
UNSUR INTRINSIK CERITA KELAS 6
Authored by BP GURU YODI
World Languages
6th Grade
Used 378+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
10 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
3 mins • 1 pt
Dengan memberanikan diri, aku pun bertanya, "Apa Ibu kenal dengan seorang anak bernama Eric yang dulu tinggal di sana itu?" Ia menjawab, "Silakan masuk, Nyonya! Kalau Anda ibunya Eric, sungguh Anda tak punya hati!”. Ia membuka pintu tempat tinggalnya. (1)
"Tolong katakan, di mana ia sekarang? Saya janji menyayanginya dan tidak akan meninggalkannya lagi!” (2)
Aku berlari memeluk tubuhnya yang bergetar keras. "Nyonya, semua sudah terlambat. Sehari sebelum nyonya datang, Eric telah meninggal dunia. Jasadnya ditemukan di kolong jembatan,” jawabnya dengan suara terbata-bata. (3)
”Eric... maafkan Ibu, Nak!” Aku sungguh menyesal, mengapa anakku Eric, dulu kutinggalkan. (4)
Bukti latar tempat pada kutipan cerita tersebut ditandai nomor ...
1
2
3
4
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
3 mins • 1 pt
Seperti teman-temannya yang lain, sebenarnya Andi ingin sekali memberi hadiah untuk Tommy, tetapi ia tidak enak hati meminta uang pada ibunya. Apalagi, ibu hanya diam ketika ia menyodorkan undangan pesta ulang tahun Tommy kemarin. Saat itu, ibu sedang duduk-duduk di beranda sambil memandangi matahari yang mulai tenggelam. Diamnya ibu, pertanda ibu belum punya uang untuk membeli hadiah. Andi sadar, sejak ayahnya meninggal tiga tahun yang lalu, ia dan ibunya memang harus hidup hemat.
”Ah masa iya aku tak bisa memberi hadiah untuk Tommy temanku?” gumam Andi seraya bangkit dari tempat tidur pembaringan. Ia beranjak menuju meja belajarnya. Dimatikannya lampu tidurnya dan digantinya dengan lampu belajar. Ia mengambil secarik kertas, pensil, dan spidol warna-warni. Tangannya mulai mencorat-coret. Kini, ada senyum menghiasi bibirnya, “Besok pagi, aku sudah punya hadiah untuk Tommy.”
Bukti bahwa peristiwa tersebut terjadi pada malam hari adalah ....
kalimat pertama pada paragraf pertama
Kalimat kedua pada paragraph pertama
Kalimat ketiga pada paragraf kedua.
Kalimat keempat pada paragraf kedua
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
2 mins • 1 pt
Tatkala aku masuk sekolah Mulo, demikian fasih lidahku dalam bahasa Belanda sehingga orang yang hanya mendengarkanku berbicara dan tidak melihat aku, mengira aku anak Belanda. Aku pun bertambah lama bertambah percaya pula bahwa aku anak Belanda, sungguh hari-hari ini makin ditebalkan pula oleh tingkah laku orang tuaku yang berupaya sepenuh daya menyesuaikan diri dengan langgam lenggok orang Belanda.
“Kenang-kenangan” oleh Abdul Gani A.K
Watak tokoh “aku” dalam penggalan cerita tersebut adalah:
A) Percaya diri
B) Mudah menyesuaikan diri
C) Sombong
D) Rajin berusaha
Percaya diri
Mudah menyesuaikan diri
Sombong
Rajin berusaha
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
2 mins • 1 pt
Tatkala aku masuk sekolah Mulo, demikian fasih lidahku dalam bahasa Belanda sehingga orang yang hanya mendengarkanku berbicara dan tidak melihat aku, mengira aku anak Belanda. Aku pun bertambah lama bertambah percaya pula bahwa aku anak Belanda, sungguh hari-hari ini makin ditebalkan pula oleh tingkah laku orang tuaku yang berupaya sepenuh daya menyesuaikan diri dengan langgam lenggok orang Belanda.
“Kenang-kenangan” oleh Abdul Gani A.K
Amanat dalam penggalan cerpen tersebut adalah:
Jangan cepat menyerah pada keadaan bagaimanapun juga.
Jangan membuang waktu selagi masih ada waktu.
Sebaiknya kita menyesuaikan diri dengan keadaan.
Jangan lupa diri bila menguasai bahasa orang.
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
2 mins • 1 pt
(1) Boleh jadi, itu sikap angkuhnya seorang yang sukses dan kaya menghadapi gadis kere macam aku. (2) Sebagai pimpinan sebuah bank papan atas di negeri ini, mungkin dia tak rela hati anak gadisnya berteman denganku. (3) Jadi, amat wajar dia kelihatan tidak suka terhadapku. (4) Apalagi tampangku tidak keren kayak aktris Maudy Ayunda, sementara wajah Mawar memang cakep. (5) Kamu sendiri bilang, Mawar mirip Dian Sastro dengan tinggi semampai macam Luna Maya
Bukti bahwa watak tokoh ‘dia’ pada kutipan cerpen tersebut sombong terletak pada kalimat bernomor .…
(1) dan (2)
(2) dan (3)
(3) dan (4)
(4) dan (5)
6.
FILL IN THE BLANKS QUESTION
30 sec • 1 pt
Dinda adalah seorang pelayan putri bangsawan bernama Anggun. Dia dan putri itu memiliki tanggal ulang tahun yang sama. Namun, nasib mereka amat berbeda.
"Anggun... Bukan namanya yang indah, semua barang yang ia miliki pun indah," ucap Dinda sambil mengelap bros cantik hadiah ulang tahun Anggun. Saat itu Dia sedang membersihkan ruang tidur Anggun.
" sementara aku ? kemarin aku cuma diberi hadiah sepotong cokelat !" keluh Dinda lagi.
Bagaimana watak Dinda yang tercermin dalam teks tersebut ?
(a)
7.
FILL IN THE BLANKS QUESTION
30 sec • 1 pt
Dinda adalah seorang pelayan putri bangsawan bernama Anggun. Dia dan putri itu memiliki tanggal ulang tahun yang sama. Namun, nasib mereka amat berbeda.
"Anggun... Bukan namanya yang indah, semua barang yang ia miliki pun indah," ucap Dinda sambil mengelap bros cantik hadiah ulang tahun Anggun. Saat itu Dia sedang membersihkan ruang tidur Anggun.
" sementara aku ? kemarin aku cuma diberi hadiah sepotong cokelat !" keluh Dinda lagi.
Latar tempat dari cerita di atas adalah . . . .
(a)
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?