Search Header Logo
Pendapatan Nasional

Pendapatan Nasional

Assessment

Presentation

Business

11th Grade

Hard

Created by

Jozina Asbanu

FREE Resource

26 Slides • 0 Questions

1

media

2

Pengertian dan Metode Penghitungan Pendapatan Nasional

Tujuan Pembelajaran:

1. Mendeskripsikan pengertian pendapatan nasional
2. Menguraikan pendekatan pendapatan nasional
3. Membedakan pendekatan pendapatan nasional
4. Menghitung pendapatan nasional

3

media
  1. Dari mana saja sumber pendapatan negara?

  2. Bagaimana caranya pemerintah menghitung pendapatan nasional?

  3. Untuk apa pemerintah menghitung pendapatan nasional?

​(Setiap siswa menuliskan jawaban masing-masing dan menempelkannya di papan tulis)

Pertanyaan Pemantik

4

media

Siswa mengerjakan lembar aktivitas 1 dan 2 • Siswa di bagi menjadi beberapa kelompok yang terdiri dari 4 orang peserta didik per kelompok • Masing-masing anggota memikirkan dan mengerjakan tugas tersebut sendiri-sendiri terlebih dahulu • Kelompok membentuk anggota-anggotanya secara berpasangan. Setiap pasangan mendiskusikan hasil pengerjaan individunya

Tahap Pembelajaran

5

pengertian pendapatan nasional

Pendapatan nasional secara sederhana dapat diartikan sebagai jumlah pendapatan masyarakat suatu negara dalam periode tertentu (biasanya satu tahun).

media

6

Masyarakat pelaku kegiatan ekonomi akan terus berusaha memperoleh pendapatan untuk memenuhi semua kebutuhan sehingga menjadikan masyarakat makmur. Jika seluruh pendapatan atau pengeluaran yang dilakukan pelaku ekonomi di dalam suatu negara dijumlahkan maka akan terbentuklah pendapatan nasional. Besarnya pendapatan nasional ditentukan oleh jumlah  produk yang dihasilkan oleh para pelaku ekonominya.

media

7

media

Manfaat  Pendapatan Nasional

Pendapatan Nasional meerupakan pokok bahasan yang menarik krn sangat erat kaitannya dengan kesejahteraan dan kebijakan yg di ambil untuk memperbaiki kondisi perekonomian. Krn Itu Manfaat PN sebagai sumber informasi untuk:

LELI MARITO,S.PD

media

8

  1. Menganalisis perkembangan pendapatan dari tahun ke tahun

  2. Mengetahui dan menganalisis struktur  ekonomi suatu negara apakah negara industri atau  agraris

media

9

media

​3. Mengetahui kemajuan suatu negara dalam mencapai kemakmuran

10

​Manfaat mempelajari PN:
1. Membandingkan  keadaan  perekonomian dari waktu ke  waktu.  di hitung  setiap tahun.
Tujuan : menentukan kebijakan di bidang ekonomi

media

11

media
  1. Menggambarkan jenis perkonomi  dan strukturnya. Dari perhitungan PN di ketahui suatu negara cenderung dimasukkan dlm golongan  negara industri atau  agraris

  2. Membandingkan perekonomian antar negara dan antar daerah.

    (Mngp Pendapatan negara A lebih tinggi sementara Negara B rendah. Idem antra provinsi)

media
media

12

media
  1. Pedoman bagi pemerintah untuk mengambil kebijakan yang  berkaitan dengan pembangunan ekonomi nasional. (dengan data yg diperolah, dapat di ambil kesimpulan langkah yg dibutuhkan utk memperbaiki perekonomian)

media

13

KOMPONEN
PENDAPATAN NASIONAL

14

media

15

media

16

media

17

media

18

media

19

media

20

media

21

media

22

media

23

Menurut UU Republik Indonesia no. 28 tahun 2007 tentang ketentuan umum dan tata cara perpajakan (KUP), Pajak adalah kontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan undang-undang dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan negara bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat

PENGERTIAN

By Frinalita Asmara

24

Tidak mendapatkan imbalan secara langsung. Artinya, semua dana yang dihasilkan oleh pajak tidak langsung dirasakan oleh masyarakat melainkan dialokasikan untuk kebutuhan masyarakat umum.

​​Didasarkan pada Undang-Undang. Artinya,perpajakan ini sudah diatur di dalam Undang-Undang baik mekanisme perhitungan, pembayaran,serta pelaporan pajak

CIRI-CIRI PAJAK

By Frinalita Asmara

25

​Berdasarkan cara pemungutannya, jenis pajak dibagi menjadi dua jenis, yaitu:

Pajak Langsung

Pajak langsung merupakan pajak yang dibebankan harus ditanggung oleh wajib pajak sendiri, tidak boleh dilimpahkan ke orang lain. Contoh dari pajak langsung adalah pajak penghasilan, pajak kekayaan, pajak perseroan, pajak dividen, dan pajak bunga deposito.

Pajak Tidak Langsung

Berkebalikan dengan pajak langsung, pajak tidak langsung merupakan pajak yang pemungutannya dapat dialihkan ke orang lain. Contoh pajak tidak langsung adalah pajak tontonan, pajak penjualan, bea masuk, bea materai, cukai, bea balik nama, dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

26

media
media

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 26

SLIDE