
TEKS ANEKDOT
Authored by Khaerunisa Khaerunisa
Social Studies
12th Grade - Professional Development
Used 7+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
20 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Pokok-pokok isi anekdot yang tepat, sesuai dengan teks anekdot tersebut adalah ....
Para pejabat negara banyak yang melakukan korupsi sehingga dianggap merampok uang rakyat.
Teks anekdot ini menyindir fenomena begitu banyak pejabat yang melakukan korupsi.
Para perampok justru makin tidak bernyali karena ternyata korbannya para pejabat.
Para perampok makin bernyali saat mengetahui yang dirampok adalah pejabat negara, karena menganggap bahwa para pejabat itu yang merampok uang rakyat (uang mereka).
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Makna tersirat dalam teks anekdot tersebut adalah….
Para pejabat negara banyak yang melakukan korupsi sehingga dianggap merampok uang rakyat.
Para pejabat negara tidak takut dengan perampok karena merekalah perampok sesungguhnya.
Pejabat negara selalu menggunakan barang mewah dan mengendarai mobil mewah.
Sebaiknya para pejabat negara lebih berhati-hati ketika melewati jalan yang sepi dan jauh dari pemukiman warga
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Apa pengertian dari teks anekdot?
Teks yang berupa karangan tidak nyata atau fiksi, biasanya menceritakan kisah yang sudah memiliki alur dan tahapan waktu berdasarkan keinginan sang penulis.
Teks yang berisi cerita singkat dan lucu, dengan tujuan menyampaikan kritik atau sindiran halus kepada tokoh publik atau orang terkenal.
Teks yang berisi tentang informasi atau laporan secara umum suatu objek berdasarkan pengamatan.
Teks yang berbentuk karangan yang bersifat memaparkan kejadian atau informasi dan pengetahuan secara singkat, padat dan akurat.
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Kita dapat memahami teks anekdot dan dapat memanfaatkannya sebagai sarana untuk….
Memperbanyak masalah
Mempertahankan bangsa agar berpegang teguh terhadap pancasila
Memperoleh ilmu pengetahuan
Menyampaikan kritik terhadap persoalan yang sedang di hadapi melalui sindiran
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
5 mins • 1 pt
Konon otak orang Indonesia sangat digemari dan jadi rebutan di antara calon penerima donor otak manusia. Di bursa pasar gelap, harga otak manusia Indonesia dikabarkan paling tinggi. Setiap ada persediaan hampir bisa dipastikan langsung laku terjual.
Orang-orang pun heran. Mengapa bukan otak orang Yahudi yang terkenal cerdas-cerdas itu yang diburu? Mengapa bukan otak orang-orang Jepang, yang tersohor memiliki kemampuan tinggi dalam bidang teknologi, yang diperebutkan? Atau, mengapa tidak otak orang Cina yang sudah dikenal luas lihai berbisnis? Mengapa justru otak orang Indonesia?
Setelah dilakukan semacam penelitian, ternyata persepsi para penerima donor otak dalam menentukan pilihan bukan pada standar umum seperti asumsi di atas. Jawab mereka: “Habis, otak orang Indonesia rata-rata masih mulus. Soalnya jarang dipakai!”
Sumber: Koleksi Putu Widjaya, Kompas Online – Senin, 9 Desember 1996
Menurut anekdot di atas, mengapa otak orang Indonesia diburu oleh calon penerima donor otak?
Karena otak orang Indonesia cerdas-cerdas.
Karena otak orang Indonesia mulus, jarang dipakai.
Karena otak orang Indonesia seperti otak orang Cina.
Karena orang Indonesia rajin memelihara otaknya.
Karena orang Indonesia rajin belajar.
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
5 mins • 1 pt
Konon otak orang Indonesia sangat digemari dan jadi rebutan di antara calon penerima donor otak manusia. Di bursa pasar gelap, harga otak manusia Indonesia dikabarkan paling tinggi. Setiap ada persediaan hampir bisa dipastikan langsung laku terjual.
Orang-orang pun heran. Mengapa bukan otak orang Yahudi yang terkenal cerdas-cerdas itu yang diburu? Mengapa bukan otak orang-orang Jepang, yang tersohor memiliki kemampuan tinggi dalam bidang teknologi, yang diperebutkan? Atau, mengapa tidak otak orang Cina yang sudah dikenal luas lihai berbisnis? Mengapa justru otak orang Indonesia?
Setelah dilakukan semacam penelitian, ternyata persepsi para penerima donor otak dalam menentukan pilihan bukan pada standar umum seperti asumsi di atas. Jawab mereka: “Habis, otak orang Indonesia rata-rata masih mulus. Soalnya jarang dipakai!”
Sumber: Koleksi Putu Widjaya, Kompas Online – Senin, 9 Desember 1996
Maksud dari sindiran dalam anekdot di atas adalah ...
Orang Indonesia rajin berpikir.
Orang Indonesia rajin merawat otak.
Orang Indonesia malas berpikir.
Orang Indonesia rajin belajar.
Orang Indonesia malas bekerja.
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
5 mins • 1 pt
Teks 1
... Singkat cerita, Darman, seorang politikus yang tidak tulus tidak mau menyia-nyiakan sorotan kamera wartawan. Dia mencari strategi agar tetap menjadi perhatian media. Darman berusaha masuk ke tempat banjir dan menceburkan diri ke air. Sial baginya, dia terperosok ke selokan dan terseret derasnya air. Darman berusaha sekuat tenaga melawan arus, tetapi tak berdaya, dia hanyut.
Untung regu penolong sangat sigap. Meskipun terseret cukup jauh, Darman masih bisa diselamatkan. Dia dibawa ke posko kesehatan dan dibaringkan di bangsal. Waktu itu semua bangsal penuh oleh orang pingsan. Darman kaget melihat orang yang ada di situ. Semuanya dia kenal, para politisi sedang blusukan. Lebih kaget lagi ketika dia melihat doa tertulis di dinding: “Ya Allah, hanyutkanlah mereka yang tak ikhlas”. Darman pingsan!
Teks 2
... Ketika Otong ditinggal teman-temannya di hutan,...
“Loh mana teman-teman guwe ya...”. Tapi Otong melihat jejak yang dibuat teman-temannya. Otong pun tanpa pikir panjang mengikuti jejak tersebut. Dan di tengah perjalanan, hutan itu penuh kabut yang mengakibatkan jejak itu menghilang. Dan, Otong pun panik. Ia pun berdoa “Ya Tuhan lebih baik mati dimakan macan daripada saya tersesat di hutan ini.”
Tidak lama kemudian Otong melihat seekor macan di balik semak-semak. Otong kaget dan lari terbirit-birit. Dengan kencang Otong lari. Dia melihat sebuah gua dan ia pun masuk dan menutup gua tersebut dengan rumput. Di dalam gua Otong berdoa, Ya Tuhan gitu aja kok dibuat beneran sih...”
Perbandingan dua teks di atas antara lain adalah...
Teks 1 berupa anekdot dan memiliki sindiran, teks 2 berupa teks humor tidak berisi sindiran.
Teks 1 berupa anekdot dan tidak memiliki sindiran, teks 2 berupa teks humor berisi sindiran.
Teks 1 dan teks 2 adalah anekdot yang memiliki sindiran.
Teks 1 dan 2 sama-sama mengandung kelucuan dan sindiran.
Teks 1 tidak mengandung unsur kelucuan, teks 2 tidak mengandung unsur kelucuan.
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?