Search Header Logo
PPT Majas Puisi

PPT Majas Puisi

Assessment

Presentation

World Languages

8th Grade

Practice Problem

Medium

Created by

RUMIT SUPARTIWI

Used 4+ times

FREE Resource

22 Slides • 3 Questions

1

MAJAS METAFORA, SIMILE, DAN REPETISI

By RETNO WULAN ANDARI

2

media

Tujuan Pembelajaran

Peserta didik mampu membandingkan majas yang ada dalam puisi. Majas yang dikenalkan adalah majas metafora dan simile. Peserta didik juga dikenalkan pada gaya repetisi.

3

Paulus Roman Anggani, dalam Sebatas Senja

" Lingkaran kisah silam.
Tertata dalam bait-bait yang kusam.
Kita telah kehilangan, malam.
Setumpuk manis pudar di bibir alam.
Kembara menuju lorong, lorong yang kelam. 

Dusta meleraikan aksara.
Puisimu mencurangi atma.
Ku rebahkan tua, menumpahkan tangis dan kecewa.
Mengenang sepotong kata.
Bahwa kita hanya sebatas senja. " 

4

Paulus Roman Anggani, dalam Len

" Dalam lirih bibir kami sering mengeluh akan sikapmu
Tak bermaksud selama ini menyepelekanmu
Entah mengapa rasa bosan dan kesal selalu menemani saat kau mulai membuka kamusmu
Namun sungguh kami tak berniat menggores luka di hatimu

Guruku sang lentera ilmu
Selalu bersabar mengajar kami yang sering menipu dengan segala alasan palsu
Layaknya senja kau begitu indah hingga kami tak mampu melupa seluruh jasamu
Dan seperti gerimis kau menangis melihat kami sukses berkat didikanmu " 

5

Paulus Roman Anggani, dalam Bisa Bersama

" Aku merindukanmu.
Rindu senyummu.
Rindu suaramu.
Rindu sosokmu.
Apa dayaku.

Yang telah terpikat olehmu.
Akankah aku bisa bersamamu.
Karena nampak kau tidak mau.
Namun kuberusaha tersenyum di depanmu.
Aku tidak ingin menyusahkanmu.

Menuju padamu ku kan tersenyum selalu.
Tidak akan kutunjukkan wajah sedihku.
Yang terbaik kau harus bahagia selalu.
Itu yang terpenting bagiku.
Bahagia diri ini melihatmu." 

6

media

Pernahkah kalian membaca puisi yang kata-katanya bisa membuat kalian langsung berimajinasi?

7

Ciri khasnya:

adalah sebuah gaya bahasa yang menyatakan perbandingan secara langsung antara dua hal untuk menciptakan kesan mental yang hidup.

Majas Metafora

Majas Metafora

menggambarkan sesuatu lewat pembandingan dengan objek lain yang memiliki kesamaan atau karakteristik yang sama. Tidak menggunakan kata hubung.

8

Contoh:

"Awan gelap menutupi langitku"

Awan gelap digunakan sebagai metafora untuk perasaan sedih dan murung si penulis.​

media

9

Ciri khasnya:

adalah kalimat yang di dalamnya terdapat unsur perbandingan dan perumpamaan yang memakai kata hubung. Singkatnya, majas ini membandingkan antara satu hal dengan hal lainnya.

Majas Simile

Majas Simile

menggunakan kata-kata
1. Seperti
2. Bagai
3. Seakan-akan

10

Contoh:

"Seperti burung-burung yang bebas di angkasa, aku ingin merdeka"

Diriku dibandingkan dengan burung-burung yang sama-sama ingin bebas dari keterbatasan.​

media

11

media

Apa bedanya majas simile dengan metafora? Bagaimana cara membedakannya?

12

​Majas simile biasanya mudah dikenali karena ada kata pembanding: "seperti", "bagai", atau "laksana".

​​Majas Simile

​Majas metafora tidak menggunakan kata pembanding, jadi benda atau sifat lain itu seolah-olah benar-benar si tokohnya. Metafora sering memberikan efek tajam dan kuat pada puisi.

​​Majas Metafora

media

13

Ciri khasnya:

adalah teknik pengulangan kata, frasa, atau kalimat pada bagian-bagian tertentu dalam sebuah puisi. Teknik ini menimbulkan efek penekanan.

Majas Repetisi

Majas Repetisi

  1. Satu atau dua kata diulang-ulang di baris yang berbeda.

  2. Satu kalimat diulang-ulang di bait yang berbeda.

14

Tidak semua pengulangan dalam puisi bisa disebut sebagai majas repetisi. Apabila pengulangannya disengaja oleh sang penulis untuk memperkuat makna, membentuk irama, atau menarik perhatian pembaca, maka kata/kalimat tersebut bisa disebut sebagai majas repetisi.

Kapan Sebuah Pengulangan Kata Bisa Dianggap sebagai Majas Repetisi?

15

Contoh:

"Dia bertanya, dia mencari, dia mencari
Jawaban yang tidak pernah ditemukan"

Kata "dia" diulang-ulang untuk memberikan penekanan. Untuk menegaskan kegelisahan, usaha sia-sia, dan keputusasaan si tokoh.

media

16

media

Apakah tujuan dari penyair menggunakan ketiga jenis majas tersebut? Apakah untuk memperindah saja atau ada makna lain?

17

Kegunaan Majas

Bukan hanya memperindah, majas juga bisa membantu menyampaikan emosi, suasana, dan makna yang lebih dalam pada puisi. Pembaca bisa merasakan sesuatu yang lebih kuat dari kalimat biasa. Metafora memberi kedalaman, simile memberi kejelasan, dan repetisi memberi penekanan. Apabila digunakan dengan pas, sebuah puisi dengan ketiga majas tersebut di dalamnya bisa terasa sangat hidup dan menyentuh.

18

Multiple Choice

Guruku sang lentera ilmu

Selalu bersabar mengajar kami yang sering menipu dengan segala alasan palsu

Layaknya senja kau begitu indah hingga kami tak mampu melupa seluruh jasamu

Dan seperti gerimis kau menangis melihat kami sukses berkat didikanmu

1

Majas metafora

2

Majas simile

3

Majas repetisi

19

Multiple Choice

Dusta meleraikan aksara.

Puisimu mencurangi atma.

Ku rebahkan tua, menumpahkan tangis dan kecewa.

Mengenang sepotong kata.

Bahwa kita hanya sebatas senja.

1

Majas metafora

2

Majas simile

3

Majas repetisi

20

Multiple Choice

Aku merindukanmu.

Rindu senyummu.

Rindu suaramu.

Rindu sosokmu.

Apa dayaku.

1

Majas metafora

2

Majas simile

3

Majas repetisi

21

waktunya kuis!

22

Buka buku paket halaman 157-158

23

Apa saja yang kalian pelajari hari ini?

media

24

media

Bagaimana perasaan kalian saat membaca puisi dengan banyak majas? Lebih mudah memahami atau masih kesulitan?

25

" Semoga setelah mempelajari jenis-jenis majas ini, kalian bisa lebih peka terhadap keindahan bahasa dalam puisi, dan bisa menciptakan karya sendiri yang penuh makna dan imajinasi!

pattern-tertiary

MAJAS METAFORA, SIMILE, DAN REPETISI

By RETNO WULAN ANDARI

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 25

SLIDE