
Mengenal Sejarah Agama Buddha
Presentation
•
Other
•
7th Grade
•
Practice Problem
•
Easy
BUDIONO S. Kom
Used 4+ times
FREE Resource
13 Slides • 5 Questions
1
AGAMA BUDDHA DAN KEBERAGAMAN BUDAYA DI INDONESIA
2
Tujuan Pembelajaran
Mengenal Sejarah Agama Buddha
1. Peserta didik memahami sejarah singkat agama Buddha di Indonesia.
2. Peserta didik mampu menceritakan kembali secara singkat sejarah agama Buddha Indonesia.
3. Peserta didik menerima dan dapat menunjukkan apa saja yang termasuk peninggalan sejarah agama Buddha di Indonesia
3
Pertanyaan Pemantik
Apa yangt kalian ketahui tentang sejarah Buddha di Indonesia ?
4
Selain Candi Borobudur coba pikirkan kembali salah satu peninggalan sejarah Agama Buddha !
Candi Borobudur merupakan salah satu contoh Peninggalan Budaya Agama Buddha
5
Sejarah Perkembangan Agama Buddha di Indonesia
Tahukah kalian apa itu sejarah. Ya sejarah merupakan peristiwa yang terjadi pada masa lampau. Sejarah perkembangan agama Buddha di Indonesia artinya peristiwa yang terjadi yang berkaitan dengan awal agama Buddha berkembang di Indonesia, yang terjadi sekitar abad ke-5 sampai abad ke-14. Agama Buddha telah menjadi agama resmi kerajaan-kerajaan yang ada di nusantara pada masa itu. Apa saja kerajaan-kerajaan tersebut? Yuk kita pelajari bersama.
6
Kerajaan Kalingga terletak di kabupaten Jepara, Jawa Tengah. yang berdiri sekitar abad 6 masehi. Keberadaan kerajaan Kalingga dapat kita ketahui dari prasasti tuk mas, candi angin, prasasti sojomerto, candi bubrah, dan situs puncak songolikur, yang terletak di gunung muria. Puncak songolikur merupakan puncak tertinggi gunung muria di Jawa Tengah. Di puncak ini ditemukan banyak arca dan tempat pemujaan peninggalan Kerajaan Kalingga Kalingga mencapai masa kejayaan pada masa kepeimpinan Dewi Wasuwari atau Ratu Shima.
Kerajaan Kalingga
7
Ratu Shima menerapkan prinsip-prinsip ajaran Buddha dalam memimpin kerajaannya. Ratu Shima dikenal sebagai ratu yang adil, berani, tegas, dan berwibawa, sehingga rakyatnya dapat hidup dengan aman, nyaman, serta berkecukupan. Sikap ratu Shima merupakan perilaku yang patut kita teladani. Keberadaan Ratu Shima menunjukkan adanya kesetaraan gender pada masa lalu. Kejayaan Kalingga ini dibuktikan dengan kemajuan di berbagai bidang seperti ekonomi, pertanian, militer, perdagangan, dan agama
8
Agama yang dianut di kerajaan Kalingga adalah Hindu dan Buddha. Keberadaan agama Buddha dapat diketahui dari catatan I-Tsing seorang bhiksu pengelana dari Cina. I-Tsing mengunjungi Kalingga pada tahun 664-665 M. Menyebutkan bahwa pada abad ke-7, tanah Jawa telah menjadi salah satu pusat pengetahuan agama Buddha. Di Ho-ling atau Kalingga terdapat bhiksu Hwining (dari cina), yang menerjemahkan salah satu kitab agama Buddha ke dalam bahasa Tionghoa. Ia bekerjasama dengan bhiksu dari Jawa bernama Janabadra
9
Fill in the Blanks
10
Fill in the Blanks
11
Kerajaan Sriwijaya
Sriwijaya berdiri pada abad ke-7 , di Pulau Sumatra, namun kekuasaannya meliputi Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Semenanjung Malaya, Thailand dan Kamboja. Sriwijaya merupakan kerajaan Maritim terbesar dan menjadi pusat Pendidikan Agama Buddha pada masa itu.
12
Menurut catatan I-Tsing, terdapat lebih dari 1000 bhiksu di Sriwijaya yang belajar serta mempraktikan Dharma dengan baik. Diantaranya terdapat guru terkenal yaitu Dharmakirti dan Sakyakirti. Selain I-Tsing, Bhiksu Atisha Dipankara juga belajar agama Buddha di Sriwijaya. Beliau merupakan guru yang dihormati dalam perkembangan agama Buddha Tibet. Masa keemasan kerajaan Sriwijaya ini, saat dipimpin Raja Balaputradewa pada 856 M, Selain dari catatan I-Tsing, keberadaan kerajaan Sriwijaya dapat diketahui dari parasati Talang Tuo, Prasasti Kedukan Bukit, Prasasti Kota Kapur, Prasasti Telaga Batu, Prasasti Karang Berahi, Candi Muara Takus, Muaro jambi dan Candi Biaro Bahal III. Nilai-nilai yang dapat dipetik dari Kerajaan Sriwijaya adalah keberanian, pengorbanan, persatuan, dan semangat yang tinggi seorang penguasa sehingga mampu menyatukan Nusantara dalam jangka waktu lama.
13
Match
Jodohkan berikut ini
Candi Peninggalan Kerajaan Sriwijaya
Kerajaan Sriwijaya mengalami masa ke-emasan
Guru yang dihormati dalam perkembangan Agama Buddha Tibet
Candi Muara Takus
Raja Balaputradewa
Bhiksu Atisha Dipankara
Candi Muara Takus
Raja Balaputradewa
Bhiksu Atisha Dipankara
14
Kerajaan Mataram Kuno
Kerajaan Mataram berdiri sekitar abad VIII, atau tahun 775 hingga 850 di daerah Bagelan, Yogyakarta. Terdapat dua wangsa (dinasti) yang berkuasa di Mataram Kuno yaitu Dinasti Sanjaya (Hindu) dan Syailendra (Buddha)..
Mataram mencapai masa kejayaan saat dipimpin Dinasti Syailendra. Wilayah kekuasaannya mencapai hingga Semenanjung Malaya dan Chenla (Kamboja). Selain itu bidang politik, ilmu pengetahuan, budaya, kesenian dan sosial mencapai kemajuan yang pesat. Agama Buddha berkembang pesat pada masa itu dibuktikan dengan peninggalan berupa cand-candi antara lain candi borobudur yang dibangun pada masa Raja Samaratungga, candi pawon, candi mendut, candi kalasan, candi sewu, dan candi plaosan. Ada beberapa hal yang dapat diteladani dari sejarah Kerajaan Mataram Kuno, di antaranya keberhasilan dalam membangun dan memelihara budaya yang kaya: Kerajaan Mataram Kuno terkenal akan kekayaan seni dan budayanya, seperti patung dan arsitektur, yang masih dihargai dan dipelajari hingga saat ini. Hal ini menunjukkan pentingnya menjaga dan melestarikan budaya dan seni sebagai warisan bangsa. Toleransi dan keterbukaan dalam beragama, dan kepemimpinan yang bijaksana serta adil. Raja-raja Kerajaan Mataram Kuno memimpin dengan bijaksana dan adil, serta mampu mempertahankan persatuan dan stabilitas kerajaan dalam menghadapi berbagai tantangan.
15
Kerajaan Majapahit
Kerajaan Majapahit berdiri pada abad ke-14 hingga 15 masehi atau tahun 1293 hingga 1520. Agama Buddha berkembang pesat di masa itu seiring dengan agama Hindu. Kerajaan ini memiliki dua penasehat raja yang berasal dari agama Buddha disebut Dharmadyaksa Ring Kasogatan dan penasehat dari agama Hindu yang disebut Dharmadyaksa Ring Kasaiwan. Dibawah kepemimpinan Raja Hayam Wuruk (beragama Hindu) dan Mahapatih Gajah Mada (beragama Buddha), Majapahit mencapai masa keemasan. Menurut kitab Negarakertagama, kekuasaan Majapahit terbentang dari Jawa, Sumatra, Semenanjung Malaya, Kalimantan, Filipina (Kepulauan Sulu, Manila (Saludung), Sulawesi, hingga Papua.
Pada masa itu kemakmuran benar-benar dirasakan seluruh rakyat nusantara. Agama Buddha yang berkembang pada masa majapahit yaitu buddhisme Mahayana. Dapat diketahui dari kitab Sanghyang Kamahayan Mantrayana dan Sanghyang Kamahayanikan yang berbahasa kawi. Kerajaan Majapahit dikenal memiliki sistem pemerintahan yang baik dan maju untuk masanya, sistem hukum dan keamanan yang ketat, serta berhasil memajukan bidang seni dan budaya, terutama seni ukir, seni patung, seni tari, dan seni sastra. Peninggkalan karya sastra yang terkenal yaitu kitab Negarakertagama karya Mpu Prapanca dan kitab Sutasoma karya Mpu Tantular. Peninggalan lain yaitu candi tikus, candi penataran, candi jabung, candi sukuh, dan gapura bajangratu Hal yang dapat kita teladani dari sejarah Majapahit antar lain kebijakan diplomasi yang cerdas: kerajaan majapahit memiliki kebijakan diplomasi yang cerdas dengan cara menjalin hubungan baik dengan negara-negara tetangga. Mereka berhasil membangun jaringan persahabatan dan ketergantungan ekonomi yang kuat dengan negara-negara di asia tenggara, bahkan sampai ke Cina. Budaya literasi yang tinggi dengan dihasilkannya karya-karya sastra yang terkenal, toleransi antar umat beragama, keberagaman budaya, dan sistem pemerintahan yang baik sehingga rakyatnya sejahtera dan makmur.
16
Drag and Drop
17
Match
Jodohkan berikut ini
Letak Kerajaan Sriwijaya
Letak Kerajaan Kalingga
Letak Kerajaan Majapahit
Letak Kerajaan Mataram
Letak Kerajaan Singasari
Sumatra Selatan
Jepara, Jawa Tengah
Jawa Timur
Yogyakarta
Bali
Sumatra Selatan
Jepara, Jawa Tengah
Jawa Timur
Yogyakarta
Bali
18
-Kesimpulan
Setelah mempelajari kerajaan Kalingga, Sriwijaya, Mataram, dan Majapahit, dapat disimpulkan bahwa agama Buddha berkembang pesat dan pernah menjadi agama mayoritas masyarakat nusantara. Agama Buddha berkembang selaras dengan agama lain, dan menunjukkan toleransi yang baik. Selain itu Agama Buddha telah menginspirasi berkembangnya kebudayaan nusantara sehingga menghasilkan peninggalan-peninggalan sejarah yang memiliki nilai seni dan arsitektur tinggi yang nampak pada arca dan candi-candi di Indonesia
AGAMA BUDDHA DAN KEBERAGAMAN BUDAYA DI INDONESIA
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 18
SLIDE
Similar Resources on Wayground
13 questions
descriptive text
Presentation
•
7th Grade
14 questions
"A, An , and The"
Presentation
•
7th Grade
15 questions
Materi Surat Pribadi dan Surat Dinas
Presentation
•
7th Grade
15 questions
Informatika - Folder dan File
Presentation
•
7th Grade
13 questions
Hakikat dan Fungsi Konstitusi Negara
Presentation
•
7th Grade
11 questions
BIMBINGAN DAN KONSELING
Presentation
•
KG
13 questions
akuaponik
Presentation
•
7th Grade
13 questions
Ragam hias
Presentation
•
7th Grade
Popular Resources on Wayground
20 questions
"What is the question asking??" Grades 3-5
Quiz
•
1st - 5th Grade
20 questions
“What is the question asking??” Grades 6-8
Quiz
•
6th - 8th Grade
10 questions
Fire Safety Quiz
Quiz
•
12th Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
34 questions
STAAR Review 6th - 8th grade Reading Part 1
Quiz
•
6th - 8th Grade
20 questions
“What is the question asking??” English I-II
Quiz
•
9th - 12th Grade
20 questions
Main Idea and Details
Quiz
•
5th Grade
47 questions
8th Grade Reading STAAR Ultimate Review!
Quiz
•
8th Grade
Discover more resources for Other
20 questions
“What is the question asking??” Grades 6-8
Quiz
•
6th - 8th Grade
34 questions
STAAR Review 6th - 8th grade Reading Part 1
Quiz
•
6th - 8th Grade
20 questions
Revising & Editing practice
Quiz
•
7th Grade
76 questions
STAAR Mixed Review (Print Review)
Quiz
•
3rd - 7th Grade
40 questions
7th Grade ELAR STAAR Review (2025)
Quiz
•
7th Grade
14 questions
Volume of rectangular prisms
Quiz
•
7th Grade
25 questions
7th Grade Writing STAAR Review
Quiz
•
7th Grade
22 questions
Simple Probability
Quiz
•
7th Grade