Search Header Logo
Besaran dan pengukuran

Besaran dan pengukuran

Assessment

Presentation

Physics

10th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Mustamin Mustamin

Used 2+ times

FREE Resource

18 Slides • 4 Questions

1

BESARAN DAN PENGUKURAN

2

media

A. Pengertian Besaran
Apa yang dimaksud dengan besaran? Besaran dalam fisika diartikan sebagai sesuatu yang dapat diukur, serta memiliki nilai dan satuan. Sementara itu, satuan digunakan sebagai pembanding dalam pengukuran.

Dalam satuan, kita mengenal yang namanya Satuan Internasional (SI), yaitu satuan yang distandarisasi dan diakui penggunaanya secara Internasional. Nah, berdasarkan satuannya, besaran terdiri dari besaran pokok dan besaran turunan.

 

3

media

4

Multiple Choice

Dibawah ini yang merupakan kelompok besaran pokok...

1

massa, massa jenis, luas

2

panjang, waktu, volum

3

massa, suhu, kecepatan

4

panjang, kuat arus, suhu

5

usaha, kecepatan, berat

5

Multiple Choice

berikut ini yang merupakan besaran besaran dalam fisika,

  1. panjang

  2. massa

  3. kuat arus

  4. gaya

    yang termasuk besaran pokok adalah...

1

1 dan 3

2

1,2 dan 3

3

2 dan 4

4

3 dan 4

5

2,3 dan 4

6

B. Pengertian Besaran Turunan
Besaran turunan adalah besaran yang disusun dari besaran pokok.
Satuan besaran turunan sering dikenal dengan istilah satuan turunan. Selain itu, satuan turunan didapatkan dari penggabungan dari beberapa satuan besaran pokok. Oleh sebab itu, kita akan jarang sekali menemukan satuan yang hanya terdiri dari satu satuan saja. Penggabungan dari beberapa besaran pokok menandakan bahwa satu besaran pokok bisa menghasilkan beberapa besaran turunan. Misalnya, besaran pokok panjang bisa menghasilkan besaran turunan luas dan volume.

7

media

8

Multiple Choice

dibawah ini yang merupakan besaran turunan...

1

Massa

2

Panjang

3

Waktu

4

Suhu

5

Kecepatan

9

C. Dimensi

Dimensi suatu besaran menunjukkan cara besaran tersebut tersusun dari besaran-besaran pokoknya. Pada sistem Satuan Internasional (SI), ada tujuh besaran pokok yang berdimensi, sedangkan dua besaran pokok tambahan tidak berdimensi.

Cara penulisannya dinyatakan dengan lambang huruf tertentu dan diberi tanda kurung persegi. Untuk lebih jelasnya, perhatikan tabel berikut!


10

media

11

Multiple Choice

Dari pasangan besaran berikut yang setara adalah...

1

daya dan tekanan

2

gaya dan impuls

3

tekanan dan momentum

4

momentum dan daya

5

momentum dan impuls

12

D. Pengertian Angka Penting

Angka Penting atau dalam istilah asing disebut Significant Figures adalah semua angka yang diperoleh dari hasil pengukuran.

Angka penting sangat penting untuk memastikan bahwa hasil pengukuran atau perhitungan memiliki tingkat ketelitian yang akurat dan dapat dipercaya. Tanpa pemahaman yang baik tentang angka penting, dapat muncul ketidakpastian dalam hasil perhitungan yang dapat mempengaruhi keputusan dan kesimpulan yang diambil dari data yang diperoleh.


13

E. Aturan Penulisan Angka Penting

Semua angka bukan nol adalah angka penting

Contoh:

124,6 g

mengandung empat angka penting

19,3 cm

mengandung tiga angka penting


Semua angka nol yang terletak di antara angka bukan nol adalah angka penting

Contoh:

30,45 kg

mengandung empat angka penting

465,02 mm        

mengandung lima angka penting


14

Angka nol di sebelah kanan angka bukan nol  tanpa tanda desimal adalah bukan angka penting, kecuali diberi tanda khusus (garis bawah/atas)

Contoh:

45.000 kg

mengandung dua angka penting

45.000 kg

mengandung tiga angka penting

45.000 kg        

mengandung empat angka penting


Angka nol di sebelah kanan tanda desimal dan di sebelah kiri angka bukan nol adalah bukan angka penting

Contoh:

0,0027 mm        

mengandung dua angka penting

0,0205 cm        

mengandung tiga angka penting


15

​Operasi Hitung dalam Aturan Angka Penting

Operasi Penjumlahan dan Pengurangan dengan Aturan Angka Penting

Aturan angka penting dalam operasi penjumlahan dan pengurangan adalah hasil perhitungan hanya boleh mengandung satu angka taksiran.

Contoh:

a. Penjumlahan

678,234 cm  21,76 cm = …cm

Karena hanya boleh ada satu angka taksiran, maka hasil perhitungannya dituliskan 699,99 cm (dibulatkan).

16

b. Pengurangan

613,9 cm  45,64 cm = …cm

Karena hanya boleh ada satu angka taksiran, maka hasil perhitungannya dituliskan 568,3 cm (dibulatkan).


17

Operasi Perkalian dan Pembagian dengan Aturan Angka Penting

Aturan angka penting dalam operasi pembagian dan perkalian adalah hasil perhitungan mengandung jumlah angka penting sesuai dengan jumlah angka penting terkecil dari bilangan yang dikalikan.

Contoh:

a. Perkalian

34,231 kg x 0,25  =… kg

Karena jumlah angka penting terkecil adalah tiga, maka hasil perhitungannya dituliskan 8,56 kg (dibulatkan).


18

b. Pembagian

46,532 kg x 200  =… kg

Karena jumlah angka penting terkecil adalah satu, maka hasil perhitungannya dituliskan 0,2 kg (dibulatkan).


19

Operasi Pangkat dan Penarikan Akar dengan Aturan Angka Penting

Aturan angka penting dalam operasi pangkat dan penarikan akar adalah hasil perhitungan mengandung jumlah angka penting sama dengan jumlah angka penting dari bilangan yang dipangkatkan atau diakarkan.

Contoh:

a. Perpangkatan

(2,45 cm)3 =…cm3

Karena jumlah angka penting dari bilangan yang dipangkatkan adalah tiga, maka hasil perhitungannya dituliskan 14,7 cm3 (dibulatkan).


20

b. Penarikan Akar

Karena jumlah angka penting dari bilangan yang diakarkan adalah tiga, maka hasil perhitungannya dituliskan 1,60 cm3 (ditambah angka nol).


21

Perkalian antara Bilangan Penting dan Bilangan Eksak

Aturan angka penting dalam operasi perkalian antara bilangan penting dengan bilangan eksak adalah hasil perhitungan mengandung jumlah angka penting sesuaidengan jumlah angka penting dari bilangan  penting.

Contoh

12,5 kg x 15 =… kg

Karena jumlah angka penting dari bilangan penting adalah tiga, maka hasil perhitungannya dituliskan 188 kg (dibulatkan).

22

Pembulatan Angka Penting

Aturan pembulatan angka penting adalah sebagai berikut:

Aturan Pembulatan

Contoh

Angka yang lebih besar dari 5 dibulatkan ke atas

76,58 dibulatkan menjadi 76,6

Angka yang lebih kecil dari 5 dibulatkan ke ke bawah

76,54 dibulatkan menjadi 76,5

Jika tepat angka 5, lihat bilangan sebelumnya. Jika bilangan sebelumnya ganjil maka dibulatkan ke atas. Dan jika bilangan sebelumnya genap maka dibulatkan ke bawah

76,35 dibulatkan menjadi 76,4

76,25 dibulatkan menjadi 76,2


BESARAN DAN PENGUKURAN

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 22

SLIDE