Search Header Logo
Nilai Luhur dalam Mahabharata

Nilai Luhur dalam Mahabharata

Assessment

Presentation

Education

10th Grade

Practice Problem

Easy

Created by

I Dewa Ayu Ketut Candrayani

Used 1+ times

FREE Resource

9 Slides • 4 Questions

1

media

Om Swastyastu

2

Poll

Apakah kalian mengetahui Kisah Mahabharata???

Tidak

Ya

3

media

Nilai-Nilai luhur dalam Kisah

Mahabharata yang patut dijadikan

pedoman bagi Kehidupan

Oleh :

I Dewa Ayu Ketut Candrayani, S.Pd.H

4

media

Nilai Yadnya
Yadnya berarti korban suci dan keikhlasan. Yadnya tidak selalu diartikan sebagai upacara
persembahan, namun dapat juga berarti yadnya bertapa/yoga, pemberian benda/hadiah,
mempelajari ilmu dan kitab suci, menepati sumpah, usaha membahagiakan orang tua dan segala
kegiatan lain asalkan dilakukan dengan keikhlasan dan berhubungan dengan pengorbanan.
Pertama, yadnya dalam artian upacara. Dalam kisah Mahabrata kita dapat menyaksikan begitu
banyak upacara. Contohnya yaitu upacara pengangkatan putra mahkota, upacara pengangkatan
raja, swayemwara putri raja, upacara pernikahan, Surya Yadnya, Aswameda Yadnya, upacara di
kuil, upacara meminta anak, upacara memberi makan orang suci, dan lain-lain. Kita dapat
melihat bahwa upacara tersebut diselenggarakan secara serius dan tulus ikhlas oleh para
tokohnya.
Kedua, yadnya dalam artian pemberian benda. Hal ini dapat dilihat setiap ada anggota keluarga
yang baru datang ke kerajaan, para penghuni kerajaan pasti menyambut anggota baru tersebut
dengan baik dan memberinya bermacam-macam hadiah sebagai tanda penghormatan secara tulus
ikhlas. Misalnya Kunti yang memberi hadiah terhadap kedatangan Madri, Drupadi yang
memberikan Abimanyu hadiah gelang bertahtahkan 5 batu mulia, dan lain-lain.
Ketiga, yadnya dalam artian tapa/yoga. Dapat kita lihat saat Panca Pandawa mengasingkan diri
selama 12 tahun di hutan, Kresna menyarankan agar mereka menyebar untuk melakukan
pertapaan. Arjuna bertapa kepada Dewa Siwa, Bima bertapa pada Hanuman, bahkan Yudistira,
Drupadi, Nakula, dan Sahadewa pun juga melaksanakan pertapaan mereka masing-masing.
Keempat, yadnya dalam artian mempelajari kitab dan pengetahuan suci. Hal ini dapat dilihat saat
Kurawa dan Pandawa kecil yang menuntut ilmu pada guru Drona. Serta kisah kemandirian
Ekalawya.
Kelima, yadnya dalam artian menepati sumpah. Dalam Mahabrata, terdapat banyak sumpah dan
janji yang terbukti menjadi kenyataan. Misalnya sumpah Bima untuk membunuh 100 Kurawa
dan merobek-robek dada Dursasana akhirnya terwujud dalam perang Bharata Yudha.
Keenam, yadnya dalam artian membahagiakan orang tua. Hal ini dapat diteladani dari sikap para
Pandawa yang selalu menuruti nasihat ibu mereka. Bahkan walau mereka diperintahkan untuk
menikahi 1 istri yang sama.

5

media

Nilai Kesetiaan
Dalam kisah Mahabrata terlihat sekali bahwa tokoh-
tokohnya menjunjung tinggi nilai kesetiaan. Pertama yaitu
Satya Mitra (setia pada teman). Misalnya raja Karna yang
begitu setia pada kawannya Duryodana sampai-sampai
rela berkorban nyawa. Kedua yaitu Satya Laksana (setia
pada perbuatan), tercermin dari sikap bertanggung jawab
atas segala perbuatan (tidak lari dari kenyataan). Ketiga
Satya Wacana (Setia terhadap perkataan), misalnya Raja
Karna

yang

setia

pada

perkataannya

bahwa

akan

mengabdikan hidupnya pada Duryodana. Keempat Satya
Hrdaya (setia terhadap kata hati) misalnya para Pandawa
yang tetap teguh pendiriannya untuk berperang dengan
Kurawa. Kelima yaitu Satya Semaya (teguh terhadap
janji).

6

media

Nilai Pendidikan
Dapat kita lihatnya dari tekunnya para Kurawa dan
Pandawa dalam menuntut ilmu kepada guru Drona.
Mereka tekun mengembangkan keahlian mereka
masing-masing.

Ada

yang

ahli

bermain

gada,

bergulat, memanah dan lain sebagainya. Pendidikan
tersebut dimulai sedini mungkin. Selain itu, dalam
belajar kita juga harus mandiri, jangan baru digetok
baru jalan. Misalnya Ekalawya yang belajar mandiri
tanpa bimbingan guru. Dalam belajar juga tidak
mengenal tua, misalnya Duryodana yang terus
belajar gada dari Balaram walaupun telah beranjak
dewasa.

7

Match

Jodohkan pernyataan yang benar berikut ini

Dewi Kunti

Putra Pandu serang pemain gada

Pemenang Bharata Yuda

Putra Drstharata

Sakuni

Ibu Pandawa

Bhima

Pandawa

Duryodana

Paman Korawa/penghasut

8

Drag and Drop

Mahabharata terdiri dari beberapa parwa​
Drag these tiles and drop them in the correct blank above
18 Parwa
19 Parwa
8 parwa

9

Multiple Select

Sloka Satyam Eva Jayate artinya.....

1

Kebenaran akan selalu menang

2

Kebenaran akan selalu terdepan

3

Kebenaran pasti akan menang

4

Kebenaran akan selalu terlihat

10

media

Nilai Dharma
Disini diperlihatkan perang Bharata Yudha,
yang sejatinya merupakan perang Dharma
melawan Adharma. Pada akhirnya, Dharmalah
yang akan menang. Segala pengorbanan,
etikad baik, dan yadnya yang dilakukan para
Pandawa pun tidak sia-sia.
Demikianlah segelintir nilai-nilai luhur dari
kisah Mahabrata yang dapat kami temui.

11

media

Daftar Pustaka
Suratmini,

Wayan.

2014.

Buku

Penunjang

Materi Agama Hindu dan Budi Pekerti kelas XI.
Denpasar: Penerbit Tri Agung.
Mudana, Nengah. 2014. Pendidikan Agama
Hindu

dan

Budi

Pekerti.

Jakarta:

Pusat

Kurikulum

dan

Perbukuan

Balitbang

Kemendikbud.

12

media

Sumber materi :

https://adaberapa.com/jelaskan-apa-saja-nilai-

nilai-yajna-yang-terkandung-dalam-

mahabharata

13

media
media

Om Swastyastu

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 13

SLIDE