
XXX#1
Authored by Dragon Black warrior
Professional Development
1st Grade - Professional Development
Used 3+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
50 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Seorang Wanita 34 tahun datang ke poliklinik penyakit dalam dengan keluahn bengkak dan nyeri pada kaki kiri. Pasien obese dan post partum 8 minggu. Pasien baru melakukan peralanan 6 jam dengan pesawat. Dispneu, palpitasi, syncope tidak dikeluhkan. Riwayat pemakaian obat tablet besi. Vital sign TD 110/80 mmHg, T 37 C, RR 16 x/menit, BB 98 kg, TB 170 cm. Kaki kiri bengkak, tegang dan perabaan hangat. Hofman sign postif, USG Dopler menunjukkan thrombosis vena femoralis superficial kiri. Pasien mendapat terapi enoxaparin.
Pernyataan berikut ini benar mengenai penggunaan LMWH, kecuali :
Pada pasien DVT, LMWH aman dan efektif dibandingkan IV heparin
LMWH aman digunakan pada wanita hamil, tapi factor Xa harus dimonitor untuk memastikan antikoagulan yang adekuat
Monitoring factor Xa tidak diperlukan pada pasien karena efek antikoagulan dose dependent dapat diprediksi
Terdapat penurunan resiko HIT (Heparin Induced Trombositopenia) dengan penggunaan LMWH
Pasien post partum kontraindikasi pemberian LMWH karena resiko perdarahan lebih besar bila dibandingkan dengan pemberian heparin
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Seorang pria, 32 tahun, datang dengan keluhan lemas dan batuk nonproduktif persisten. Dia juga mengalami demam, penurunan nafsu makan disertai penurunan berat badan sekitar 10 kg dalam 1 bulan terakhir ini, kelemahan pada otot, pandangan kabur, nyeri-nyeri tulang dan gatal yang dirasakan pasien di seluruh tubuh. Pasien sselama ini kontrol ke poli Hematologi Onkologi dengan diagnosis Limfoma Hodgkin dan Kahexia. Pasien dan telah menjalani kemoterapi 6 siklus dan mendapat terapi simptomatik lainnya.
Berikut ini terapi yang dapat merangsang nafsu makan dan meningkatkan berat badan pada 50% pasien dengan cancer-associated anorexia-cachexia adalah:
Medroksiprogesteron asetat
Curcuma
Eritropoeitin
Metilprednisolon
Tracetat
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Seorang wanita, umur 37 tahun datang ke poliklinik penyakit dalam dengan keluhan demam sejak 1 minggu terakhir, pasien sadar baik, tampak pucat, mual, tidak nafsu makan, sakit kepala, tidak mengeluhkan adanya kejang, buang air kecil warna kuning muda dengan jumlah cukup banyak, badan terasa lemas hingga tidak kuat duduk/berjalan. Riwayat sebelumnya bepergian ke Jayapura untuk urusan pekerjaan. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan RDT malaria (+). Pemeriksaan preparat hapus darah tebal ditemukan schizon p.falciparum dengan jumlah 4500 parasit per 200 leukosit. Selama perawatan pasien mendapat terapi ACT dan Primakuin. Pasien kemudian dipulangkan setelah pada hari keempat perawatan dengan klinis yang baik dan tidak ditemukan parasit malaria dalam preparat hapus darah tipis dan tebal. Dalam evaluasi pengobatan selanjutnya, didapatkan pasien mengeluh demam dengan suhu 38°c pada hari ke-14, dari pemeriksaan preparat hapus darah tebal ditemukan schizon p.falciparum dengan jumlah 200 parasit per 1000 leukosit. Keadaan pasien ini disebut sebagai?
A. Early treatment failure
B. Late clinical failure
C. Late parasitological failure
D. Relaps
E. Rechute
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Seorang pasien laki-laki 35 tahun datang ke poli penyakit dalam untuk memeriksakan kesehatannya dan mengkonfirmasi hasil laboratorium yang diperiksakan sendiri. Saat ini tidak ada keluhan. Tanda vital dan hemodinamik dalam batas normal. Pemeriksaan fisik tidak ditemukan kelainan. Pasien memiliki riwayat tifus 1 tahun lalu dan hanya berobat jalan. Riwayat DM, Hipertensi, Jantung tidak ada. Pasien membawa hasil laboratorium didapatkan Hb 13,5 g/dL; hematokroit 40 % ; leukosit 4.500 mL; trombosit 175.000/mL;Feces ditemukan S. typhi. USG abdomen dikatakan kolelitiasis. Tatalakasana pada kasus tersebut adalah:
a. Kolisistektomi + ampisilin 100mg/kgbb/hari + probenesid + siprofloxacin 2x750 mg
b. Ampisilin 100mg/kgbb/hari + probenesid + siprofloxacin 2x750 mg
c. Ceftriaxon 3-4 gram dalam dextrose 100 cc selama ½ jam /hari
d. Konservatif dan monitor laboratorium bulan depan
e. Kotrimoksasol 2x2 tablet + norfloxacin 2x400 mg
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Seorang wanita berusia 65 tahun, datang dengan keluhan benjolan pada leher yang ikut dengan gerakan menelan. Didapatkan perubahan pada suara, penurunan berat badan, kesulitan dalam menelan. Kadar TSHS 14 miu/L, FT4 0,5 mg/dl. Pasien dianjurkan untuk dilakukan USG Tiroid. Dari data beriku tini yang bukan merupakan gambaran USG dengan karakteristik yang paling mendekati ganas adalah:
Batas irreguler
Mikrokalsifikasi
Nodul hiperechogenik
Hipervaskularisasi
Limfadenopati regional
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Seorang wanita 55 tahun datang ke poliklini penyakit dalam dengan keluhan keluar cairan putih dari payudara. Riwayat operasi pengangkatan kandungan kandungan karena tumor 10 tahun yang lalu. Tidak ada riwayat pengobatan hormon. Dari pemeriksaan fisik didapatkan kondisi lemah dan pergerakan yang lambat, berbicara lambat, didapatkan nipple discharge berwarna putih. Tidak ditemukan massa maupun nyeri. Kulit kering. Hasil mammografi terbaru tidak jelas. Dilakukan pemeriksaan kadar prolaktin dan CT scan. Pasien kembali untuk kontrol dan tidak didapatkan perubahan. Kadar prolaktin meningkat ringan 80 ng/mL (normal: 1,4 – 24,2 ng/mL). Dari CT scan didapatkan makroadenoma hipofise.
Langkah selanjutnya untuk penatalaksaan pasien adalah:
A. Mulai pemberian bromokriptin
B. Periksa TSH
C. Karena usia, periksa kembali kadar prolaktin dalam 6 sampai 12 bulan
D. Rujuk ke bedah saraf
E. Mencari keganasan non-pituitary
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Pasien laki-laki 56 tahun datang dengan keluhan nyeri pinggang sejak 1 minggu, disertai demam (diukur 39°C) disertai menggigil. Pasien juga mengaku BAK kemerahan. Pasien menderita diabetes mellitus sejak 10 tahun dan saat ini dengan metformin 3x500 mg. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kandung kemih kosong, nyeri ketok costovertebra (+). Pada pemeriksaan darah didapatkan Hb 11 g/dL; leukosit 8.900/uL; ureum 42 mg/dL, kreatinin 1,1 mg/dL. Pada urin lengkap ditemukan eritrosit 25-40/LPB . Kemungkinan diagnosis pada pasien ini adalah:
A. Sindroma nefrotik
B. GNAPS
C. Nefritis interstitial akut
D. Pielonefritis akut
E. Renal tubular asidosis
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?