Search Header Logo

Kuis PH 1

Authored by moh syafii

Other

9th Grade

Used 49+ times

Kuis PH 1
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

20 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 1 pt

Bacalah laporan percobaan berikut!

Saat ini dikembangkan banyak produk obat herbal yang secara alami tumbuh di Indonesia. Salah satu contoh tumbuhan yang mempunyai banyak manfaat tersebut adalah dari genus kurkuma atau Curcuma (temu-temuan). Perhatian masyarakat terhadap tanaman ini semakin meningkat dengan berkembangnya keyakinan masyarakat bahwa tanaman ini dapat digunakan dalam pengobatan kanker.

Penelitian ini dilakukan pada klorofil daun tanaman genus Curcuma karena sebagian besar tanaman ini mempunyai manfaat yang beragam pada rimpangnya. Kandungan yang tersimpan dalam rimpang ini juga dipengaruhi oleh pembentukan senyawa-senyawa aktif dari proses fotosintesis dan pembentukan bahan kimia oleh rimpang tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan klorofil dalam daun Curcuma dengan menggunakan kertas saring yang berbeda-beda yaitu kertas saring whattman tipe 1 sebagai kontrol, tipe 40 dan 42 untuk ekstraksi daun Curcuma xanthorrhiza.; daun Curcuma aeruginosa; dan daun Curcuma mangga Val. terhadap kandungan klorofil yang terkandung dalam sampel.

Bahan-bahan yang digunakan dalam penelitian ini berupa daun tanaman temu lawak (Curcuma xanthorrhiza), daun temu mangga (Curcuma mangga Val.), serta daun temu hitam (Curcuma aeruginosa). Sampel daun temu lawak dan temu mangga diperoleh dari Batu, Malang. Sementara itu, sampel daun temu hitam diperoleh dari hasil tanam sendiri. Alat yang digunakan, di antaranya tabung reaksi, rak tabung reaksi, gelas corong, gelas ukur, neraca analitik, mikropipet, kuvet 2 ml, dan spektrofotometer.

Penelitian ini dilakukan dengan cara uji ekstraksi klorofil daun dengan menggunakan kertas saring yang berbeda-beda ukuran porinya, yaitu kertas saring whattman tipe 1, 40, dan 42. Kertas-kertas tersebut digunakan sebagai kontrol serta dilakukan pengujian absorpsinya pada spektrofotometer. Tahapan pertama yang dilakukan, di antaranya tahap ekstraksi daun dengan penyaringan menggunakan corong buchner dan kertas saring selanjutnya tahap pengukuran total dengan metode spektrofotometri


Alat-alat yang digunakan dalam percobaan uji kandungan klorofil dalam daun kurkuma adalah . . . .

Pipet tetes, rak tabung reaksi, gelas corong, gelas ukur, neraca analitik, mikropipet, kuvet 2 ml, dan spektrofotometer

Tabung reaksi, rak tabung reaksi, gelas corong, gelas ukur, neraca analitik, mikropipet, kuvet 2 ml, dan spektrofotometer

Tabung reaksi, rak tabung reaksi, gelas corong, gelas ukur, neraca analitik, mikropipet, kuvet 2 ml, dan spektrofotometer

Tabung reaksi, rak tabung reaksi, gelas corong, gelas ukur, neraca analitik, mikropipet, kuvet 2 ml, dan kompor spiritus

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 1 pt

Bacalah laporan percobaan berikut!

Saat ini dikembangkan banyak produk obat herbal yang secara alami tumbuh di Indonesia. Salah satu contoh tumbuhan yang mempunyai banyak manfaat tersebut adalah dari genus kurkuma atau Curcuma (temu-temuan). Perhatian masyarakat terhadap tanaman ini semakin meningkat dengan berkembangnya keyakinan masyarakat bahwa tanaman ini dapat digunakan dalam pengobatan kanker.

Penelitian ini dilakukan pada klorofil daun tanaman genus Curcuma karena sebagian besar tanaman ini mempunyai manfaat yang beragam pada rimpangnya. Kandungan yang tersimpan dalam rimpang ini juga dipengaruhi oleh pembentukan senyawa-senyawa aktif dari proses fotosintesis dan pembentukan bahan kimia oleh rimpang tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan klorofil dalam daun Curcuma dengan menggunakan kertas saring yang berbeda-beda yaitu kertas saring whattman tipe 1 sebagai kontrol, tipe 40 dan 42 untuk ekstraksi daun Curcuma xanthorrhiza.; daun Curcuma aeruginosa; dan daun Curcuma mangga Val. terhadap kandungan klorofil yang terkandung dalam sampel.

Bahan-bahan yang digunakan dalam penelitian ini berupa daun tanaman temu lawak (Curcuma xanthorrhiza), daun temu mangga (Curcuma mangga Val.), serta daun temu hitam (Curcuma aeruginosa). Sampel daun temu lawak dan temu mangga diperoleh dari Batu, Malang. Sementara itu, sampel daun temu hitam diperoleh dari hasil tanam sendiri. Alat yang digunakan, di antaranya tabung reaksi, rak tabung reaksi, gelas corong, gelas ukur, neraca analitik, mikropipet, kuvet 2 ml, dan spektrofotometer.

Penelitian ini dilakukan dengan cara uji ekstraksi klorofil daun dengan menggunakan kertas saring yang berbeda-beda ukuran porinya, yaitu kertas saring whattman tipe 1, 40, dan 42. Kertas-kertas tersebut digunakan sebagai kontrol serta dilakukan pengujian absorpsinya pada spektrofotometer. Tahapan pertama yang dilakukan, di antaranya tahap ekstraksi daun dengan penyaringan menggunakan corong buchner dan kertas saring selanjutnya tahap pengukuran total dengan metode spektrofotometri.

Disadur dari: https://media.neliti.com, diunduh 22 Januari 2019


Bahan yang digunakan dalam percobaan tersebut adalah....

Tanaman temu lawak (Curcuma xanthorrhiza), daun temu mangga (Curcuma mangga Val.), dan daun temu hitam (Curcuma aeruginosa) yang diperoleh dari hasil tanam sendiri

Tanaman temu lawak (Curcuma xanthorrhiza) dan daun temu mangga (Curcuma mangga Val.) yang diperoleh dari Batu, Malang, serta ditanam sendiri

Daun tanaman temu lawak (Curcuma xanthorr hiza), daun temu mangga (Curcuma mangga Val.), dan daun temu hitam (Curcuma aeruginosa) yang diperoleh dari hasil tanam sendiri

Daun tanaman temu lawak (Curcuma xanthorrhiza), daun temu mangga (Curcuma mangga Val.), dan daun temu hitam (Curcuma aeruginosa)< kembali

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 1 pt

Berikut cara menguji kandungan lemak pada margarin.

1) Masukkan sedikit margarin pada tabung reaksi.

2) Tambahkan sedikit air ke dalam tabung reaksi.

3) Teteskan larutan margarin pada kertas buram.

4) Tunggu beberapa saat hingga larutan mengering.

5) Amati bekas tetesan larutan pada kertas buram (jika margarin mengandung lemak, kertas buram akan transparan atau bernoda).


Alat yang digunakan dalam percobaan tersebut adalah . . . .

Kertas buram dan air

Air dan tabung reaksi

Kertas buram dan margarin

Tabung reaksi dan kertas buram

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 1 pt

Kegiatan percobaan atau eksperimen di kelas atau laboratorium termasuk dalam kegiatan . . . .

Sosial

Alamiah

Ilmiah

Natural

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 1 pt

Bacalah laporan percobaan berikut!

Bakso mengandung protein tinggi, kadar air tinggi, dan pH netral sehingga rentan terhadap kerusakan. Daya awet bakso maksimal satu hari pada suhu kamar. Daya tahan yang sebentar tersebut alasan bagi para penjual bakso untuk mengambil jalan pintas mengawetkan bakso. Beberapa pedagang ada yang menambahkan formalin ke dalam adonan baksonya. Formalin pada bakso dapat memperpanjang daya awet selama tiga hari. Formalin diketahui merupakan pengawet yang berbahaya karena dapat menimbulkan kanker.

Alternatif untuk mengatasi masalah ini diperlukan pengawet makanan yang alami sehingga aman dikonsumsi masyarakat. Salah satu pengawet alami untuk bakso adalah wortel (Daucus carota). Wortel mengandung antioksidan berupa beta karoten yang mencegah atau menghambat fermentasi, pengasaman, atau peruraian lain terhadap makanan yang disebabkan oleh mikroorganisme. Pengawetan dengan penambahan ekstrak wortel (Daucus carota) dalam adonan bakso juga menambah kandungan gizi dalam makanan sehingga lebih sehat untuk dikonsumsi.

Disadur dari: https://www.uny.ac.id diunduh 21 Januari 2019


Ide pokok paragraf pertama adalah . . . .

Bakso rentan rusak

Bakso perlu diawetkan

Manfaat formalin untuk bakso

Penyimpanan bakso di suhu kamar

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 1 pt

Bacalah laporan berikut!

Larutan tahu yang diberi reagen Benedict dan dipanaskan tidak menunjukkan adanya perubahan warna atau tetap berwarna putih. Larutan standar glukosa dengan reagen Benedict berwarna merah bata. Hasil ini menunjukkan bahwa larutan tahu tidak mengandung glukosa. Sementara itu, larutan tahu yang diberi reagen Biuret berubah warna menjadi ungu. Larutan standar protein dengan reagen Biuret juga berwarna ungu. Hasil ini menunjukkan bahwa larutan tahu mengandung protein.

Disadur dari: https://dokupdf.com, diunduh 20 Januari 2018


Laporan tersebut merupakan percobaan . . . .

Uji warna dan glukosa pada reagen Biuret

Uji warna dan protein pada reagen Benedict

Uji warna dan glukosa pada larutan tahu

Uji protein dan glukosa pada larutan tahu

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 1 pt

Media Image

Pernyataan yang sesuai dengan tabel tersebut adalah . . .

Etanol dapat bereaksi pada bahan makanan berbahaya.

Boraks biasa ditemukan pada makanan, terutama siomai.

Bakso dan siomai dibuat menggunakan tambahan boraks.

Etanol dapat digunakan sebagai penguji kandungan boraks.

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?