Search Header Logo
BAB 2 INTERAKSI DESA-KOTA (KOTA)

BAB 2 INTERAKSI DESA-KOTA (KOTA)

Assessment

Presentation

•

Geography

•

12th Grade

•

Practice Problem

•

Hard

Created by

ANGGITA HIDAYAH

Used 5+ times

FREE Resource

17 Slides • 7 Questions

1

media

STRUKTUR KERUANGAN DAN PERKEMBANGAN KOTA

2

media

Menurut UU No 22 tahun 1999 tentang Otonomi Daerah, Kawasan perkotaan adalah kawasan yang mempunyai kegiatan utama bukan pertanian dengan susunan fungsi kawasan sebagai tempat pelayanan jasa pemerintahan, pelayanan sosial, dan kegiatan ekonomi

PENGERTIAN DAN KARAKTERISTIK KOTA

Menurut R. Bintarto, kota merupakan suatu sistem jaringan kehidupan yang di tandai dengan kepadatan penduduk yang tinggi dan diwarnai dengan strata ekonomi yang heterogen serta materialistis. Ciri utama dari sebuah kota ialah Adanya perencanaan yang matang

3

media
media

Masyarakat Bersifat Heterogen

Terjadi kesenjangan sosial antar penduduk miskin dan kaya

matapencaharian penduduk di bidang non agraris

hubungan kekerabatan mulai pudar

bersifat individualis dan materialistis

Pandangan Hidup lebih rasional

Karakteristik Kota

Karakteristik Sosial

Karakteristik Fisik

Tersedia banyak pusat layanan ekonomi

Terdapat tempat wisata dan area olahraga

Terdapat gedung-gedung pemerintahan

Terdapat alun-alun (lapangan besar)

Area Parkir Cukup Memadai

4

Multiple Choice

Fenomena urbanisasi memengaruhi karakteristik fisik dan sosial kota. Karakteristik sosial kota sebagai akibat fenomena tersebut adalah ....

1

mata pencarian oenduduk homogen

2

hubungan kekerabatan mulai pudar

3

hubungan kekerabatan masih erat

4

pandangan hidup kurang rasional

5

masyarakat bersifat heterogen

5

Multiple Choice

Menurut Bintarto, kota adalah suatu lingkungan hidup manusia yang dibentuk oleh manusia itu sendiri secara sadar. Ciri utama kota menurut Bintarto adalah ....

1

Adanya pusat pemerintahan

2

Kepadatan penduduk yang tinggi

3

Adanya kegiatan ekonomi yang beragam

4

Adanya perencanaan yang matang

5

Adanya sistem transportasi yang modern

6

Tingkatan Perkembangan dan Fungsi Kota

media

​Lewis Mumford (1961)

7

media
media
media

Perkembangan Desa yang teratur menuju kearah kehidupan kota

Tahap Eopolis

Perkembangan Kota yang sebagian penduduknya berorientasi pada sektor agraris

Tahap Polis

Perkembangan Kota yang telah mengarah pada kegiatan industri

Tahap Metropolis

TAHAP PERKEMBANGAN KOTA

8

media
media
media

Wilayah Perkotaan yang terdiri atas gabungan dari beberapa kota metropolis

Tahap Megapolis

Perkembangan Kota yang ditandai dengan kekacauan, kemacetan lalulintas, dan tingginya kriminalitas

Tahap Tryanopolis

Suatu kota yang mulai ditinggalkan penduduknya dan menjadi kota mati

Tahap Nekropolis

TAHAP PERKEMBANGAN KOTA

9

media
  1. Kota Sebagai Pusat Industri

  2. Kota Sebagai Pusat Perdagangan

  3. Kota Sebagai Pusat Politik

  4. Kota Sebagai Pusat Kebudayaan

  5. Kota Sebagai Pusat Rekreasi atau Kesehatan

  6. Kota Mempunyai fungsi tertentu yang menonjol

Fungsi Kota
menurut Gist N.P dan Halbert L.A

10

Multiple Choice

Perkembangan Kota yang ditandai dengan kekacauan, kemacetan lalulintas, dan tingginya kriminalitas, termasuk kedalam tahap

1

Megapolis

2

Tyranopolis

3

Eopolis

4

Neopolis

5

Polis

11

Multiple Choice

Batam merupakan salah satu kota dengan perkembangan industri terpest di Indonesia, Batam sudah termasuk kedalam tahap ....

1

Megapolis

2

Tyranopolis

3

Eopolis

4

Neopolis

5

Polis

12

Fill in the Blank

Bali merupakan salah satu wilayah dengan kekentalan budaya hindu yang masih terus dijaga sampai saat ini. Fungsi Kota bali menurut Gist N.P dan Halbert L.A adalah ....

13

POTENSI KOTA

media

Potensi kota dapat dilihat dari bidang ekonomi, sosial, budaya, dan politik

14

media
media
media
media

Ekonomi Pabrik Otomotif

Potensi Sosial

Budaya

Politik

15

media

Struktur kota dibedakan menjadi struktur ekonomi dan internal kota

STRUKTUR RUANG KOTA

16

media
media

kegiatan produksi serta distribusi barang dan/atau jasa untuk keperluan dalam kota.

STRUKTUR EKONOMI

KEGIATAN EKONOMI BUKAN DASAR

KEGIATAN EKONOMI DASAR

Kegiatan distribusi barang dari kota ke daerah lain seperti hasil industri, perdagangan, dan hiburan.

17

media
  1. Teori Konsentris (Concentric Theory)

  2. Teori Sektoral (Sector Theory)

  3. Teori Inti Ganda (Multiple Nuclei Theory)

  4. Teori Konsektoral Tipe Eropa

  5. Teori Konsektoral Tipe Amerika Latin

Struktur Internal Kota

18

media

Teori ini dikemukakan oleh Ernest W. Burgess. Burgess melakukan penelitian di Kota Chicago, Amerika Serikat pada 1920. Penelitian ini menghasilkan teori perkembangan kota dimulai dari pusat kota kemudian meluas ke pinggiran kota karena penduduk yang bertambah.

Teori Konsentris (Concentric Theory)

19

media

Teori Sektoral merupakan perkembangan dari teori Konsentris. Teori ini juga hasil dari penelitian di Kota Chicago. Penelitian lanjutan ini dilakukan oleh Hommer Hoyt pada 1930. Hoyt berpendapat pengelompokan penggunaan lahan kota menunjukkan pertumbuhan kota tidak mengikuti zona-zona secara konsentris, tetapi membentuk sektor-sektor yang lebih bebas.

Teori Sektoral (Sector Theory)

20

media

Hoyt. Teori ini dikemukakan oleh Harris dan Ullman pada 1945. Teori tersebut menjelaskan kota berkembang lebih kompleks daripada model konsentris dan sektoral. Kota tumbuh dari nukleus baru yang berfungsi sebagai kutub pertumbuhan. Beberapa nukleus berkumpul dan berkembang membentuk struktur kota baru.

Teori Inti Ganda (Multiple Nuclei Theory)

21

Teori Konsektoral Tipe Eropa merupakan hasil penelitian di Inggris yang dikemukakan oleh Peter Mann pada 1965. Teori ini merupakan gabungan dari teori Konsentris dan teori Sektoral dengan menonjolkan konsentrasi wilayah.

Teori Konsektoral Tipe Eropa

media

22

Teori konsektoral tipe Amerika Latin berdasarkan penelitian di Amerika Latin yang dilakukan oleh Ernest Griffin dan Larry Lord pada 1980. Teori Konsektoral terdiri atas enam zona yang dapat dijelaskan berdasarkan gambar di samping.

Teori Konsektoral Tipe Amerika Latin

media

23

Multiple Choice

Question image

Perhatikan struktur keruangan kota berikut!

Karakteristik penduduk yang tinggal di wilayah yang ditunjukkan oleh angka 5 adalah ... .

1

hubungan kekerabatan erat

2

memiliki penghasilan tinggi

3

memiliki penghasilan rendah

4

mayoritas bekerja sebagai buruh

5

didominasi pemulung dan pengemis

24

Multiple Choice

Daerah yang memiliki sewa tanah dan harga tanah rendah merupakan jalur-jalur yang bentuknya memanjang dari pusat kota ke daerah perbatasan. pernyataan tersebut menunjukkan salah satu teori struktur keruangan kota, yaitu teori

1

Sektoral

2

Inti Ganda

3

Konsentris

4

Konsektoral Eropa

5

Konsektoral Amerika Latin

media

STRUKTUR KERUANGAN DAN PERKEMBANGAN KOTA

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 24

SLIDE