
medan magnetik dan induksi magnetik
Presentation
•
Physics
•
12th Grade
•
Practice Problem
•
Hard
annisyah annisyah
Used 2+ times
FREE Resource
39 Slides • 0 Questions
1
FISIKA
MEDAN MAGNET DAN
INDUKSI ELEKTROMAGNETIK
S
N
2
MEDAN MAGNETIK
S
N
S
N
Medan magnet biasanya dinyatakan dengan garis-garis
khayal yang disebut garis medan magnet atau garis gaya
magnet. Garis-garis ini mempunyai arah yang keluar dari
kutub utara magnet dan masuk ke kutub selatan magnet
seperti ditunjukkan gambar di bawah ini.
3
MEDAN MAGNETIK
Hal.: 3
SILAHKAN KLIK SINI
S
N
Gambar ini menunjukkan bagaimana medan magnet pada magnet
batang mempengarui jarum kompas.
4
a. Garis - garis medan magnet tidak pernah saling berpotongan (bersilangan).
b. Garis-garis medan magnet selalu keluar dari kutub utara dan masuk ke kutub
selatan serta membentuk kurva tertutup.
c. Jika garis-garis medan magnet pada suatu tempat rapat, maka
medan
magnet pada tempat tersebut kuat, sebaliknya jika garis-garis medan
magnet pada suatu tempat renggang, maka medan magnet pada tempat
tersebut lemah.
Ada tiga aturan garis-garis medan magnet, yaitu :
5
6
HUKUM BIOT-SAVART
7
HUKUM BIOT-SAVART
Keterangan:
N = jumlah lilitan
r = jari-jari kawat (m)
N
r
I
B
o
O
2
r
I
B
o
O
2
Induksi magnet di titik O dapat ditentukan dengan persamaan
berikut:
Jika terdapat N lilitan kawat melingkar,
maka persamaan-nya menjadi.
O
r
8
HUKUM BIOT- SAVART
9
INDUKSI MAGNET PADA SOLENOIDA
10
INDUKSI MAGNET PADA TOROIDA
N
r
I
B
o
2
Induksi magnet pada toroida dapat ditentukan
dengan persamaan sebagai berikut:
Keterangan:
r = jari-jari toroida ( m )
l = arus listrik ( A )
N = jumlah lilitan
Source: http://rocky.digikey.com
r
B
11
GAYA LORENTZ
N
S
Jika kawat panjang l dialiri
arus listrik I berada dalam
medan
magnet
B,
maka
kawat
tersebut
akan
mengalami
gaya
Lorentz
atau
gaya
magnet
yang
arahnya dapat ditentukan
dengan
aturan
tangan
kanan.
Gaya Lorentz pada kawat lurus berarus listrik
12
GAYA LORENTZ
Ibu jari menyatakan arah arus listrik,
arah jari-jari menyatakan arah induksi
magnet dan hadap telapak menyatakan
arah gaya Lorentz.
Keterangan:
FL= gaya lorentz (N)
B = induksi magnet (T)
= sudut antara B dan I
I = arus listrik (A)
l = panjang kawat (m)
sin
IB
FL
Source :http://ima.dada.net/image/medium/4080766.jpg
13
14
GAYA LORENTZ
15
GAYA LORENTZ
B
Bq
Bq
vm
R
Jika arah v sejajar dengan arah induksi magnet B, maka gaya Lorentz pada
partikel bermuatan adalah nol, sehingga partikel bergerak lurus, tetapi jika
arah v tegak lurus terhadap induksi magnet B maka, maka gaya Lorentz
pada partikel bermuatan adalah FL = Bqv dan mengikuti lintasan lingkaran
berjari-jari R. Jadi besar gaya Lorentz FL sama dengan gaya sentripetal FS.
R
vm
vqB
F
F
S
L
2
Sehingga,
Keterangan:
R = jari-jari lintasan (m)
m = massa partikel (kg)
q = kecepatan sudut partikel
(rad/s)
16
GAYA LORENTZ
Apabila suatu kawat penghantar berbentuk kumparan dengan luas
penampang
Adialiri
arus
listrik
dalam
medan
magnet,
maka
kumparan tersebut akan mengalami momen gaya Lorentz.
Momen gaya Lorentz
sinA
BI
N
Keterangan:
= moment gaya (Nm)
I = arus listrik pada kumparan (A)
B = induksi magnet (T)
A = luas kumparan (m2)
= sudut antara B dengan bidang kumparan
17
SIFAT KEMAGNETAN BAHAN
•Bahan para magnetik merupakan bahan yang ditarik dengan gaya yang
sangat lemah dalam medan magnet, contohnya adalah alumunium,
magnesium, dll.
•Bahan ferromagnetik merupakan bahan yang ditarik dengan kuat dalam
medan magnet.
•Berdasarkan pada bagaimana bahan bereaksi dengan me-dan magnet,
maka bahan-bahan magnet dibedakan menjadi bahan diamagnetik, bahan
paramagnetik dan bahan ferro magnetik.
•Bahan diamagnetik marupakan bahan yang sedikit ditolak oleh medan
magnet, contohnya adalah emas, tembaga, dll.
18
INDUKSI
ELEKTROMAGNETIK
G
Induksi elektromagnetik adalah gejala munculnya
arus listrik induksi pada suatu penghantar akibat
perubahan jumlah garis gaya magnet
19
20
CARA
MENIMBULKAN
GGL
INDUKSI
•
Menggerakkan
magnet
masuk
keluar
kumparan
•
Memutar
magnet di
depan
kumparan
G
21
•
Memutus
mutus
arus
pada
kumparan
primer
yang
didekatnya
terdapat
kumparan
sekunder
G
dc
22
AC
•
Mengalirkan
arus
listrik
bolak
balik
pada
kumparan
primer yang di
dekatnya
terdapat
kumparan
sekunder
.
G
23
ARAH ARUS LISTRIK INDUKSI
•
Arah
arus
lisrik
induksi
dapat
ditentukan
dengan
hukum
Lents
:
Arah
arus
listrik
induksi
sedemikian
rupa
sehingga
melawan
perubahan
medan
magnet yang
ditimbulkan
.
G
24
KUTUB
UTARA MAGNET
BERGERAK
MENDEKATI
KUMPARAN
G
Arah arus listrik induksi
25
Kutub
Utara magnet
bergerak
menjauhi
kumparan
G
Arah arus listrik induksi
26
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI BESAR GGL INDUKSI
1
.GGL
Induksi
sebanding
dengan
kecepatan
perubahan
flug
magnet.
G
G
Δt
ΔΦ
ε
27
FAKTORYANG MEMPENGARUHI BESAR GGL INDUKSI
G
G
N
ε
1.GGL Induksi
sebanding dengan
jumlah lilitan
28
INDUKSI ELEKTROMAGNETIK
N
B
A
cos
B
A
Keterangan:
= fluks magnet (Wb)
B = induksi magnet (T)
A = luas permukaan (m2)
= sudut antara B dengan garis normal bidang
Fluks Magnet
29
t
N
ind
Keterangan:
ind = gaya gerak listrik induksi (volt)
= perubahan fluks magnet (Wb)
N = jumlah lilitan
t = selang waktu (s)
INDUKSI ELEKTROMAGNETIK
Source: www.radioelectronicschool.net
Hukum Faraday-Lenz’s
30
GENERATOR LISTRIK
t
BAN
ind
cos
Keterangan:
N = jumlah lilitan
B = induksi magnet (T)
A = luas bidang kumparan (m2)
= kecepatan sudut (rad/s)
t = waktu (s)
Source: http://members.shaw.ca/len92/acdc_inside_generator.gif
Alat-alat yang menggunakan prinsip induksi elektromagnetik
31
GENERATOR LISTRIK
1. cincin
2. kumparan
3. rangkaian luar
4. sikat
5. Rotor luar
Source: http://www.ncert.nic.in/html
1
2
3
4
5
Skema generator AC
32
GENERATOR LISTRIK
Skema generator DC
1. sikat
2. Pelindung
3. komutator
33
Skema Dinamo Sepeda
Roda dinamo
Sumbu dinamo
Magnet
Inti
besi
kumparan
34
t
I
L
i
Keterangan:
ind = gaya gerak listrik insduksi diri (volt)
I = perubahan arus listrik (A)
L = induktansi
t = selang waktu (s)
INDUKTANSI
Nilai gaya gerak listrik induksi diri yang terjadi pada rangkaian
atau kumparan tergantung pada laju perubahan arus.
35
Transformator
• Bagian utama Transformator
Kumparan primer
Kumparan sekunder
Inti besi
Kumparan primer
Kumparan sekunder
Inti besi
Sumber Tegangan AC
36
JenisTransformator
1. Transformator step up
Ciri – ciri
PenaikTegangan
Ns > Np
Vs > Vp
Is < Ip
2. Transformator step down
Ciri – ciri
PenurunTegangan
Ns < Np
Vs < Vp
Is > Ip
Np
Ns
Vp
Vs
Np
Ns
Vp
Vs
37
Keterangan:
Vp = tegangan primer (volt)
Vs = tegangan sekunder (volt)
Np = jumlah lilitan primer
Ns = jumlah lilitan sekunder
Ip = arus listrik primer (A)
Is = arus listrik sekunder (A)
TRANSFORMATOR
38
TRANSFORMATOR
%
100
2
1 x
P
P
Keterangan :
= transformator
P1 = daya primer (watt)
P2 = daya sekunder (watt)
Efisiensi transformator
Hal.: 24
39
PENGGUNAAN TRANSFORMATOR PADA TRANSMISI ENERGI LISTRIK JARAK JAUH
Generator PLTA
30MW
10000 V
Trafo
Step
Up
Trafo
Step
down
20 kV
Trafo
Step
down
220 V
FISIKA
MEDAN MAGNET DAN
INDUKSI ELEKTROMAGNETIK
S
N
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 39
SLIDE
Similar Resources on Wayground
24 questions
Medan Listrik
Presentation
•
12th Grade
32 questions
Nita Rosana
Presentation
•
11th Grade
38 questions
Medan Magnet 2
Presentation
•
University
30 questions
Slide Rangkaian Arus Searah
Presentation
•
12th Grade
28 questions
GAYA MAGNET
Presentation
•
12th Grade
25 questions
Fisika Inti
Presentation
•
12th Grade
42 questions
HAKIKAT FISIKA
Presentation
•
12th Grade
25 questions
induksi magnetik
Presentation
•
12th Grade
Popular Resources on Wayground
10 questions
5.P.1.3 Distance/Time Graphs
Quiz
•
5th Grade
10 questions
Fire Drill
Quiz
•
2nd - 5th Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
22 questions
School Wide Vocab Group 1 Master
Quiz
•
6th - 8th Grade
20 questions
Main Idea and Details
Quiz
•
5th Grade
20 questions
Context Clues
Quiz
•
6th Grade
20 questions
Inferences
Quiz
•
4th Grade
12 questions
What makes Nebraska's government unique?
Quiz
•
4th - 5th Grade