Search Header Logo
Menikmati Cerita Sejarah

Menikmati Cerita Sejarah

Assessment

Presentation

World Languages

12th Grade

Easy

Created by

Omri Mau

Used 1+ times

FREE Resource

21 Slides • 11 Questions

1

MENIKMATI CERITA SEJARAH

By Omri Mau

2

Multiple Choice

Apa kabar anda hari ini?

1

Sedih

2

Sakit

3

Malas Belajar

4

Gembira dalam Belajar

3

Uraian Materi

Tak terasa kalian sudah sampai pada teks kedua di kelas XII yaitu teks cerita sejarah, kalian baru saja mempelajari surat lamaran pekerjaan. Pasti di antara kalian sudah memahaminya bukan.

Teks yang akan kalian pelajari sekarang sangat mengasyikkan.

Karena kalian dapat memiliki gambaran tentang kehidupan, perjuangan, peristiwa atau hal lain yang pernah terjadi dan ditulis dalam teks cerita sejarah.

Jadi seperti hidup pada zaman yang ada pada cerita sejarah tersebut. Selain itu banyak juga nilai-nilai yang dapat kita ambil setelah membaca teks cerita sejarah. Menarik bukan?

Apa sebenarnya cerita sejarah dan bagaimana serunya kehebatan pelaku dan peristiwa yang pernah terjadi semua ada di modul ini.

 

Sebelum membahas lebih lanjut cerita sejarah berikut akan disampaikan perbedaan antara teks sejarah dengan cerita sejarah. Simpulannya, teks sejarah adalah fakta, sementara teks cerita sejarah adalah imajinasi atas fakta. Sementara itu, berikut adalah analisis bandingan perbedaan cerita sejarah dengan teks sejarah.

4

Teks Sejarah :

​1. Dituntut untuk menyajikan hal-hal faktual yang benar-benar ada dan pernah terjadi

​2. Sejarawan wajib untuk menyampaikan sesuatu sebagaimana adanya, sesuai dengan realita, tidak boleh direka atau ditambah-tambahkan

​3. Hubungan antar fakta satu dengan yang lainnya perlu direkonstruksi, setidaknya melibatkan topografis atau kronologinya.

​4. Sejarawan harus bisa membuktikan bahwa yang dibawakan pada masa kini dapat dilacak eksistensinya di masa lalu. Sejarawan terikat pada fakta mengenai apa, siapa, kapan, dan dimana

​5. Pelaku-pelaku, hubungan antarpelaku, kondisi, situasi hidup, dan keadaan masyarakat secara universal harus sesuai dengan kenyataan yang terjadi

Cerita Sejarah :

​1. Bebas untuk menggambarkan sesuatu yang tidak pernah ada.

​2. Penulis bebas sepenuhnya dalam menciptakan               sesuai   dengan imajinasinya mengenai apa, kapan, siapa, dan dimananya, namun tetap memiliki keterkaitan dengan situasi atau tokoh sejarah.

​3. Imajinasi dan kemampuan mencipta pengaranglah yang mewujudkan cerita sebagai suatu koherensi yang memiliki hubungan dengan situasi sejarah

​4. Tidak terikat pada fakta sejarah sepenuhnya, terutama bagi mengenai apa, siapa, kapan dan di mana, tidak butuh bukti atau saksi seperti teks sejarah.

​5. Pelaku atau tokoh, hubungan, situasi, dan kondisi masyarakat dapat berasal dari imajinasi yang hanya memiliki relevansi dengan sejarah.

5

​Struktur

1. Pengenalan situasi cerita (orientasi, exposition): Pada bagian ini, penulis mulai memperkenalkan latar belakang baik waktu, tempat, maupun lokasi dan awal mula kejadian atau peristiwa. Tokoh dan hubungan antartokoh juga mulai diperkenalkan dengan cara yang sesuai dengan kebutuhannya.

2. Pengungkapan peristiwa: Bagian ini mengungkapkan peristiwa atau kejadian awal yang berpotensi menimbulkan berbagai masalah, pertentangan, atau kesukaran yang menghadang tokoh, terutama tokoh utama (protagonis).

3. Konflik (rising action)

Disini terjadi peningkatan masalah, pertikaian atau peristiwa lainnya yang menyebabkan kesukaran tokoh ikut meningkat pula.

​4. Puncak Konflik (komplikasi)

Merupakan bagian yang paling mendebarkan, menghebohkan dan memuncak dari masalah, pertikaian atau peristiwa lainnya yang dihadapi oleh para tokohnya.

b.      Penyelesaian (resolusi)

Jika tidak diikuti oleh koda, biasanya bagian ini adalah akhir dari cerita (ending) yang berisi pengungkapan bagaimana tokoh utama dan tokoh lainnya menyelesaikan berbagai permasalahan yang menimpanya. Terkadang dapat melalui penjelasan maupun penilaian terhadap nasih dan sikap yang dialami oleh tokoh- tokoh yang terlibat dalam peristiwa.

c.       Koda

Merupakan komentar yang membahas kembali isi semua peristiwa dan perilaku tokoh yang terlibat. Terkadang bagian ini memberikan interpretasi amanat, tetapi tidak disarankan. Lebih baik biarkan pembaca menyimpulkannya sendiri. Bagian ini adalah opsional, terkadang koda digunakan untuk membuat semacam teaser untuk buku lanjutannya, dsb.

6

​Struktur

  • Pengenalan situasi cerita (orientasi, exposition)

  • Pengungkapan peristiwa

  • Konflik (rising action)

  • Puncak Konflik (komplikasi)

  • Penyelesaian (resolusi)

  • Koda

Ciri-ciri

​1. Disajikan secara kronologis berdasarkan urutan kejadian atau urutan peristiwa di masa lampau.

​2. Berbentuk recon teks atau cerita ulang ( pribadi, faktual, imajinatif).

​3. Sering menggunakan konjungsi (kata penghubung) temporal.

2.     Isinya berupa fakta yang diperoleh berdasarkan data-data yang dikumpulkan.

3.     Struktur teksnya: orientasi, urutan peristiwa, reorientasi.

7

​Fungsi

1.       Fungsi rekreatif, memberikan rasa gembira dan senang kepada pembaca.

2.       Fungsi inspiratif, memberikan inspirasi, imajinasi dan kreatifitas untuk keberlangsungan hidup berbangsa dan bernegara untuk lebih baik lagi.

3.       Fungsi intruktif, sebagai alat bantu dalam pembelajaran.

4.       Fungsi edukatif, dapat dijadikan petunjuk dan pelajaran kehidupan bagi manusia dalam berperilaku.

​Nilai - Nilai

1. Nilai budaya: diambil dari budaya yang berkembang secara turun menurun di masyarakat.

​2. Nilai moral: berhubungan dengan masalah moral, berkaitan dengan nasihat, budi pekerti, perilaku/tata susila.

​3. Nilai agama/religi: berhubungan dengan masalah keagaman.

​4. Nilai pendidikan/edukasi: berhubungan dengan proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang.

​5. Nilai estetika: berhubungan dengan keindahan dan seni.

​6. a.       Nilai sosial: berhubungan dengan kehidupan di dalam masyarakat.

8

media

9

Ciri-ciri teks cerita sejarah

  • Disajikan secara kronologis atau urutan peristiwa

  • Bentuk teks cerita ulang (rekon)

  • Struktur teksnya: orientasi-urutan peristiwa-reorientasi

  • Sering menggunakan konjungsi temporal (waktu)

  • Isi berupa fakta

10

Novel Sejarah dikategorikan sebagai novel ulang (rekon)

11

Berdasarkan jenisnya novel ulang (rekon) terdiri dari tiga jenis, yaitu

  • 1) Rekon pribadi adalah novel yang memuatu kejadian dan penulisnya terlibat secara langsung.

  • 2) Rekon faktual (informasional) adalah novel yang memuat kejadian faktual seperti eksperimen ilmiah, laporan polisi, dan lain-lain.

  • 3) Rekon imajinatif adalah novel yang memuat kisah faktual yang dikhayalkan dan diceritakan secara lebih rinci.

12

Berdasarkan jenisnya novel ulang (rekon) terdiri dari tiga jenis, yaitu

  • 1) Rekon pribadi adalah novel yang memuatu kejadian dan penulisnya terlibat secara langsung.

  • 2) Rekon faktual (informasional) adalah novel yang memuat kejadian faktual seperti eksperimen ilmiah, laporan polisi, dan lain-lain.

  • 3) Rekon imajinatif adalah novel yang memuat kisah faktual yang dikhayalkan dan diceritakan secara lebih rinci.

13

Novel sejarah tergolong dalam rekon imajinatif

Artinya, novel tersebut didasarkan atas fakta-fakta sejarah yang kemudian dikisahkan kembali dengan sudut pandang lain yang tidak muncul dalam fakta sejarah. Misalnya, kegemaran, emosi, dan keluarga.

14

media

15

media

16

Struktur

  • Orientasi

  • Pengungkapan peristiwa

  • Menuju konflik (rising action)

  • Puncak Konflik (Turning point)

  • Penyelesaian (resolusi)

  • Koda

17

media

18

media

19

media

20

media

21

KUIS

22

Multiple Choice

1. Cermati cerita sejarah berikut ini!

Sejarah Singkat Perjuangan Cut Nyak Dien

Pada masa penjajahan, setiap daerah memiliki pemimpin untuk mengusir penjajah dari tanah kelahirannya. Cut nyak dien adalah seorang sosok pahlawan wanita dari Aceh Barat yang mendapat julukan srikandi Indonesia. Cut Nyak Dien memimpin perang di garis depan, melawan Belanda yang mempunyai persenjataan lebih lengkap. Namun beliau tak pernah gentar menghadapinya.


Struktur teks cerita sejarah di atas adalah …

1

Orientasi

2

Klimaks

3

Urutan peristiwa

4

Reorientasi

5

Menuju konflik

23

Multiple Choice

2. Cermati cerita sejarah berikut ini !


Ketika Perang Aceh meluas tahun 1873, Cut Nyak Dien memimpin perang di garis depan, melawan Belanda yang mempunyai persenjataan lebih lengkap. Setelah bertahun-tahun bertempur, pasukannya terdesak dan memutuskan untuk mengungsi ke daerah yang lebih terpencil. Dalam pertempuran di Sela Glee Tarun, Teuku Ibrahim gugur.

Kendati demikian, Cut Nyak Dien melanjutkan perjuangan dengan semangat berapi-api. Kebetulan saat upacara penguburan suaminya, ia bertemu dengan Teuku Umar yang kemudian menjadi suami sekaligus rekan perjuangan.

Bersama, mereka membangun kembali kekuatan dan menghancurkan markas Belanda di sejumlah tempat. Namun, ujian berat kembali dirasa ketika pada 11 Februari 1899, Teuku Umar gugur.

Struktur Teks cerita sejarah di atas adalah …

1

Orientasi

2

Urutan Peristiwa

3

Menuju Konflik

4

Klimaks

5

Reorientasi

24

Multiple Choice

3. Salah satu ciri teks novel sejarah adalah...

1

Cerita hasil imajinasi pengarang

2

Cerita yang berlatar belakang sejarah, namun diolah dengan imajinasi pengarang

3

Cerita masa lalu yang benar-benar terjadi

4

Ada bukti-bukti autentik yang menguatkan sejarah yang diceritakan

5

Bersifat argumentatif

25

Multiple Choice

4. Cermati teks berikut dengan saksama.


Sikap dingin rakyat Maluku ternyata tidak dihiraukan oleh Portugis, bahkan tindakan mereka semakin menjadi-jadi. Portugis mulai ikut campur dalam urusan di kerajaan Maluku. Rakyat Ternate di bawah pimpinan Sultan Hairun segera bangkit menentang dominasi Portugis di Maluku. Namun, gubernur Portugis, De Mesquita, menangkap dan menawan Sultan Hairun. Tindakan Portugis itu menimbulkan kemarahan rakyat Ternate. Rakyat Ternate segera bertindak menyerang dan membunuh serdadu-serdadu Portugis sehingga Portugis melepaskan Sultan Hairun. Sekalipun Sultan Hairun telah dilepaskan, tetapi serangan rakyat Ternate terhadap Portugis tetap berlanjut yang membuat kewalahan serdadu-serdadu Portugis di Maluku. Dengan siasat liciknya, Portugis segera menawarkan perundingan kepada Sultan Hairun


Dalam struktur teks cerita sejarah di atas, penggalan tersebut tergolong ke dalam….

1

pengungkapan peristiwa

2

kesimpulan

3

pengenalan

4

penilaian

5

latar dan alur sejarah

26

Multiple Choice

4. Cermati teks berikut dengan saksama.


Sikap dingin rakyat Maluku ternyata tidak dihiraukan oleh Portugis, bahkan tindakan mereka semakin menjadi-jadi. Portugis mulai ikut campur dalam urusan di kerajaan Maluku. Rakyat Ternate di bawah pimpinan Sultan Hairun segera bangkit menentang dominasi Portugis di Maluku. Namun, gubernur Portugis, De Mesquita, menangkap dan menawan Sultan Hairun. Tindakan Portugis itu menimbulkan kemarahan rakyat Ternate. Rakyat Ternate segera bertindak menyerang dan membunuh serdadu-serdadu Portugis sehingga Portugis melepaskan Sultan Hairun. Sekalipun Sultan Hairun telah dilepaskan, tetapi serangan rakyat Ternate terhadap Portugis tetap berlanjut yang membuat kewalahan serdadu-serdadu Portugis di Maluku. Dengan siasat liciknya, Portugis segera menawarkan perundingan kepada Sultan Hairun


Dalam struktur teks cerita sejarah di atas, penggalan tersebut tergolong ke dalam….

1

pengungkapan peristiwa

2

kesimpulan

3

pengenalan

4

penilaian

5

latar dan alur sejarah

27

Multiple Choice

5. Mengapa film "Bumi dan Manusia" dikatakan sebagai wujud teks novel sejarah?

1

Tokoh-tokoh dalam film adalah hasil imajinasi pengarangnya

2

Tokoh-tokoh film tersebut benar-benar tercatat dalam sejarah

3

Latar belakang sejarah dalam film tersebut adalah perjuangan hak asasi pribumi dari penjajahan Belanda, tetapi tetap ada imajinasi pengarangnya

4

Film tersebut benar-benar faktual

5

Cerita film "Bumi dan Manusia" seluruhnya hasil imajinasi pengarangnya

28

Multiple Choice

7. Cermati teks berikut dengan saksama.


Hari Buruh, yang dikenal juga dengan sebutan May Day, diperingati setiap 1 Mei. Di beberapa negara, Hari Buruh dijadikan hari libur tahunan, yang berawal dari usaha gerakan serikat buruh untuk merayakan keberhasilan ekonomidan sosial para buruh. Hari Buruh ini lahir dari rentetan perjuangan kelas pekerja. Pada 1886, terjadi demonstrasi kaum buruh Amerika Serikat yang menuntut pemberlakuan delapan jam kerja. Frederation of Organized Trades and Labor Unions akhirnya menetapkan 1 Mei sebagai Hari Buruh yang diperingati momen tuntutan delapan jam kerja sehari dan juga memberikan semangat baru perjuangan kelas pekerja yang mencapai titik masif di era tersebut.


Kalimat yang menunjukkan orientasi pada penggalan teks cerita sejarah di atas adalah….

1

Frederation of Organized Trades and Labor Unions akhirnya menetapkan 1 Mei sebagai Hari Buruh yang diperingati momen tuntutan delapan jam kerja sehari dan juga memberikan semangat baru perjuangan kelas pekerja yang mencapai titik masif di era tersebut.

2

Hari Buruh, yang dikenal juga dengan sebutan May Day.

3

Hari Buruh ini lahir dari rentetan perjuangan kelas pekerja.

4

Hari Buruh, yang dikenal juga dengan sebutan May Day, diperingati setiap 1 Mei. Di beberapa negara, Hari Buruh dijadikan hari libur tahunan, yang berawal dari usaha gerakan serikat buruh untuk merayakan keberhasilan ekonomi dan sosial para buruh.

5

Memberikan semangat baru perjuangan kelas pekerja yang mencapai titik masif di era tersebut.

29

Multiple Choice

8. Secara umum teks novel sejarah memiliki struktur teks yang sama dengan struktur fiksi lainnya. Struktur teks tersebut memiliki fungsi membangun terbentuknya sebuah teks cerita yang baik, diantaranya adalah ...

1

orientasi, alur cerita, komplikasi, klimaks, dan resolusi, koda

2

orientasi, pengungkapan peristiwa, menuju konflik, puncak konflik, resolusi, koda.

3

orientasi, komplikasi, rangkaian peristiwa, resolusi, evaluasi, koda

4

orientasi, pengungkapan peristiwa, penyebab konflik, puncak konflik, resolusi, koda.

5

orientasi, pengenalan situasi, komplikasi, evaluasi, resolusi, koda

30

Multiple Choice

9. Novel sejarah dapat dikategorikan sebagai novel ulang (rekon), yaitu ....

1

rekon pribadi

2

rekon faktual

3

rekon imajinatif

4

rekon eksperimen

5

rekon laporan

31

Multiple Choice

10. Perhatikan kutipan teks berikut dengan seksama!

(1) Yang mencuri perhatian kali ini bukan hanya soal desas-desus itu. (2) Sepeninggal Kalagemet Sri Jayanegara dengan segera muncul pertanyaan, siapa yang akan naik tahta menggantikannya. (3) Dua pewaris yang masing-masing berwajah cantik itu memang bersih tetapi apa yang terlihat tidak sesederhana yang tampak. (4) Pancaksara bahkan melihat persaingan amat tajam bakal terjadi, terutama riuhnya barisan orang-orang di belakang Kudamerta dan barisan orang-orang di belakang Cakradara? (5) Karena beristrikan ratu pewaris tahta tidak ubahnya ikut numpang mewarisi tahta itu sendiri.


Kutipan teks novel sejarah tersebut merupakan struktur ... .

1

orientasi

2

puncak konflik

3

resolusi

4

koda

5

menuju konflik

32

media

MENIKMATI CERITA SEJARAH

By Omri Mau

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 32

SLIDE