

Penerjemahan Teks Budaya (Festival, Tradisi, Adat)
Presentation
•
World Languages
•
University
•
Practice Problem
•
Hard
Mita Winny
FREE Resource
7 Slides • 0 Questions
1
By Mita Winny
2
Mahasiswa diharapkan mampu:
Mengenali istilah budaya Jepang yang tidak memiliki padanan langsung dalam bahasa Indonesia.
Menerapkan strategi foreignisasi vs domestikasi dalam penerjemahan.
Menerjemahkan teks naratif tentang festival atau tradisi Jepang dengan mempertahankan nuansa budaya.
Membandingkan hasil terjemahan antar kelompok untuk memahami variasi strategi.
3
Hari ini kita akan berlatih menerjemahkan teks budaya Jepang, misalnya tentang festival, tradisi, atau kebiasaan masyarakat. Teks jenis ini sangat menarik, tetapi juga menantang. Karena banyak sekali istilah budaya yang tidak memiliki padanan langsung dalam bahasa Indonesia.
4
“Di Jepang, banyak orang pergi ke kuil Shinto saat Tahun Baru untuk melakukan hatsumōde, yaitu kunjungan pertama ke kuil. Mereka berdoa bersama keluarga atau teman agar diberi kesehatan dan kebahagiaan, serta merayakan awal tahun baru. Di kuil, orang juga bisa membeli jimat keberuntungan (omamori) atau mencoba ramalan kertas (omikuji), yang semuanya sudah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Jepang.”
日本では、正月に多くの人が神社に行って初詣をします。家族や友だちと一緒に健康や幸せを祈り、新しい一年の始まりを祝います。神社ではお守りやおみくじを買うこともでき、これらは人々の生活に深く結びついています。
5
Bahasa Jepang kaya dengan istilah budaya yang tidak punya padanan langsung dalam bahasa Indonesia. Misalnya:
畳 (tatami) → tikar jerami khas Jepang. Kalau diterjemahkan hanya “tikar,” pembaca Indonesia akan membayangkan tikar pandan atau plastik.
浴衣 (yukata) → kimono musim panas berbahan katun. Kalau diterjemahkan hanya “kimono,” maknanya kurang tepat.
お盆 (Obon) → festival penghormatan arwah leluhur. Kalau diterjemahkan hanya “festival arwah,” nuansanya hilang.
Inilah yang membuat penerjemahan teks budaya sulit. Apakah istilah seperti itu sebaiknya kita pertahankan dalam bahasa Jepang, atau kita ubah ke bahasa Indonesia?
6
Istilah budaya diubah menjadi padanan bahasa Indonesia.
Misalnya: hatsumōde → “kunjungan pertama ke kuil di Tahun Baru.”
omamori → “jimat keberuntungan.”
omikuji → “ramalan kertas.”
Kelebihan: lebih mudah dipahami pembaca awam.
Kekurangan: nuansa asli budaya bisa hilang.
Domestikasi (Domestication)
Istilah budaya dibiarkan dalam bahasa Jepang.
Misalnya: hatsumōde, omamori, omikuji.
Biasanya diberi catatan atau penjelasan singkat.
Kelebihan: pembaca mengenal istilah asli Jepang, nuansa budaya terjaga.
Kekurangan: pembaca awam mungkin kesulitan memahami.
Foreignisasi (Foreignization)
7
Menerjemahkan teks budaya berarti kita harus menjadi “penjembatan budaya.” Kita tidak hanya memindahkan bahasa, tetapi juga membantu pembaca memahami dunia yang berbeda. Kadang kita harus memilih mempertahankan istilah Jepang demi menjaga nuansa, kadang kita harus mencari padanan agar pembaca tidak bingung.
By Mita Winny
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 7
SLIDE
Similar Resources on Wayground
6 questions
Kewirausahaan
Presentation
•
University
7 questions
PBSM Pertemuan (2) Dua
Presentation
•
University
3 questions
Active Voice Lesson
Presentation
•
University
3 questions
Statistika Pertemuan 1
Presentation
•
University
3 questions
Seni Bahasa
Presentation
•
University
7 questions
Pengantar Psikolinguistik
Presentation
•
University
5 questions
BI Pertemuan 1
Presentation
•
University
6 questions
BENTUK PANTUN
Presentation
•
University
Popular Resources on Wayground
21 questions
Continents and Oceans
Quiz
•
6th Grade
20 questions
Parts of Speech
Quiz
•
5th Grade
16 questions
Subject & Predicate
Quiz
•
5th Grade
25 questions
Multiplication Facts
Quiz
•
5th Grade
12 questions
Map Skills
Quiz
•
3rd Grade
22 questions
Continents and Oceans
Quiz
•
5th Grade
15 questions
Rounding Decimals
Quiz
•
5th Grade
20 questions
Brand Labels
Quiz
•
5th - 12th Grade