Search Header Logo

Teks Anekdot 1

Authored by miswono miswono

Other

10th - 12th Grade

Teks Anekdot 1
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

10 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

5 mins • 1 pt

Perhatikan teks berikut!

(1) Ibu-ibu sedang kerja bakti membersihkan jalan desa pada pagi hari. Suasana terkesan ramai, obrolan seputar harga, gosip, dan anak. “Wah, bulan ini banyak pangeluaran. Anak saya masuk kuliah dan adiknya masuk SMA,” kata Bu Tini “Semua ternak saya, saya sekolahkan Bu biar pintar” sambung Bu Tini “He..he..he” tawa Bu Romlah renyah Mereka pun melanjutkan membersihkan rumput di kanan dan kiri.


(2) Program Akselerasi sangat dibutuhkan oleh pelajar yang mempunyai ritme belajar cepat. Meskipun sering dikatakan terlalu mahal, itu tidak berarti bahwa program ini tidak diperlukan.


(3) Reuni berlangsung di sekolah daun Irwan bertanya pada Rudi," Wah, kamu jadi pejabat, ya?". " Kok tahu?" tanya Rudi lalu Irwan menjawab' " Ya, tahu lah…wajahmu kan gambar uang." Mereka tertawa bersama, hanyut dalam suasana gembira.


(4) Pertumbuhan penduduk di bumi ini menimbulkan bertambahnya permukiman, pabrik, perkantoran, dan lain-lain. Pembangunan permukiman, pabrik, dan perkantoran itu dilakukan dengan memanfaatkan wilayah hutan tempat berbagai jenis binatang hidup. Ketika hutan dirusak untuk tujuan-tujuan tersebut, habitat atau wilayah tempat binatang-binatang itu hidup akan berkurang. Hal itu menyebabkan ketersediaan pangan untuk binatang-binatang itu berkurang. Perubahan kondisi alam yang demikian itu menyebabkan kepunahan beberapa spesies binatang yang hidup di hutan tersebut.


(5) Sudah diketahui oleh semua orang bahwa pendidikan formal itu penting. Akan tetapi, apakah seseorang akan menjadi pemimpin sosial atau pemimpin politik yang bagus pada kemudian hari tidak selalu ditentukan oleh pendidikan formalnya. Diyakini bahwa pengalaman juga menjadi faktor penentu untuk menuju kesuksesan.


Berdasarkan teks di atas, manakah yang termasuk teks anekdot?

1 dan 2

1 dan 3

2 dan 4

1 dan 5

3 dan 5

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

2 mins • 1 pt

Bacalah teks berikut ini!


Sebelum memilih jurusan, setiap siswa diwawancarai untuk menjaring data. Wawancara berlangsung selama 10 menit.

Petugas : Aini!

Aini : Ya, Pak

Petugas : Silakan duduk. Bapakmu buruh, ya?

Aini : Kok tahu, Pak

Petugas : Pipimu tidak berstempel springbed tapi tikar

Aini : Maksud Bapak apa, ya?

Petugas : Bercanda, Mbak…

Aini masih bersungut-sungut tapi ia harus menjawab pertanyaan petugas selanjutnya.


Teks di atas termasuk teks anekdot karena, kecuali ….

memiliki pesan/ajaran moral

memiliki struktur

lucu/konyol

menyindir

menggurui

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

2 mins • 1 pt

Perhatikan teks berikut !

Manager:“Perusahaan kita butuh satpam yang kredibel. Syaratnya harus punya wajah galak, tegas, tak kenal kompromi dan ditakuti orang. Apakah diantara pelamar kerja, ada kandidat yang memenuhi kriteria tersebut?Staff HRD:“Kalau diantara pelamar, tidak ada Pak. Tapi saya punya calon yang sangat cocok dengan kriteria Bapak tersebut.”Manager:“Bagus. Siapa dia?”Staff HRD:“Istri saya, Pak”


Teks tersebut merupakan teks...

Anekdot

Eksposisi

Humor

Narasi

Dialog

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

2 mins • 1 pt

Bacalah anekdot di bawah!

Konon otak orang Indonesia sangat digemari dan jadi rebutan di antara calon penerima donor otak manusia. Di bursa pasar gelap, harga otak manusia Indonesia dikabarkan paling tinggi. Setiap ada persediaan hampir bisa dipastikan langsung laku terjual.

Orang-orang pun heran. Mengapa bukan otak orang Yahudi yang terkenal cerdas-cerdas itu yang diburu? Mengapa bukan otak orang-orang Jepang, yang tersohor memiliki kemampuan tinggi dalam bidang teknologi, yang diperebutkan? Atau, mengapa tidak otak orang Cina yang sudah dikenal luas lihai berbisnis? Mengapa justru otak orang Indonesia?

Setelah dilakukan semacam penelitian, ternyata persepsi para penerima donor otak dalam menentukan pilihan bukan pada standar umum seperti asumsi di atas. Jawab mereka: “Habis, otak orang Indonesia rata-rata masih mulus. Soalnya jarang dipakai!”

Sumber: Koleksi Putu Widjaya, Kompas Online – Senin, 9 Desember 1996

Maksud dari sindiran dalam anekdot di atas adalah ...

Orang Indonesia rajin berpikir.

Orang Indonesia rajin merawat otak.

Orang Indonesia malas berpikir.

Orang Indonesia rajin belajar.

Orang Indonesia malas bekerja.

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 1 pt

Perhatikan teks di bawah ini untuk menjawab soal nomor 5 dan 6!


Seorang dosen Fakultas Hukum sedang memberi kuliah Hukum Pidana. Saat tiba sesi tanya jawab si Ali bertanya pada dosen, ”Apa kepanjangan dari KUHP, Pak?” Lalu dosen tidak menjawab sendiri, tetapi dilemparkannya pada si Ahmad. “Saudara Ahmad, coba bantu saya untuk menjawab pertanyaan saudara Ali!” pinta beliau. Dengan tegas si Ahmad menjawab, “Kasih Uang Habis Perkara, Pak!” tegasnya. Mahasiswa lain tentu tertawa, sedang pak dosen geleng-geleng kepala, seraya menambahkan pertanyaan pada si Ahmad, “Saudara Ahmad, darimana Saudara tahu jawaban itu?” Dasar si Ahmad, pertanyaan tersebut dijawabnya pula dengan tegas, “Peribahasa Inggris mengatakan ‘Pengalaman adalah guru yang terbaik’ begitu, Pak!” Seisi kelas tertawa. Lalu tawa mereda dan kelas kembali tenang.


Teks anekdot tersebut terdapat kritikan dalam kalimat ...

Apa kepanjangan KUHP, Pak?

Dengan tegas Ahmad menjawab, “Kasih Uang Habis Perkara, Pak …!

Semua mahasiswa di kelas itu tercengang. Mereka berpandang-pandangan

Mahasiswa lain tentu tertawa, sedangkan pak dosen hanya menggeleng-gelengkan kepala seraya menambahkan pertanyaan kepada Ahmad

Dasar Ahmad, pertanyaan pak dosen dijawabnya dengan tegas

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 1 pt

Seorang dosen Fakultas Hukum sedang memberi kuliah Hukum Pidana. Saat tiba sesi tanya jawab si Ali bertanya pada dosen, ”Apa kepanjangan dari KUHP, Pak?” Lalu dosen tidak menjawab sendiri, tetapi dilemparkannya pada si Ahmad. “Saudara Ahmad, coba bantu saya untuk menjawab pertanyaan saudara Ali!” pinta beliau. Dengan tegas si Ahmad menjawab, “Kasih Uang Habis Perkara, Pak!” tegasnya. Mahasiswa lain tentu tertawa, sedang pak dosen geleng-geleng kepala, seraya menambahkan pertanyaan pada si Ahmad, “Saudara Ahmad, darimana Saudara tahu jawaban itu?” Dasar si Ahmad, pertanyaan tersebut dijawabnya pula dengan tegas, “Peribahasa Inggris mengatakan ‘Pengalaman adalah guru yang terbaik’ begitu, Pak!” Seisi kelas tertawa. Lalu tawa mereda dan kelas kembali tenang.


Kelucuan teks anekdot yang berjudul KUHP terdapat pada bagian …

Dosen sedang memberi kuliah hukum pidana.

Saat sesi tanya jawab antara mahasiswa dan dosen.

Saat Ahmad memplesetkan KUHP menjadi Kasih Uang Habis Perkara.

Para mahasiswa tertawa mendengar jawaban Ahmad.

Para mahasiswa menertawakan keluguan Ahmad menjawab pertanyaan dosen.

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 1 pt

Bacalah kutipan teks berikut!


Seorang dokter muda masuk ke dalam ruang operasi di salah satu rumah sakit. Di ruang tersebut, ia mendapati seorang pasien berwajah pucat karena takut dioperasi.

Dokter bertanya kepada pasien, “Apa yang sedang Anda rasakan?”

Pasien menjawab, “Saya merasa sangat takut, Dok!”

Dokter berkata, “Apa yang Anda rasakan saat ini sama dengan apa yang sedang saya rasakan. Kita sama-sama baru masuk ke ruangan ini untuk yang pertama kalinya.”

Diceritakan ulang dari: Ajis Megap-Megap, Humor Iwak Peyek ngekek sampek tuwek, Jakarta Selatan, Citra Media Pustaka, 2012


Humor dalam anekdot tersebut terletak pada ….

Rasa takut yang dialami oleh pasien.

Rasa takut yang dialami oleh dokter

Dokter dan pasien sama-sama takut.

Ruangan operasi yang menakutkan.

Operasi akan segera berlangsung

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?