Search Header Logo
sifat wajib kalam sifat mustahil abkam

sifat wajib kalam sifat mustahil abkam

Assessment

Presentation

Religious Studies

4th Grade

Practice Problem

Easy

Created by

Khairi Waridha

Used 1+ times

FREE Resource

8 Slides • 6 Questions

1

​SIFAT WAJIB & MUSTAHIL BAGI ALLAH

By Khairi Waridha

2

KALĀM (ARTINYA BERBICARA MUSTAHIL BAKAM) ARTINYA BISU

Sifat wajib bagi Allah diantaranya adalah “kalām” yang artinya berfirman atau berbicara. Allah SWT berbicara dan berkata secara sempurna tanpa bantuan apa pun. Maka sepantasnya bagi orang beriman yang mempunyai keyakinan yang benar, untuk banyak-banyak berzikir kepada Allah. Hakikat kalām ialah satu sifat yang tetap ada, yang qadim lagi azali, berdiri pada zat Allah Ta’ala. Kalām Allah Ta’ala itu satu sifat yang tidak berbilang.

3

Tetapi kalām bermacam-macam jenisnya bila dipandang dari maksud perkataan-Nya, yaitu:


1. Menunjuk kepada ‘amar (perintah) seperti tuntutan mendirikan salat dan lain-lain kefarduan.

2. Menunjuk kepada nahi (larangan) seperti larangan mencuri dan lain-lain.

3. Menunjuk kepada khabar (berita) seperti kisah-kisah Firaun dan lain-lain.

4. Menunjuk kepada wa‘ad (janji baik) seperti orang yang taat dan beramal saleh akan dapat balasan syurga dan lain-lain.

5. Menunjuk kepada wa‘id (janji balasan siksa) seperti orang yang mendurhaka kepada ibu & bapak akan dibalas dengan azab/siksa yang amat berat.

4

Sifat yang tetap ada, yang qadim lagi azali, yang berdiri pada zat Allah SWT, sebagai contoh adalah Al-Qur’an, ini merupakan perkataan (kalām) Allah SWT yang abadi sepanjang masa.

5

dalil aqli

Kalau saja Allah SWT bisu, tentu tidak dapat memerintah dengan baik.

Sedangkan sifat bisu adalah sifat kekurangan. Jika bisu maka bagaimana mungkin dapat berfirman kepada para Rasul-Nya. Oleh sebab itu, sifat kalām adalah sifat kesempurnaan Allah SWT yang wajib lagi qadîm, kekal yang berdiri pada Zat-Nya.

Maka patut bagi setiap mu’min mengi’tiqadkan bahwa ia senantiasa memperbanyak zikir dengan harapan agar ia juga disebut Allah SWT sebagai hamba-Nya.

6

dalil naqli

Sifat kalām pada Allah SWT tertulis dalam Al-Qur’an
Artinya:

“Dan tatkala Musa datang untuk (munajat dengan Kami) pada waktu yang telah Kami tentukan dan Tuhan telah berfirman (langsung) kepadanya.” (Q.S. Al-A’rāf: 143).
“Dan (Kami telah mengutus) rasul-rasul yang sungguh telah Kami kisahkan tentang mereka kepadamu dahulu, dan rasul-rasul yang tidak Kami kisahkan tentang mereka kepadamu. Dan Allah telah berbicara kepada Musa dengan langsung.” (QS. An-Nisā’ ayat 164).

7

​Sifat Mustahil Bagi Allah SWT “Bakam”
artinya bisu

Allah SWT menurunkan wahyu kepada para nabi. Dari wahyu itu kemudian terhimpun kalāmullāh yang tertulis dalam kitabullāh. Adanya Al-Qur’an yang berisi firman Allah membuktikan

bahwa mustahil Allah bersifat “bakam” (bisu).

8

Artinya:

“Rasul-rasul itu Kami lebihkan sebagian (dari) mereka atas sebagian yang lain. Di

antara mereka ada yang Allah berkata-kata (langsung dengan dia) dan sebagiannya

Allah meninggikannya beberapa derajat. Dan Kami berikan kepada Isa putera Maryam

beberapa mukjizat serta Kami perkuat dia dengan Ruhul Qudus. Dan kalau Allah

menghendaki, niscaya tidaklah berbunuh-bunuhan orang-orang (yang datang)

sesudah rasul-rasul itu, sesudah datang kepada mereka beberapa macam

keterangan, akan tetapi mereka berselisih, maka ada di antara mereka yang beriman

dan ada (pula) di antara mereka yang kafir. Seandainya Allah menghendaki, tidaklah

mereka berbunuh-bunuhan. Akan tetapi Allah berbuat apa yang dikehendaki-Nya.”.

(Q.S. Al-Baqarah/2 : 253).

9

Open Ended

Tuliskan Q.S. Al-A‘rāf ayat 143 artinya!

10

Open Ended

Tuliskan Q.S An-Nisā’ ayat 164 artinya!

11

Open Ended

Jelaskan dalil naqli Allah SWt bersifat “Kalam”!

12

Open Ended

Jelaskan dalil naqli Allah SWt bersifat “Kalam”!

13

Open Ended

Jelaskan dalil aqli Allah SWt bersifat Kalam! Tuliskan Surahnya!

14

Open Ended

Jelaskan sifat mustahil bagi Allah SWT “Bakam”!

​SIFAT WAJIB & MUSTAHIL BAGI ALLAH

By Khairi Waridha

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 14

SLIDE