
K12 PUISI (Majas)
Authored by Sry Susanti
World Languages
KG - 12th Grade
Used 20+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
40 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Berikut ini yang termasuk bentuk metafora adalah .…
Bagaikan pinang dibelah dua mereka bersama
Lelaki itu selalu bertindak seperti menepuk air di dulang, terciprat muka sendiri.
Kata-katanya tajam seperti pisau yang terasah
Kembang desa itu telah tiada di makan penghujung malam
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Puisi di bawah ini yang mengandung metafora adalah, kecuali ….
Ada sepi dalam kesendirian
Menemani angin yang berujung pada semburat cahaya mentari
Tampak malu-malu di penghujung fajar
Menemani angin yang berujung pada semburat cahaya mentari
Tampak malu-malu di penghujung fajar
Jika suaraku dapat membangunkan keingintahuanmu terhadap dunia
Dengarkanlah…dengarkan semaumu
Karena suaraku takkan habis untukmu.
Dengarkanlah…dengarkan semaumu
Karena suaraku takkan habis untukmu.
Awan yang berarak seperti melukiskan kisah perjalanan kita
Yang kadang terserak terhempas angin
Yang kadang terhimpun memberi hujan
Yang kadang terserak terhempas angin
Yang kadang terhimpun memberi hujan
Buah tangan perantauanku adalah
Cinta di bawah bayang bulan
Ketika kau menungguku sambil terlelap di bandara itu
Cinta di bawah bayang bulan
Ketika kau menungguku sambil terlelap di bandara itu
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Perhatikan puisi di bawah ini!
Mataku matamu matakita berjauhan jauh terhempas angkasa langit dan lelautan dalam
Mataku matamu airmata mataanak kita
Yang tertidur tanpa ayah di sampingnya
Semoga hanya malam ini saja
Karena tak seorang pun ingin darah dagingnya terlepas raga(Irfan Sulistya)
Maksud majas metafora puisi di atas adalah ….
suatu karier atau pekerjaan yang sangat penting dan tidak bisa ditinggalkan
orang tua
cita-cita yang diharapkan
anak kandung
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Bacalah puisi berikut!
Hatiku … melayang jatuh
Di rumput;
Nanti dulu, biarkan aku sejenak
Terbaring di sini;
Ada yang masih ingin kupandang;
Yang selama ini senantiasa luput;
Sesaat adakah abadi sebelum kausapu
Tamanmu setiap pagi
(Sapardi Djoko Damono)
Majas metafora yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang puisi di atas adalah .…
sebatang dahan
selembar daun
setetes embun
debu-debu kerikil
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Perhatikan ilustrasi berikut!
Gunung Kidul adalah tempat yang terkenal tandus dan tidak subur. Saat kemarau, matahari bersinar sangat terik dan membuat lahan-lahan sekitar kering dan rakyat kelaparan.
Bentuk puisi dengan metafora yang tepat berdasarkan ilustrasi di atas adalah .…
Kemarau Gunung Kidul adalah perampok
Yang membakar dan mencuri hasil panen kami
Yang membakar dan mencuri hasil panen kami
Gunung Kidulku yang tandus
Dalam kemarau panjang
Bayang maut terhunus
Dalam kemarau panjang
Bayang maut terhunus
Di Gunung Kidul;
Kemarau adalah perampok
Bersama raja siang di atas langit, ia kuras lumbung kehidupan
Kemarau adalah perampok
Bersama raja siang di atas langit, ia kuras lumbung kehidupan
Kemarau meracau di Gunung Kidul
Mengacaukan banyak panen
Meletihkan perut kami yang sedari dulu tipis
Mengacaukan banyak panen
Meletihkan perut kami yang sedari dulu tipis
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Di kota ini ada banyak tukang tambal.
Di sudut kiri jalan kau kan temui tukang
tambal ban. Tepat di depannya ada klinik
tukang tambal gigi bergelar. Di pasar sebelah
dalam kau kan bertemu tukang tambal sulam
Semua berbayar. Tapi, Berjalanlah sebelum
Matahari berpadu dengan garis langit. Kau
kan temukan Pak Dul: Tukang tambal
aspal yang kerja tanpa dibayar.
Majas metafora yang terdapat pada puisi di atas adalah .…
tukang tambal
pasar sebelah dalam
semua berayar
matahari berpadu dengan garis langit
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Hujan Bulan Juni…
Tak ada yang lebih bijak
Dari hujan bulan juni
Dihapuskannya jejak-jejak kakinya
Yang ragu-ragu di jalan ituTak ada yang lebih arif
Dari hujan bulan juni
Dibiarkannya yang tak terucapkan
Diserap akar pohon bunga itu(1989)-Sapardi Djoko Damono
Parafrase yang tepat terkait majas metafora hujan bulan juni di atas adalah .…
Akar pohon berfungsi menyerap air dari dalam tanah.
Seorang manusia harus memiliki sifat ikhlas dan rela berkorban demi sesama. Jadilah berbesar hati dalam menahan perasaan.
Seorang manusia harus memiliki sifat ikhlas dan rela berkorban demi sesama. Jadilah berbesar hati dalam menahan perasaan.
Hujan ketika bulan Juni akan menghapus jejak-jejak kaki pada tanah. Hujan pun mampu memberikan nutrisi pada tanah dan pohon bunga.
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?