
Karakteristik dan pokok-pokok isi Teks Cerita Rakyat (Hikayat_
Authored by Luvia Berlydianti
Other
12th Grade - University
Used 9+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
10 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Beberapa lama di jalan, sampailah ia kepada suatu taman, dan bertemu sebuah mahligai. Ia naik ke atas mahligai itu dan melihat sebuah gendang tergantung. Gendang itu dibukanya dan dipukulnya. Tiba-tiba ia terdengar orang yang melarangnya memukul gendang itu. Lalu diambilnya pisau dan ditorehnya gendang itu, maka Puteri Ratna Sari pun keluarlah dari gendang itu.
Karakteristik hikayat yang terdapat pada penggalan teks hikayat di atas adalah ...
Kemustahilan
Kesaktian
Anonim
Istana Sentris
Bahasa
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
1) Syah Peri mengalahkan Garuda yang mampu merusak sebuah kerajaan;
2) Raksasa memberi sarung kesaktian untuk mengubah wujud dan kuda hijau untuk mengalahkan Buraksa;
3) Indera Bangsawan mengalahkan Buraksa.
Karakteristik hikayat yang terdapat pada penggalan teks hikayat di atas adalah ...
Kemustahilan
Kesaktian
Anonim
Istana Sentris
Bahasa
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Tokoh yang diceritakan adalah raja dan anak raja, yaitu Raja Indera Bungsu, putranya Syah Peri dan Indera Bangsawan, Putri Ratna Sari, Raja Kabir, dan Putri Kemala Sari. Selain itu, latar tempat dalam cerita tersebut adalah negeri yang dipimpin oleh raja serta istana dalam suatu kerajaan.
Karakteristik hikayat yang terdapat pada penggalan teks hikayat di atas adalah ...
Kemustahilan
Kesaktian
Anonim
Istana Sentris
Bahasa
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
45 sec • 1 pt
Adapun Raja Kabir itu takluk kepada Buraksa dan akan menyerahkan putrinya, Puteri Kemala Sari sebagai upeti. Kalau tiada demikian, negeri itu akan dibinasakan oleh Buraksa. Ditambahkannya bahwa Raja Kabir sudah mencanangkan bahwa barang siapa yang dapat membunuh Buraksa itu akan dinikahkan dengan anak perempuannya yang terlalu elok parasnya itu. Hatta berapa lamanya Puteri Kemala Sari pun sakit mata, terlalu sangat. Para ahli nujum mengatakan hanya air susu harimau yang beranak mudalah yang dapat menyembuhkan penyakit itu.
Kata-kata arkais yang terdapat pada teks hikayat di atas adalah...
Upeti, paras, dan hatta
Upeti, hatta, dan nujum
Raja, elok, dan nujum
Elok, lamanya, dan nujum
Upeti, putri, dan nujum
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
45 sec • 1 pt
Sebermula, maka adalah pada masa itu dalam pulau Singapura itu tiadalah ada binatang buas atau jinak yang kelihatan melainkan tikus. Maka, beribu-ribu tikus tanah itu sepanjang jalan serta dengan besar-besarnya hampir bagai kucing adanya. Maka jikalau kita berjalan pada malam, dilanggarkannya, beberapa banyak orang jatuh, demikianlah besarnya. Maka pada suatu malam di rumah tempat kutinggal itu ada dipelihara beberapa kucing. Maka pada setengah malam kedengaran kucing mengiau-ngiau. Keluarlah kawanku dengan membawa damar, hendak pergi melihat apakah sebabnya kucing itu. Maka serta dilihatnya ada enam tujuh ekor tikus berkerumun menggigit kucing itu. Ada yang menggigit pipinya sehingga tiadalah boleh bergerak lagi kucing itu melainkan mengiau-ngiau saja.
Isi yang diungkapkan dalam penggalan teks hikayat di atas adalah …
Di pulau Singapura kucing dan tikus saling bermusuhan.
Di pulau Singapura kucing selalu mengalahkan tikus.
Kucing selalu dipermainkan tikus-tikus.
Di pulau Singapura terdapat banyak tikus.
Di mana pun tikus selalu memangsa kucing.
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Hatta beberapa lamanya, Tuan Puteri Sitti Kendi pun hamillah dan bersalin dua orang putra laki-laki. Adapun yang tua keluarnya dengan panah dan yang muda dengan pedang. Maka baginda pun terlalu amat sukacita dan menamai anaknya yang tua Syah Peri dan anaknya yang muda Indera Bangsawan.
Karakteristik hikayat yang terdapat pada penggalan teks hikayat di atas adalah ...
Kemustahilan
Kesaktian
Istana Sentris
Anonim
Cerita Berbingkai
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
45 sec • 1 pt
.... Maka baginda pun bimbanglah, tidak tahu siapa yang patut dirayakan dalam negeri karena anaknya kedua orang itu sama-sama gagah. Jikalau baginda pun mencari muslihat; ia menceritakan kepada kedua anaknya bahwa ia bermimpi bertemu dengan seorang pemuda yang berkata kepadanya: barang siapa yang dapat mencari buluh perindu yang dipegangnya, ialah yang patut menjadi raja di dalam negeri.
Setelah mendengar kata-kata baginda, Syah Peri dan Indera Bangsawan pun bermohon pergi mencari buluh perindu itu. Mereka masuk hutan keluar hutan, naik gunung turun gunung, masuk rimba keluar rimba, menuju ke arah matahari hidup.
Berdasarkan penggalan teks hikayat di atas, watak Syah Peri dan Indera Bangsawan adalah ...
Tawakal
Sabar
Pantang menyerang
Patuh kepada kedua orang tuanya
Suka menolong
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Microsoft
or continue with
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?