Search Header Logo
Prosa

Prosa

Assessment

Presentation

World Languages

9th Grade

Easy

Created by

IRVAN PAKSI EKANANTO

Used 1+ times

FREE Resource

10 Slides • 22 Questions

1

​Prosa

By IRVAN PAKSI EKANANTO

2

Pengertian Prosa

Prosa adalah karya sastra yang disusun dalam bentuk cerita atau uraian dengan bahasa bebas, tidak terikat oleh aturan rima, irama, atau bait seperti pada puisi. Prosa digunakan untuk menceritakan peristiwa, pengalaman, atau gagasan secara runtut dan jelas.
Pengertian Prosa Menurut Ahli

  1. Herman J. Waluyo
    Prosa adalah karya sastra yang
    berbentuk cerita dan disampaikan dengan bahasa sehari-hari tanpa aturan metrum atau rima tertentu.

  2. Tarigan
    Prosa adalah
    karangan bebas yang tidak terikat oleh kaidah persajakan dan biasanya digunakan untuk menyampaikan cerita atau informasi secara runtut.

Kesimpulan

Prosa adalah karya sastra berbentuk cerita yang menggunakan bahasa bebas dan mengalir, tidak terikat aturan puisi, serta berfungsi untuk menyampaikan peristiwa, gagasan, atau pesan kepada pembaca secara jelas dan runtut. Prosa dapat bersifat imajinatif (fiksi) maupun berdasarkan fakta (non fiksi).

3

Unsur Intrinsik Prosa

Unsur intrinsik adalah unsur-unsur yang membangun cerita dari dalam. Unsur ini langsung terdapat di dalam teks dan saling berkaitan sehingga membentuk cerita yang utuh.
1. Tema

Tema adalah ide pokok atau gagasan utama yang mendasari keseluruhan cerita. Tema menjadi dasar pengembangan cerita, tokoh, dan konflik.
Contoh tema:
persahabatan, perjuangan, kasih sayang, kejujuran, ketidakadilan.

2. Alur
Alur adalah
rangkaian peristiwa yang membentuk cerita. Alur merupakan pola pengembangan cerita yang terbentuk oleh hubungan sebab-akibat dan disusun secara kronologis. Peran alur sangat penting karena

alur menjadi struktur rangkaian peristiwa yang menggerakkan jalannya cerita. Alur umumnya terdiri atas tiga bagian, yaitu bagian awal, bagian tengah, dan bagian akhir. Bagian awal berisi pengenalan tokoh dan latar cerita (orientasi). Bagian tengah menampilkan konflik yang mulai muncul, meningkat, hingga mencapai klimaks. Bagian akhir memuat penyelesaian masalah atau akhir dari konflik yang dihadapi tokoh (resolusi).

4

Unsur Intrinsik Prosa

Terdapat tiga jenis alur dalam cerita, yaitu sebagai berikut.
a.
Alur maju adalah alur yang dimulai dengan kejadian masa kini, kemudian konflik berkembang dan memuncak, lalu diakhiri dengan penyelesaian.

b. Alur mundur adalah alur yang diawali dengan penceritaan kejadian masa lampau dan dilanjutkan dengan konflik yang terjadi pada masa kini.

c. Alur campuran (maju-mundur) adalah alur yang memadukan kisah masa kini dan masa lalu secara bergantian.

3. Penokohan

Penokohan adalah cara pengarang menggambarkan watak, sifat, dan perilaku tokoh dalam cerita.
Watak tokoh dapat ditampilkan melalui:
dialog tokoh, tindakan tokoh, pikiran tokoh, penjelasan langsung dari pengarang.

Tokoh biasanya dibedakan menjadi tokoh utama dan tokoh tambahan.

5

Unsur Intrinsik Prosa

4. Latar

Latar adalah keterangan mengenai tempat, waktu, dan suasana terjadinya peristiwa dalam cerita.
Latar membantu pembaca memahami konteks kejadian dan memperjelas situasi cerita.

Jenis latar meliputi: latar tempat, latar waktu, latar suasana.


5. Sudut Pandang

Sudut pandang adalah cara pengarang menempatkan diri dalam menyampaikan cerita.

Sudut pandang yang sering digunakan:

  • Orang pertama: pengarang terlibat langsung sebagai tokoh, menggunakan kata “aku” atau “saya”.

  • Orang ketiga: pengarang berada di luar cerita dan menggunakan kata “dia”, “ia”, atau menyebut nama tokoh.


6. Amanat

Amanat adalah pesan moral atau pelajaran hidup yang ingin disampaikan pengarang kepada pembaca melalui cerita.
Amanat bisa disampaikan
secara langsung maupun tersirat melalui peristiwa dan sikap tokoh.


6

Unsur Ekstrinsik Prosa

Unsur ekstrinsik adalah unsur-unsur yang berada di luar teks cerita, tetapi sangat memengaruhi isi, makna, dan pesan cerita. Unsur ini tidak tertulis secara langsung di dalam cerita, namun dapat dipahami melalui konteks penulisan dan latar belakangnya.
1. Latar Belakang Penulis

Latar belakang penulis berkaitan dengan pengalaman hidup, pendidikan, pandangan hidup, serta pemikiran penulis. Pengalaman tersebut dapat memengaruhi tema cerita, cara penokohan, konflik, dan amanat yang disampaikan.
Misalnya,
penulis yang pernah mengalami ketidakadilan cenderung menulis cerita dengan tema perjuangan atau kritik sosial.
2. Kondisi Sosial

Kondisi sosial adalah keadaan masyarakat pada saat cerita ditulis, seperti kondisi ekonomi, politik, pendidikan, atau hubungan sosial. Kondisi ini dapat memengaruhi:

- konflik yang muncul dalam cerita

- karakter tokoh

- latar dan peristiwa yang diceritakan

Cerita sering kali menjadi cerminan keadaan sosial pada zamannya.

7

Unsur Ekstrinsik Prosa

3. Nilai Budaya

Nilai budaya merupakan nilai-nilai kehidupan masyarakat yang tercermin dalam cerita, seperti adat istiadat, norma, kebiasaan, dan kepercayaan.
Nilai budaya dapat terlihat dari:

  • cara tokoh bersikap

  • tradisi yang digambarkan

  • kebiasaan hidup masyarakat dalam cerita


Simpulan Unsur Ekstrinsik

Unsur ekstrinsik prosa meliputi latar belakang penulis, kondisi sosial, dan nilai budaya. Meskipun berada di luar teks, unsur-unsur ini berperan penting dalam membentuk isi cerita dan pesan yang ingin disampaikan penulis kepada pembaca.

8

Jenis-Jenis Prosa

1. Prosa Fiksi

Prosa fiksi adalah prosa yang isinya bersifat khayalan atau imajinatif, bukan kejadian nyata. Cerita disusun berdasarkan daya imajinasi pengarang, meskipun kadang terinspirasi dari kehidupan nyata.

Salah satu bentuk prosa fiksi adalah teks cerita fantasi.
Cerita fantasi merupakan cerita yang penuh khayalan dan imajinasi. Dalam cerita ini, pengarang menciptakan tokoh, peristiwa, dan dunia yang tidak ada dalam kehidupan nyata.

Ciri-ciri cerita fantasi antara lain:

  • Bersifat imajinatif atau khayalan

  • Tokohnya bisa berupa makhluk ajaib, dewa-dewi, raksasa, atau manusia dengan kekuatan khusus

  • Peristiwanya tidak masuk akal menurut logika sehari-hari

  • Dapat berlatar masa depan, yang disebut cerita futuristik

Tujuan cerita fantasi adalah memberi hiburan sekaligus mengajak pembaca berimajinasi secara bebas.

9

Jenis-Jenis Prosa

2. Prosa Nonfiksi

Prosa nonfiksi adalah prosa yang berisi cerita atau narasi berdasarkan fakta dan kejadian nyata, bukan hasil khayalan pengarang.

Prosa nonfiksi disusun untuk:

  • Memberikan informasi

  • Menyampaikan pengalaman nyata

  • Memberi pesan atau inspirasi kepada pembaca

Contoh prosa nonfiksi antara lain:

  • Biografi

  • Teks cerita inspiratif

  • Esai

  • Laporan atau kisah nyata

Isi prosa nonfiksi dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya karena berdasarkan fakta dan realitas.

10

Contoh Soal

Senja memerah. Langit menyajikan semburat jingga yang berkobar di batas horison. Sesaat lagi, malam akan menebarkan keremangan yang membaur bersama napas kesunyian. Perlahan, alam mulai melepaskan diri dari jeratan hari. Seakan jemu menimbun lelah, bumi mulai meredupkan kehidupan. Aroma sepi mulai menyebar ke setiap celah udara.

Sumber: Somad, A.A. dkk (2007) Aktif dan Kreatif Berbahasa Indonesia untuk Kelas XI SMA/MA, Pusat Perbukuan.

1. Latar waktu dalam penggalan cerpen tersebut adalah...
A. malam hari

B. pagi hari

C. sore hari

D. siang hari
Pembahasan:

Latar waktu dalam penggalan cerpen tersebut adalah sore hari menjelang malam. Hal ini ditunjukkan melalui kalimat-kalimat seperti "Senja memerah," "Langit sajikan semburat jingga yang berkobar di batas horison," serta "Sesaat lagi, malam akan menebarkan keremangan."

Jawaban: C

11

Draw

Gambarkan sesuatu dipinggir pantai itu sesuai dengan imajinasimu!

12

Multiple Choice

Bacalah Teks Berikut!

Senja memerah. Langit menyajikan semburat jingga yang berkobar di batas horison. Sesaat lagi, malam akan menebarkan keremangan yang membaur bersama napas kesunyian. Perlahan, alam mulai melepaskan diri dari jeratan hari. Seakan jemu menimbun lelah, bumi mulai meredupkan kehidupan. Aroma sepi mulai menyebar ke setiap celah udara.

Sumber: Somad, A.A. dkk (2007) Aktif dan Kreatif Berbahasa Indonesia untuk Kelas XI SMA/MA, Pusat Perbukuan.

Unsur yang dominan dalam cerpen tersebut adalah........

1

tokoh

2

latar

3

alur

4

penokohan

13

Multiple Select

Bacalah Teks Berikut!

Senja memerah. Langit menyajikan semburat jingga yang berkobar di batas horison. Sesaat lagi, malam akan menebarkan keremangan yang membaur bersama napas kesunyian. Perlahan, alam mulai melepaskan diri dari jeratan hari. Seakan jemu menimbun lelah, bumi mulai meredupkan kehidupan. Aroma sepi mulai menyebar ke setiap celah udara.

Sumber: Somad, A.A. dkk (2007) Aktif dan Kreatif Berbahasa Indonesia untuk Kelas XI SMA/MA, Pusat Perbukuan.

Apa saja frasa yang menunjukkan indikator penunjuk latar waktu?

1

Senja memerah.

2

Langit sajikan semburat jingga.

3

Alam mulai melepaskan diri dari jeratan hari.

4

Aroma sepi mulai menyebar ke setiap celah udara.

14

Multiple Choice

Paragraf 1
Pagi itu hujan turun sejak subuh dan membuat jalanan desa licin. Raka tetap berangkat ke sekolah meskipun sepatunya sudah mulai usang. Ia berjalan perlahan sambil memegangi tasnya agar tidak basah. Di sepanjang jalan, ia melihat sawah yang mulai menghijau kembali.

Paragraf 2
Sesampainya di sekolah, Raka mendapati beberapa temannya mengeluh karena hujan. Mereka merasa malas belajar karena suasana dingin. Berbeda dengan mereka, Raka justru merasa semangat. Ia percaya bahwa pendidikan adalah jalan untuk mengubah hidupnya.

Paragraf 3
Di kelas, guru Bahasa Indonesia meminta siswa menulis pengalaman paling berkesan. Raka menulis tentang perjuangan ibunya yang setiap hari bekerja keras. Tulisan itu membuat gurunya terdiam sejenak. Beberapa teman Raka bahkan terlihat menunduk haru.

Paragraf 4
Setelah pelajaran selesai, guru memanggil Raka ke depan kelas. Guru memuji ketulusan cerita yang ditulis Raka. Ia berharap Raka terus menulis dan tidak menyerah pada keadaan. Raka tersenyum dan mengangguk dengan penuh keyakinan.

Soal
Unsur tema yang paling tepat pada teks tersebut adalah …

1

Kesedihan akibat hujan

2

Perjuangan hidup dan semangat belajar

3

Keindahan alam pedesaan

4

Persaingan antarsiswa

15

Multiple Choice

Paragraf 1
Sore itu angin bertiup pelan di tepi pantai. Lila duduk sendiri sambil menatap laut yang luas. Ia baru saja pindah ke kota itu bersama keluarganya. Perasaan asing masih sering menghampirinya.

Paragraf 2
Setiap hari, Lila berjalan melewati pantai sepulang sekolah. Ia mulai mengenal beberapa nelayan yang ramah menyapanya. Salah satu dari mereka sering bercerita tentang kehidupan laut. Cerita-cerita itu membuat Lila merasa lebih tenang.

Paragraf 3
Suatu hari, badai besar datang tanpa peringatan. Para nelayan berusaha menyelamatkan perahu mereka. Lila membantu dengan mengantarkan air minum dan makanan. Ia merasa menjadi bagian dari lingkungan barunya.

Paragraf 4
Sejak kejadian itu, Lila tidak lagi merasa sendirian. Pantai yang dulu terasa asing kini menjadi tempat penuh kenangan. Ia belajar bahwa keberanian untuk beradaptasi dapat mengubah rasa takut menjadi harapan.

Soal
Latar tempat dominan dalam teks tersebut adalah …

1

Sekolah

2

Desa pegunungan

3

Tepi pantai

4

Pasar nelayan

16

Multiple Choice

Paragraf 1
Arman dikenal sebagai siswa yang pendiam di kelasnya. Ia jarang berbicara kecuali jika ditanya guru. Namun, hasil belajarnya selalu memuaskan. Teman-temannya sering heran melihat sikapnya.

Paragraf 2
Di rumah, Arman sangat gemar membaca buku sejarah. Ia bisa menghabiskan waktu berjam-jam tanpa merasa bosan. Dari buku-buku itu, ia belajar banyak tentang kehidupan dan perjuangan tokoh masa lalu. Kebiasaan membaca membentuk cara berpikirnya.

Paragraf 3
Suatu hari, Arman diminta mempresentasikan tugas kelompok. Semua orang terkejut karena ia berbicara dengan lancar dan percaya diri. Isi presentasinya pun sangat mendalam. Guru memuji Arman di depan kelas.

Paragraf 4
Sejak saat itu, teman-teman Arman mulai mengenalnya lebih dekat. Mereka menyadari bahwa sikap pendiam tidak berarti tidak mampu. Arman membuktikan bahwa karakter seseorang tidak selalu terlihat dari luar.

Soal
Penokohan tokoh Arman dalam teks tersebut adalah …

1

Sombong dan keras kepala

2

Pendiam, cerdas, dan percaya diri

3

Pemalu dan penakut

4

Ceroboh dan emosional

17

Multiple Choice

Paragraf 1
Pada tahun 2010, sebuah desa kecil mengalami perubahan besar. Jalan yang dulu rusak kini mulai diperbaiki. Warga bekerja sama membersihkan lingkungan. Suasana desa menjadi lebih tertata.

Paragraf 2
Perubahan itu bermula dari inisiatif kepala desa baru. Ia mengajak warga berdiskusi tentang kebutuhan bersama. Setiap keputusan diambil melalui musyawarah. Hal ini membuat warga merasa dihargai.

Paragraf 3
Selain pembangunan fisik, kegiatan sosial juga meningkat. Warga rutin mengadakan kerja bakti dan pelatihan keterampilan. Anak-anak mendapatkan ruang belajar yang lebih layak. Desa itu perlahan menjadi contoh bagi daerah lain.

Paragraf 4
Keberhasilan desa tersebut tidak lepas dari kebersamaan warganya. Mereka menyadari bahwa kemajuan tidak bisa dicapai sendiri. Kerja sama menjadi kunci utama perubahan. Nilai itulah yang terus dijaga hingga sekarang.

Soal
Unsur ekstrinsik berupa kondisi sosial yang tergambar dalam teks adalah …

1

Persaingan antarwarga

2

Kehidupan masyarakat yang individualis

3

Semangat gotong royong dan musyawarah

4

Konflik antara pemimpin dan rakyat

18

Multiple Choice

Paragraf 1
Pada suatu malam, Ranu menemukan sebuah pintu bercahaya di kamarnya. Pintu itu muncul begitu saja di dinding. Cahaya biru lembut memancar dari celahnya. Ranu merasa penasaran sekaligus takut.

Paragraf 2
Ketika pintu dibuka, Ranu masuk ke dunia yang penuh bangunan melayang. Di tempat itu, manusia bisa terbang tanpa sayap. Waktu berjalan sangat lambat dibandingkan dunia nyata. Semua terlihat seperti mimpi.

Paragraf 3
Ranu bertemu seorang penjaga waktu yang memiliki kekuatan mengendalikan masa depan. Penjaga itu memberi peringatan agar Ranu tidak mengubah takdir sembarangan. Setiap keputusan memiliki akibat besar. Ranu mulai memahami tanggung jawabnya.

Paragraf 4
Saat pintu tertutup kembali, Ranu sudah berada di kamarnya. Jam dinding hanya bergerak satu detik. Ia menyadari bahwa pengalaman itu nyata. Sejak saat itu, Ranu lebih berhati-hati dalam bertindak.

Soal
Teks tersebut termasuk jenis prosa …

1

Prosa nonfiksi

2

Cerita sejarah

3

Cerita fantasi

4

Cerita inspiratif nyata

19

Multiple Choice

Paragraf 1
Setiap pagi, Lila selalu duduk di bangku kayu dekat sungai kecil di desanya. Ia menikmati suara air yang mengalir sambil menunggu matahari naik sepenuhnya. Desa itu masih sepi karena sebagian besar penduduk bekerja di sawah. Suasana pagi terasa damai dan menenangkan. Kebiasaan itu sudah ia lakukan sejak kecil.

Paragraf 2
Suatu hari, Lila menemukan sebuah buku tua di bawah bangku kayu tersebut. Sampulnya berwarna cokelat dan tulisannya hampir pudar. Saat dibuka, buku itu berisi cerita tentang desa yang sama dengan tempat tinggalnya. Lila merasa heran karena beberapa tokoh dalam cerita mirip dengan orang-orang yang ia kenal.

Paragraf 3
Ketika ia membaca lebih lanjut, Lila menyadari bahwa cerita dalam buku itu menceritakan kejadian yang belum pernah terjadi. Namun, kejadian-kejadian tersebut terasa sangat mungkin terjadi di masa depan. Ia mulai merasa takut sekaligus penasaran. Setiap halaman membuat jantungnya berdebar.

Paragraf 4
Lila akhirnya menyimpan buku itu dan berjanji pada dirinya sendiri untuk berhati-hati. Ia sadar bahwa setiap pilihan yang ia buat bisa memengaruhi masa depan. Buku itu mengajarkannya untuk berpikir sebelum bertindak. Sejak saat itu, Lila menjadi lebih bijaksana dalam menjalani hidupnya.

Soal
Amanat yang paling tepat berdasarkan teks tersebut adalah …

1

Manusia tidak boleh membaca buku yang misterius

2

Setiap orang harus tinggal di desa agar hidup damai

3

Kehidupan masa depan tidak bisa diubah

4

Setiap tindakan harus dipikirkan dengan matang

20

Multiple Choice

Teks Bacaan

Paragraf 1
Pak Surya adalah seorang guru yang telah mengajar selama lebih dari dua puluh tahun. Ia dikenal sebagai sosok yang sabar dan tegas. Murid-muridnya sangat menghormatinya karena cara mengajarnya mudah dipahami. Setiap pagi, ia datang ke sekolah lebih awal. Ia selalu mempersiapkan pelajaran dengan sungguh-sungguh.

Paragraf 2
Di sekolah itu, fasilitas belajar sangat terbatas. Buku pelajaran tidak selalu cukup untuk semua siswa. Namun, Pak Surya tidak pernah mengeluh. Ia justru mencari cara lain agar siswa tetap bisa belajar dengan baik.

Paragraf 3
Pak Surya sering membuat catatan sendiri dan membagikannya kepada murid-muridnya. Ia juga memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar. Bagi Pak Surya, keterbatasan bukanlah alasan untuk menyerah. Pendidikan tetap harus berjalan.

Paragraf 4
Dedikasi Pak Surya akhirnya membuahkan hasil. Banyak muridnya yang berhasil meraih prestasi dan melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Mereka selalu mengingat jasa Pak Surya. Sosoknya menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Soal
Jenis prosa yang sesuai dengan teks tersebut adalah …

1

Prosa fiksi

2

Cerita fantasi

3

Prosa nonfiksi

4

Cerita futuristik

21

Multiple Choice

Paragraf 1
Hujan turun deras saat Arka berjalan pulang dari sekolah. Jalanan menjadi licin dan udara terasa dingin. Ia mempercepat langkah sambil melindungi tasnya dari air. Di sepanjang jalan, hanya sedikit orang yang terlihat.

Paragraf 2
Tiba-tiba, Arka melihat seorang anak kecil berdiri sendirian di bawah pohon. Anak itu tampak kebingungan dan basah kuyup. Arka menghampirinya dan bertanya dengan lembut. Anak itu mengaku tersesat dan tidak tahu jalan pulang.

Paragraf 3
Arka memutuskan untuk membantu anak tersebut meskipun hujan semakin deras. Ia mengajak anak itu berteduh sambil mencari informasi. Setelah bertanya kepada beberapa warga, akhirnya mereka menemukan rumah anak itu. Sang ibu menyambut mereka dengan penuh haru.

Paragraf 4
Arka pulang dengan pakaian basah dan tubuh menggigil. Namun, hatinya terasa hangat karena telah menolong orang lain. Ia menyadari bahwa kebaikan kecil bisa berarti besar bagi orang lain. Pengalaman itu tidak akan ia lupakan.

Soal
Latar suasana yang paling dominan dalam cerita tersebut adalah …

1

Gembira

2

Tegang

3

Sedih

4

Menegangkan dan haru

22

Multiple Choice

Pada suatu pagi yang berkabut, Arga berdiri di tepi sungai kecil di belakang rumahnya. Air sungai itu mengalir tenang, seolah menyimpan cerita lama yang tak pernah diucapkan. Arga teringat masa kecilnya ketika ia sering bermain di sana bersama ayahnya. Kini, ayahnya telah lama pergi, meninggalkan kenangan yang terus hidup dalam ingatan Arga.

Seiring berjalannya waktu, desa tempat Arga tinggal mengalami banyak perubahan. Rumah-rumah kayu mulai digantikan bangunan beton, dan suara burung tak lagi seramai dulu. Meski demikian, Arga tetap menjaga kebiasaan lamanya untuk datang ke sungai setiap pagi. Baginya, sungai itu adalah saksi perjalanan hidupnya.

Suatu hari, Arga memutuskan menuliskan kisah hidupnya dalam sebuah buku harian. Ia berharap tulisannya dapat menjadi pengingat bahwa perubahan tidak selalu menghapus masa lalu. Setiap kata yang ditulisnya mengandung kerinduan, harapan, dan pelajaran hidup. Buku itu menjadi tempat Arga berdamai dengan dirinya sendiri.


Soal

Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut!

1. Teks tersebut termasuk prosa fiksi.

2. Tema teks adalah kerinduan terhadap masa lalu.

3. Alur yang digunakan dalam teks adalah alur mundur.

4. Latar tempat utama dalam teks adalah sungai di desa.

5. Teks bertujuan utama memberikan informasi faktual kepada pembaca.

Pernyataan yang tepat sesuai isi teks adalah …

1

(1), (2), dan (4)

2

(1), (3), dan (5)

3

(2), (3), dan (4)

4

(1), (2), (3), dan (4)

23

Multiple Choice

Pagi itu hujan turun sejak subuh. Jalanan desa tampak lengang, hanya suara air yang jatuh dari atap rumah warga. Sari tetap berjalan menuju sekolah meskipun sepatunya mulai basah. Ia teringat pesan ibunya bahwa ilmu harus diperjuangkan dengan kesungguhan. Di tengah perjalanan, ia merasa lelah, tetapi tekadnya tidak pernah surut.

Setibanya di sekolah, Sari mendapati kelasnya masih sepi. Ia duduk sambil menenangkan napas dan menunggu teman-temannya datang. Tidak lama kemudian, bel sekolah berbunyi dan hujan pun perlahan reda. Sari tersenyum karena ia berhasil melawan rasa malas pagi itu.

Soal

Amanat yang paling tepat berdasarkan teks tersebut adalah …

1

Hujan dapat menghambat aktivitas manusia

2

Perjalanan ke sekolah penuh rintangan

3

Kesungguhan dan tekad dapat mengalahkan rasa lelah

4

Sekolah adalah tempat menunggu teman

24

Multiple Choice

Pak Rahmat telah mengajar di desa itu selama lebih dari dua puluh tahun. Ia dikenal sebagai guru yang sederhana dan sabar. Setiap pagi, ia datang lebih awal untuk menyiapkan bahan pelajaran. Murid-murid merasa nyaman belajar karena Pak Rahmat selalu mendengarkan pendapat mereka.

Meskipun fasilitas sekolah terbatas, Pak Rahmat tidak pernah mengeluh. Ia percaya bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti berusaha. Baginya, mendidik anak-anak adalah bentuk pengabdian yang paling bermakna.

Soal

Unsur ekstrinsik yang paling memengaruhi isi cerita tersebut adalah …

1

Alur cerita yang runtut

2

Penokohan Pak Rahmat

3

Kondisi sosial masyarakat desa

4

Sudut pandang orang ketiga

25

Multiple Choice

Di sebuah kota masa depan, manusia hidup berdampingan dengan robot cerdas. Robot-robot itu tidak hanya membantu pekerjaan rumah, tetapi juga mengajar di sekolah. Arga, seorang siswa, merasa kagum sekaligus cemas melihat perubahan tersebut. Ia bertanya-tanya apakah manusia masih memiliki peran penting.

Suatu hari, robot pengajar mengalami gangguan sistem. Arga dan teman-temannya justru berhasil menyelesaikan masalah dengan kerja sama. Sejak saat itu, Arga menyadari bahwa kecerdasan manusia tetap dibutuhkan.

Soal

Jenis prosa dan ciri utamanya dalam teks tersebut adalah …

1

Prosa nonfiksi karena berdasarkan peristiwa nyata

2

Prosa fiksi karena tokohnya manusia biasa

3

Cerita fantasi futuristik karena berlatar masa depan dan bersifat imajinatif

4

Cerita inspiratif karena mengandung pesan moral

26

Multiple Choice

Rina menatap foto lama di meja belajarnya. Kenangan masa kecil kembali hadir di benaknya. Ia teringat saat ayahnya masih sering mengantarnya ke sekolah. Kini, ayahnya telah lama pergi merantau.

Ponsel Rina bergetar, menampilkan pesan dari ayahnya. Pesan singkat itu membuatnya tersenyum dan menitikkan air mata. Rina sadar bahwa jarak tidak pernah menghapus kasih sayang.

Soal

Alur yang digunakan dalam teks tersebut adalah …

1

Alur maju

2

Alur mundur

3

Alur campuran

4

Alur statis

27

Multiple Choice

Gunung itu selalu tampak kokoh dari kejauhan. Setiap pagi, kabut menyelimuti puncaknya dengan anggun. Penduduk sekitar percaya bahwa gunung tersebut harus dijaga kelestariannya. Mereka menolak penebangan liar yang dapat merusak alam.

Kesadaran itu diwariskan dari generasi ke generasi. Anak-anak diajarkan untuk menghormati alam sejak dini. Bagi mereka, alam bukan sekadar tempat tinggal, melainkan bagian dari kehidupan.

Soal

Nilai budaya yang paling kuat tercermin dalam teks tersebut adalah …

1

Nilai ekonomi

2

Nilai pendidikan formal

3

Nilai ketaatan hukum

4

Nilai pelestarian alam

28

Multiple Choice

Paragraf 1
Sejak kecil, Raka terbiasa mendengar cerita kakeknya tentang desa tua di kaki gunung. Desa itu konon pernah menjadi pusat peradaban kecil yang makmur sebelum akhirnya ditinggalkan. Banyak orang menganggap cerita itu hanya dongeng pengantar tidur. Namun, Raka merasa ada sesuatu yang berbeda dari kisah-kisah tersebut.

Paragraf 2
Ketika remaja, Raka menemukan sebuah buku lusuh di loteng rumah kakeknya. Buku itu berisi catatan perjalanan dan peta sederhana yang menggambarkan desa tua tersebut. Di dalamnya tertulis bahwa desa itu ditinggalkan bukan karena bencana alam, melainkan keputusan bersama penduduknya. Keputusan itu diambil demi menyelamatkan generasi berikutnya.

Paragraf 3
Raka mulai menelusuri jejak desa tua itu dengan penuh rasa ingin tahu. Ia menyadari bahwa cerita kakeknya mengandung nilai pengorbanan dan kebijaksanaan. Desa tersebut tidak hilang begitu saja, tetapi meninggalkan warisan berupa pelajaran hidup. Raka merasa bahwa kisah itu relevan dengan kondisi masyarakat saat ini.

Paragraf 4
Setelah memahami isi buku tersebut, Raka menuliskan kembali kisah desa tua itu dalam bentuk cerita. Ia berharap orang-orang tidak hanya menganggapnya sebagai legenda. Melalui tulisannya, Raka ingin menyampaikan bahwa masa lalu memiliki peran penting dalam membentuk masa depan.

Tema yang paling tepat berdasarkan keseluruhan teks adalah …

1

Pencarian harta karun di desa terpencil

2

Petualangan remaja di kaki gunung

3

Nilai kebijaksanaan dan pengorbanan dari masa lalu

4

Keindahan alam desa tua

29

Multiple Choice

Paragraf 1
Sejak kecil, Raka terbiasa mendengar cerita kakeknya tentang desa tua di kaki gunung. Desa itu konon pernah menjadi pusat peradaban kecil yang makmur sebelum akhirnya ditinggalkan. Banyak orang menganggap cerita itu hanya dongeng pengantar tidur. Namun, Raka merasa ada sesuatu yang berbeda dari kisah-kisah tersebut.

Paragraf 2
Ketika remaja, Raka menemukan sebuah buku lusuh di loteng rumah kakeknya. Buku itu berisi catatan perjalanan dan peta sederhana yang menggambarkan desa tua tersebut. Di dalamnya tertulis bahwa desa itu ditinggalkan bukan karena bencana alam, melainkan keputusan bersama penduduknya. Keputusan itu diambil demi menyelamatkan generasi berikutnya.

Paragraf 3
Raka mulai menelusuri jejak desa tua itu dengan penuh rasa ingin tahu. Ia menyadari bahwa cerita kakeknya mengandung nilai pengorbanan dan kebijaksanaan. Desa tersebut tidak hilang begitu saja, tetapi meninggalkan warisan berupa pelajaran hidup. Raka merasa bahwa kisah itu relevan dengan kondisi masyarakat saat ini.

Paragraf 4
Setelah memahami isi buku tersebut, Raka menuliskan kembali kisah desa tua itu dalam bentuk cerita. Ia berharap orang-orang tidak hanya menganggapnya sebagai legenda. Melalui tulisannya, Raka ingin menyampaikan bahwa masa lalu memiliki peran penting dalam membentuk masa depan.

Konflik utama dalam teks tersebut dapat disimpulkan sebagai …

1

Penolakan masyarakat terhadap cerita kakek Raka

2

Keraguan Raka antara mempercayai dongeng atau fakta

3

Perselisihan penduduk desa tua

4

Kesulitan Raka menemukan desa tersebut

30

Multiple Choice

Paragraf 1
Sejak kecil, Raka terbiasa mendengar cerita kakeknya tentang desa tua di kaki gunung. Desa itu konon pernah menjadi pusat peradaban kecil yang makmur sebelum akhirnya ditinggalkan. Banyak orang menganggap cerita itu hanya dongeng pengantar tidur. Namun, Raka merasa ada sesuatu yang berbeda dari kisah-kisah tersebut.

Paragraf 2
Ketika remaja, Raka menemukan sebuah buku lusuh di loteng rumah kakeknya. Buku itu berisi catatan perjalanan dan peta sederhana yang menggambarkan desa tua tersebut. Di dalamnya tertulis bahwa desa itu ditinggalkan bukan karena bencana alam, melainkan keputusan bersama penduduknya. Keputusan itu diambil demi menyelamatkan generasi berikutnya.

Paragraf 3
Raka mulai menelusuri jejak desa tua itu dengan penuh rasa ingin tahu. Ia menyadari bahwa cerita kakeknya mengandung nilai pengorbanan dan kebijaksanaan. Desa tersebut tidak hilang begitu saja, tetapi meninggalkan warisan berupa pelajaran hidup. Raka merasa bahwa kisah itu relevan dengan kondisi masyarakat saat ini.

Paragraf 4
Setelah memahami isi buku tersebut, Raka menuliskan kembali kisah desa tua itu dalam bentuk cerita. Ia berharap orang-orang tidak hanya menganggapnya sebagai legenda. Melalui tulisannya, Raka ingin menyampaikan bahwa masa lalu memiliki peran penting dalam membentuk masa depan.

Alur yang digunakan dalam teks tersebut adalah …

1

Alur mundur

2

Alur maju

3

Alur campuran

4

Alur meloncat

31

Multiple Choice

Paragraf 1
Sejak kecil, Raka terbiasa mendengar cerita kakeknya tentang desa tua di kaki gunung. Desa itu konon pernah menjadi pusat peradaban kecil yang makmur sebelum akhirnya ditinggalkan. Banyak orang menganggap cerita itu hanya dongeng pengantar tidur. Namun, Raka merasa ada sesuatu yang berbeda dari kisah-kisah tersebut.

Paragraf 2
Ketika remaja, Raka menemukan sebuah buku lusuh di loteng rumah kakeknya. Buku itu berisi catatan perjalanan dan peta sederhana yang menggambarkan desa tua tersebut. Di dalamnya tertulis bahwa desa itu ditinggalkan bukan karena bencana alam, melainkan keputusan bersama penduduknya. Keputusan itu diambil demi menyelamatkan generasi berikutnya.

Paragraf 3
Raka mulai menelusuri jejak desa tua itu dengan penuh rasa ingin tahu. Ia menyadari bahwa cerita kakeknya mengandung nilai pengorbanan dan kebijaksanaan. Desa tersebut tidak hilang begitu saja, tetapi meninggalkan warisan berupa pelajaran hidup. Raka merasa bahwa kisah itu relevan dengan kondisi masyarakat saat ini.

Paragraf 4
Setelah memahami isi buku tersebut, Raka menuliskan kembali kisah desa tua itu dalam bentuk cerita. Ia berharap orang-orang tidak hanya menganggapnya sebagai legenda. Melalui tulisannya, Raka ingin menyampaikan bahwa masa lalu memiliki peran penting dalam membentuk masa depan.

Amanat yang paling tepat dari teks tersebut adalah …

1

Masa lalu sebaiknya dilupakan agar tidak menghambat kemajuan

2

Cerita lama tidak memiliki kaitan dengan kehidupan modern

3

Setiap legenda pasti mengandung unsur kesaktian

4

Nilai dari masa lalu dapat menjadi pedoman untuk masa depan

32

Multiple Choice

Paragraf 1
Sejak kecil, Raka terbiasa mendengar cerita kakeknya tentang desa tua di kaki gunung. Desa itu konon pernah menjadi pusat peradaban kecil yang makmur sebelum akhirnya ditinggalkan. Banyak orang menganggap cerita itu hanya dongeng pengantar tidur. Namun, Raka merasa ada sesuatu yang berbeda dari kisah-kisah tersebut.

Paragraf 2
Ketika remaja, Raka menemukan sebuah buku lusuh di loteng rumah kakeknya. Buku itu berisi catatan perjalanan dan peta sederhana yang menggambarkan desa tua tersebut. Di dalamnya tertulis bahwa desa itu ditinggalkan bukan karena bencana alam, melainkan keputusan bersama penduduknya. Keputusan itu diambil demi menyelamatkan generasi berikutnya.

Paragraf 3
Raka mulai menelusuri jejak desa tua itu dengan penuh rasa ingin tahu. Ia menyadari bahwa cerita kakeknya mengandung nilai pengorbanan dan kebijaksanaan. Desa tersebut tidak hilang begitu saja, tetapi meninggalkan warisan berupa pelajaran hidup. Raka merasa bahwa kisah itu relevan dengan kondisi masyarakat saat ini.

Paragraf 4
Setelah memahami isi buku tersebut, Raka menuliskan kembali kisah desa tua itu dalam bentuk cerita. Ia berharap orang-orang tidak hanya menganggapnya sebagai legenda. Melalui tulisannya, Raka ingin menyampaikan bahwa masa lalu memiliki peran penting dalam membentuk masa depan.

Jika teks tersebut dikategorikan berdasarkan jenis prosanya, maka termasuk …

1

Prosa nonfiksi karena berdasarkan catatan perjalanan

2

Prosa fiksi karena tokoh dan peristiwanya hasil imajinasi

3

Prosa nonfiksi karena mengandung nilai sejarah

4

Prosa ilmiah karena menyampaikan fakta sosial

​Prosa

By IRVAN PAKSI EKANANTO

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 32

SLIDE