Search Header Logo
Literasi Dalam Pembelajaran

Literasi Dalam Pembelajaran

Assessment

Presentation

Social Studies

7th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

SOPHIA OCTAVINA

Used 1+ times

FREE Resource

60 Slides • 0 Questions

1

media

DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, PENDIDIKAN DASAR,

DAN PENDIDIKAN MENENGAH

KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI

LITERASI DALAM PEMBELAJARAN

Workshop Literasi dan Numerasi
Dinas Pendidikan Kabupaten Pamekasan, 13-15 Agustus 2024

2

media

WORKSHOP MEMBACA INTENSIF DAN MEMBACA EKSTENSIF DALAM PEMBELAJARAN
DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

3

media

DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, PENDIDIKAN DASAR,

DAN PENDIDIKAN MENENGAH

KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI

Literasi dalam Pembelajaran

K-W-L
chart

di Padlet

GLS dan

AKM

IR dan ER
dalam GLS

Mengenal

literasi

lintas mapel

dan teks

multimoda

Mengenal
pengatur

grafis

Latihan 1:
Membuat
Dinding

Kata

Latihan 2:
Bedah kata

dengan Frayer

Model

Latihan 3:
Membuat

perbandingan

dengan

Diagram Venn

Latihan 4:
Making

connection

4

media

K-W-L / T-I-P

KNOW

WANT

LEARN

Apa yang Anda ketahui tentang
literasi lintas mata pelajaran?

Apa yang ingin Anda ketahui tentang
literasi lintas mata pelajaran?

Apa yang telah Anda pelajari tentang
literasi lintas mata pelajaran?

5

media

DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, PENDIDIKAN DASAR,

DAN PENDIDIKAN MENENGAH

KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI

Gerakan Literasi Sekolah dan AKM

6

media

Ruang Lingkup GLS

Pembelajaran

Pengembangan

Pembiasaan

15 menit membaca (Membaca Nyaring, Membaca Mandiri), jurnal membaca,
sarpras literasi, lingkungan kaya teks; tanpa tagihan

15 menit membaca, implementasi strategi literasi dalam pembelajaran di semua
mapel, pemanfaatan pengatur grafis, teks multimoda, lingkungan kaya teks;
menjadi bagian dari tagihan akademik

15 menit membaca, kegiatan tindak lanjut (klub baca, temu dengan penulis,
kunjungan ke perpustakaan, lokakarya menulis); menjadi bagian dari tagihan
nonakademik

7

media

MEMBACA DALAM KONTEKS GLS

Extensive
Reading

Intensive
Reading

Pembiasaan

Pengembangan

Pembelajaran

Membaca sebanyak-banyaknya
untuk kesenangan dan tanpa tagihan

Strategi membaca untuk memahami
konten di semua mata pelajaran
(Content area literacy)

8

media

WORKSHOP MEMBACA INTENSIF DAN MEMBACA EKSTENSIF DALAM PEMBELAJARAN
DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

9

media

Strategi Literasi lintas mata pelajaran

1.

Menemukan

informasi

2. Menginterpretasi dan

mengintegrasikan

3. Mengevaluasi
dan merefleksi

Tercapainya
kemampuan

literasi

10

media

LITERASI LINTAS MAPEL

(CONTENT-AREA LITERACY)

Menggunakan strategi
literasi untuk mengolah

informasi di bidang

apapun

Menggunakan berbagai

moda teks

Pembelajar yang kritis

dan mampu

menyelesaikan masalah

di bidang apapun

11

media

Strategi perlu dilatihkan
secara eksplisit melalui
pemodelan.

Strategi membaca tidak
datang dengan
sendirinya.

12

media

Teks multimoda

13

media

14

media

15

media

WORKSHOP MEMBACA INTENSIF DAN MEMBACA EKSTENSIF DALAM PEMBELAJARAN
DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

Strategi

literasi dalam
pembelajaran

Bukan
konten

Alat untuk
memahami

konten

Berpikir

kritis

Memecahkan

masalah

16

media

WORKSHOP MEMBACA INTENSIF DAN MEMBACA EKSTENSIF DALAM PEMBELAJARAN
DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

Strategi

literasi dalam
pembelajaran

Sebelum
membaca

Setelah

membaca

Ketika

membaca

17

media

WORKSHOP MEMBACA INTENSIF DAN MEMBACA EKSTENSIF DALAM PEMBELAJARAN
DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

Strategi

literasi dalam
pembelajaran

3 tahap

pembelajaran

Teks

multimoda

Instruksi
yang jelas
dan ekplisit

dengan

pemodelan

Pengatur

grafis

Respon
terhadap
pertanyaan

Bertanya

Analisis,
sintesis,
evaluasi,
refleksi

18

media

WORKSHOP MEMBACA INTENSIF DAN MEMBACA EKSTENSIF DALAM PEMBELAJARAN
DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

19

media

WORKSHOP MEMBACA INTENSIF DAN MEMBACA EKSTENSIF DALAM PEMBELAJARAN
DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

20

media

WORKSHOP MEMBACA INTENSIF DAN MEMBACA EKSTENSIF DALAM PEMBELAJARAN
DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

21

media

DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, PENDIDIKAN DASAR,

DAN PENDIDIKAN MENENGAH

KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI

Mengenal Pengatur
Grafis

22

media

CONTOH PENGATUR GRAFIS (GRAPHIC ORGANIZERS) DI INTERNET

23

media

WORKSHOP MEMBACA INTENSIF DAN MEMBACA EKSTENSIF DALAM PEMBELAJARAN
DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

Pengatur

Grafis

Strategi

metakognitif

Mengorganisasi
kan pikiran agar
lebih terstruktur

Memvisualisasikan

apa yang ada di

pikiran

24

media

WORKSHOP MEMBACA INTENSIF DAN MEMBACA EKSTENSIF DALAM PEMBELAJARAN
DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

Mengapa
Pengatur
Grafis?

Menghubungkan

pengetahuan

sebelumnya dengan

yang baru

Pemahaman membaca di
kelas inklusi (Kim 2004;

Regan 2017)

Pemecahan masalah di

berbagai mapel

(Zollman 2009; Yue

2017)

Transfer dari
ingatan jangka

pendek ke jangka

Panjang

(Gieselmann

2008)

25

media

WORKSHOP MEMBACA INTENSIF DAN MEMBACA EKSTENSIF DALAM PEMBELAJARAN
DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

Agar pengatur grafis

efektif

Modeling
Instruksi yang

eksplisit

Alat untuk
memahami

konten

26

media

WORKSHOP MEMBACA INTENSIF DAN MEMBACA EKSTENSIF DALAM PEMBELAJARAN
DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

19 CONTOH PENGATUR GRAFIS DAN PENGGUNAANNYA

27

media

WORKSHOP MEMBACA INTENSIF DAN MEMBACA EKSTENSIF DALAM PEMBELAJARAN
DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

28

media

WORKSHOP MEMBACA INTENSIF DAN MEMBACA EKSTENSIF DALAM PEMBELAJARAN
DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

29

media

DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, PENDIDIKAN DASAR,

DAN PENDIDIKAN MENENGAH

KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI

Contoh Pengatur
Grafis

30

media

WORKSHOP MEMBACA INTENSIF DAN MEMBACA EKSTENSIF DALAM PEMBELAJARAN
DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

DINDING KATA

31

media

WORKSHOP MEMBACA INTENSIF DAN MEMBACA EKSTENSIF DALAM PEMBELAJARAN
DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

Apa Manfaat Dinding Kata?

Strategi Dinding Kata membantu guru untuk

mencipatakan ruang kelas di mana siswa

menunjukkan makna konsep-konsep tertentu
dengan menggunakan kata dan/atau gambar.

Setiap kali siswa menemukan kata baru, kata
tersebut dituliskan beserta dengan definisinya.

Strategi ini membantu siswa memahami dan

memaknai ide-ide tertentu di dalam teks..

32

media

Model Frayer untuk Bedah Kata

Definisi

Hewan yang berkembang biak

dengan cara beranak

Karakteristik

- Memiliki kelenjar susu

Memiliki kelenjar keringat

- Memiliki rambut

Contoh

- Kuda

- Kucing

- Paus

Bukan contoh

- Ayam

- Ular

Mamalia

33

media

Model Frayer

Definisi

Penjelasan yang dapat diterima oleh
komunitas ilmiah karena berdasarkan

bukti kuat

Karakteristik

- Banyak bukti yang diberikan

Sudah teruji

Ada penjelasan data yang ada

Diterima oleh para ilmuwan

Contoh

- Teori atom

Teori sel

Teori pembelajaran

Bukan contoh

- Asumsi tanpa dasar

takhayul

Teori saintifik

34

media

WORKSHOP MEMBACA INTENSIF DAN MEMBACA EKSTENSIF DALAM PEMBELAJARAN
DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

Membuat Model Frayer

35

media

WORKSHOP MEMBACA INTENSIF DAN MEMBACA EKSTENSIF DALAM PEMBELAJARAN
DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

Membuat Model Frayer

36

media

Tokoh 2

Tokoh 1

Tokoh 1 dan 2

Diagram Venn untuk membandingkan dua hal (tokoh, latar, kejadian, konsep)

37

media

Membuat Diagram Venn

38

media

Membuat Diagram Venn

39

media

KETERKAITAN TEKS

40

media

PEMBACA AKTIF

Terlibat dalam teks
Ingin mengetahui apa yang akan terjadi

dan dapat belajar sesuatu dari buku

Membaca kritis dan analitis

Menyesuaikan kecepatan membaca

berdasarkan pentingnya dan tingkat
kesulitan bacaan

PEMBACA PASIF

Tidak menyerap apa yang dibaca
Langsung ke kegiatan membaca

Ingin segera selesai membaca
Membaca semuanya dengan

kecepatan yang sama

41

media

”Teks ke teks ”: membuat

keterkaitan dengan teks lain.

”Teks ke diri”: membuat

keterkaitan dengan kehidupan
dan pengalaman sendiri.

”Teks ke dunia”: membuat

keterkaitan dengan kejadian
dan orang lain di masyarakat
dan dunia luar.

“Teks ke media”: membuat

keterkaitan dengan kejadian,
tokoh, atau isu di media (TV,
iklan, sosmed, majalah, dsb).

Digunakan dalam seluruh proses membaca (sebelum, ketika and
sesudah)

42

media

APA MANFAAT KETERKAITAN TEKS?

merangsang keterampilan kognitif
mengundang persepsi afektif (perasaan dan emosi)
membaca menjadi lebih bermakna

43

media

TEKS KE TEKS

Bagaimana ide-ide di dalam teks mengingatkanmu akan teks lain (cerpen,

novel, puisi, buku, artikel)?

Yang baru saja saya baca mengingatkan saya pada _______________
Ide-ide di dalam teks ini mirip dengan ide-ide di ________ karena ______
Ide-ide di dalam teks ini berbeda dengan ide-ide di_______ karena ______

44

media

TEKS ke diri

Bagaimana ide-ide di dalam buku ini mengingatkanmu pada kehidupan dan

pengalaman pribadimu?

Yang baru saja saya baca di buku ini mengingatkan saya pada pengalaman saya ketika

__________

Saya setuju/paham dengan yang saya baca karena berdasarkan pengalaman saya

______

Saya tidak setuju dengan apa yang baru saja saya baca karena dalam kehidupan saya

________

45

media

Teks ke dunia

Bagaimana ide-ide di dalam buku ini terkait dengan dunia luar atau

apa yang terjadi di masyarakat?

Apa yang baru saja saya baca membuat saya berpikir tentang____________

(kejadian di masa lalu) karena _______

Apa yang baru saja saya baca membuat saya berpikir tentang____________

(kejadian saat ini di masyarakat, negara sendiri, atau negara lain) karena
_______

Apa yang baru saja saya baca membuat saya berpikir tentang masa depan

karena _________

46

media

TEKS KE MEDIA

Bagaimana ide-ide di dalam teks ini mengingatkanmu pada ide-ide di

TV/iklan/koran/sosmed/film/lagu?

Ini mengingatkan saya pada film ________
Saya pernah mendengar hal seperti ini di lirik lagu______
Ini mengingatkan saya pada artikel di koran tentang_____
Cerita ini mirip dengan_______
Saya menonton kisah sejenis di TV di mana tokohnya mengalami____

47

media

Membuat keterkaitan teks pada kegiatan
membaca di rumah

Orangtua dapat menjadi model untuk anak-anak ketika membacakan

buku di rumah.

Pemodelan adalah teknik pembelajaran yang sangat penting:

Dengan menunjukkan buku yang banyak gambarnya agar anak lebih terlibat

dengan buku.

Selama membaca, ibu/ayah perlu berhenti beberapa kali dan melakukan

‘think aloud’ untuk mempraktikkan bagaimana buku itu terkait dengan
ibu/ayah yang sedang membacakan buku.

48

media

Langkah-Langkah dalam keterkaitan teks

Pilih teks yang cocok untuk

mempraktikkan keterkaitan teks

Modelkan koneksi pada diri sendiri dan

ajak siswa/anak untuk melakukan hal
yang sama.

Diskusikan perbedaan antara koneksi

permukaan dan koneksi mendalam.

Gunakan frasa pemantik untuk respon

lisan dan tulis.

49

media

CONTOH keterkaitan teks

“Cerita ini mengingatkan saya pada perjalanan kami sekeluarga ke

gunung. Sama seperti tokoh utama di dalam cerita ini.”

“Saya membaca buku lain tentang ular yang menjelaskan bahwa ada

ular-ular yang sangat mematikan. Di buku ini saya belajar tentang 10
ular paling berbahaya di dunia.”

Saya lihat berita di TV tentang orang-orang yang tidak patuh protokol

Kesehatan. Tidak mau pakai masker dan tidak menjaga jarak. Buku ini
menunjukkan pada saya bahwa kita harus berbuat sesuatu untuk
menghentikan penularan Covid-19.”

50

media

Respon mahasiswa terhadap
surat-surat Kartini di buku
Letters of a Javanese Princess

Mahasiswa membuat
pertanyaan sendiri dan dijawab
sendiri.

51

media

Level kognitif yang diukur dalam AKM-Literasi

Advokasi Pemulihan dan Transformasi Pembelajaran

51

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

Asesmen (5 menit)

Kompetensi

Sub kompetensi

Menemukan informasi
a. Mengakses dan mencari informasi dalam teks

b. Mencari dan memilih informasi yang relevan

Menafsirkan dan
Mengintegrasikan

a. Memahami ide teks

b. Menyusun inferensi, membuat koneksi dan

prediksi baik teks tunggal maupun teks jamak

Mengevaluasi dan Merefleksi
a. Menilai kualitas dan kredibilitas konten pada

teks informasi tunggal maupun jamak

b. Menilai format penyajian dalam teks

c. Merefleksi isi wacana untuk pengambilan

keputusan, menetapkan pilihan, dan
mengaitkan isi teks dengan pengalaman pribadi.

52

media

Menyusun Pertanyaan Saat Membaca

Pada saat aktivitas membaca, kita dapat
mengajukan pertanyaan sesuai dengan level
kognitif pada AKM literasi.

Menemukan
Informasi

Apa yang dilakukan
Cemong?

Menafsirkan dan
Mengintegrasikan

Mengapa kucing
melengkungkan tubuh
dengan bulu terangkat?

Mengevaluasi dan
Merefleksi

Menurut kalian, apakah
tindakan Cemong melihat
situasi sudah tepat?
Adakah tindakan lain yang
dapat dilakukan Cemong?

Advokasi Pemulihan dan Transformasi Pembelajaran

52

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

Sumber:
https://buku.kemdikbud.go.id/katalog/si-cemong-coa

Asesmen Sesuai Level Kognitif - Literal

53

media

Praktik Menyusun Pertanyaan Saat

Membaca

Coba amati halaman suatu buku di samping.
Selanjutnya buatlah pertanyaan yang
mencerminkan level kognitif yang sesuai!

Menemukan
Informasi

Menafsirkan dan
Mengintegrasikan

Mengevaluasi dan
Merefleksi

Advokasi Pemulihan dan Transformasi Pembelajaran

53

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

Sumber:
https://buku.kemdikbud.go.id/katalog/putri-dalam-hutan

Asesmen Sesuai Level Kognitif - Literal

54

media

Menurut bacaan di samping, tokoh
Janu tidak memasang lukisan Ayah
di dinding, karena . . . .

Praktik Menyusun Pertanyaan Saat

Membaca

Level kognitif kompetensi :
menafsirkan dan mengintegrasikan.
Aspek yang diukur:
Pemahaman
Jenis pertanyaan :
inferensial

Advokasi Pemulihan dan Transformasi Pembelajaran

54

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

Sumber:
https://buku.kemdikbud.go.id/katalog/karena-anggrek-ibu

Asesmen Sesuai Level Kognitif - Inferensial

55

media

Tindak lanjut dari kegiatan membaca: meringkas,
membuat sinopsis, mendiskusikan buku, dan
memerankan adegan dalam bacaan, menyesuaikan
dengan kemampuan peserta didik.

Kegiatan tindak lanjut ini diupayakan tidak
membebani/terlalu sulit/disertai penilaian sehingga
mengganggu kesenangan membaca peserta didik.

55

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

Elaborasi Konsep: Tindak Lanjut Kegiatan Membaca

56

media

Refleksi (10 menit)

Advokasi Pemulihan dan Transformasi Pembelajaran

56

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

Tuliskan jawaban dalam notes tempel yang berbeda warna!

Identifikasi beberapa tulisan dan kumpulkan beberapa tulisan yang sama!

Susun di atas kertas plano yang disiapkan!

Apa yang telah saya pelajari?
Apa yang akan saya terapkan di kelas?

57

media

Apa yang perlu dilakukan?

Mengembangkan
program membaca di
sekolah (Membaca
Ekstensif)

Mengembangkan
asesmen literasi di

tingkat sekolah

58

media

Apa yang perlu dilakukan?

Melatihkan berbagai
strategi literasi dalam
pembelajaran
(Membaca Intensif)

Menggunakan
berbagai jenis teks
dengan konteks
bervariasi sebagai
bahan pembelajaran
di semua mapel

59

media

60

media
media

DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, PENDIDIKAN DASAR,

DAN PENDIDIKAN MENENGAH

KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI

LITERASI DALAM PEMBELAJARAN

Workshop Literasi dan Numerasi
Dinas Pendidikan Kabupaten Pamekasan, 13-15 Agustus 2024

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 60

SLIDE