
Punarbhawa 1 dan 2
Presentation
•
Religious Studies
•
10th Grade
•
Practice Problem
•
Medium
I Gusti Ngurah Agung Sandy Warman
Used 5+ times
FREE Resource
11 Slides • 10 Questions
1
2
3
Multiple Choice
Apa arti kata 'Punarbhawa'?
Kelahiran kembali yang berulang-ulang
Kematian yang abadi
Kehidupan satu kali
Kebahagiaan selamanya
4
5
Multiple Choice
Seseorang yang sangat dermawan dan selalu berbuat baik (kayika dan wacika) sepanjang hidupnya justru mengalami kemiskinan dan penderitaan yang tak berkesudahan. Sebaliknya, seorang koruptor yang merugikan banyak orang menikmati kemewahan dan kekuasaan hingga akhir hayatnya. Mengacu pada Sifat dan Fungsi Hukum Karma Phala (Hukum Sebab Akibat), bagaimana prinsip tersebut menjelaskan fenomena ketidakadilan yang tampak ini?
Hukum Karma Phala bersifat tidak mutlak dan dapat dibatalkan oleh kekuatan spiritual tertentu, sehingga perbuatan buruk terkadang luput dari konsekuensi.
Keadilan tersebut hanya berlaku untuk perbuatan yang dilakukan melalui pikiran (manacika), sementara perbuatan badan dan perkataan tidak selalu membuahkan hasil yang setimpal.
Hasil perbuatan baik dari si dermawan dan hasil perbuatan buruk dari si koruptor akan dinikmati atau diterima secara setimpal di kehidupan mereka yang selanjutnya (Punarbhawa), menjamin keadilan yang abadi.
Phala (hasil) dari perbuatan buruk koruptor telah diubah menjadi rasa bersalah batin yang tidak terlihat, sehingga ia tidak perlu menderita secara fisik atau materi.
Hukum Sebab Akibat hanya berlaku pada perbuatan yang besar dan jelas; perbuatan kecil dari si dermawan tidak dihitung, sedangkan perbuatan koruptor sudah pasti akan dinikmati hasilnya di kehidupan ini.
6
7
Multiple Choice
Jika Moksa adalah tujuan akhir pembebasan Atman dari ikatan duniawi, berdasarkan mekanisme Karmawasana dan Punarbhawa, kondisi apakah yang secara logis harus dicapai oleh Atman agar siklus kelahiran kembali dapat terputus secara permanen?
Atman harus menumpuk Karma Phala yang jumlahnya setara antara hasil perbuatan baik dan buruk, sehingga mencapai keseimbangan.
Atman harus melunasi dan menghabiskan seluruh sisa Phala (hasil) perbuatan masa lalu (Karmawasana) dan tidak menciptakan Karmawasana baru.
Atman harus secara mutlak hanya melakukan perbuatan baik (Kayika dan Wacika) tanpa menciptakan hasil yang dinikmati di kehidupan sekarang.
Atman harus menjalani satu kali kehidupan sempurna di mana seluruh perbuatan dilakukan melalui pikiran (Manacika) saja, tanpa melibatkan badan dan perkataan.
Atman harus menerima bahwa Karmawasana adalah ikatan abadi yang tidak dapat dihilangkan, sehingga Moksa hanya bisa dicapai melalui anugerah.
8
9
10
Multiple Select
Manakah dari berikut ini yang merupakan klasifikasi dari Karma Phala?
Sancita Karma Phala
Prarabdha Karma Phala
Kriyaman Karma Phala
Wasana Karma Phala
Acintya Karma Phala
11
12
Fill in the Blanks
13
14
Multiple Choice
Mengacu pada fakta bahwa manusia dianugerahi Buddhi (Kecerdasan Moral) dan kemampuan Viveka (Memilah), dan fungsi kelahiran ini adalah sebagai Wahana Utama untuk mencapai Moksa. Apa implikasi etis dan spiritual yang paling kritis dari anugerah dan fungsi tersebut dalam konteks Hukum Karma Phala?
Manusia memiliki hak istimewa untuk menunda kewajiban melunasi Sancita Karma karena fokus utama adalah menciptakan Kriyamana Karma Phala positif.
Karena Buddhi dan Viveka adalah modal unik, manusia harus memanfaatkan sepenuhnya untuk membedakan Dharma dan Adharma, sebab penyalahgunaan modal ini akan menghasilkan Karma Phala (dosa) yang jauh lebih berat.
Tujuan kelahiran manusia adalah melunasi seluruh Sancita Karma (dosa masa lalu), sehingga Kriyamana Karma Phala baru (perbuatan saat ini) secara spiritual tidak lagi relevan.
Modal Buddhi menjamin bahwa Atman manusia akan secara otomatis mencapai Moksa, asalkan ia tidak melakukan perbuatan buruk yang bersifat Kayika (fisik).
Manusia memiliki kesempatan untuk menghindari semua jenis Karma Phala dengan memusatkan diri pada meditasi dan menjauhi semua bentuk interaksi sosial yang menciptakan Karma.
15
16
Multiple Choice
Apa perbedaan utama antara Annamaya Kosa dan Suksma Sarira?
Annamaya Kosha adalah badan fisik, Suksma Sarira adalah badan halus yang membawa pikiran dan kecerdasan
Annamaya Kosa adalah badan halus, Suksma Sarira adalah badan fisik
Annamaya Kosa membawa karmawasana, Suksma Sarira tidak
Annamaya Kosa terdiri dari pikiran, Suksma Sarira terdiri dari unsur fisik
17
18
Open Ended
Jelaskan mengapa sikap berbuat baik aktif adalah satu-satunya cara untuk membuktikan Punarbhawa berfungsi sebagai wahana perbaikan diri!
19
20
Fill in the Blanks
21
Fill in the Blanks
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 21
SLIDE
Similar Resources on Wayground
14 questions
Pengenalan Komputer Dasar
Presentation
•
10th Grade
19 questions
Zina
Presentation
•
10th Grade
13 questions
fiqih muamalah
Presentation
•
10th Grade
13 questions
WAKAF
Presentation
•
10th Grade
15 questions
FIKIH-BANK
Presentation
•
10th Grade
17 questions
Iman kepada Malaikat
Presentation
•
10th Grade
13 questions
Materi Khulafaur Rasyidin
Presentation
•
10th Grade
16 questions
KISI KISI BAHASA INGGRIS KELAS X
Presentation
•
10th Grade
Popular Resources on Wayground
24 questions
PBIS-HGMS Day 10
Quiz
•
6th - 8th Grade
10 questions
HCS SCI 03 Summer School Review 3
Quiz
•
3rd Grade
11 questions
Home Scope
Quiz
•
7th - 8th Grade
15 questions
HCS SCI 05 Summer School Assessment 3 Review
Quiz
•
5th Grade
35 questions
Lufkin Road Middle School Student Handbook & Policies Assessment
Quiz
•
7th Grade
18 questions
Geo 11.3 Area of Circles and Sectors
Quiz
•
9th - 11th Grade