Search Header Logo

9 Karakter Berpikir Ilmiah I

Authored by Tony Sdj

Biology

1st - 3rd Grade

Used 15+ times

9 Karakter Berpikir Ilmiah I
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

10 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

20 sec • 1 pt

Virolog atau ahli biologi virus memiliki hal-hal berikut, kecuali ....

pengetahuan tentang virus

kemampuan memanipulasi virus

keterampilan merekayasa virus

mengenal karakeristik virus

mendiagnosa penyakit oleh virus

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

20 sec • 1 pt

Apa yang bukan keilmuan Biologi?

mengkaji makhluk hidup di alam

memahami kehidupan di alam

menelaah interaksi di alam

mengamati keberadaan alam

mendeskripsikan makhluk hidup dan lingkungannya

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

20 sec • 1 pt

Media Image

Berdasarkan gambar, ilmu menunjukkan ....

subyektifitas

relasi

obyektifitas

persepsi

terminologi

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

20 sec • 1 pt

Biologi adalah pengetahuan sistematis yang diperoleh melalui pengamatan, penelaahan, dan percobaan tentang kehidupan di alam.

Pernyataan tersebut merupakan terminologi ....

ontologi

bahasa

epistemologi

deskriptif

denotasi

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

20 sec • 1 pt

Berikut pentingnya sains dalam kehidupan, kecuali ....

memenuhi kebutuhan

menyiptakan teknologi

membuat diversifikasi

mengelola lingkungan

mengubah kehidupan

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Secara prinsip, PCR merupakan proses yang diulang-ulang antara 20–30 kali siklus yang tergantung oleh kebutuhan. Setiap siklus terdiri atas tiga tahap. Berikut adalah tiga tahap bekerjanya PCR dalam satu siklus:


1. Tahap peleburan (melting) atau denaturasi.

Pada tahap ini (berlangsung pada suhu tinggi, 94–96 °C) ikatan hidrogen DNA terputus (denaturasi) dan DNA menjadi berberkas tunggal. Biasanya pada tahap awal PCR tahap ini dilakukan agak lama (sampai 5 menit) untuk

memastikan semua berkas DNA terpisah. Pemisahan ini menyebabkan DNA tidak stabil dan siap menjadi templat ("patokan") bagi primer. Durasi tahap ini 1–2 menit.


2. Tahap penempelan atau annealing.

Primer menempel pada bagian DNA templat yang komplementer urutan basanya. Ini dilakukan pada suhu antara 45–60 °C. Penempelan ini bersifat spesifik. Suhu yang tidak tepat menyebabkan tidak terjadinya penempelan atau primer menempel di sembarang tempat. Durasi tahap ini 1–2 menit.


3. Tahap pemanjangan atau elongasi.

Suhu untuk proses ini tergantung dari jenis DNA polimerase (ditunjukkan oleh P pada gambar) yang dipakai. Dengan Taq-polimerase, proses ini biasanya dilakukan pada suhu 76 °C. Durasi tahap ini biasanya 1 menit.


Lepas tahap 3, siklus diulang kembali mulai tahap 1. Akibat denaturasi dan renaturasi, beberapa berkas baru (berwarna hijau) menjadi templat bagi primer lain. Akhirnya terdapat berkas DNA yang panjangnya dibatasi oleh primer yang dipakai. Jumlah DNA yang dihasilkan berlimpah karena penambahan terjadi secara eksponensial.


(Sumber: Wikipedia)

Epistemologi

Metodologi

Ontologi

Aksiologi

Terminologi

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

20 sec • 1 pt

Sains mengandung kebenaran ilmiah, karena dengan kebenaran ilmiah akan diperoleh ....

hubungan sukyektifitas dengan obyektifitas

korelasi fiksi dengan non fiksi

kesesuaian pikiran dengan kenyataan

relasi antara hayalan dan dunia nyata

kesesuaian percobaan dan kebetulan

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?