Search Header Logo
PRESENTATION

PRESENTATION

Assessment

Presentation

Business

KG

Hard

Created by

Amelia Rizqia

FREE Resource

20 Slides • 1 Question

1

media
media

PENGEMBANGAN

KURIKULUM OPERASIONAL MADRASAH

(KOM)

2

media

TUJUAN PEMBELAJARAN

Peserta pelatihan dapat nenyusun

KOM

(Kurikulum Operasional Madrasah)

3

4

Multiple Choice

Question image

The writer writes the text, to ....

1

To describe a good character.

2

To retell amuse story

3

To tell the past story

4

To fascinate the reader.

5

media

6

media
media
media
media
media
media
media
media
media
media
media

Kurikulum Operasional Madrasah?

1. Rencana proses belajar yang diselenggarakan di
madrasah, sebagai pedoman seluruh penyelenggaraan
pembelajaran.

2. Dikembangkan dan dikelola dengan mengacu kepada
struktur kurikulum dan standar yang ditetapkan oleh
Pemerintah dan menyelaraskannya dengan karakteristik
dan kebutuhan peserta didik, Madrasah, dan daerah.

Hal ini menyebabkan KOM antar madrasah dapat berbeda-beda

7

media
media
media

Prinsip Pengembangan Kurikulum Operasional di Madrasah

Berpusat pada peserta didik, yaitu pembelajaran harus memenuhi keragaman potensi, kebutuhan
perkembangan dan tahapan belajar, serta kepentingan peserta didik.

Kontekstual, menunjukkan kekhasan dan sesuai dengan karakteristik madrasah, konteks sosial budaya dan
lingkungan, serta dunia kerja dan industri (khusus MAK), dan menunjukkan karakteristik atau kekhususan
Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (khusus madrasah inklusif).

Esensial, yaitu memuat semua unsur informasi penting/utama yang dibutuhkan dan digunakan di madrasah.
Bahasa yang digunakan lugas, ringkas, dan mudah dipahami.

Akuntabel, dapat dipertanggungjawabkan karena berbasis data dan aktual.

Melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Pengembangan kurikulum madrasah melibatkan komite
madrasah dan berbagai pemangku kepentingan, antara lain guru, orang tua, organisasi, berbagai sentra, serta
industri dan dunia kerja untuk MAK, di bawah koordinasi dan supervisi Kementerian Agama sesuai dengan
kewenangannya.

Pemerataan dan Peningkatan Mutu Pengembangan kurikulum madrasah diorientasikan sebagai upaya
pemerataan kesempatan memperoleh layanan pendidikan dan peningkatan mutu pendidikan yang dapat
memberikan akses pada semua peserta didik dan menghargai perbedaan termasuk PDBK

8

media
media
media
media
media
media
media

Komponen
Kurikulum Operasional Madrasah

Analisis
Karakteristik
Madrasah

Visi, Misi, dan
Tujuan

Pengorganisasian
Pembelajaran

Perencanaan
Pembelajaran

9

media
media
media

evaluasi jangka pendek

(semester/tahunan)

1

Menganalisis

konteks

KARAKTERISTIK

MADRASAH

2

Merumuskan

VISI
MISI

TUJUAN

3

Menentukan

PENGORGANISASIAN

PEMBELAJARAN
4

Menyusun
RENCANA

PEMBELAJARAN

5

Merancang
EVALUASI,

PENDAMPINGAN &
PENGEMBANGAN

PROFESIONAL

Proses penyusunan kurikulum operasional bersifat

TETAP (mengacu kepada kerangka dasar kurikulum yang ditetapkan oleh pemerintah pusat), dan

FLEKSIBEL/DINAMIS (mengembangkan kurikulum operasional berdasarkan kerangka dan
struktur kurikulum, sesuai karakteristik dan kebutuhan madrasah).

LANGKAH-LANGKAH PENYUSUNAN KURIKULUM OPERASIONAL (bagi yang belum pernah
menyusun kurikulum operasional di madrasah)

Catatan:
untuk MAK, langkah nomor 2
adalah ‘Merumuskan Visi, Misi,
Tujuan Keahlian’ dan MA Plus
Keterampilan dapat mengadaptasi
evaluasi jangka panjang

(4-5 tahun)

Proses
Penyusunan
Kurikulum
Operasional di
Madrasah

10

media
media
media

Meninjau

PENGORGANISASI

AN

PEMBELAJARAN

LANGKAH-LANGKAH PENINJAUAN DAN REVISI KURIKULUM OPERASIONAL (bagi yang telah memiliki dokumen
kurikulum operasional di madrasah)

1

Menganalisis

konteks

KARAKTERISTIK

MADRASAH

2

Meninjau

VISI
MISI

TUJUAN

3

4

Menyusun
RENCANA

PEMBELAJARAN

5

Merancang
EVALUASI,

PENDAMPINGAN &
PENGEMBANGAN

PROFESIONAL

evaluasi jangka pendek

(semester/tahunan)

evaluasi jangka panjang

(4-5 tahun)

Catatan: untuk MAK, langkah nomor 2 adalah ‘Meninjau Visi, Misi, Tujuan Keahlian’ dan MA Plus Keterampilan dapat mengadaptasi.

Proses
Peninjauan dan
Revisi
Kurikulum
Operasional di
Madrasah

11

media
media
media

Menggambarkan keunikan suatu madrasah dalam hal peserta didik, tenaga pendidik, tenaga
kependidikan, sarana prasarana, kemitraan, potensi sumber dana dan lingkungan sosial budaya.
Madrasah juga perlu mengidentifikasi

diferensiasi keunggulan masing-masing

sesuai dengan

karakteristik yang dimiliki. Untuk MAK, karakteristik melingkupi program keahliannya.

Prinsip-prinsip analisis:

Melibatkan perwakilan warga madrasah

Menggunakan data-data yang diperoleh dari situasi nyata/kondisi madrasah

Mengalokasikan waktu yang cukup untuk pengumpulan, pengorganisasian, analisis dan dokumentasi data

Memilah informasi yang relevan dan menyimpulkan untuk mengembangkan strategi atau solusi.

Pilihan cara untuk mengumpulkan informasi:

Kuesioner

Wawancara

Diskusi kelompok terpumpun/Focus Group Discussion (FGD)

Observasi

Rapor pendidikan ataupun Evaluasi Diri Madrasah

Komponen 1: Analisis Karakteristik Madrasah

12

media
media
media
media
media
media
media

Pilihan Analisis Karakteristik
Madrasah

Pilihan 1:
Analisis kekuatan dan perbaikan
madrasah dalam ranah perencanaan
dan pengelolaan pembelajaran

Pilihan 3 : Analisis kekuatan dan
perbaikan madrasah dalam ranah
perencanaan dan pengelolaan
pembelajaran dengan
mempertimbangkan sudut pandang
peserta didik dan orangtua

Pilihan 2:
Analisis kekuatan dan perbaikan
madrasah dalam ranah perencanaan dan
pengelolaan pembelajaran dengan
mempertimbangkan sudut pandang
peserta didik

Pilihan 4: Analisis kekuatan dan perbaikan
madrasah dalam ranah perencanaan dan
pengelolaan pembelajaran dengan
mempertimbangkan sudut pandang
kebijakan daerah/nasional dan sudut
pandang/masukan berbagai pemangku
kepentingan (pihak internal dan eksternal
madrasah

Komponen 1: Analisis Karakteristik Madrasah

13

media
media
media
media

Komponen 1:
Contoh Analisis Karakteristik
Madrasah

Model Analisis
Karakteristik/Kekhasan
Madrasah

Analisis kekuatan, kelemahan,
peluang, serta ancaman atau
yang biasa kita sebut sebagai
SWOT

Model-model analisis lainnya
seperti:
Fish Bone
Pentagonal Aset
Root Cause

14

media
media
media
media
media
media

VISI

Apakah visi menggambarkan harapan seluruh warga satuan

Pendidikan? Apakah visi menyatakan tujuan besar yang dicapai
satuan Pendidikan? Apakah visi sudah berpusat pada peserta

didik?

MISI

Apakah misi jelas menyatakan untuk mencapai visi?

Apakah semua warga satuan Pendidikan memahami hal-hal

yang menjadi prioritas untuk mencapai visi?

TUJUAN SATUAN PENDIDIKAN

Apakah tujuan sudah secara jelas menyatakan hasil aksi yang
perlu dilakukan untuk mencapai misi? Apakah cara/strategi

untuk mencapai misi realitas untuk dijalankan?

Visi adalah cita-cita bersama pada masa
mendatang dari warga madrasah

Misi adalah pernyataan bagaimana
madrasah mencapai visi

Tujuan adalah gambaran hasil yang akan
dicapai dalam kurun waktu tertentu oleh
setiap madrasah atau program keahlian
bagi MAK

Komponen 2: Visi, Misi, dan Tujuan

15

media
media
media
media

Pilihan 1

Pilihan 2

Menggunakan visi, misi, dan

tujuan madrasah yang sudah ada.

Meninjau ulang visi, misi, dan tujuan

madrasah serta melakukan

penyesuaian sederhana terhadap
tujuan yang disesuaikan dengan

kondisi lingkungan internal

madrasah

Pilihan 3

Pilihan 4

Meninjau ulang visi, misi, dan

tujuan madrasah, serta

menyesuaikannya berdasarkan
hasil evaluasi dan disesuaikan

dengan kondisi lingkungan internal

dan eksternal madrasah,

karakteristik peserta didik, dan

aspirasi orangtua.

Mempertimbangkan sudut

pandang/masukan dari berbagai
pemangku kepentingan madrasah

dalam meninjau ulang secara
menyeluruh dan merumuskan
kembali visi, misi, dan tujuan

berdasarkan analisis

karakteristik/kekhasan madrasah.

Prinsip penting dalam membuat tujuan

Komponen 2: Pilihan Visi, Misi, dan Tujuan

16

media
media
media

Madrasah menyusun pembelajaran yang meliputi:

Intrakurikuler

Pembelajaran berisi muatan
mata pelajaran dan muatan
tambahan lainnya jika ada

(mulok), penetapan

konsentrasi, dan Praktik Kerja

Lapangan untuk MAK,

Program Kebutuhan Khusus
dan Paska Madrasah untuk

madrasah yang memiliki

PDBK.

Kokurikuler

Projek Penguatan Profil

Pelajar Pancasila dan Pelajar

Rahmatan lil Alamin

Projek Penguatan Profil Pelajar

Pancasila dan Pelajar

Rahmatan lil Alamin dirancang
dalam bentuk kokurikuler, atau
dapat juga dirancang secara
terpadu dengan intrakurikuler

maupun ekstrakurikuler.

Ekstrakurikuler

Kegiatan kurikuler

yang dilakukan di luar
jam belajar di bawah

bimbingan dan
pengawasan
madrasah.

Komponen 3: Pengorganisasian Pembelajaran

17

media
media
media

Konsep-konsep dan keterampilan tertentu dari mata pelajaran
diajarkan secara kolaboratif (team teaching).

Pendidik berkolaborasi sedemikian rupa untuk merencanakan,
melaksanakan dan melakukan asesmen untuk suatu
pembelajaran yang terpadu.

Sebagai contoh mengajarkan muatan Ilmu Pengetahuan Alam
atau Ilmu Pengetahuan Sosial secara terintegrasi.

Pencapaian Profil Pelajar Pancasila dan Pelajar Rahmatan lil Alamin
bisa menggunakan pendekatan ini.

Pembelajaran disusun berdasarkan tema yang menaungi
kompetensi-kompetensi dari berbagai mata pelajaran.

Pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan berbagai
kompetensi dari berbagai mata pelajaran ke dalam berbagai
tema.

MI dapat mengorganisasikan muatan pembelajaran
menggunakan pendekatan mata pelajaran atau tematik.

Setiap pembelajaran dilakukan terpisah antara satu mapel
dengan mapel lainnya.

Tatap muka dilakukan secara reguler setiap minggu,
dengan jumlah jam tatap muka sesuai dengan yang
ditetapkan oleh masing-masing madrasah berdasarkan
ketentuan minimal dari pemerintah.

Pembelajaran dikelola dalam bentuk blok-blok waktu dengan
berbagai macam pengelompokkan.

Sebagai contoh, mengajarkan muatan Ilmu Pengetahuan Alam
atau Ilmu Pengetahuan Sosial secara bergantian dalam blok
waktu yang terpisah.

Komponen 3:

Pengorganisasian Pembelajaran
Pendekatan Pembelajaran

01

Pendekatan mata
pelajaran

02
Pendekatan Tematik

03

Pendekatan secara
terintegrasi

04

Pendekatan secara
bergantian dalam blok
waktu terpisah

18

media
media
media

Perencanaan pembelajaran meliputi:

1.

ruang lingkup madrasah – yaitu penyusunan alur tujuan pembelajaran atau silabus. Dalam ruang lingkup madrasah,
perumusan dan penyusunan alur dan tujuan pembelajaran atau silabus mata pelajaran berfungsi mengarahkan madrasah
dalam merencanakan, mengimplementasi, dan mengevaluasi pembelajaran secara keseluruhan sehingga capaian
pembelajaran diperoleh secara sistematis, konsisten, dan terukur.

2.

ruang lingkup kelas –yaitu penyusunan modul ajar atau rencana pelaksanan pembelajaran. Untuk dokumen rencana
pelaksanaan pembelajaran pada ruang lingkup kelas, madrasah dapat menggunakan, memodifikasi, atau mengadaptasi
contoh modul ajar yang disediakan Pemerintah, dan cukup melampirkan beberapa contoh Rencana Pelaksanaan
Pembelajaran (RPP)/modul ajar atau bentuk rencana kegiatan yang mewakili inti dari rangkaian pembelajaran pada bagian
Lampiran.

Perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran dan asesmen pada mata pelajaran Praktik Kerja Lapangan (PKL) di MAK dilaksanakan
secara kolaboratif oleh madrasah dan mitra dunia kerja.

Memahami

Capaian

Pembelajaran (CP)

Merumuskan

Tujuan

Pembelajaran (TP)

Merancang

Pembelajaran

Menyusun Alur

Tujuan

Pembelajaran
(ATP) dari TP

Komponen 4: Perencanaan Pembelajaran

19

media
media
media

Apa saja yang bisa menjadi sumber informasi dalam meninjau ulang
pembelajaran dan kurikulum operasional?
Hasil asesmen peserta didik per unit.

Artefak peserta didik: projek peserta didik, portofolio peserta
didik, pameran karya, pertunjukan, dan sebagainya.

Survei lulusan

Refleksi proses belajar oleh pendidik

Observasi kepala madrasah

Rapor madrasah ataupun Evaluasi Diri Madrasah

Beberapa contoh cara mengumpulkan informasi
Observasi dan refleksi mandiri. Melakukan asesmen berupa
observasi dan refleksi mandiri secara individual terhadap
kriteria kesuksesan yang telah ditetapkan (tujuan belajar,
capaian pembelajaran, dan profil pelajar Pancasila)

FGD (Focus Group Discussion) merupakan diskusi terpumpun
yang dilakukan secara kelompok untuk melihat hubungan
antardata yang dimiliki pada catatan anekdotal, hasil belajar
peserta didik, dan refleksi dalam self-study, untuk
menganalisis masalah dan menarik kesimpulan, serta
mengambil keputusan untuk melakukan perbaikan.

Kuesioner peserta didik. Mengumpulkan persepsi peserta
didik terhadap proses belajar, kualitas sarana prasarana,
materi/bahan ajar, serta bagaimana peserta didik memaknai
hasil belajarnya.

Kuesioner orang tua. Mengumpulkan persepsi orang tua
terhadap perkembangan belajar peserta didik.

• Evaluasi pembelajaran dan evaluasi kurikulum

operasional Madrasah dilakukan secara mandiri
dan berkala oleh madrasah.

Evaluasi pembelajaran secara menyeluruh

bertujuan untuk mengukur keberhasilan pendidik
dalam memfasilitasi pembelajaran.

Evaluasi Kurikulum Operasional Madrasah

bertujuan untuk mengukur keberhasilan kepala
Madrasah dan pendidik dalam menjalankan seluruh
program pendidikan yang direncanakan dengan
tujuan untuk memahami apakah visi, misi dan tujuan
Madrasah telah tercapai. Evaluasi pembelajaran
menjadi salah satu bagian penting dari evaluasi
kurikulum operasional Madrasah

Merancang
EVALUASI PEMBELAJARAN DAN KURIKULUM
OPERASIONAL MADRASAH

20

media

• Pendampingan dan pengembangan profesional pendidik dalam pembelajaran merupakan

salah satu tindak lanjut dari evaluasi.

Kepala Madrasah dan pengawas dapat memainkan peran dalam berbagai contoh
pendampingan dan pengembangan profesional yang bisa dilakukan di Madrasah, seperti:

Coaching: proses pendampingan untuk mencapai tujuan dengan menggali

pemikiran-pemikiran seseorang terhadap suatu masalah.

Mentoring: proses pendampingan dengan berbagi pengalaman/pengetahuan untuk

mengatasi suatu kendala.

Pelatihan: proses pendampingan dengan menguatkan pengetahuan dan Keterampilan

yang berkaitan dengan kinerja, dengan narasumber internal atau eksternal (menyesuaikan
dengan kemampuan Madrasah).

PENDAMPINGAN & PENGEMBANGAN
PROFESIONAL

21

media
media
media

Terimakasih

media
media

PENGEMBANGAN

KURIKULUM OPERASIONAL MADRASAH

(KOM)

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 21

SLIDE