.
Kemampuan pedagogik juga terlihat ketika guru dapat merancang pembelajaran bermakna yang sesuai dengan kemampuan pendidik, sehingga tujuan pembelajaran pun menjadi semakin jelas dan sesuai dengan perkembangan individu dan memotivasi peserta didik. Dalam perancangan ini, proses pembelajaran pun dapat ditutup dengan asesmen yang relevan dan dokumentasi yang transparan.
Penguatan
25
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Kompetensi
Kepribadian
Menjadi Pembelajar
Sepanjang Hayat
90’
26
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Aktivitas Kelompok
INSTRUKSI
1.
Peserta menyusun kanvas rencana
pembelajaran sederhana pada flip
chart selama 10 menit.
2.
Peserta berbagi peran untuk
menjadi narator, guru, dan peserta
didik, serta menampilkan skenario
berdasarkan kanvas pembelajaran
yang telah kelompok peserta
susun.
3.
Maksimal 2 kelompok menampilkan
proses RPP yang telah disusun (5
menit untuk tiap kelompok).
Sasaran
Peserta Didik
Tujuan
Pembelajaran
Langkah-Langkah
Pembelajaran
Alat dan Bahan
Rencana Asesmen
Sumatif
Catatan = cara
agar peserta didik
dapat belajar
dengan aman dan
nyaman
Praktik Baik
Kompetensi
(kosongkan terlebih
dahulu)
Sub-indikator terpilih : (kosongkan terlebih dahulu)
Praktik Baik : (kosongkan terlebih dahulu)
27
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Indikator
Sub - Indikator
Kata Kunci
Contoh Perilaku
Pengembangan
diri melalui
kebiasaan
refleksi
Refleksi dan
perencanaan kebutuhan
pengembangan diri
yang berpusat pada
peserta didik
Cara adaptif melakukan
pengembangan diri
untuk meningkatkan
pembelajaran yang
berpusat pada peserta
didik
Penerapan hasil
pengembangan diri
untuk meningkatkan
pembelajaran peserta
didik
28
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Aktivitas Kelompok
Sasaran
Peserta Didik
Peserta didik kelas 2 SD
Tujuan Pembelajaran
Untuk meningkatkan kemampuan peserta didik untuk berbicara di publik
Langkah-Langkah
Pembelajaran
1.Murid diperkenalkan dengan cerita
2.Murid menyampaikan cerita dari buku cerita kesukaan
Alat dan Bahan
1.Buku cerita
Rencana Asesmen
Sumatif
Asesmen dengan projek peserta didik bercerita
Catatan = cara agar
peserta didik dapat belajar
dengan aman dan nyaman
1.Menyusun pembelajaran yang menyenangkan.
2.Tidak menghakimi peserta didik yang sulit untuk tampil ke depan umum.
Contoh Kanvas Rencana Pembelajaran :
10’
29
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Indikator
Sub - Indikator
Kata Kunci
Contoh Perilaku
Orientasi
Berpusat pada
Peserta Didik
Interaksi aktif dan
empatik terhadap
peserta didik
Respek terhadap hak
peserta didik dalam
menjalankan peran
sebagai guru
Kepedulian terhadap
keselamatan dan
keamanan peserta didik
sebagai individu dan
kelompok
30
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
1. Panitia mempersilakan peserta
untuk mengambil undian sub
indikator.
2. Kelompok menuliskan narasi
sub indikator terpilih.
3. Kelompok menuliskan
keterkaitan antara RPP dengan
sub indikator terpilih pada baris
Praktik Baik Kompetensi.
Praktik Baik
Kompetensi
Sesuai RPP yang telah kelompok
susun
15’
31
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
15’
32
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Guru yang memiliki kompetensi kepribadian mampu mengambil keputusan berdasarkan pertimbangan moral yang matang. Selain kematangan moral, kompetensi ini terwujud saat guru bersikap empatik dalam berinteraksi dan mengelola emosi ketika bersama murid atau rekan sejawat. Perilaku ini pun baiknya tetap konsisten dalam batasan kode etik.
Kompetensi kepribadian terlihat ketika guru mampu menerapkan budaya refleksi untuk terus mengevaluasi dan mengembangkan diri. Pengembangan diri pun dilakukan dengan berbagai metode secara fleksibel seraya berfokus pada peningkatan pembelajaran peserta didik.
Keseluruhan perilaku dan pengembangan kompetensi kepribadian ini diharapkan berpusat pada pengembangan pembelajaran peserta didik yang lebih baik. Hal ini dapat terlihat dalam adanya interaksi aktif, positif, dan empatik pada situasi sulit yang dihadapi peserta didik. Dalam ruang kelas, guru juga menunjukkan respek atas individualitas murid melalui pemberian kesempatan untuk inisiatif dan berpendapat. Seraya memastikan keselamatan dan keamanan peserta didik dalam menjalani proses belajar.
Penguatan
33
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
●
Peserta akan diundi
melalui wheels dan
akan maju memerankan
drama sesuai dengan
skenario yang sudah
dibuat
Simulasi
Mengajar
Sesuai RPP yang telah
kelompok susun
15’
34
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
35
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Contoh Perilaku Kunci Kompetensi Kepribadian
Pengelolaan Emosi
Reflektif
Berfokus pada Peserta
Didik
Guru mampu mengambil keputusan
berdasarkan pertimbangan moral
yang matang dan dalam batasan kode
etik. Guru dapat bersikap empatik dan
mengelola emosi ketika bersama
dengan murid dan rekan sejawat.
Kompetensi kepribadian terlihat ketika
guru mampu menerapkan budaya
refleksi untuk terus mengevaluasi
dan mengembangkan diri .
Pengembangan diri pun dilakukan
dengan berbagai metode secara
fleksibel seraya berfokus pada
peningkatan pembelajaran peserta
didik.
Adanya interaksi aktif, positif, dan
empatik pada situasi sulit yang
dihadapi peserta didik . Dalam ruang
kelas, guru juga menunjukkan respek
atas individualitas murid melalui
pemberian kesempatan untuk inisiatif
dan berpendapat. Seraya memastikan
keselamatan dan keamanan peserta
didik dalam menjalani proses belajar.
5’
36
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Kompetensi Kepribadian
(Indikator dan Sub Indikatornya)
Kematangan moral, emosi dan spiritual untuk berperilaku sesuai dengan kode etik guru
Pengembangan diri melalui
kebiasaan refleksi
Orientasi berpusat pada
peserta didik
2.1.1. Makna, tujuan, dan pandangan
hidup guru berdasarkan prinsip moral
dan keyakinannya terhadap Tuhan Yang
Maha Esa
2.2.1 Refleksi dan perencanaan kebutuhan
pengembangan diri yang berpusat pada
peserta didik
2.3.1. Interaksi aktif dan empatik
terhadap peserta didik
2.1.2. Pengelolaan emosi dalam
menjalankan peran sebagai pendidik
2.1.3. Penerapan kode etik guru dalam
bekerja dan pembelajaran
2.2.2. Cara adaptif melakukan
pengembangan diri untuk meningkatkan
pembelajaran yang berpusat pada
peserta didik
2.3.2. Respek terhadap hak peserta didik
dalam menjalankan peran sebagai guru
2.2.3. Penerapan hasil pengembangan
diri untuk meningkatkan pembelajaran
peserta didik
2.3.3. Kepedulian terhadap keselamatan
dan keamanan peserta didik sebagai
individu dan kelompok
2.1
2.2
2.3
15’
37
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Kompetensi
Sosial
Membangun ekosistem
yang kolaboratif
90’
38
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Mari Refleksi
1.
Apa yang bisa bapak/ibu deskripsikan
tentang Ki Hajar Dewantara ?
1.
Apa filosofi yang paling melekat dari
Ki Hajar Dewantara dalam peran
Bapak/Ibu sebagai guru ?
5’
39
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Komunikasi efektif
Inisiatif
Peningkatan Pembelajaran
Pengorganisasian
40
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Kemampuan untuk mengirimkan pesan dengan jelas dan tepat kepada orang lain, serta memahami pesan yang diterima dengan benar. Dalam komunikasi efektif, informasi disampaikan dengan cara yang dapat dipahami oleh penerima, sehingga pesan dapat diterima dengan baik dan tujuan komunikasi dapat tercapai.
Upaya untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses belajar-mengajar dengan tujuan meningkatkan pencapaian hasil belajar peserta didik.
Proses mengatur dan mengelompokkan informasi yang diperoleh peserta didik untuk membangun pemahaman yang lebih baik tentang suatu topik atau konsep
Kemampuan untuk memulai dan mengorganisir tindakan dan atau usaha dengan tujuan untuk mencapai hasil yang diinginkan melibatkan kemampuan untuk mengidentifikasi masalah atau peluang, merencanakan tindakan, dan memulai langkah untuk mencapai tujuan.
41
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Super Guru
42
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Kompetensi Sosial
(Indikator dan Sub Indikatornya)
Kolaborasi untuk peningkatan
pembelajaran
Keterlibatan orang tua/wali dan masyarakat dalam
pembelajaran
Keterlibatan dalam organisasi
profesi dan jejaring yang lebih
luas untuk peningkatan
pembelajaran
3.1.1. Komunikasi efektif dengan warga
sekolah yang mengarah pada
peningkatan pembelajaran
3.2.1. Pendampingan orang tua/wali
dalam mendukung pembelajaran di
rumah yang berpusat pada peserta didik
3.3.1. Berpartisipasi pada beragam peran untuk pemecahan masalah pembelajaran dalam organisasi profesi dan jejaring yang lebih luas
3.1.2. Pengorganisasian tugas-tugas
bersama rekan sejawat untuk peningkatan pembelajaran
3.1.3. Inisiatif berkontribusi untuk
mencapai tujuan bersama dalam
peningkatan pembelajaran
3.2.2. Pelibatan pengetahuan, keahlian,
dan perspektif orang tua/wali dan
masyarakat dalam pembelajaran yang
berpusat pada peserta didik
3.3.2. Berbagi praktik baik dan karya untuk peningkatan pembelajaran yang
berpusat pada peserta didik dalam
organisasi dan jejaring yang lebih luas
3.1
3.2
3.3
20’
43
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
“Harmoni di Sekolah”
5’+5’
44
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
● Fasilitator akan memberikan sub indikator yang
perlu di perankan dalam skenario kepada
seluruh kelompok
● Dari seluruh kelompok, fasilitator akan memilih 3
grup secara acak menampilkan masing-masing
indikator dari kompetensi sosial
● Susun skenario berisi dialog yang
menggambarkan indikator tersebut.
● Kelompok yang terpilih akan menampilkan
pertunjukan drama dengan durasi maksimal 3-5
menit.
● Kelompok penonton bertugas mengidentifikasi
sub indikator kompetensi sosial yang tersirat
dalam pertunjukan improvisasi yang telah
disajikan.
Aktivitas
Mari Bermain Peran
15’ +25’
45
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Kasus 1
Anda terlibat dalam
penyelenggaraan pameran karya
murid dimana kegiatan tersebut
memerlukan kolaborasi semua guru
di sekolah. Ada rekan kerja yang
memprotes pembagian tugas karena
tugasnya terlalu banyak. Apa yang
akan Anda lakukan di situasi
tersebut?
Aktivitas Tambahan
Studi Kasus
Kasus 2
Dalam suatu forum diskusi organisasi
profesi yang diikuti oleh guru, topik
yang diangkat adalah masalah
manajemen kelas yang dialami oleh
beberapa anggota. Anda memiliki
pendapat yang bertolak belakang
dengan mayoritas pendapat peserta
diskusi. Apa yang akan Anda lakukan
dalam situasi tersebut?
46
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
47
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Kompetensi Sosial merupakan kompetensi guru agar dapat berkolaborasi efektif yang dilakukan dengan menyampaikan komunikasi dengan cara yang efektif, pengorganisasian tugas dengan rekan sejawat dan rekan di komunitas belajar, dan inisiatif berkontribusi.
Guru juga melakukan pendampingan, pelibatan pengetahuan, keahlian, dan perspektif orang tua/wali agar dapat mendukung pembelajaran di rumah yang berpusat pada peserta didik.
Pada kompetensi sosial ini guru dapat berpartisipasi aktif dalam organisasi profesi dan berbagi praktik baik
Penguatan
48
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Contoh Perilaku Kunci Kompetensi Sosial
Kolaborasi Efektif
Keterlibatan
Orang Tua / Wali dan Masyarakat
Keterlibatan dalam
Organisasi Profesi
Kolaborasi efektif dengan cara
menyampaikan komunikasi dengan
cara yang efektif, pengorganisasian
tugas dengan rekan sejawat dan rekan
di komunitas belajar, dan inisiatif
berkontribusi .
Pendampingan, pelibatan
pengetahuan, keahlian, dan perspektif
orang tua/wali agar dapat mendukung
pembelajaran di rumah yang berpusat
pada peserta didik.
Berpartisipasi aktif dalam organisasi
profesi dan berbagi praktik baik
5’
49
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Kompetensi
Profesional
Pengetahuan yang
Berpusat pada
Peserta Didik
90’
50
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Peserta akan menyusun kata
yang diacak dan setelahnya
akan memecahkan teka teki dari
pesan tersembunyi dalam
kompetensi profesional.
Mari
Investigasi
10’
51
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Kompetensi Profesional
(Indikator dan Sub Indikatornya)
Pengetahuan konten
pembelajaran dan cara
mengajarkannya
Karakteristik dan cara belajar peserta didik
Kurikulum dan cara
menggunakannya
4.1.1. Struktur dan alur pengetahuan dari
suatu bidang keilmuan yang relevan untuk pembelajaran
4.2.1. Tahapan perkembangan dan
karakteristik yang relevan dengan kebutuhan belajar
4.3.1. Penggunaan kurikulum dalam proses
pembelajaran yang berpusat pada peserta
didik
4.1.2. Identifikasi pengetahuan konten yang relevan untuk mencapai tujuan pembelajaran
4.1.3. Pengorganisasian pengetahuan konten yang relevan terhadap pembelajaran
4.2.2. Latar belakang sosial, budaya, agama
dan ekonomi yang relevan dengan kebutuhan
belajar peserta didik
4.3.2. Penggunaan asesmen untuk
meningkatkan pembelajaran yang berpusat
pada peserta didik
4.2.3. Potensi, minat dan cara belajar peserta didik yang relevan dengan kebutuhan belajar
4.3.3. Penggunaan strategi untuk
meningkatkan pembelajaran yang berpusat
pada peserta didik
4.2.4. Karakteristik dan cara belajar peserta
didik penyandang disabilitas
4.3.4. Penggunaan strategi pembelajaran
yang efektif untuk capaian belajar literasi dan numerasi peserta didik
4.1
4.2
4.3
4.2.5. Keragaman kebutuhan belajar peserta
didik untuk pembelajaran yang inklusif
15’
52
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
●
3 kelompok sukarelawan
akan berbagi hasil analisis.
●
Kelompok lain boleh
memberikan tanggapan.
Mari Berbagi
Hasil
Analisis
15’
53
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Contoh Perilaku Kunci Kompetensi Profesional
Menyusun
Alur Pembelajaran
Memenuhi Kebutuhan Belajar
Peserta Didik yang Memiliki Titik
Awal yang Berbeda-beda
Menyusun
Strategi Pembelajaran
Guru belajar untuk memahami
pengetahuan mana yang perlu lebih
dulu dipahami oleh peserta didik,
kemudian menyusun alur pembelajaran.
Guru memenuhi kebutuhan
pembelajaran peserta didik yang
beragam dapat bergantung pada
karakteristik dan cara belajar yang
berbeda.
Guru menggunakan metode atau
pendekatan yang digunakan oleh guru
untuk membantu peserta didik
memperoleh, memahami, dan
mengaplikasikan pengetahuan dan
keterampilan baru yang disesuaikan
dengan kebutuhan.
5’
54
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
55
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Kompetensi Profesional merupakan kompetensi guru untuk memahami pengetahuan mana yang perlu lebih dulu dipahami oleh peserta didik, kemudian menyusun alur pembelajaran berdasarkan prioritas tersebut.
Guru memenuhi kebutuhan pembelajaran peserta didik yang beragam dapat bergantung pada karakteristik dan cara belajar yang berbeda. Guru juga menggunakan metode atau pendekatan yang digunakan oleh guru untuk membantu peserta didik memperoleh, memahami, dan mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan baru yang disesuaikan dengan kebutuhan.
Penguatan
56
Rincian Kompetensi dan Indikatornya
(12 Indikator + 41 Sub Indikator)
95
●Pengetahuan konten pembelajaran dan cara mengajarkannya
●Karakteristik dan cara belajar peserta didik
●Kurikulum dan cara menggunakannya
●3 Sub Indikator
●5 Sub Indikator
●4 Sub Indikator
●Kolaborasi untuk peningkatan pembelajaran
●Keterlibatan orang tua/wali dan masyarakat dalam pembelajaran
●Keterlibatan dalam organisasi profesi dan jejaring yang lebih luas untuk peningkatan pembelajaran
●3 Sub Indikator
●2 Sub Indikator
●2 Sub Indikator
●Kematangan moral, emosi dan spiritual untuk berperilaku sesuai dengan kode etik guru
●Pengembangan diri melalui kebiasaan refleksi
●Orientasi berpusat pada peserta didik
●3 Sub Indikator
●3 Sub Indikator
●3 Sub Indikator
●Lingkungan pembelajaran yang aman dan nyaman bagi peserta didik
●Pembelajaran efektif yang berpusat pada peserta didik
●Asesmen, umpan balik, dan pelaporan yang berpusat pada peserta didik
Kompetensi
Pedagogik
Kompetensi
Kepribadian
Kompetensi
Sosial
Kompetensi
Profesional
●3 Sub Indikator
●5 Sub Indikator
●5 Sub Indikator
57
96
Kompetensi Pedagogik
(Indikator dan Sub Indikatornya)
Lingkungan pembelajaran
yang aman dan nyaman bagi
peserta didik
Pembelajaran efektif
yang berpusat pada peserta
didik
Asesmen, umpan balik, dan
pelaporan yang berpusat pada
peserta didik
1.1.1. Pengelolaan perilaku peserta didik yang
sulit
1.2.1. Desain pembelajaran yang terstruktur dan berurutan untuk mencapai tujuan pembelajaran
1.3.1. Perancangan asesmen yang berpusat
pada peserta didik
1.1.2. Pengelolaan kelas untuk mencapai
pembelajaran yang berpusat pada peserta didik
1.1.3. Rasa aman dan nyaman peserta didik
dalam proses pembelajaran
1.2.2. Desain pembelajaran yang relevan dengan
kondisi di sekitar sekolah dengan melibatkan
peserta didik
1.3.2. Pelaksanaan asesmen yang berpusat
pada peserta didik
1.2.3. Pemilihan dan penggunaan sumber belajar yang sesuai dengan tujuan pembelajaran
1.3.3. Umpan balik terhadap peserta didik mengenai pembelajarannya
1.2.4. Instruksi pembelajarakn yang mencakup strategi dan komunikasi untuk menumbuhkan minat dan nalar kritis peserta didik
1.3.4. Penyusunan laporan capaian belajar peserta didik
1.1
1.2
1.3
1.2.5. Penggunaan teknologi Informasi dan komunikasi (TIK) secara adaptif dalam pembelajaran
1.3.5. Komunikasi laporan capaian belajar
peserta didik
58
97
Kompetensi Kepribadian
(Indikator dan Sub Indikatornya)
Kematangan moral, emosi dan spiritual untuk berperilaku sesuai dengan kode etik guru
Pengembangan diri melalui
kebiasaan refleksi
Orientasi berpusat pada peserta
didik
2.1.1. Makna, tujuan, dan pandangan
hidup guru berdasarkan prinsip moral dan keyakinannya terhadap Tuhan Yang Maha Esa
2.2.1 Refleksi dan perencanaan
kebutuhan pengembangan diri yang
berpusat pada peserta didik
2.3.1. Interaksi aktif dan empatik
terhadap peserta didik
2.1.2. Pengelolaan emosi dalam
menjalankan peran sebagai pendidik
2.1.3. Penerapan kode etik guru dalam
bekerja dan pembelajaran
2.2.2. Cara adaptif melakukan
pengembangan diri untuk
meningkatkan pembelajaran yang
berpusat pada peserta didik
2.3.2. Respek terhadap hak peserta
didik dalam menjalankan peran
sebagai guru
2.2.3. Penerapan hasil pengembangan
diri untuk meningkatkan pembelajaran
peserta didik
2.3.3. Kepedulian terhadap
keselamatan dan keamanan peserta
didik sebagai individu dan kelompok
2.1
2.2
2.3
59
98
Kompetensi Sosial
(Indikator dan Sub Indikatornya)
Kolaborasi untuk
peningkatan pembelajaran
Keterlibatan orang tua/wali
dan masyarakat dalam
pembelajaran
Keterlibatan dalam
organisasi profesi dan
jejaring yang lebih luas untuk
peningkatan pembelajaran
3.1.1. Komunikasi efektif dengan warga
sekolah yang mengarah pada peningkatan
pembelajaran
3.2.1. Pendampingan orang tua/wali dalam
mendukung pembelajaran di rumah yang
berpusat pada peserta didik
3.3.1. Berpartisipasi pada beragam peran
untuk pemecahan masalah pembelajaran
dalam organisasi profesi dan jejaring yang
lebih luas
3.1.2. Pengorganisasian tugas-tugas
bersama rekan sejawat untuk peningkatan
pembelajaran
3.1.3. Inisiatif berkontribusi untuk
mencapai tujuan bersama dalam
peningkatan pembelajaran
3.2.2. Pelibatan pengetahuan, keahlian,
dan perspektif orang tua/wali dan
masyarakat dalam pembelajaran yang
berpusat pada peserta didik
3.3.2. Berbagi praktik baik dan karya untuk
peningkatan pembelajaran yang berpusat
pada peserta didik dalam organisasi dan
jejaring yang lebih luas
3.1
3.2
3.3
60
99
Kompetensi Profesional
(Indikator dan Sub Indikatornya)
Pengetahuan konten
pembelajaran dan cara
mengajarkannya
Karakteristik dan cara belajar peserta didik
Kurikulum dan cara
menggunakannya
4.1.1. Struktur dan alur pengetahuan dari
suatu bidang keilmuan yang relevan untuk
pembelajaran
4.2.1. Tahapan perkembangan dan
karakteristik yang relevan dengan
kebutuhan belajar
4.3.1. Penggunaan kurikulum dalam proses
pembelajaran yang berpusat pada peserta
didik
4.1.2. Identifikasi pengetahuan konten yang
relevan untuk mencapai tujuan
pembelajaran
4.1.3. Pengorganisasian pengetahuan
konten yang relevan terhadap
pembelajaran
4.2.2. Latar belakang sosial, budaya, agama
dan ekonomi yang relevan dengan
kebutuhan belajar peserta didik
4.3.2. Penggunaan asesmen untuk
meningkatkan pembelajaran yang
berpusat pada peserta didik
4.2.3. Potensi, minat dan cara belajar
peserta didik yang relevan dengan
kebutuhan belajar
4.3.3. Penggunaan strategi untuk
meningkatkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik
4.2.4. Karakteristik dan cara belajar
peserta didik penyandang disabilitas
4.3.4. Penggunaan strategi pembelajaran
yang efektif untuk capaian belajar literasi
dan numerasi peserta didik
4.1
4.2
4.3
4.2.5. Keragaman kebutuhan belajar
peserta didik untuk pembelajaran yang inklusif
61
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Level
Penguasaan
Kompetensi
30’
62
Level 5 - Tingkat Penguasaan Kompetensi Ahli
Pemaknaan level penguasaan kompetensi ini ditunjukkan dengan kemampuan Guru membimbing guru laindalam
mengembangkan dan menggunakan pengetahuan tentang prinsip-prinsip teori dan praktik dalam mengelola pembelajaran, pengetahuan profesional, pengelolaan diri, serta pengelolaan relasi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.
Level 4 - Tingkat Penguasaan Kompetensi Mumpuni
Pemaknaan level penguasaan kompetensi ini ditunjukkan dengan kemampuan Guru berkolaborasi dan berbagi praktik baikdengan guru-guru lainnya untuk mengembangkan pengetahuan tentang prinsip-prinsip teori dan praktik dalam mengelola pembelajaran, pengetahuan profesional, pengelolaan diri, serta pengelolaan relasi dalam meningkatkankualitas
pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.
Level 3 - Tingkat Penguasaan Kompetensi Menengah
Pemaknaan level penguasaan kompetensi ini ditunjukkan dengan kemampuan Guru mengevaluasi dan merancang
perbaikan terhadap pengetahuan tentang prinsip-prinsip teori dan praktik dalam mengelola pembelajaran, pengetahuan
profesional, pengelolaan diri, serta pengelolaan relasi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran yang berpusat pada
peserta didik.
Level 2 - Tingkat Penguasaan Kompetensi Dasar
Pemaknaan level penguasaan kompetensi ini ditunjukkan dengan kemampuan Guru menerapkan pengetahuan tentang prinsip-prinsip teori dan praktik dalam mengelola pembelajaran, pengetahuan profesional, pengelolaan diri, serta pengelolaan relasi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran yangberpusat pada peserta didik.
Level 1 - Tingkat Penguasaan Kompetensi Paham
Pemaknaan level penguasaaan kompetensi ini ditunjukkan dengan kemampuan Guru memahami pengetahuan tentang prinsip-prinsip teori dan praktik dalam mengelola pembelajaran, pengetahuan profesional, pengelolaan diri, serta pengelolaan relasi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.
63
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Teknik mengulang/merefleksi pernyataan/ide partisipan kepada ybs.
●
Memperlihatkan bahwa fasilitator engaged –perhatian
●
Menggali lebih/memperluas ide/pendapat ataupun probing
Contoh:
●
Terima kasih untuk berbagi tentang ….. Nampaknya Bapak/Ibu
memiliki pengalaman unik/negatif/kurang baik. Menurut
Bapak/Ibu apa[penyebab, kejadian sebenarnya, yang
hilang/kurang dll]
●
Bapak/Ibu [nama] tadi menyebutkan …
3. Pengulangan Reflektif
Ada Bapak/Ibu yang mau
memberi contoh?
64
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Checking-in
●
Merangkum poin-poin utama diskusi yang didapatkan dari partisipan untuk
satu variabel/topik/pertanyaan
●
Menunjukkan perhatian fasilitator terhadap partisipan
●
Memberi kesempatan partisipan mengklarifikasi, jika ada misinterpretasi atau
kesalahpahaman dari fasilitator
●
Transisi dari satu variabel/topik/pertanyaan ke lainnya/selanjutnya
Contoh:
●
Yang saya tangkap dari diskusi tentang…. adalah……
●
Sejauh ini, kita telah membicarakan…..
●
Saya telah mencatat bahwa …..
65
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Contoh Kanvas Rancangan Kegiatan
Tujuan dan Detail
Kegiatan
Metode/Aktivitas Kegiatan
Alat dan bahan
Learning Outcome
Hal yang harus diperhatikan
66
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Presensi
67
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
1.
Setiap anggota kelompok menuliskan
hasil belajar tentang setiap model
kompetensi guru yang telah dipelajari di
sticky notes. (5’)
2.
Hasil tulisan ditempelkan di kertas plano
3.
Tiap toko akan dijaga oleh Pedagang
yang akan memberikan penguatan dan
melayani pengunjung.
4.
Setiap kelompok akan berkunjung ke
toko/kelompok lain (kecuali anggota
yang ditunjuk sebagai penjaga toko).
5.
Kegiatan akan dibagi menjadi 5 ronde
(Flash sale)
6.
Setiap flash sale akan dibuka dalam
waktu 3 menit. Setelah 3 menit, sirine
akan dibunyikan dan setiap pembeli
harus bergeser ke toko selanjutnya.
7.
Pola yang sama akan berulang sampai 5
kali flash sale.
Mari Berbelanja
40’
68
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
REGISTRASI
s.id/RegistrasiPerdirjen2626Tahap2
69
PengisianRencana Tindak Lanjut
FORM
RENCANA TINDAK LANJUT
70
Terima Kasih
134
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan
Perdirjen GTK 2626/B/HK.04.01/2023
Diseminasi
Model Kompetensi Guru
Timung, 3 september 2024
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 70
SLIDE
Similar Resources on Wayground
68 questions
Nutrisi Tanaman dan Pengangkutan
Presentation
•
University
64 questions
Leerstoornissen en redelijke aanpassingen
Presentation
•
Professional Development
68 questions
Quizizz Untuk Pembelajaran
Presentation
•
Professional Development
70 questions
Pengembangan Bahan Ajar
Presentation
•
KG - University
66 questions
CE 123 Kejahatan Siber dan Informasi
Presentation
•
University
62 questions
KODING ANITA
Presentation
•
Professional Development
61 questions
Kartu Paper Mode
Presentation
•
Professional Development
Popular Resources on Wayground
11 questions
Hallway & Bathroom Expectations
Quiz
•
6th - 8th Grade
10 questions
HCS SCI 03 Summer School Assessment 2
Quiz
•
3rd Grade
11 questions
Home Scope
Quiz
•
7th - 8th Grade
12 questions
2026 TAP Technology in the Classroom
Presentation
•
Professional Development
15 questions
HCS SCI 05 Summer School Assessment 2 Review
Quiz
•
5th Grade
15 questions
HCS SCI 04 Summer School Review 2
Quiz
•
4th Grade
59 questions
Geometry Unit 3 Review
Quiz
•
9th - 12th Grade
14 questions
FAST ELA READING SMAPLE TEST MATERIALS
Passage
•
3rd Grade