Search Header Logo
Pelajaran BAB IV : Tentang Sujud

Pelajaran BAB IV : Tentang Sujud

Assessment

Presentation

Religious Studies

7th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

AMIL AMIL

FREE Resource

7 Slides • 0 Questions

1

MENGAGUNGKAN ALLAH SWT. DENGAN TUNDUK PADA PERINTAH-NYA

​Sujud menggambarkan penghambaan dan kepasrahan diri kepada Allah Swt. Manusia bersujud hanya kepada-Nya. Pada sesama manusia, kita diperintahkan untuk saling menghormati. Kaki, lutut, telapak tangan, dan dahi menempel semuanya di atas alas. Hal ini menunjukkan kepatuhan, ketundukan, dan kepasrahan kepada-Nya. Setiap salat memiliki aktivitas sujud, kecuali shalat jenazah. Pada setiap shalat fardu, kita melakukan sujud sebanyak 34 kali setiap hari. Semakin banyak salat sunah yang dilakukan, semakin banyak jumlah sujud yang dilakukan. Pada pembahasan ini, akan diuraikan beberapa macam sujud yang dapat dilakukan selain sujud dalam salat. Sujud tersebut adalah sujud syukur, sahwi, dan tilawah.

2

a. Sujud Syukur
Syukur dimaknai sebagai terima kasih kepada Allah Swt. Sujud syukur dilaksanakan ketika seseorang memperoleh nikmat dari-Nya dan terhindar dari bahaya. Kata alhamdulillāh, sering diucapkan oleh kita. Selain mengucapkannya, kita dapat mengungkapkannya dengan sujud syukur. Sujud syukur tidak hanya ucapan, namun juga dalam tindakan sujud. Rasulullah SAW pernah mencontohkan hal ini. Hukum sujud syukur tertera pada salah satu hadis Rasulullah saw.berikut:

3

Artinya :
Dari Abu Bakrah r.a., “Sesungguhnya apabila datang kepada Nabi SAW. Sesuatu yang menggembirakan atau kabar suka, beliau langsung sujud bersyukur kepada Allah.” (H.R. Abu Dāwud, Ibnu Mājah dan al-Tirmizi)

media

​Dari penjabaran arti Hadits di atas dapat disimpulkan bahwasannya disunnahkan untuk melakukan sujud syukur apabila kita mendapatkan kabar menggembirakan atau menyenangkan.

4

Sebab-sebab melaksanakan sujud syukur adalah:

  • Memperoleh nikmat dari Allah Swt.
    Sujud syukur dilakukan ketika memperolah nikmat seperti kabar yang menyenangkan. Kita dapat melakukannya langsung ketika nikmat itu diperoleh.

  • Terhindar dari bahaya

    Sujud syukur dilakukan pula ketika kita dapat terhindar dari bahaya. Sujudnya dilakukan ketika bahaya itu terhindar dari diri kita.

5

b. Sujud Sahwi
Apa itu sujud sahwi? Sujud sahwi merupakan sujud karena lupa atau ragu dalam shalat. Sujud ini dilakukan 2 kali sebelum salam. Hukumnya adalah sunah, sebagaimana pada hadis dari Abu̅ Sa’i̅d al-Khudri riwayat Muslim, Nabi Muhammad saw. bersabda:

media

6

Artinya :
“Apabila salah seorang di antara kamu ragu dalam salat, apakah ia telah mengerjakan tiga atau empat rakaat, maka hendaklah ia menghilangkan keraguannya, dan salatnya diteruskan menurut yang apa yang ia yakini, kemudian hendaklah ia sujud dua kali sebelum salam.” (H.R. Muslim).

Sujud sahwi dilakukan karena beberapa alasan, di antaranya adalah:

  1. Lupa tidak melakukan salah satu rukun salat seperti rukuk atau sujud.

  2. Ragu atau lupa jumlah rakaat.

  3. Lupa membaca doa qunut (bagi orang yang terbiasa qunut).

  4. Lupa mengerjakan tasyahud awal.

  5. Kekurangan atau kelebihan jumlah rakaat.

7

MENGAGUNGKAN ALLAH SWT. DENGAN TUNDUK PADA PERINTAH-NYA

​Sujud menggambarkan penghambaan dan kepasrahan diri kepada Allah Swt. Manusia bersujud hanya kepada-Nya. Pada sesama manusia, kita diperintahkan untuk saling menghormati. Kaki, lutut, telapak tangan, dan dahi menempel semuanya di atas alas. Hal ini menunjukkan kepatuhan, ketundukan, dan kepasrahan kepada-Nya. Setiap salat memiliki aktivitas sujud, kecuali shalat jenazah. Pada setiap shalat fardu, kita melakukan sujud sebanyak 34 kali setiap hari. Semakin banyak salat sunah yang dilakukan, semakin banyak jumlah sujud yang dilakukan. Pada pembahasan ini, akan diuraikan beberapa macam sujud yang dapat dilakukan selain sujud dalam salat. Sujud tersebut adalah sujud syukur, sahwi, dan tilawah.

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 7

SLIDE