
KUIS ONLINE 9 REVIEW STRATEGI PERLAWANAN XI MIPA 4
Authored by Dhinar Maharani
History, Social Studies, Education
11th Grade
Used 2+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
10 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Pada masa pemerintahan Mas Rangsang yang bergelar Sultan Agung Hanyokrokusumo Sayidin Panotogomo Kalifatullah Ing Tanah Jawa kerajaan Mataram mengalami zaman kejayaan. Ia dikenal sebagai raja yang anti terhadap kekuasaan asing. Hal ini dapat dibuktikan yaitu...
dua kali Mataram menyerang VOC di Batavia
serangan Mataram ke Semenanjung Malaka
intervensi VOC yang akhiri perjanjian Giyanti
Sultan Agung menolak perjanjian dengan Portugis
mengintruksikan tidak membeli barang dari Belanda
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Pada tahun 1628 dan 1629, Sultan Agung dari kerajaan Mataram melakukan penyerangan terhadap pusat kekuasaan VOC di Batavia. Penyerangan yang pertama mengalami kegagalan, demikian pula yang kedua juga mengalami kegagalan karena pasukan-pasukan Mataram kekurangan bahan makanan. Penyerangan terhadap pusat kekuasaan VOC tersebut untuk mewujudkan cita-cita politik Sultan Agung yaitu ...
membendung perluasaan kekuasaan VOC di Jawa Barat
menjadi penguasa ekonomi di daerah kekuasaan VOC
membendung kekuatan VOC dan Portugis di Batavia
mempersatukan Jawa di bawah kerajaan Mataram
menyatukan nusantara di bawah kerajaan Mataram
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Peletak dasar Kerajaan Banten adalah Hasanuddin ( putra Fatahillah ) dan mencapai kejayaan masanya pemerintahan Sultan Ageng Tirtayasa. Kerajaan Banten tumbuh menjadi kerajaan yang besar di Jawa Barat, menjadi penguasa jalur pelayaran dan perdagangan yang melalui Selat Sunda, bahkan menjadi saingan berat VOC ( Belanda ) di Batavia. Berikut ini faktor politik yang mendorong perdagangan di Banten tumbuh pesat adalah…
jatuhnya Malaka ke tangan Portugis
letak Banten yang strategis di tepi Selat Sunda
Kerajaan Banten terletak di Teluk Banten
Banten penghasil tanaman ekspor yaitu lada
pelabuhannya memenuhi syarat sebagai pelabuhan dagang
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Pada tahun 1671 M, Sultan Ageng Tirtayasa mengangkat putranya dengan gelar Sultan Abdul Kahar. Pada tahun 1674 M, Sultan Abdul Kahar berangkat ke Mekah dan kembali lagi ke Banten 1676 M dengan sebutan Sultan Haji. Ketika Sultan Haji memerintah Banten, beliau menjalin hubungan baik dengan Belanda, tetapi hubungan tersebut dijadikan kesempatan oleh Belanda untuk memasuki Banten. Hal inilah yang menjadi awal kemelut politik di Banten dan berakhir dengan kemunduran Kerajaan Banten. Adapun yang dimaksud dengan kemelut politik tersebut adalah…
konflik di istana antara sultan dengan putra mahkota (Sultan Haji) yang dibantu VOC
Sultan Ageng Tirtayasa dan Sultan Haji mengalami kekalahan dalam melawan VOC
Sultan Ageng Tirtayasa dan VOC bekerja sama dalam mengusir Sultan Haji dari istana
daerah-daerah kekuasaan yang didukung VOC berhasil memisahkan diri dari Banten
pedagang-pedagang VOC dan Portugas berhasil menguasai istana kerajaan Banten
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Keberanian pasukan Sultan Hasanuddin memporak-porandakan pasukan Belanda di Maluku mengakibatkan Belanda semakin terdesak. Oleh karena keberanian Sultan Hasanuddin tersebut Belanda memberi julukan Ayam Jantan dari Timur (de Haan van de Oosten). Upaya dilakukan Belanda untuk mengalahkan Makassar melalui politik devide et impera (adu domba) dan akhirnya tanggal 18 November 1667 Sultan Hasanudin dari Makasar terpaksa menandatangani perjanjian Bongaya. Pengaruh dari penandatanganan perjanjian Bongaya bagi kerajaan Gowa ialah…
VOC mengembangkan hubungan dagang dengan kerajaan Gowa
Gowa menjadi bagian wilayah kekuasaan VOC
Gowa terpaksa mengakui hak monopoli VOC di wilayah Gowa
VOC mengakui hak monopoli kerajaan Gowa
Gowa bekerja sama dengan VOC dalam menghadapi Portugis di Makasar
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Salah satu pemicu perang Puputan pada 1846 adalah tuntutan Belanda kepada Kerajaan Buleleng agar hukum tawan karang dihapus. tuntutan tersebut diajukan Belanda karena ...
Belanda mengalami kerugian akibat hukum tawan karang
hukum tawan karang mencegah Belanda berdagang di pulau Bali
kerajaan-karajaan di pulau Bali saling berperang satu sama lain
raja-raja Bali berhak merampas semua kapal Belanda
Belanda berhasil menjalin kerjasama dengan raja-raja Bali
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Gambar tokoh di bawah ini merupakan pemimpin perlawanan terhadap VOC dari kerajaan ...
Aceh
Mataram
Makassar
Banjar
Banten
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Microsoft
or continue with
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?