Search Header Logo
Narrative text

Narrative text

Assessment

Presentation

English

9th Grade

Practice Problem

Easy

Created by

Lidya Fransiska

Used 3+ times

FREE Resource

8 Slides • 2 Questions

1

media

LIDYA FRANSISKA OCTAVIA,S.Pd

NARRATIVE

TEXT

2

media

Kesepakatan Kelas:

1. Aktif dalam pembelajaran

2. Memperhatikan materi

3. Boleh minum, tidak boleh makan

4. Minta izin bila keluar kelas

5. Tidak boleh pinjam pena guru

6. Kolaborasi dengan teman.

3

media

4

media

Narrative text adalah salah satu jenis teks yang menceritakan rangkaian
peristiwa dengan sistem kronologis atau saling terhubung. Narrative text

umumnya bersifat imajinatif, alias tidak nyata atau berupa hasil

imajinasi dari penulisnya.

Tujuan NarrativeText (Purpose/Function)

untuk menghibur audiens atau

pembaca

Menyampaikan pesan moral dengan

cara menarik

Ciri-ciri Narrative Text

menceritakan sebuah kisah yang

sudah terjadi di masa lalu.

berupa cerita-cerita yang populer di

kalangan masyarakat umum

tak jarang dibagi ke dalam

beberapa sekuel ( bersambung )

5

media

Various of Narrative Text (Jenis-jenis Narrative Text)

1. Fairy tale adalah dongeng dengan genre cerita fantasi atau tidak nyata. Fairytale biasanya berbentuk cerita rakyat atau cerita anak-anak yang kisahnya
diselimuti oleh keajaiban. Contohnya Snow White, Thumbelina, Timun Mas, dan Cinderella.

2. Folktale/Folklore adalah cerita rakyat yang bersifat turun temurun. biasanya folktale ini menyebar dari mulut ke mulut, sehingga akan diceritakan secara turun
menurun

hingga

menjadi

bagian

dari

tradisi

masyarakat.

Salah

satu

contoh

ceritanya

adalah

Malin

Kundang.

3. Legend adalah cerita legenda yang berasal dari perpaduan antara fairy tale dengan folktale. Kalau kamu pernah membacanya, salah satu contoh dari
cerita legend adalah The Legend of Surabaya. Jadi, legenda adalah sebuah cerita rakyat yang banyak dianggap nyata oleh masyarakat karena ada kandungan
heroik di dalamnya. Umumnya, legenda mengisahkan tentang bagaimana asal usul suatu tempat bisa terbentuk. Contoh lainnya adalah Story of Lake Toba.

4. Myth Sebetulnya, jenis narrative text yang satu ini tidak berbeda jauh dengan folktale. Namun, bedanya adalah terkadang myth dapat kita temukan juga di
kehidupan masa kini. Biasanya masyarakat menganggap bahwa cerita mitos benar-benar terjadi, contohnya cerita Aji Saka dan Dewata Cengkar.

5. Science fiction Science fiction biasa disingkat sebagai Sci-Fi, adalah cerita yang berkisah mengenai fiksi ilmiah. Jenis teks ini biasanya berhubungan dengan
konsep imajinatif dan masa depan menggunakan sains dan teknologi canggih.

6. Romance Romance atau love story adalah narrative text yang berisi mengenai perjuangan cinta si tokoh utama. Contohnya Romeo and Juliet dan I’m One of
Those Fool Man.

7. Horror stories adalah cerita yang berisi mengenai kisah-kisah seram seperti hantu dan makhluk-makhluk astral lainnya yang banyak digemari oleh
masyarakat.

8. Fable Pernah dengar cerita atau kisah-kisah yang tokoh utamanya adalah binatang? Nah, itu namanya narrative text jenis fabel. Biasanya teks ini banyak
ditujukan untuk anak-anak sebagai pengantar tidur.

9. History Seperti yang kita tahu, sejarah merupakan cerita tentang peristiwa dan yang terjadi di masa lalu lengkap dengan kronologis tempat, tokoh, dan
waktu kejadiannya.

6

Match

Jodohkan berikut ini

Fable

Legend

Fairytale

Science Fiction

7

media

Unsur/Kaidah Kebahasaan Narrative Text

1. Simple Past Tense
tenses yang digunakan untuk menceritakan masa lampau. Nah, karena erat kaitannya dengan kisah atau cerita di masa lampau, maka tenses yang paling
umum dipakai dalam narrative text adalah past tense dengan perubahan bentuk kata kerja menjadi Verb 2.
2. Action Verb
Action verb adalah kata kerja untuk mengungkapkan sesuatu yang dapat dilakukan atau dilakukan oleh seseorang, hewan, objek, atau kekuatan alam,
seperti dalam, "The water gurgled all the way down the sink.” (Air menggelegak sampai ke bak cuci). Contoh lain action verb yang menggunakan simple
past tense adalah sent, killed, etc.
3. Saying and Thinking Verb
Saying verb adalah kata kerja untuk mengindikasikan tindakan speaking, contohnya tell, say, etc.
Thinking verb adalah kata kerja yang berfungsi untuk menginformasikan pada pembaca tentang apa yang dipikirkan oleh tokoh cerita mengenai suatu
peristiwa dalam cerita. Contoh verb-nya adalah thought.
4. Conjunction of Time
kamu bisa menggunakan conjunction of time untuk menghubungkan alur dari setiap latar waktu yang berbeda, sederhananya untuk mengurutkan
kejadian-kejadian. Conjunction of time adalah kata hubung dalam bahasa Inggris untuk menunjukkan keterangan waktu. Contohnya adalah before, after,
as soon as, until, till, dan masih banyak lagi.
5. Adjective
adjective adalah kata sifat. Kata sifat ini berperan untuk menggambarkan atau menjelaskan karakteristik spesifik setiap tokoh yang disebutkan dalam
cerita. Contoh, Aladdin is a poor man, Cinderella is a beautiful girl.
6. Noun
Dalam teks naratif kita akan sering menemukan noun sebagai kata ganti tokoh tertentu. Misal, ada teks naratif yang menceritakan tentang Ratu
Elizabeth atau tentang Raja William. Dalam penulisan ceritanya, jika tokoh utama selalu ditulis dengan penyebutan nama asli, pasti akan
membosankan. Jadi, di sinilah noun akan muncul. Misal, Ratu Elizabeth diganti dengan kata “The Queen”, kemudian Raja William diganti dengan
“The King”.

8

media

Generic Structure of Narrative Text (Struktur Teks Naratif)

1. Orientation ( pengenalan )
Pada paragraf awal narrative text biasanya berisi perkenalan tokoh dan latar yang terlibat dalam isi cerita. Dalam hal ini, latar bisa
menjadi tempat kejadian serta waktu cerita.

2. Complication
awal mula masalah suatu peristiwa atau kejadian. Karena bersifat kronologis, maka masalah yang muncul di awal akan berlanjut
menjadi rentetan alur cerita panjang yang mengandung konflik, klimaks, serta anti klimaks. Susunan dalam complication:
Problem, yaitu paragraf atau kalimat yang mulai menjurus pada masalah dari suatu cerita.
Conflict, lebih kompleks lagi, setelah ada masalah, maka cerita akan berlanjut pada konflik. Di bagian ini, audiens akan dibuat
penasaran dengan apa yang terjadi antara satu tokoh dengan tokoh lainnya.
Climax, yaitu puncak konflik yang menjadi sorotan utama dalam narrative text.
Anti-climax, dalam bahasa Indonesia, bagian ini biasa disebut juga sebagai penurunan konflik. Jadi, konflik akan berkurang secara
pelan.
Solution, sesuai dengan namanya yaitu solusi, maka paragraf dalam bagian solution akan menjelaskan tentang penyelesaian dari
konflik yang sudah diceritakan sebelumnya.

3. Resolution
Akhir dari cerita atau kesimpulan dari cerita. Paragraf ini bisa menjadi penjelasan lanjutan dari solution. Dalam bagian ini, penulis juga
dapat menggambarkan apakah narrative text yang dibuat akan berakhir dengan sad ending atau happy ending.

4. Re-orientation
Umumnya kalimat dalam paragraf ini akan menceritakan kondisi terakhir sang tokoh dalam cerita, atau bisa juga berisi tentang
pelajaran dan pesan moral yang dapat diambil oleh pembaca untuk diimplementasikan dalam kehidupan nyata.

9

media

ORIENTATION

COMPLICATION

RESOLUTION

RE-ORIENTATION

GENERIC

STRUCTURE

10

Reorder

Susun ulang berikut ini:

Orientation

Complication

Resolution

Re-Orientation

1
2
3
4
media

LIDYA FRANSISKA OCTAVIA,S.Pd

NARRATIVE

TEXT

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 10

SLIDE