teks cerpen kelas 9

teks cerpen kelas 9

12th Grade

10 Qs

quiz-placeholder

Similar activities

Quis cerita pendek kelas xi smk

Quis cerita pendek kelas xi smk

1st Grade - University

10 Qs

Struktur Pidato Persuasif

Struktur Pidato Persuasif

9th Grade - Professional Development

10 Qs

Teks Inspirasi

Teks Inspirasi

9th - 12th Grade

10 Qs

Arabic T.6 Unit 3 Latihan MS 61

Arabic T.6 Unit 3 Latihan MS 61

9th - 12th Grade

15 Qs

Teks Editorial

Teks Editorial

9th - 12th Grade

10 Qs

Soal Latihan Musim di Jepang

Soal Latihan Musim di Jepang

12th Grade

15 Qs

Soal Pengetahuan Umum B.Indo

Soal Pengetahuan Umum B.Indo

12th Grade

10 Qs

Kuiz Bahasa Arab 4 Ilmu (أحب مدرستي)

Kuiz Bahasa Arab 4 Ilmu (أحب مدرستي)

10th - 12th Grade

10 Qs

teks cerpen kelas 9

teks cerpen kelas 9

Assessment

Quiz

World Languages

12th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

erma juniarti

Used 106+ times

FREE Resource

AI

Enhance your content in a minute

Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...

10 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Bacalah kutipan cerpen berikut!

Sebuah mobil colt berplat nomor merah berhenti persis di depan kedai kasur Alin. Murni berdebar-debar, kalau-kalau orang yang turun dari mobil itu utusan hotel yang memesan tiga puluh kasur single itu. Ia berusaha tersenyum dan menyembunyikan giginya yang terlalu menonjol ke depan. Orang berpakaian pegawai itu juga tersenyum membalas.

"Maaf, Bu. Saya pegawai ketertiban Balaikota. Apakah racun api Ibu masih baik? Boleh saya periksa?"

Kata tercetak tebal tersebut mengandung makna....

bangunan tempat memproduksi barang

bangunan tempat berjualan

bangunan tempat menitipkan barang

bangunan tempat menumpuk barang

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

2. (1)"Apakah peranku bagimu, silumankah aku?" tak ada jawabmu, hanya angin berdesir di sekeliling kita. (2)Bulan pucat tak bisa menyembunyikan senyumanmu demi melihat kerutan di dahiku. (3)Biarlah menjadi rahasia alam akan apa yang kita rasakan ini. (4)Jangan lagi memaknainya, menanyakannya atau mengharapkannya esok hari.

Bukti bahwa kutipan cerpen tersebut berlatar malam hari terdapat pada nomor ….


(1)

(2)

(3)

(4)

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Kuingin kau berbohong padaku. Seperti yang kau utarakan kemarin, dan yang kemarin dulu itu. Ketika mentari meredup berpendar di pucuk daun sebelah barat rumah dan ketika kerumunan itu tak lagi bersamamu, kau mulai dengan kisah kebohonganmu yang pertama kepadaku.

Bukti bahwa kutipan cerpen tersebut berlatar waktu sore adalah.…

A.

B.

C.

D.

Mentari meredup

Ketika kerumunan tidak bersama

yang kemarin dulu itu

Kebohongan yang disampaikan tokoh kamu

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Seperti teman-temannya yang lain, sebenarnya Andi ingin sekali memberi hadiah untuk Tommy, tetapi ia tidak enak hati meminta uang pada ibunya. Apalagi, ibu hanya diam ketika ia menyodorkan undangan pesta ulang tahun Tommy kemarin. Saat itu, ibu sedang duduk-duduk di beranda sambil memandangi matahari yang mulai tenggelam. Diamnya ibu, pertanda ibu belum punya uang untuk membeli hadiah. Andi sadar, sejak ayahnya meninggal tiga tahun yang lalu, ia dan ibunya memang harus hidup hemat.

”Ah masa iya aku tak bisa memberi hadiah untuk Tommy temanku?” gumam Andi seraya bangkit dari tempat tidur pembaringan. Ia beranjak menuju meja belajarnya. Dimatikannya lampu tidurnya dan digantinya dengan lampu belajar. Ia mengambil secarik kertas, pensil, dan spidol warna-warni. Tangannya mulai mencorat-coret. Kini, ada senyum menghiasi bibirnya, “Besok pagi, aku sudah punya hadiah untuk Tommy.”

Bukti bahwa peristiwa tersebut terjadi pada malam hari adalah ....

kalimat pertama pada paragraf pertama

Kalimat kedua pada paragraf pertama

Kalimat keempat pada paragraf kedua

Kalimat ketiga pada paragraf kedua.

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Seperti teman-temannya yang lain, sebenarnya Andi ingin sekali memberi hadiah untuk Tommy, tetapi ia tidak enak hati meminta uang pada ibunya. Apalagi, ibu hanya diam ketika ia menyodorkan undangan pesta ulang tahun Tommy kemarin. Saat itu, ibu sedang duduk-duduk di beranda sambil memandangi matahari yang mulai tenggelam. Diamnya ibu, pertanda ibu belum punya uang untuk membeli hadiah. Andi sadar, sejak ayahnya meninggal tiga tahun yang lalu, ia dan ibunya memang harus hidup hemat.

”Ah masa iya aku tak bisa memberi hadiah untuk Tommy temanku?” gumam Andi seraya bangkit dari tempat tidur pembaringan. Ia beranjak menuju meja belajarnya. Dimatikannya lampu tidurnya dan digantinya dengan lampu belajar. Ia mengambil secarik kertas, pensil, dan spidol warna-warni. Tangannya mulai mencorat-coret. Kini, ada senyum menghiasi bibirnya, “Besok pagi, aku sudah punya hadiah untuk Tommy.”

Amanat yang terdapat pada kutipan cerpen tersebut adalah ...

Kita harus menyesuaikan diri di mana pun berada.

Tidak ada kata terlambat untuk memaafkan.

Pikir dulu sebelum bertindak, sesal kemudian tidak berguna.

Kita harus menghormati ibu yang telah melahirkan.

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Seperti teman-temannya yang lain, sebenarnya Andi ingin sekali memberi hadiah untuk Tommy, tetapi ia tidak enak hati meminta uang pada ibunya. Apalagi, ibu hanya diam ketika ia menyodorkan undangan pesta ulang tahun Tommy kemarin. Saat itu, ibu sedang duduk-duduk di beranda sambil memandangi matahari yang mulai tenggelam. Diamnya ibu, pertanda ibu belum punya uang untuk membeli hadiah. Andi sadar, sejak ayahnya meninggal tiga tahun yang lalu, ia dan ibunya memang harus hidup hemat.

”Ah masa iya aku tak bisa memberi hadiah untuk Tommy temanku?” gumam Andi seraya bangkit dari tempat tidur pembaringan. Ia beranjak menuju meja belajarnya. Dimatikannya lampu tidurnya dan digantinya dengan lampu belajar. Ia mengambil secarik kertas, pensil, dan spidol warna-warni. Tangannya mulai mencorat-coret. Kini, ada senyum menghiasi bibirnya, “Besok pagi, aku sudah punya hadiah untuk Tommy.”

Kata "matahari yang mulai tenggelam" tersebut mengandung makna....

hari hampir siang

hari hampir senja

hari hampir malam

hari hampir subuh

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

(1) Boleh jadi, itu sikap angkuhnya seorang yang sukses dan kaya menghadapi pemuda kere macam aku. (2) Sebagai pimpinan sebuah bank papan atas di negeri ini, mungkin dia tak rela hati anak gadisnya kupacari. (3) Jadi, amat wajar dia kelihatan tidak suka terhadapku. (4) Apalagi tampangku tidak keren kayak aktor Nicholas Saputra, sementara wajah Mawar memang cakep. (5) Kamu sendiri bilang, Mawar mirip Dian Sastro dengan bodi semampai macam Luna Maya (padahal menurutku, Mawar lebih mirip penyanyi kesukaanmu, Mulan Jamila).

Bukti bahwa watak tokoh ‘dia’ pada kutipan cepen tersebut sombong terletak pada kalimat bernomor .…

(1) dan (2)

(2) dan (3)

(3) dan (4)

(4) dan (5)

Create a free account and access millions of resources

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

By signing up, you agree to our Terms of Service & Privacy Policy

Already have an account?