Search Header Logo
Subneting

Subneting

Assessment

Presentation

Computers

12th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

SMK Alfudlola

Used 7+ times

FREE Resource

19 Slides • 0 Questions

1

media

SUBNETING

Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi

KELAS XI TKJ

Perencanaan dan Pengalamatan Jaringan - K2

SMK AL-FUDLOLA' PORONG

2

media

Tujuan Pembelajaran

Memahami Pengalamatan Jaringan CIDR
Memahami Pengalamatan Jaringan VLSM

3

media

Pengalamatan Jaringan

Subnet Mask

Subnetting

sebuah istilah dan teknik
khusus untuk memecah atau
membagi jaringan komputer
sehingga menjadi
subnetwork-subnetwork
dengan ukuran yang lebih
kecil.

Kegiatan pemecahan atau
membagi jaringan komputer
sehingga menjadi
subnetwork-subnetwork
dengan ukuran yang lebih
kecil

Subnet
Angka biner 32 bit yang
digunakan untuk
membedakan network ID
dengan host ID, menunjukkan
letak suatu host, apakah
berada di jaringan lokal atau
jaringan luar

4

media

Pengalamtan Jaringan

Ada 2 cara untuk menghitung subnetting

CIDR dan VLSM

5

media

Pengalamtan Jaringan

Classless Inter Domain Routing

Classless Inter-Domain Routing (CIDR) adalah sebuah cara
alternatif untuk mengklasifikasikan alamat-alamat IP berbeda
dengan cara klasifikasi ke dalam kelas A, kelas B, kelas C,

6

media

Pengalamtan Jaringan

Contoh Subnetting dengan metode CIDR

Pada kelas C penghitungan yang digunakan adalah pada oKtet ke 4.
Contoh :
Diketahui suatu IP 192.168.1.0/26.
Berarti subnetmasknya atau Prefixnya /26

a. Menghitung Subnet Kelas C

7

media

Pengalamtan Jaringan

Jika diubah ke dalam bilangan biner menjadi

:

11111111.11111111.11111111.11000000

IP Address Desimal

:

IP Address Biner

:

Subnetmask Desimal :
Subnetmask Biner

:

IP Address Biner

:

Subnetmask Biner

:

---------------------------------------------------------AND
Network Id Biner

:

(192.168.1.0/26)

192

168

1

0/26

11000000 10101000 00000001 00000000

255

255

255

192

11111111

11111111

11111111

11000000

11000000 10101000 00000001 00000000
11111111

11111111

11111111

11000000

11000000 10101000 00000001 00000000

8

media

Pengalamtan Jaringan

Subnetmask Biner :

:

= 255.255.255.192

Rumusnya

:

1.

Jumlah Subnet

= 2x

= 22

= 4 Subnet

2. Jumlah Host Persubnet

= 2y - 2

= 26 - 2

= 62 Host

3. Block Subnet

= 256 - 64

= 192

= 0, 64, 128, 192

Jadi Blok Subnet seluruhnya adalah (0, 64, 128, 192)

Subnet/Block Network Id

: 192.168.1.0

192.168.1.64

192.168.1.128

192.168.1.192

Host id Pertama

: 192.168.1.1

192.168.1.65

192.168.1.129

192.168.1.193

Host id Terakhir

: 192.168.1.62

192.168.1.126

192.168.1.190

192.168.1.254

Broadcast Id

: 192.168.1.63

192.168.1.127

192.168.1.191

192.168.1.255

11111111

11111111

11111111

11000000

9

media
media

Pengalamtan Jaringan

10

media

Pengalamtan Jaringan

Jumlah Subnet = 2x (dimana x adalah banyaknya bineri 1 pada octet
terakhir (yang bergaris bawah) untuk kelas C. Jadi Jumlah Subnetnya
adalah 22 = 4 subnet.

Jumlah Host per Subnet = 2y – 2 (dimana y adalah banyaknya bineri 0
pada octet terakhir untuk kelas C). Jadi Jumlah Host per Subnetnya
adalah 26 – 2 = 62 host

Blok Subnet = 256 – nilai octet terakhir subnetmask. Jadi Blok
Subnetnya adalah 256 – 64 = 192. Untuk subnet berikutnya
ditambahkan hasil dari blok subnet tersebut. Jadi Blok Subnet
seluruhnya adalah 0, 64, 128, 192.

11

media

Pengalamtan Jaringan

Contoh Subnetting dengan metode CIDR

Pada kelas B penghitungan yang digunakan adalah pada oKtet ke 3
dan 4.
Contoh :
Diketahui suatu IP 172.16.0.0/18.
Berarti subnetmasknya atau Prefixnya /18

b. Menghitung Subnet Kelas B

12

media

Pengalamtan Jaringan

Jika diubah ke dalam bilangan biner menjadi

:

11111111.111111111.11000000.00000000

IP Address Desimal

:

IP Address Biner

:

Subnetmask Desimal :
Subnetmask Biner

:

IP Address Biner

:

Subnetmask Biner

:

------------------------------------------------------------AND
Network Id Biner

:

(172.16.0.0/18)

172

16

0

0/18

10101100

00010000

00000000

00000000

255

255

192

0

11111111

11111111

11000000

00000000

10101100

00010000

00000000

00000000

11111111

11111111

11000000

00000000

10101100

00010000

00000000

00000000

13

media

Pengalamtan Jaringan

Subnetmask Biner

:

:

= 255.255.192.0

Rumusnya

:

1.

Jumlah Subnet

= 2x

= 22

= 4 Subnet

2. Jumlah Host Persubnet

= 2y - 2

= 214 - 2

= 16.384 - = 16.382 Host

3. Block Subnet

= 256 - 192

= 64

= 0, 64, 128, 192

Jadi Blok Subnet seluruhnya adalah (0, 64, 128, 192)

Subnet/Block Network Id

: 172.16.0.0

172.16.64.0

172.16.128.0

172.16.192.0

Host id Pertama

: 172.16.0.1 s/d 172.16.64.1 s/d 172.16.128.1 s/d 172.16.192.1 s/d

Host id Terakhir

: 172.16.63.254

172.16.127.254

172.16.191.254

172.16.255.254

Broadcast Id

: 172.16.63.255

172.16.127.255

172.16.191.255

172.16.255.255

11111111

11111111

11000000

00000000

14

media

Pengalamtan Jaringan

Jumlah Subnet = 2x (dimana x adalah banyaknya bineri 1 pada octet
terakhir (yang bergaris bawah) untuk kelas C. Jadi Jumlah Subnetnya
adalah 22 = 4 subnet.

Jumlah Host per Subnet = 2y – 2 (dimana y adalah banyaknya bineri 0
pada octet terakhir untuk kelas C). Jadi Jumlah Host per Subnetnya
adalah 214 – 2 = 16.382 host

Blok Subnet = 256 – nilai octet terakhir subnetmask. Jadi Blok
Subnetnya adalah 256 – 192 = 64. Untuk subnet berikutnya
ditambahkan hasil dari blok subnet tersebut. Jadi Blok Subnet
seluruhnya adalah 0, 64, 128, 192.

15

media

Pengalamtan Jaringan

Contoh Subnetting dengan metode CIDR

Pada kelas A penghitungan yang digunakan adalah pada oKtet ke 2,
3 dan 4
Contoh :
Diketahui suatu IP 10.0.0.0/10.
Berarti subnetmasknya atau Prefixnya /10

a. Menghitung Subnet Kelas A

16

media

Pengalamtan Jaringan

Jika diubah ke dalam bilangan biner menjadi

:

11111111.11000000. 00000000.00000000

IP Address Desimal

:

IP Address Biner

:

Subnetmask Desimal :
Subnetmask Biner

:

IP Address Biner

:

Subnetmask Biner

:

---------------------------------------------------------AND
Network Id Biner

:

(10.0.0.0/10)

10

0

0

0/10

00001010 00000000 00000000 00000000

255

192

0

0

11111111

11000000

00000000 00000000

00001010 00000000 00000000 00000000
11111111

11000000

00000000 00000000

00001010 00000000 00000000

00000000

17

media

Pengalamtan Jaringan

Subnetmask Biner

:

:

= 255.192.0.0

Rumusnya

:

1.

Jumlah Subnet

= 2x

= 22

= 4 Subnet

2. Jumlah Host Persubnet

= 2y - 2

= 222 - 2

= 4.194.304 - 2 = 4.194.302 Host

3. Block Subnet

= 256 - 192

=64

= 0, 64, 128, 192

Jadi Blok Subnet seluruhnya adalah (0, 64, 128, 192)

Subnet/Block Network Id

: 10.0.0.0

10.64.0.0

10.128.0.0 10.192.0.0

Host id Pertama

: 10.0.0.1 s/d

10.64.0.1 s/d

10.128.0.1 s/d

10.192.0.1 s/d

Host id Terakhir

: 10.63.255.254 10.127.255.254 10.191.255.254

10.255.255.254

Broadcast Id

: 10.63.255.255 10.127.255.255

10.191.255.255

10.255.255.255

11111111

11000000 00000000

00000000

18

media

Pengalamtan Jaringan

Jumlah Subnet = 2x (dimana x adalah banyaknya bineri 1 pada octet
terakhir (yang bergaris bawah) untuk kelas C. Jadi Jumlah Subnetnya
adalah 22 = 4 subnet.

Jumlah Host per Subnet = 2y – 2 (dimana y adalah banyaknya bineri 0
pada octet terakhir untuk kelas C). Jadi Jumlah Host per Subnetnya
adalah 26 – 2 = 62 host

Blok Subnet = 256 – nilai octet terakhir subnetmask. Jadi Blok
Subnetnya adalah 256 – 192 = 64. Untuk subnet berikutnya
ditambahkan hasil dari blok subnet tersebut. Jadi Blok Subnet
seluruhnya adalah 0, 64, 128, 192.

19

media

Vision

Mission

IP Address Range Table

Kelas

IP Address Range

A

1.0.0.1

-

126.255.255.254

B

128.0.0.1

-

191.255.255.254

C

192.0.0.1

-

223.255.255.254

media

SUBNETING

Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi

KELAS XI TKJ

Perencanaan dan Pengalamatan Jaringan - K2

SMK AL-FUDLOLA' PORONG

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 19

SLIDE