Search Header Logo
Pendidikan Pancasila

Pendidikan Pancasila

Assessment

Presentation

Social Studies

Vocational training

Practice Problem

Hard

Created by

Heronika Andi Pranata

Used 1+ times

FREE Resource

10 Slides • 0 Questions

1

media

@2020, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN

SISTEM DAN DINAMIKA DEMOKRASI DI INDONESIA

PPKn KELAS XI

PENYUSUN

HERONIKA ANDI PRANATA, S.Pd

SMK N 1 PASAK TALAWANG

2

media

@2020, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN

GLOSARIUM

Demokrasi

Suatu sistem pemerintahan yang mengabdi kepada kepentingan rakyat dengan tanpa
memandang partisipasi mereka dalam kehidupan politik

Demokratisasi

Proses menuju demokrasi

Ideologi

ilmu yang meliputi kajian tentang asal usul dan hakikat ide atau gagasan

Partai politik

organisasi politik yang menjalani ideologi tertentu atau dibentuk dengan tujuan umum.
Definisi lainnya adalah kelompok yang terorganisir yang anggota-anggotanya
mempunyai orientasi, nilai-nilai, dan cita-cita yang sama

Pemilu

proses memilih seseorang untuk mengisi jabatan politik tertentu. Jabatan tersebut
beraneka-ragam, mulai dari jabatan presiden atau eksekutif, wakil rakyatatau
legislatif di berbagai tingkat pemerintahan, sampai kepala desa. Pada konteks yang
lebih luas, Pemilu dapat juga berarti proses mengisi jabatan-jabatan seperti
ketua OSIS atau ketua kelas, walaupun untuk ini kata 'pemilihan' lebih sering
digunakan.

Kudeta

berarti merobohkan legitimasi atau pukulan terhadap negara adalah sebuah tindakan
pembalikan kekuasaan terhadap seseorang yang berwenang dengan cara ilegal dan
sering kali bersifat brutal, inkonstitusional berupa "penggambil alihan kekuasaan",
"penggulingan kekuasaan" sebuah pemerintahan negara dengan menyerang (strategis,
taktis, politis) legitimasi pemerintahan kemudian bermaksud untuk menerima
penyerahan kekuasaan dari pemerintahan yang digulingkan. Kudeta akan sukses bila
terlebih dahulu dapat melakukan konsolidasi dalam membangun
adanya legitimasi sebagai persetujuan dari rakyat serta telah mendapat dukungan atau
partisipasi dari pihak non-militer dan militer (tentara).

3

media

@2020, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN

PETA KONSEP

SISTEM DEMOKRASI

Klasifikasi
Demokrasi

Pengertian, Asas

dan Prinsip
Demokrasi

HAKIKAT DEMOKRASI

Dinamika
Pelaksanaan
demokrasi

Pengertian dan

Prinsip Demokrasi

Pancasila

DINAMIKA DEMOKRASI DI

INDONESIA

Pengertian

Demokrasi

Asas

Demokrasi

Prinsip-prinsip

Demokrasi
Universal


Klasifikasi

Demokrasi
menurut
penyaluran
kehendak
rakyat

Klasifikasi

Demokrasi
menurut
prinsip ideologi

Demokrasi

berdasar yang
menjadi titik
perhatian

Pengertian

Demokrasi
Pancasila

Prinsip-prinsip

Demokrasi
Pancasila

Demokrasi

pada masa
Orde Lama

Demokrasi

pada masa
Orde Baru

Demokrasi

pada masa
Orde
Reformasi

4

media

@2020, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN

PENDAHULUAN

A.Identitas Modul

Mata Pelajaran

: PPKn

Kelas

: XI

Alokasi Waktu

: 2 x 45 Menit/1 kali pertemuan

Judul Modul

: Sistem Demokrasi dan Dinamika Demokrasi di Indonesia



B.Kompetensi Dasar

Kompetensi Dasar Pengetahuan
Kompetensi Dasar Keterampilan

3.2 Mengkreasikan sistem dan dinamika

demokrasi Pancasila sesuai dengan
Undang Undang Dasar Negara
Republik Indonesia Tahun 1945

4.2 Mendemonstrasikan hasil analisis

tentang sistem dan dinamika
demokrasi

Pancasila

sesuai

dengan Undang Undang Dasar
Negara

Republik

Indonesia

Tahun 1945



C.Deskripsi Singkat Materi

Modul ini diharapkan dapat menjembatani dan menuntun kalian untuk memahami konsep, fakta

dan prinsip pada materi pembelajaran mengenaisistem dan dinamika demokrasi Pancasila sesuai
dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945.Didalam modul ini terdapat
materi hakikat demokrasi, yang berisi tentang pengertian, klasifikasi, asas dan prinsip demokrasi.
Modul inipun membahas materi tentang dinamika demokrasi Pancasila, yang berisi tentang perjalanan
demokrasi di Indonesia dari mulai berdirinya negara di tahun 1945 sampai sekarang, yang terbagi atas
tiga masa, yaitu masa orde lama, orde baru, dan orde reformasi. Pada akhirnya, tidak ada negara yang
berharap mendapat stempel buruk sebagai negara yang tidak demokratis, semua negara di dunia
berlomba-lomba untuk menjadi negara yang demokratis.



D.Petunjuk Penggunaan Modul

Untuk mempermudah dan membantu kalian dalam mempelajari dan memahami isi modul, berikut ini
diberikan beberapa petunjuk penggunaan modul ini, yaitu sebagai berikut:
1.Bacalah modul ini secara utuh dan menyeluruh.
2.Upayakan kaliandapat memahami materinya dengan cara berdiskusi dengan teman sejawat

maupun melalui pemahaman kalian sendiri.

3.Kerjakan penugasan mandiri, latihan soal dan evaluasi yang tersedia dengan sungguh-sungguh. Jika

kamu serius dan jujur, maka kamu dapat mengetahui sampai dimana pencapaian kompetensi dan
memudahkan juga dalam belajar.

5

media

@2020, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN

4.Setelah mempelajari modul ini kamuakan mempunyai pemahaman yang lebih terperinci tentang

hakikat demokrasi.

5.Selanjutnya diharapkan kalian dapat mengaplikasikan nilai-nilai demokrasi dalam kehidupan

bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.



E.Materi Pembelajaran

Modul ini terbagi menjadi 1 kali kegiatan pembelajaran dan di dalamnya terdapat uraian materi,
contoh soal, soal latihan dan soal evaluasi.

Kedua : Klasifikasi Demokrasi

6

media

@2020, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN

KEGIATAN PEMBELAJARAN 2

Klasifikasi Demokrasi


A.Tujuan Pembelajaran

Setelah kegiatan pembelajaran 2 ini diharapkan kalian dapat menguraikan klasifikasi atau macam-macam
demokrasi yang ada di dunia ini berdasarkan sudut pandang yang berbeda, baik berdasarkan pada
penyaluran kehendak rakyat, prinsip ideologi, maupun berdasarkan yang menjadi titik perhatian. Kalian
juga diharapkan memiliki kemampuan membedakan masing-masing demokrasi sesuai klasifikasi yang ada.

B.Uraian Materi

Anak-anakku sekalian, sekarang kita lanjutkan kembali pembahasan kita tentang klasifikasi

demokrasi di dunia berdasarkan sudut pandang yang berbeda agar pemahaman kalian menjadi bertambah
tentang demokrasi. Berdasarkan teori, kita ketahui bahwa klasifikasi demokrasi itu dapat dilihat dari tiga
sudut pandang, yaitu : ada yang membagi demokrasi berdasarkan penyaluran kehendak rakyat yang
melahirkan demokrasi langsung dan tidak langsung. Ada pula yang membaginya berdasarkan ideologi yang
melahirkan demokrasi konstitusional dan demokrasi rakyat, sedangkan yang lain membagi berdasarkan
yang menjadi titik perhatian, dan ini melahirkan demokrasi formal, material, dan gabungan.

Mengapa kita harus mempelajari materi ini ? ya, karena kita harus mengetahui dan memahami

klasifikasi demokrasi yang ada di dunia dan menentukan manakah demokrasi yang terbaik yang akan
digunakan oleh negara kita tercinta. Apakah demokrasi yang sudah dibangun ini sudah sejalan dengan cita-
cita dan tujuan bangsa ini dibuat oleh para pendiri bangsa. Dan begitu banyak pertanyaan yang akan muncul
di benak kita, yang membuat kita tak akan berhenti untuk berpikir demi kemajuan bangsa ini. Marilah kita
simak penjelasan terkait uraian materi diatas agar wawasan ananda semakin bertambah dan ananda dapat
berkontribusi untuk kemajuan demokrasi di Indonesia, aamiin.

Klasifikasi demokrasi yang sudah kita ketahui diatas dapat dijabarkan sebagai berikut:
1.Atas dasar penyaluran kehendak rakyat
Menurut cara penyaluran kehendak rakyat , demokrasi dibedakan atas :

a.demokrasi langsung, yakni demokrasi yang mengikutsertakan rakyatnya secara langsung dalam
menentukan kebijakan negara. Hal ini sudah diterapkan di Yunani Kuno, tepatnya di Sparta dan
Athena dengan membentuk polis atau negara kota. Ini bisa terjadi dikarenakan wilayah negara
kota masih kecil, tidak seperti negara yang ada saat ini, masalah yang ditangani masih bersifat
sederhana atau belum kompleks, dan jumlah anggota negara kota masih terbilang sedikit.

b.Demokrasi tidak langsung, yakni demokrasi yang dilakukan melalui sistem perwakilan, artinya
rakyat untuk dapat ikut serta dalam menentukan kebijakan negara tidak dilakukan secara
langsung melainkan melalui wakil-wakil yang telah mereka pilih dalam pemilu. Penerapan
demokrasi ini lebih banyak digunakan mengingat jumlah penduduk dalam suatu negara yang
senantiasa bertambah, contoh yang paling mudah adalah negara kita sendiri, Indonesia. Untuk
memilih anggota DPR, DPD, DPRD tingkat provinsi maupun kabupaten, maka sudah ditentukan
berdasarkan UU Pemilu, berapa quota yang dibutuhkan, sehingga tidak semua rakyat Indonesia
menjadi wakil rakyat yang akan duduk di badan legislatif

2.Atas dasar prinsip ideologi
Atas dasar ideologi, terdapat dua macam bentuk demokrasi :

a.Demokrasi konstitusional ( demokrasi liberal )

7

media

@2020, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN

Demokrasi konstitusional atau demokrasi liberal adalah demokrasi yang mengedepankan
kebebasan atau individualisme. Ciri khas demokrasi konstitusional adalah kekuasaan
pemerintahannya terbatas dan tidak diperkenankan banyak campur tangan dan bertindak
sewenang-wenang terhadap warganya. Kekuasaan pemerintah dibatasi oleh konstitusi.

b.Demokrasi rakyat (demokrasi komunis)
Demokrasi rakyat disebut juga demokrasi proletar yang berhaluan marxisme-komunisme.
Demokrasi rakyat mencita-citakan kehidupan yang tidak mengenal kelas sosial. Manusia
dibebaskan dari keterikatannya kepada pemilikan pribadi tanpa ada penindasan serta paksaan.
Akan tetapi, untuk mencapai masyarakat tersebut, apabila diperlukan, dapat dilakukan dengan
cara paksa atau kekerasan. Menurut Mr. Kranenburg demokrasi rakyat lebih mendewakan
pemimpin. Sementara menurut pandangan Miriam Budiardjo, komunisme tidak hanya merupakan
sistem politik, tetapi juga mencerminkan gaya hidup yang berdasarkan nilai-nilai tertentu. Negara
merupakan alat untuk mencapai komunisme dan kekerasaan dipandang sebagai alat yang sah.

3.Atas dasar yang menjadi titik perhatiannya
Berdasar titik berat yang menjadi perhatiannya demokrasi dapat dibedakan atas:

a.Demokrasi Formal (negara-negara liberal)
Yaitu suatu demokrasi yang menjunjung tinggi persamaan dalam bidang politik, tanpa disertai
upaya untuk mengurangi atau menghilangkan kesenjangan dalam bidang ekonomi. Dalam
demokrasi formal, semua orang dianggap memiliki derajat dan hak yang sama. Negara yang
menerapkan demokrasi ini pada umumnya adalah negara-negara Barat, seperti : Amerika, Inggris,
Belanda, Kanada, Swiss, Australia, Selandia Baru, dan sebagainya.

b.Demokrasi Material (negara-negara komunis)
Yaitu demokrasi yang dititikberatkan pada upaya menghilangkan kesenjangan dalam bidang
ekonomi, sedangkan persamaan dalam bidang politik kurang diperhatikan bahkan kadang-kadang
dihilangkan. Usaha untuk mengurangi perbedaan di bidang ekonomi dilakukan oleh partai
penguasa dengan mengatasnamakan negara, dimana segala sesuatu sebagai hak milik negara dan
hak milik pribadi tidak diakui. Negara yang menganut demokrasi ini adalah : RRC, Korea Utara,
Rusia.

c.Demokrasi Gabungan (negara-negara non blok)
Yaitu demokrasi yang mengambil dan menggabungkan kebaikan serta membuang keburukan
demorasi formal dan demokrasi material. Persamaan derajat dan hak setiap orang diakui, tetapi
demi kesejahteraan, seluruh aktivitas rakyat dibatasi. Upaya yang dilakukan pemerintah untuk
kesejahteraan rakyat, jangan sampai menghilangkan persamaan derajat dan hak asasi manusia.
Negara yang menganut demokrasi gabungan adalah : Yugoslavia, Mesir, Zambia, Aljazair, Sri
Lanka, India, Zimbabwe, Indonesia, Kolombia, Afrika Selatan dan Malaysia.

C.Rangkuman

Berdasarkan pembahasan materi diatas, maka dapat disimpulkan bahwa:
Macam-macam demokrasi didasarkan atas tiga sudut pandang yang berbeda, yakni

1.Berdasarkan penyaluran kehendak rakyat, prinsip ideologi, dan yang menjadi titik perhatian.

Berdasarkan sudut pandang penyaluran kehendak rakyat dikenal dua macam demokrasi, yaitu
demokrasi langsung dan tidak langsung/perwakilan.

2.Berdasarkan sudut pandang prinsip ideologi dikenal dua macam demokrasi, yaitu demokrasi

konstitusional dan demokrasi rakyat.

3.Berdasarkan sudut pandang yang menjadi titik perhatian dikenal tiga macam demokrasi, yaitu

demokrasi formal, material, dan gabungan.

8

media

@2020, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN

Negara Republik Indonesia masuk dalam klasifikasi berdasarkan penyaluran kehendak rakyat, yaitu
demokrasi tidak langsung, dan berdasarkan sudut pandang yang menjadi titik perhatian, yaitu
demokrasi gabungan.

D.Penugasan Mandiri (optional)

Lakukanlah studi literatur dengan membaca berbagai macam buku maupun artikel dari Koran atau internet
yang berkaitan dengan kelebihan dan kekurangan dari negarayang menganut sistem demokrasi.
Tuliskanlahkan hasil temuan kalian pada tabel di bawah ini :

SISTEM DEMOKRASI

No.

KELEBIHAN

KEKURANGAN

1.

2.

3.

4.

5.

E.Latihan Soal

1.Dipandang dari penyaluran aspirasi rakyat, demokrasi terbagi atas ...
A.Langsung dan tidak langsung
B.Positif dan negatif
C.Formal dan material
D.Gabungan dan individu
E.Umum dan khusus

2.Atas dasar ideologi, terdapat dua macam bentuk demokrasi Negara Korea Utara menganut ideologi
yang bersifat tertutup yakni
A.fasis
B.sosialis
C.liberal
D.komunis
E.Pancasila

3.Berdasar titik berat yang menjadi perhatiannya demokrasi dapat dibedakan atas..
A.Formal, material, gabungan
B.Langsung dan tidak langsung
C.Konstitusional dan rakyat
D.Terbuka dan tertutup

9

media

Modul PPKn Kelas XI KD 3.2

@2020, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN

E.Umum dan khusus

4.Setiap negara demokrasi harus memenuhi 2 asas pokok, yaitu pengakuan partisipasi rakyat di dalam
pemerintahan dan .
A.tanggap terhadap kepentingan bersama
B.pengakuan harkat dan martabat manusia
C.tidak diskriminasi terhadap warga negaranya
D.memiliki wakil-wakil rakyat dalam pemerintahan
E.memiliki undang-undang dan badan penegak hukum

5.Perbedaan ideologi Pancasila dengan liberalisme di bidang politik adalah Pancasila mengutamakan
keseimbangan antara hak dan kewajiban, sementara liberalisme mengutamakan....
A.persamaan pendapat dan oposisi yang bersifat liberal
B.kepentingan masyarakat dan kebebasan individu
C.kebebasan parpol dan pembatasan parpol
D.sistem banyak partai dan sistem dua partai
E.sistem presidensial dan sistem parlementer

10

media

@2020, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN

DAFTAR PUSTAKA

Budiyanto (2000). Dasar-Dasar Ilmu Tata Negara Untuk SMU Kelas 3. Jakarta :
Erlangga

Hali Mulyono ( 2019). Modul Belajar Pendidikan Pancasila & Kewarganegaraan untuk
SMA/MA. Bogor : Marwah Indo Media

Karya Rama & Rizanur (2007). Pendidikan Kewarganegaraan untuk SMA/MA. Jakarta :
Tunas Melati

Miriam Budiardjo (2008). Dasar-Dasar Ilmu Politik. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama

Yuyus Kardiman dkk (2017). Pendidikan Kewarganegaraan untuk SMA/MA Jakarta:
Erlangga

Tolib.(2006). Pendidikan Kewarganegaraan untuk SMA/MA/SMK. Jakarta: Studia Press.

Yusnawan Lubis , Mohamad Sodeli dkk(2017) Pendidikan Kewarganegaraan untuk
SMA/MA/Jakarta:Kemendikbud

media

@2020, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN

SISTEM DAN DINAMIKA DEMOKRASI DI INDONESIA

PPKn KELAS XI

PENYUSUN

HERONIKA ANDI PRANATA, S.Pd

SMK N 1 PASAK TALAWANG

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 10

SLIDE