Search Header Logo

Teks Anekdot 2

Authored by asih putriana

World Languages

10th - 12th Grade

Used 2+ times

Teks Anekdot 2
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

10 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Gambar yang menunjukkan gambar anekdot adalah…

Media Image
Media Image
Media Image
Media Image
Media Image

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Perhatikan potongan anekdot berikut!

Sumbangan Sukarela

Karena tidak ada biaya, seorang anak terpaksa tidak melanjutkan sekolahnya dan membantu ayahnya di bengkel tambal ban. Melihat anak yang masih kecil sudah bekerja, seorang pelanggan bertanya kepada sang ayah. “Anaknya nggak sekolah, Pak?” “Tidak ada biaya,” jawab sang ayah. “Lho, sekolah kan gratis.” “Memang. Sekarang tidak ada lagi uang SPP seperti dulu. Ada sumbangan sukarela yang besarnya sudah ditentukan. Meskipun sifatnya sukarela, kalau nggak bisa bayar ya nggak bisa sekolah.


Kelucuan dalam teks anekdot tersebut adalah...

Seorang anak yang putus sekolah

Sekolah yang aneh

Sumbangan suka rela yang ditetapkan besarnya

Pelanggan yang sok tahu

Kejadian lucu di bengkel

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Perhatikan teks anekdot berikut!


Setiap hari orang tua Iwan selalu bekerja. Mereka jarang pulang ke rumah karena harus mengisi acara seminar maupun diklat. Sudah satu bulan lamanya mereka tidak bertemu anaknya. Rasa kangen pun mendera. Sang bapak ingin menguji anaknya, apakah dia mencintai dan merindukannya.

Bapak : “Wan, apakah kamu sayang terhadap orang tuamu?

Iwan : Sangat sayang. Aku selalu merindukan Ayah dan Ibu ketika aku sendiri di rumah (jawab Iwan bohong).

Bapaknya lega mendengar perkataan Iwan. Beliau percaya kalau anaknya sangat menyayangi orang tua.

Ayahnya kemudian berdoa, “Ya, Tuhan terima kasih Kau telah titipkan kepada hamba seorang anak yang baik. Berikan dia hukuman jika salah.”

Seketika itu, Iwan jatuh pingsan. Bapaknya segera melarikannya kerumah sakit. Iwan langsung mendapatkan pertolongan tim medis dan masuk ruang ICU. Ayahnya hanya menangis.


Kelucuan dalam teks anekdot itu adalah….

Kasih sayang orang tua kepada anak

Anak yang bohong mendapat balasannya

Anak yang selalu merindukan orang tuanya

Iwan mendadak masuk icu

Ayah kebingungan anaknya pingsan

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

2 mins • 1 pt

Perhatikan potongan anekdot berikut!


Hakim:“Baiklah, Angga, umur 23 tahun, sudah terbukti ketahuan mencuri sandal yang berharga 30.000 rupiah. Oleh sebab itu, anda akan dikenai hukuman untuk 5 tahun penjara.”


Angga:“Looh?! Pak, ini tak adil bagi saya, kenapa hukuman saya sangat lebih berat daripada para koruptor?”


Makna yang tersirat sesuai dengan ilustrasi di atas adalah…

Harga sandal sekarang mahal

Pencuri sandal pantasnya dihukum ringan

Koruptor lebih ringan hukumannya dari pencuri sandal

Tidak adanya keadilan hukum bagi rakyat kecil.

Ketahuan mencuri tapi masih membela diri

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Bacalah teks berikut!

Advokat

Suatu sore dua mahasiswa Fakultas Hukum sedang terlibat diskusi kecil mereka adalah Fredi dan Ibrahim.

Fredi : Apa ya kepanjangan dari advokat?

Ibrahim : Ada Duit Advokasi All Out!


Makna tersirat yang sesuai dengan ilustrasi di atas adalah…

Tidak perlu menyindir perkara hukum

Diskusi dua orang mahasiswa yang kritis

Advokasi sudah berjalan semestinya

Mahasiswa yang peduli dengan hukum

Perkara hukum bisa diselesaikan menggunakan uang

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

2 mins • 1 pt

Perhatikan dialog-dialog anekdot berikut ini!


(1) Mahasiswa:(Dengan menggigit HP kemudian ia membuka dompet dan mengambil uang 10 ribuan) “Ini Pak, kembaliin 5 ribu yah Pak.”

(2) Pengemis:“Mas, Bapak minta sedekahnya…”

(3) Pengemis:“Ini Mas kembaliannya.” (Dengan menjulurkan mangkuk yang isinya uang)

(4) Mahasiswa:“Loh Pak, ko’ ini duitnya 7 ribu?”

(5) Pengemis:“Tidak apa-apa Mas, itung-itung saya juga sedekah ke Mas”

Susunan dialog yang tepat agar menjadi anekdot yang bermakna adalah…

2-3-4-5-1

2-4-5-1-3

2-4-3-5-1

2-3-4-5-1

2-1-3-4-5

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

2 mins • 1 pt

Perhatikan susunan teks anekdot di bawah ini dengan cermat!


(1) Bu guru pun tersenyum

(2) Siapa yang bisa membuat perumpamaan bagi penegakan hukum di negeri kita? Tanya Bu guru di depan kelas.

(3) Bu guru bertanya kenapa disebut hukum kantong kresek

(4) Tidak lama kemudian seorang anak menjawab dengan lantang

(5) Hukum kantong kresek Bu, kata anak itu.

(6) Hanya bisa menyelesaikan kasus kecil Bu, kalau kasus besar tidak pernah muat.


Susunan teks anekdot yang tepat agar menjadi bermakna adalah....

1-2-3-4-5-6

2-4-5-3-6-1

2-4-3-5-1-6

1-2-4-5-3-6

3-2-1-4-5-6

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?