
teks cerita sejarah
Authored by Eko Sunaryo
World Languages
1st - 2nd Grade
Used 26+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
10 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
…..Sekar Kedaton, sangatlah sesuai dengan wujudnya yang memang cantik. Itulah Dyah Wiyat yang punya alasan untuk gelisah. Benda bernama cermin yang mampu memantulkan wujudnya lebih nyata dan lebih sempurna daripada permukaan jambangan yang penuh air membuat hatinya gelisah. Bukan cermin itu yang membuatnya resah, tetapi orang yang menghadiahi benda itu. Dan, emban yang bersimpuh di depannya menatap Sekar Kedaton dengan cemas. Ia layak cemas karena telah menyembunyikan sebuah keterangan yang penting. Emban itu tidak mengatakan siapa pemberi cermin itu sebenarnya.
Kata sifat pada teks tersebut adalah sebagai berikut, KECUALI...
cantik
resah
gelisah
bersimpuh
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
2 mins • 1 pt
…..Sekar Kedaton, sangatlah sesuai dengan wujudnya yang memang cantik. Itulah Dyah Wiyat yang punya alasan untuk gelisah. Benda bernama cermin yang mampu memantulkan wujudnya lebih nyata dan lebih sempurna daripada permukaan jambangan yang penuh air membuat hatinya gelisah. Bukan cermin itu yang membuatnya resah, tetapi orang yang menghadiahi benda itu. Dan, emban yang bersimpuh di depannya menatap Sekar Kedaton dengan cemas. Ia layak cemas karena telah menyembunyikan sebuah keterangan yang penting. Emban itu tidak mengatakan siapa pemberi cermin itu sebenarnya.
Konjungsi pertentangan yang terdapat pada teks tersebut adalah ...
dengan
untuk
tetapi
karena
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
2 mins • 1 pt
Bacalah pengggalan cerita sejarah berikut!
1912: Tahun terberat untuk pribadi Gubernur Jenderal Idenburg. Sebenarnya Van Heutsz, pendahulunya, sudah rintiskan jalan untuknya. Perlawanan di seluruh Hindia sudah dia patahkan. Datanglah sang pengganti laksana pangeran dari kahyangan. Lepas santai berlenggang kangkung.
Teks tersebut termasuk bagian….
pengenalan situasi
pengungkapan peristiwa
menuju konfliks
penyelesaian
puncak konflik
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
2 mins • 1 pt
Bacalah penggalan teks sejarah dengan cermat!
Dyah Menurberbalik dengan memejamkan mata. Dyah Menur Hardiningsih yang menggendong anaknya dan Pradhabasu yang juga menggendong anaknya, berjalan makin jauh dan makin jauh ke arah surya di langit barat. Dan sang waktu sebagaimana kodratnya akan mengantarkan ke nama pun mereka melangkah. Sang waktu pula yang menggilas semua peristiwa menjadi masa lalu.
Kutipan novel sejarah di atas merupakan….
pengungkapan peristiwa
menuju konfliks
pengenalan situasi
puncak konflik
koda
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
2 mins • 1 pt
Cermatilah pengalan cerita sejarah berikut!
“Juga Sang Adipati Tuban Arya Teja Tumenggung Wilwatikta tidak bebas dari ketentuan Maha Dewa. Sang Hyang Widhimerestui barang siapa punya kebenaran dalam hatinya. Jangan kuatir. Kepala desa! Kurang tepat jawabku kiranya? Ketakutan selalu jadi bagian mereka tak selalu berani mendirikan keadilan. Kejahatan selalu jadi bagian mereka yang tak berani yang mengingkari kebenaran mereka melanggar keadilan. Dua-duanya busuk, dua-duanya sumber keonaran di muka bumi ini….” Dan ia teruskan wejangannya tentang kebenaran dan keadilan dan kedudukannya di tengah-tengah kehidupan manusia dan para dewa. (Pramudya Ananta Toer, Mangir, Jakarta,KPG,2000)
Nilai yang mendominasi dalam kutipan teks sejarah tersebut adalah….
agama
moral
pendidikan
budaya
estetika
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
2 mins • 1 pt
Cermatilah pengalan cerita sejarah berikut!
“Juga Sang Adipati Tuban Arya Teja Tumenggung Wilwatikta tidak bebas dari ketentuan Maha Dewa. Sang Hyang Widhimerestui barang siapa punya kebenaran dalam hatinya. Jangan kuatir. Kepala desa! Kurang tepat jawabku kiranya? Ketakutan selalu jadi bagian mereka tak selalu berani mendirikan keadilan. Kejahatan selalu jadi bagian mereka yang tak berani yang mengingkari kebenaran mereka melanggar keadilan. Dua-duanya busuk, dua-duanya sumber keonaran di muka bumi ini….” Dan ia teruskan wejangannya tentang kebenaran dan keadilan dan kedudukannya di tengah-tengah kehidupan manusia dan para dewa. (Pramudya Ananta Toer, Mangir, Jakarta,KPG,2000)
Amanat dalam kutipan teks sejarah tersebut adalah….
Perbuatan dosa dan dusta sama-sama akan melanggar keadilan.
Janganlah berbuat dusta karena akan menutup kesucian hati nurani.
Jangan takut membela kebenaran, karena sama buruknya dengan kejahatan.
Segala amalan akan diperhitungkan di hari akhir, sehingga senantiasa berbuat baik.
Seseorang yang memeliki kebenaran dalam hatinya akan selalu direstui Sang Kuasa.
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
2 mins • 1 pt
Cermatilah penggalan teks cerita sejarah berikut! Akhirnya dia memutuskan pulang untuk makan, sampai di tengah jalan dia menemukan anaknya sedang tidur dengan bekal di sampingnya. Ketika dibangunkan Samosir mengaku telah memakan habis bekalnya dan tertidur disana.Alangkah marahnya Toba mendengar anaknya yang masih bersikukuh merasa dirinya benar. Hingga akhirnya tak sengaja dia melanggar sumpahnya dengan berujar bahwa Samosir adalah anak ikan. Penggalan tersebut merupakan bagian ...
Pengungkapan peristiwa
Konflik
Puncak konflik
Penyelesaian
Koda
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?