Search Header Logo
Pendidikan Pemilih

Pendidikan Pemilih

Assessment

Presentation

Social Studies

6th - 8th Grade

Practice Problem

Easy

Created by

Pardiman BBGTK2025

Used 3+ times

FREE Resource

1 Slide • 10 Questions

1

​Pendidikan Pemilih
Pertemuan ke-13

By Pardiman BBGTK2025

2

Multiple Choice

1. Jika membandingkan definisi pendidikan politik menurut Miriam Budiardjo dan Ramlan Surbakti, perbedaan penekanan filosofis yang paling mendasar antara keduanya adalah...

1

A, Jika membandingkan definisi pendidikan politik menurut Miriam Budiardjo dan Ramlan Surbakti, perbedaan penekanan filosofis yang paling mendasar antara keduanya adalah...

2

B. Miriam Budiardjo menekankan pada aspek manajerial partai, sedangkan Ramlan Surbakti pada aspek yuridis formal.

3

C. Miriam Budiardjo menekankan pada pembentukan partisipan yang bertanggung jawab secara etis, sedangkan Ramlan Surbakti menekankan pada proses dialogik untuk menghindari indoktrinasi.

4

D. Miriam Budiardjo melihat pendidikan politik sebagai tugas pemerintah saja, sedangkan Ramlan Surbakti melihatnya sebagai tugas LSM.

5

E. Miriam Budiardjo fokus pada hasil akhir pemilu, sedangkan Ramlan Surbakti fokus pada kampanye.

3

Multiple Choice

2. Mengacu pada Pasal 1 Angka 4 UU No. 2 Tahun 2011, pendidikan politik didefinisikan sebagai proses pembelajaran tentang tiga komponen utama warga negara. Jika seorang politisi hanya mengajarkan cara meraih kekuasaan tanpa mengajarkan konsekuensi hukumnya, komponen definisi manakah yang dilanggar atau diabaikan?

1

A. Hak Warga Negara.

2

B. Strategi Kampanye.

3

C. Tanggung Jawab dalam kehidupan berbangsa.

4

D. Kebebasan Berpendapat.

5

E. Solidaritas Golongan.

4

Multiple Choice

3. Sebuah organisasi mahasiswa mengadakan kegiatan yang bertujuan agar anggotanya tidak mudah terprovokasi isu hoax yang memecah belah dan mampu bersikap dewasa dalam perbedaan pendapat. Kegiatan ini secara spesifik memenuhi tujuan pendidikan politik aspek...

1

A. Meningkatkan Partisipasi Politik (Mobilisasi massa).

2

B. Membangun Karakter Bangsa (Kemandirian dan persatuan).

3

C. Meningkatkan Kesadaran Hak (Menuntut kebebasan).

4

D. Penguasaan Struktur Pemerintahan.

5

E. Peningkatan Jumlah Pemilih.

5

Multiple Choice

4. Salah satu manfaat pendidikan politik adalah menjaga "Stabilitas Politik". Bagaimana mekanisme logis pendidikan politik dapat menciptakan stabilitas tersebut?

1

A. Dengan mengajarkan masyarakat untuk selalu setuju dengan semua kebijakan pemerintah tanpa protes.

2

B. Dengan memobilisasi aparat keamanan untuk menjaga ketertiban umum secara ketat.

3

C. Dengan memberikan pemahaman mekanisme penyelesaian sengketa (konflik) secara damai dan konstitusional.

4

D. Dengan melarang adanya perbedaan pendapat di ruang publik agar tidak gaduh.

5

E. Dengan menyeragamkan pilihan politik seluruh warga negara.

6

Multiple Choice

5. Meskipun pendidikan politik adalah tanggung jawab kolektif, UU No. 2 Tahun 2011 memberikan mandat imperatif (wajib) melakukan kaderisasi sebagai fungsi utamanya kepada institusi tertentu. Institusi manakah yang dimaksud dan apa konsekuensinya jika abai?

1

A. Pemerintah Daerah; akibatnya pelayanan publik terganggu.

2

B. Partai Politik; akibatnya gagal melahirkan calon pemimpin yang kompeten (krisis kader).

3

C. Perguruan Tinggi; akibatnya mahasiswa tidak lulus tepat waktu.

4

D. Perguruan Tinggi; akibatnya mahasiswa tidak lulus tepat waktu.

5

E. Media Massa; akibatnya rating berita turun.

7

Multiple Choice

6. Pemerintah mengundang tokoh masyarakat dan perwakilan demonstran untuk duduk bersama membahas rancangan undang-undang, guna menyerap aspirasi dan menjelaskan posisi pemerintah. Strategi pendidikan politik yang sedang diterapkan dalam skenario ini adalah...

1

A, Sosialisasi Politik (Penanaman nilai sepihak).

2

B. Rekrutmen Politik (Seleksi jabatan).

3

C. Indoktrinasi Politik (Pemaksaan ideologi).

4

D. Komunikasi Politik (Jembatan dialog elit dan massa).

5

E. Agitasi Politik (Pembangkitan emosi massa).

8

Multiple Choice

7. Jika tujuan sebuah kegiatan adalah untuk melatih kemampuan teknis mahasiswa dalam merumuskan kebijakan publik dan berdebat secara parlementer, metode pendidikan politik manakah yang paling efektif digunakan?

1

A. Mendengarkan ceramah umum (Kuliah satu arah).

2

B. Membaca artikel di media sosial (Literasi pasif).

3

C. Simulasi (seperti Model United Nations atau Sidang Semu).

4

D. Menonton debat Capres di televisi.

5

E. Diskusi santai di kantin (Informal).

9

Multiple Choice

8. Dalam sebuah negara otoriter, pemerintah mewajibkan seluruh siswa menghafal buku putih penguasa dan melarang pertanyaan kritis di kelas. Berdasarkan sifatnya, praktik ini bertentangan dengan konsep pendidikan politik yang ideal di negara demokrasi karena...

1

A. Merupakan Pendidikan Politik Partisipatoris yang terlalu bebas.

2

B. Merupakan Indoktrinasi Politik yang bersifat satu arah dan mematikan nalar kritis.

3

C. Termasuk dalam jalur Informal yang tidak terstruktur.

4

D. Merupakan metode Sosialisasi yang paling efektif untuk persatuan.

5

E. Sudah sesuai dengan UU Partai Politik.

10

Multiple Choice

9. Mengapa "Smart Voters" (pemilih cerdas) yang dihasilkan oleh pendidikan politik dianggap vital bagi legitimasi pemerintahan?

1

A. Karena pemilih cerdas cenderung memilih calon yang memberikan uang terbanyak.

2

B. Karena pemilih cerdas memastikan tingkat partisipasi pemilu mencapai 100%.

3

C. Karena pilihan yang didasari pemahaman visi-misi menghasilkan pemimpin yang benar-benar dikehendaki rakyat secara rasional, bukan emosional.

4

D. Karena pemilih cerdas akan selalu memprotes siapapun yang menang.

5

E. Karena pemilih cerdas mempermudah kerja KPU dalam menghitung suara.

11

Multiple Choice

10. Seorang mahasiswa UIN Salatiga aktif mengkritisi kebijakan kampanye yang menggunakan isu SARA (Suku, Agama, Ras, Antargolongan). Tindakan mahasiswa ini menunjukkan keberhasilan pendidikan politik dalam aspek...

1

A. Rekrutmen Politik untuk menjadi Caleg.

2

B. Kualitas Demokrasi dan Kedewasaan Berpolitik.

3

C. Ketaatan buta pada aturan kampus.

4

D. Strategi memenangkan satu golongan.

5

E. Upaya mengambil alih kekuasaan Bawaslu.

​Pendidikan Pemilih
Pertemuan ke-13

By Pardiman BBGTK2025

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 11

SLIDE