Search Header Logo

UAS Analisa Bahan Pangan Tingkat 2

Authored by eva pahlani

Other

2nd Grade

Used 25+ times

UAS Analisa Bahan Pangan Tingkat 2
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

70 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Pencantuman pada label sediaan bahan tambahan pangan (BTP) yang tidak wajib adalah:

Tulisan bahan tambahan pangan

Nama golongan bahan tambahan pangan

Harga bahan tambahan pangan

Nama jenis bahaan tambahan pangan

Nomor pendaftaran produsen BTP

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Jumlah maksimum suatu zat dalam milligram per kilogram berat badan yang dapat dikonsumsi dalam sehari tanpa menimbulkan efek merugikan terhadap kesehatan disebut:

ADI (Acceptable Daily Intake

PTWI (Profisional Tolerable weekly Intake)

MTDI (Maximum Tolerable Daily Intake)

MTWI (Maximum Tolerable Weekly Intake)

PTDI (Profisional Tolerable Daily Intake)

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Selulosa mikrokristalin digunakan sebagai bahan tambahan pangan berfungsi sebagai:

reservation

anti caking agent

antioxidant

sweeter

emulsifying

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Sorbitol digunakan sebagai bahan tambahan pangan yang berfungsi:

pemanis buatan

pemanis alami

pemanis sintesis

pemanis semisintesis

artificial sweetenet

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Pernyataan yang tidak perlu dicantukan pada label sediaan Bahan Tambahan Pangan (BTP) adalah:

tulisan “Bahan Tambahan Pangan”;

nama golongan BTP;

nama jenis BTP; dan

nomor Pendaftaran Produsen BTP,

cara produksi BTP

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Pengelompokkan bahan pangan berdasarkan komponen-komponen penyusunnya adalahsebagaiberikut, kecuali:

Kelompok Makronutrien

Kelompok Mikronutrien

Kelompok Bahan lkutan (Food ajunct)

Kelompok BahanTambahan

Kelompok proses metabolisme

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Pada prinsipnya kesalahan dalam melaksanakan analisis pangan dikelompokkan ke dalam kesalahan yang sifatnya tetap dan kesalahan bersifat sistematis. Kesalahan sistemik meliputi, kecuali:

Kesalahan dalam prosedurnya

Kesalahan pengambilan & persiapan sampel

Kesalahan dalam menerapkan metoda analisis

Kesalahan Alat ukur

Kesalahan pengerjaan

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Microsoft

Continue with Microsoft

or continue with

Facebook

Facebook

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?