

Seni Rupa Ragam Hias
Presentation
•
Arts
•
5th Grade
•
Practice Problem
•
Hard
Asriani Gani
FREE Resource
26 Slides • 0 Questions
1
Menggambar Ragam Hias
Asriani Bin Gani, S.Pd
2
Tujuan Pembelajaran:
Siswa mampu menarasikan menggambar ragam hias, motif ragam hias, dan pola ragam hias
3
Apa itu ragam hias ?
Ragam hias adalah bentuk dasar hiasan yang biasanya akan menjadi pola yang diulang-ulang dalam suatu karya kerajinan atau seni.
4
Motif ragam hias
1. Ragam hias flora
2. Ragam hias fauna
3. Ragam hias geometris
4. Ragam hias figuratif
5
Ragam hias Flora
6
Ragam hias Fauna
​
7
Ragam hias Geometris
​
8
Ragam hias Figuratif
​
9
Pola ragam Hias
1. Simetris
2. Asimetris
3. Tepi
4.Menyudut
5.Gabungan
6. Beraturan
7. Tidak beraturan
10
B. Merumuskan Ciri-ciri Ragam Hias
Ragam hias yang berada di daerah-daerah berkembang sesuai dengan adat istiadat serta kondisi lingkungan masyarakatnya. Masing-masing daerah memiliki ciri-ciri dan keunikan yang berbeda.
Berikut ini ragam hias lain yang berasal dari daerah Nusantara. Ragam hiasnya beraneka ragam. Dengan bentuk-bentuk yang berbeda-beda pula. Semuanya menarik dan kreatif. Ada yang gagasannya berasal dari bentuk-bentuk flora. Ada juga yang berbentuk fauna. Bahkan berbentuk manusia, geometris, dan abstrak.
11
Ragam Hias Papua
Ragam hias Papua yang diaplikasikan pada batik mempunyai ciri khas, memilih warna-warna yang cerah dan pola hias yang asimetris. Motif yang dipilih biasanya manusia dan hewan. Makna simbolik yang terkandung pada beberapa motif Papua sebagai berikut.
12
Motif Cendrawasih Menggambarkan kekayaan,keindahan dan keanggunan alamdan fauna Papua
Motif Asmat menggambarkan keunikan dan tradisi patung ukir kayu dari masyarakat Papua
Motif Komoro menggambarkan kreativitas, semangat, keberanian penduduk asli Papua
Motif Tifa Honai menggambarkan filosofi rumah khas masyarakat Papua yang penuh kebahagiaan.
Motif Prada menggambarkan kekayaan alam Papua, utamanya tambang emasnya yang melimpah di Gunung Grasberg
13
Ragam Hias Bali
Motif Batik Buketan berupa tanaman bunga yang tersusun sepanjang kain dengan hiasan tambahan kupu-kupu, burung Hong, Bangau dan juga sulur-suluran yang menambah keindahan.
Motif Merak abyorhokokai, menggambarkan keindahan burung Merak sebagai poros corak utama pada kain dan dihiasi kelopak menyerupai bunga Sakura.
Motif Ulamsari Mas, menggambarkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat yang hidup di pesisir pantai.
14
Motif Singa Barong menggambarkan seekor binatang yang tidak nyata yang ditemukan dalam kehidupan nyata. Keajaiban wujud singa tersebut dapat dilihat dari berbagai unsur yang merupakan penggabungan singa dan macan kata barong banyak terdapat pada kesenian di Jawa maupun di Bali, dimana seekor binatang yang tidak nyata ditemukan dalam realitas kehidupan.
Motif Penari Bali, menggambarkan makna seorang penari yang sedang memperagakan gerakan tari khas Bali.
Motif Pisan, maknanya adalah harapan, doa dan keselamatan. Biasanya diberikan kepada kekasih yang hendak pergi jauh harapannya agar kembali dengan selamat.
15
Ragam Hias Kalimantan
Motif Kembang Munduk/menggambarkan keterikatan hubungan manusia dengan lingkungan, hubungan saling melindungi dan memberi.
Motif Kembang Mengalir, menggambarkan dukungan dari lingkungan atau solidaritas keluarga akan melancarkan kehidupan masa depan/pertunangan.
Motif Dayak latar Gringsing, mempunyai makna akulturasi kebudayaan yang berbeda yakni Dayak dan Jawa, bahwa dengan perbedaan itu tidak untuk saling bermusuhan tetapi saling melengkapi
16
Ragam Hias Yogyakarta
Motif Ceplok Grompol, melambangkan harapan orang tua akan semua hal baik berkumpul seperti kebahagiaan, rejeki, hidup rukun, dan kesejahteraan untuk mempelai berdua.
17
Motif Kawung melambangkan empat arah mata angina atau sumber tenaga yang berporos pada kekuatan yakni timur, matahari terbit sumber kehidupan, utara gunung lambang tempat tinggal para dewa, barat matahari terbenam lambang turunnya keberuntungan, selatan Zenit puncak segalanya. Kawung juga berarti kesederhanaan raja, kesejahteraan dan keadilan.
Motif Parang disebut juga batik keris, motif ini merupakan motif paling kuat dibanding motif lainnya. Motif ini berupa garis garis tegas disusun secara diagonal paralel. Parang diartikan sebagai ombak lautan sebagai sumber tenaga alam, dalam hal ini yang dimaksud adalah raja. Komposisi kemiringan pada motif ini melambangkan kewibawaan, kekuasaan, kebesaran serta gerak cepat pemakainya.
18
19
20
21
22
23
24
Ragam Hias
Ragam hias atau ornamen adalah berbagai gambar bentuk hias atau motif yang biasanya dibuat secara berulang dan memiliki pola tertentu hingga mengisi seluruh area kosong pada suatu karya seperti bahan kain, guci, furnitur kayu, kulit, dsb. Contohnya, kain batik menggunakan ragam hias dalam motifnya.
Di Indonesia, kesenian ini telah berkembang dari sejak zaman prasejarah. Ragam hias tradisional Indonesia banyak dipengaruh oleh lingkungan alam, flora dan fauna nusantara. Selain itu, setiap budaya juga memiliki ciri khas untuk mengiterasikan alam nusantara dan berbagai kearifan lokal lainnya di masing-masing daerah.
25
Jenis Motif Ragam Hias
Jenis ragam motif yang ada meliputi: ragam ornamen floral (vegetal), fauna, figural dan geometris.
1. Floral (Vegetal)
Motif ini menampilkan ornamen-ornamen yang menyerupai tumbuh-tumbuhan dari dedaunan, rerumputan dan bunga. Bentuk floral sebagai motif yang sangat mudah dijumpai hampir diseluruh pulau Indonesia. Motif ini dapat ditemukan pada barang-barang seni seperti ukiran furniture, kain batik, kain sulam, tenun, border, dll.
2. Fauna (Animal)
Motif fauna adalah gambar hias yang distilasikan dari berbagai binatang seperti cicak, ikan, ayam, harimau hingg ke gajah. Dalam motif tradisional nusantara, biasanya motif ini dipadukan dengan motif flora dan bentuk geometris juga. Motif ini banyak ditemukan pada karya seni batik, ukiran, anyaman, sulaman dan batik.
26
3. Geometris
Motif geometris adalah gambar hias yang dibuat dari bentuk-bentuk geometris seperti garis-garis sederhana, segitiga, lingkaran, dsb. Motif ini sering dijumpai di pulau Jawa dan Sumatra. Berbagai motif-motif sederhana itu dapat diatur dengan pola yang teratur dalam irama pengulangan yang dinamis sehingga menghasilkan ragam hias yang estetis.
4. Figuratif
Motif figuratif adalah hiasan yang dibuat menyerupai sosok manusia dengan penggayaan tertentu, seperti disederhanakan atau sedikit diabstrakan. Ragam hias ini lebih banyak ditemukan pada bahan kain atau tekstil dan ukiran kayu
Menggambar Ragam Hias
Asriani Bin Gani, S.Pd
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 26
SLIDE
Similar Resources on Wayground
19 questions
pembelajaran kelas 5 tema 6 sub tema 2 pembelajaran 2
Presentation
•
5th Grade
22 questions
TEMA 2 KELAS 5
Presentation
•
5th Grade
20 questions
Soal PKN Bab 1 Kelas IV Semester 1 Kurikulum Merdeka
Presentation
•
4th Grade
21 questions
SBdP Kelas 5 (2)
Presentation
•
5th Grade
19 questions
PSV TAHUN 5
Presentation
•
5th Grade
19 questions
K5T2ST2 SBdP KD 3.3 & 4.3
Presentation
•
5th Grade
21 questions
Materi & Tugas SBdP Tema 7 Subtema 3 Kelas 5D
Presentation
•
5th Grade
21 questions
Materi & Tugas SBdP Tema 7 Subtema 3 Kelas 5C
Presentation
•
5th Grade
Popular Resources on Wayground
10 questions
Main Idea and Supporting Details
Quiz
•
3rd - 6th Grade
20 questions
Math Review
Quiz
•
3rd Grade
14 questions
25-26 SY 8th Grade EOY Benchmark
Quiz
•
8th Grade
15 questions
Fast food
Quiz
•
7th Grade
20 questions
Math Review
Quiz
•
6th Grade
20 questions
Context Clues
Quiz
•
6th Grade
21 questions
EOY Grade 6 Benchmark Assessment - Content Skills
Quiz
•
6th Grade
20 questions
Inferences
Quiz
•
4th Grade