Search Header Logo
PPKN UNIT 3

PPKN UNIT 3

Assessment

Presentation

Science

4th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

I Dewa Nyoman Gede Wahyu Mahardika, S.Pd

Used 1+ times

FREE Resource

17 Slides • 0 Questions

1

Bhinneka Tunggal Ika berasal dari bahasa Jawa Kawi Kuno dalam kitab puisi Kakawin Sutasoma, pupuh 139, bait 5 yaitu 'Bhinêka tunggal ika tan hana dharmma mangrwa' yang artinya 'beragam tapi tetap satu, tidak ada kebenaran yang rancu.' Sedangkan untuk bhinneka tunggal ika diartikan yaitu 'berbeda-beda tapi tetap satu'.

SEJARAH BHINNEKA TUNGGAL IKA

media

2

media
  1. Keragaman Agama

  2. Keragaman Ras dan Suku

  3. Keragaman Budaya

  4. Keragaman Mata Pencaharian (Pekerjaan)

Keberagaman Masyarakat Indonesia

3

media

Keragaman agama adalah suatu kondisi di mana dalam suatu wilayah atau masyarakat terdapat berbagai macam agama yang dianut oleh penduduknya. Masing-masing agama memiliki keyakinan, ajaran, dan cara beribadah yang berbeda-beda. Di Indonesia, kita mengenal banyak sekali agama yang hidup berdampingan, seperti Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, Konghucu, dan kepercayaan lainnya.

Keragaman Agama

4

Contoh Keragaman Agama dalam Kehidupan Sehari-hari

Dalam kehidupan sehari-hari, keragaman agama dapat kita lihat dalam berbagai bentuk, seperti:

  • Tempat Ibadah: Di Indonesia, kita bisa menemukan berbagai macam tempat ibadah, mulai dari masjid, gereja, pura, vihara, hingga klenteng.

  • Perayaan Hari Besar Agama: Setiap agama memiliki hari besar yang diperingati secara khusus. Misalnya, umat Islam merayakan Idul Fitri, umat Kristen merayakan Natal, umat Hindu merayakan Nyepi, dan sebagainya.

  • Adat Istiadat: Setiap agama memiliki adat istiadat yang berbeda-beda dalam menjalankan ibadah atau kegiatan keagamaan lainnya.

  • Makanan: Beberapa makanan memiliki makna khusus dalam agama tertentu. Misalnya, makanan halal bagi umat Islam atau makanan vegetarian bagi umat Buddha.

5

Mengapa Kita Harus Menghargai Keragaman Agama?

Menghargai keragaman agama sangat penting karena:

  • Nilai-nilai Pancasila: Sila pertama Pancasila mengajarkan kita untuk percaya dan menyembah Tuhan Yang Maha Esa. Ini berarti kita harus menghormati keyakinan agama orang lain.

  • Menjaga Persatuan dan Kesatuan: Keragaman agama bisa menjadi kekuatan jika kita saling menghormati dan menghargai. Sebaliknya, jika tidak dikelola dengan baik, keragaman agama bisa menjadi sumber konflik.

  • Menciptakan Lingkungan yang Damai: Dengan saling menghormati, kita bisa menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan damai bagi semua orang.

6

Sikap yang Harus Dilakukan dalam Menanggapi Keragaman Agama

  • Saling Menghormati: Kita harus menghormati keyakinan agama orang lain, meskipun berbeda dengan agama kita.

  • Tidak Mencela Agama Lain: Kita tidak boleh menghina atau mencela agama lain.

  • Toleransi: Kita harus bersikap toleran terhadap perbedaan agama.

  • Kerjasama: Kita harus bekerja sama dengan pemeluk agama lain untuk mencapai tujuan bersama.

7

media

Keragaman ras mengacu pada perbedaan fisik yang terlihat pada manusia, seperti warna kulit, bentuk rambut, dan bentuk wajah. Meskipun begitu, secara ilmiah, istilah "ras" seringkali dianggap tidak memiliki dasar genetik yang kuat.

Keragaman suku mengacu pada kelompok sosial yang memiliki kesamaan budaya, bahasa, adat istiadat, dan sejarah asal-usul. Suku bangsa seringkali dikaitkan dengan wilayah geografis tertentu.

Dalam konteks Indonesia, keragaman ras dan suku ini sangat kaya. Kita mengenal banyak suku bangsa seperti Jawa, Sunda, Batak, Dayak, Papua, dan masih banyak lagi. Setiap suku memiliki ciri khas budaya yang berbeda-beda, mulai dari pakaian adat, tarian tradisional, rumah adat, hingga bahasa daerah.

Keragaman Ras dan Suku

8

Contoh Keragaman Ras dan Suku dalam Kehidupan Sehari-hari

  • Ciri Fisik: Perbedaan warna kulit antara orang Papua yang berkulit gelap dengan orang Jawa yang berkulit sawo matang adalah contoh keragaman ras.

  • Bahasa: Di Indonesia, kita bisa menemukan ratusan bahasa daerah, seperti bahasa Jawa, Sunda, Batak, dan Papua.

  • Pakaian Adat: Setiap suku memiliki pakaian adat yang unik. Misalnya, batik untuk suku Jawa, kain ulos untuk suku Batak, dan noken untuk suku Papua.

  • Rumah Adat: Rumah adat juga menjadi ciri khas setiap suku. Contohnya, rumah joglo untuk suku Jawa, rumah gadang untuk suku Minangkabau, dan rumah panggung untuk suku Dayak.

  • Upacara Adat: Setiap suku memiliki upacara adat yang berbeda-beda, seperti upacara pernikahan, kematian, atau panen.

9

Mengapa Kita Harus Menghargai Keragaman Ras dan Suku?

Menghargai keragaman ras dan suku sangat penting karena:

  • Nilai-nilai Pancasila: Sila ketiga Pancasila mengajarkan kita untuk persatuan Indonesia. Keragaman justru memperkaya bangsa kita.

  • Menjaga Persatuan dan Kesatuan: Dengan saling menghargai, kita dapat hidup berdampingan dengan damai.

  • Menciptakan Lingkungan yang Inklusif: Semua orang berhak mendapatkan perlakuan yang sama, terlepas dari latar belakang suku dan rasnya.

10

Sikap yang Harus Dilakukan dalam Menanggapi Keragaman Ras dan Suku

  • Saling Menghormati: Kita harus menghormati budaya dan kebiasaan suku lain.

  • Tidak Membedakan: Kita tidak boleh membeda-bedakan orang lain berdasarkan suku dan rasnya.

  • Toleransi: Kita harus bersikap toleran terhadap perbedaan suku dan ras.

  • Belajar dari Perbedaan: Kita bisa belajar banyak hal dari perbedaan suku dan ras.

11

media

Keragaman budaya adalah keadaan di mana dalam suatu wilayah atau masyarakat terdapat berbagai macam budaya yang berbeda-beda. Budaya ini mencakup berbagai aspek kehidupan, seperti adat istiadat, bahasa, seni, kepercayaan, dan cara hidup. Di Indonesia, kita mengenal banyak sekali budaya yang hidup berdampingan, seperti budaya Jawa, Sunda, Batak, Dayak, Papua, dan masih banyak lagi.

Keragaman Budaya

12

Contoh Keragaman Budaya dalam Kehidupan Sehari-hari

  • Bahasa: Di Indonesia, kita bisa menemukan ratusan bahasa daerah, seperti bahasa Jawa, Sunda, Batak, dan Papua. Setiap bahasa memiliki dialek dan kosakata yang berbeda-beda.

  • Pakaian Adat: Setiap suku bangsa memiliki pakaian adat yang unik. Misalnya, batik untuk suku Jawa, kain ulos untuk suku Batak, dan noken untuk suku Papua.

  • Rumah Adat: Rumah adat juga menjadi ciri khas setiap suku. Contohnya, rumah joglo untuk suku Jawa, rumah gadang untuk suku Minangkabau, dan rumah panggung untuk suku Dayak.

  • Upacara Adat: Setiap suku memiliki upacara adat yang berbeda-beda, seperti upacara pernikahan, kematian, atau panen.

  • Seni dan Musik: Setiap daerah memiliki kesenian dan musik tradisional yang khas. Misalnya, gamelan untuk Jawa, angklung untuk Sunda, dan tifa untuk Papua.

  • Makanan: Makanan tradisional juga bervariasi antar daerah. Misalnya, nasi goreng untuk Jawa, rendang untuk Padang, dan papeda untuk Papua.

13

Mengapa Kita Harus Menghargai Keragaman Budaya?

Menghargai keragaman budaya sangat penting karena:

  • Nilai-nilai Pancasila: Sila ketiga Pancasila mengajarkan kita untuk persatuan Indonesia. Keragaman budaya justru memperkaya bangsa kita.

  • Menjaga Persatuan dan Kesatuan: Dengan saling menghargai, kita dapat hidup berdampingan dengan damai.

  • Menciptakan Lingkungan yang Inklusif: Semua orang berhak mendapatkan perlakuan yang sama, terlepas dari latar belakang budayanya.

  • Pelestarian Budaya: Dengan menghargai budaya, kita turut serta melestarikan warisan budaya bangsa.

14

Sikap yang Harus Dilakukan dalam Menanggapi Keragaman Budaya

  • Saling Menghormati: Kita harus menghormati budaya dan kebiasaan suku lain.

  • Tidak Membedakan: Kita tidak boleh membeda-bedakan orang lain berdasarkan budayanya.

  • Toleransi: Kita harus bersikap toleran terhadap perbedaan budaya.

  • Belajar dari Perbedaan: Kita bisa belajar banyak hal dari perbedaan budaya.

15

media

Keragaman pekerjaan adalah kondisi di mana dalam suatu masyarakat terdapat berbagai macam jenis pekerjaan yang berbeda-beda. Setiap pekerjaan memiliki tugas, tanggung jawab, dan keahlian yang berbeda pula. Di Indonesia, kita bisa menemukan banyak sekali jenis pekerjaan, mulai dari petani, nelayan, guru, dokter, hingga programmer.

Keragaman Mata Pencaharian (Pekerjaan)

16

Contoh Keragaman Pekerjaan dalam Kehidupan Sehari-hari

Keragaman pekerjaan dapat kita lihat dalam berbagai bidang, seperti:

  • Bidang Pertanian: Petani, peternak, perkebunan.

  • Bidang Perikanan: Nelayan, pembudidaya ikan.

  • Bidang Industri: Pekerja pabrik, teknisi, desainer.

  • Bidang Jasa: Guru, dokter, perawat, polisi, tentara, sopir, pedagang, dan masih banyak lagi.

  • Bidang Seni dan Budaya: Seniman, musisi, penulis.

17

TERIMA KASIH

Bhinneka Tunggal Ika berasal dari bahasa Jawa Kawi Kuno dalam kitab puisi Kakawin Sutasoma, pupuh 139, bait 5 yaitu 'Bhinêka tunggal ika tan hana dharmma mangrwa' yang artinya 'beragam tapi tetap satu, tidak ada kebenaran yang rancu.' Sedangkan untuk bhinneka tunggal ika diartikan yaitu 'berbeda-beda tapi tetap satu'.

SEJARAH BHINNEKA TUNGGAL IKA

media

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 17

SLIDE