
ppu
Authored by dhiyan anitasari
Fun
12th Grade
Used 40+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
5 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
(1) Rumput laut merupakan komoditas unggulan yang memiliki peluang paling besar untuk dapat mengatasi persoalan kemiskinan. (2) komoditas ini juga diharapkan dapat menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang maju dan makmur. (3) Pernyataan tersebut berlandaskan pada enam alasan berikut. (4) Pertama, teknik produksi budidaya rumput laut relatif mudah dan murah, risiko gagal panen sangat rendah, produktivitas tinggi, dan panen bisa dilakukan setiap 45 hari. (5) kedua, rumput laut dapat diproduksi secara massal dengan jumlah yang besar. (6) Ketiga, harga jual rumput laut kering cukup tinggi, sekitar Rp 5.000,00-15.000,00/kg. (7) Keempat, rumput laut dapat dengan mudah diproses menjadi bahan jadi untuk industri farmasi, kosmetik, makanan dan minuman, serta beragam industri lainnya. (8) Kelima, pasar untuk rumput laut sangat besar dan terus meningkat. (9) Keenam, rumput laut dapat menyerap banyak tenaga kerja dan menciptakan lapangan kerja yang besar dan luas.
(10) Istilah rumput laut lebih sering digunakan untuk alga merah dan alga cokelat. (11) Sebagai sumber alginal, maka alga cokelat banyak hidup di wilayah perairan dingin. (12) Ada beberapa jenis alga cokelat yang memiliki nilai ekonomis tinggi, yaitu Sargasum dan laminaria.(13) Alga merah, sebagai sumber keragian dan agar-agar, banyak hidup di wilayah perairan tropis. (14) Alga merah memiliki nilai ekonomis lebih tinggi ketimbang alga cokelat.
(15) Sebanyak 50% produksi rumput laut dunia berupa rumput laut cokelat, 33% rumput laut merah, dan 17% rumput laut hijau. (16) Pada 2007 produksi rumput laut merah dunia mencapai 5,9 juta ton. (17) Dibandingkan dengan tahun 2006, produksi 2007 mengalami peningkatan 11,5%. (18) Cina merupakan produsen rumput laut merah terbesar di dunia dengan kontribusi sebesar 34%, disusul Indonesia 29%, lalu Pilipina 25%. (19) Hingga saat ini di Indonesia provinsi penghasil rumput laut terbesar adalah Sulsel, diikuti NTT, Sulteng, lalu Bali.
Apa gagasan utama paragraf pertama teks tersebut?
Peluang rumput laut mengatasi persolaan kemiskinan
Prospek rumput laut sebagai komoditas unggulan
Penyerapan tenaga kerja melalui budidaya rumput laut
Upaya memakmurkan bangsa memalui budidaya rumput laut
Alasan pemberdayaan rumput laut sebagai komoditas unggul
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
(1) Rumput laut merupakan komoditas unggulan yang memiliki peluang paling besar untuk dapat mengatasi persoalan kemiskinan. (2) komoditas ini juga diharapkan dapat menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang maju dan makmur. (3) Pernyataan tersebut berlandaskan pada enam alasan berikut. (4) Pertama, teknik produksi budidaya rumput laut relatif mudah dan murah, risiko gagal panen sangat rendah, produktivitas tinggi, dan panen bisa dilakukan setiap 45 hari. (5) kedua, rumput laut dapat diproduksi secara massal dengan jumlah yang besar. (6) Ketiga, harga jual rumput laut kering cukup tinggi, sekitar Rp 5.000,00-15.000,00/kg. (7) Keempat, rumput laut dapat dengan mudah diproses menjadi bahan jadi untuk industri farmasi, kosmetik, makanan dan minuman, serta beragam industri lainnya. (8) Kelima, pasar untuk rumput laut sangat besar dan terus meningkat. (9) Keenam, rumput laut dapat menyerap banyak tenaga kerja dan menciptakan lapangan kerja yang besar dan luas.
(10) Istilah rumput laut lebih sering digunakan untuk alga merah dan alga cokelat. (11) Sebagai sumber alginal, maka alga cokelat banyak hidup di wilayah perairan dingin. (12) Ada beberapa jenis alga cokelat yang memiliki nilai ekonomis tinggi, yaitu Sargasum dan laminaria.(13) Alga merah, sebagai sumber keragian dan agar-agar, banyak hidup di wilayah perairan tropis. (14) Alga merah memiliki nilai ekonomis lebih tinggi ketimbang alga cokelat.
(15) Sebanyak 50% produksi rumput laut dunia berupa rumput laut cokelat, 33% rumput laut merah, dan 17% rumput laut hijau. (16) Pada 2007 produksi rumput laut merah dunia mencapai 5,9 juta ton. (17) Dibandingkan dengan tahun 2006, produksi 2007 mengalami peningkatan 11,5%. (18) Cina merupakan produsen rumput laut merah terbesar di dunia dengan kontribusi sebesar 34%, disusul Indonesia 29%, lalu Pilipina 25%. (19) Hingga saat ini di Indonesia provinsi penghasil rumput laut terbesar adalah Sulsel, diikuti NTT, Sulteng, lalu Bali.
Apa simpulan isi teks tersebut?
Produksi rumput laut dari tahun ketahun selalu mengalami peningkatan
Rumput laut memiliki berbagai macam manfaat dan keunggulan
Pasar rumput laut di dunia sangat besar
Komoditas rumput laut diharapkan dapat memakmurkan bangsa
Rumput laut dapat diolah menjadi bermacam-macam bahan jadi industri
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
(1) Rumput laut merupakan komoditas unggulan yang memiliki peluang paling besar untuk dapat mengatasi persoalan kemiskinan. (2) komoditas ini juga diharapkan dapat menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang maju dan makmur. (3) Pernyataan tersebut berlandaskan pada enam alasan berikut. (4) Pertama, teknik produksi budidaya rumput laut relatif mudah dan murah, risiko gagal panen sangat rendah, produktivitas tinggi, dan panen bisa dilakukan setiap 45 hari. (5) kedua, rumput laut dapat diproduksi secara massal dengan jumlah yang besar. (6) Ketiga, harga jual rumput laut kering cukup tinggi, sekitar Rp 5.000,00-15.000,00/kg. (7) Keempat, rumput laut dapat dengan mudah diproses menjadi bahan jadi untuk industri farmasi, kosmetik, makanan dan minuman, serta beragam industri lainnya. (8) Kelima, pasar untuk rumput laut sangat besar dan terus meningkat. (9) Keenam, rumput laut dapat menyerap banyak tenaga kerja dan menciptakan lapangan kerja yang besar dan luas.
(10) Istilah rumput laut lebih sering digunakan untuk alga merah dan alga cokelat. (11) Sebagai sumber alginal, maka alga cokelat banyak hidup di wilayah perairan dingin. (12) Ada beberapa jenis alga cokelat yang memiliki nilai ekonomis tinggi, yaitu Sargasum dan laminaria.(13) Alga merah, sebagai sumber keragian dan agar-agar, banyak hidup di wilayah perairan tropis. (14) Alga merah memiliki nilai ekonomis lebih tinggi ketimbang alga cokelat.
(15) Sebanyak 50% produksi rumput laut dunia berupa rumput laut cokelat, 33% rumput laut merah, dan 17% rumput laut hijau. (16) Pada 2007 produksi rumput laut merah dunia mencapai 5,9 juta ton. (17) Dibandingkan dengan tahun 2006, produksi 2007 mengalami peningkatan 11,5%. (18) Cina merupakan produsen rumput laut merah terbesar di dunia dengan kontribusi sebesar 34%, disusul Indonesia 29%, lalu Pilipina 25%. (19) Hingga saat ini di Indonesia provinsi penghasil rumput laut terbesar adalah Sulsel, diikuti NTT, Sulteng, lalu Bali.
apa tujuan penulisan dari teks tersebut....
Memengaruhi pemerintah agar membudidayakan rumput laut dengan optimal
Membuktikan bahwa rumput laut merupakan salah satu komoditas yang unggul
Memaparkan manfaat, jenis, nilai ekonomis, dan tingkat produksi rumput laut
Meyakinkan pembaca bahwa rumput laut memiliki dampak nilai ekonomis tinggi
Mendeskripsikan pentingnya komoditas rumput laut bagi peningkatan kesejahteraan
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Vitamin D deficiency is traditionally associated with bone and muscle weakness, but in recent years a number of studies have shown that low levels of the vitamin may predispose the body to high blood pressure, congestive heart failure, and chronic blood vessel inflammation (associated with hardening of the arteries). It also alters hormone levels to increase insulin resistance, which raises the risk of diabetes.
In a review article published in the Journal of the American College of Cardiology, researchers surveyed recent studies on the link between vitamin D deficiency and heart disease to come up with practical advice on screening and treatment. They concluded that vitamin D deficiency is much more common than previously thought, affecting up to half of adults and apparently healthy children in the U.S. Researchers say higher rates of vitamin D deficiency may be due in part to people spending more time indoors and efforts to minimize sun exposure through the use of sunscreens. Sunscreen with a sun protection factor (SPF) of 15 blocks approximately 99% of vitamin D synthesis by the skin.
“We are outside less than we used be, and older adults and people who are overweight or obese are less efficient at making vitamin D in response to sunlight,” says O’Keefe. “A little bit of sunshine is a good thing, but the use of sunscreen to guard against skin cancer is important if you plan to be outside for more than 15 to 30 minutes of intense sunlight exposure.”
The main idea of this passage is that …
vitamin D deficiency in one’s body is the main cause of diseases
Traditional vitamin D deficiency causes problems in bones and muscles
Research findings show vitamin D deficiency may lead to health problems
The best source of vitamin D to improve one’s health comes form sunshine
The U.S. researchers say-that sunscreen can keep everyone from skin diseases
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Vitamin D deficiency is traditionally associated with bone and muscle weakness, but in recent years a number of studies have shown that low levels of the vitamin may predispose the body to high blood pressure, congestive heart failure, and chronic blood vessel inflammation (associated with hardening of the arteries). It also alters hormone levels to increase insulin resistance, which raises the risk of diabetes.
In a review article published in the Journal of the American College of Cardiology, researchers surveyed recent studies on the link between vitamin D deficiency and heart disease to come up with practical advice on screening and treatment. They concluded that vitamin D deficiency is much more common than previously thought, affecting up to half of adults and apparently healthy children in the U.S. Researchers say higher rates of vitamin D deficiency may be due in part to people spending more time indoors and efforts to minimize sun exposure through the use of sunscreens. Sunscreen with a sun protection factor (SPF) of 15 blocks approximately 99% of vitamin D synthesis by the skin.
“We are outside less than we used be, and older adults and people who are overweight or obese are less efficient at making vitamin D in response to sunlight,” says O’Keefe. “A little bit of sunshine is a good thing, but the use of sunscreen to guard against skin cancer is important if you plan to be outside for more than 15 to 30 minutes of intense sunlight exposure.”
Skin cancer is believed to be the effect of …
chronic vitamin D deficiency
excessive exposure to sunlight
doing more indoor activities
low levels of vitamin consumption
lack of sun protection factor
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?