
TEKS CERPEN KELAS 9
Authored by Mala Utami
Other
9th Grade
Used 168+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
10 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
5 mins • 1 pt
Sudah empat hari ini ia duduk di beranda rumah sore hari. Pandangannya tak lepas dari tangga gunung di pinggir desa. Tak ada lagi yang ia tunggu kecuali suaminya yang pergi ke seberang untuk mengais rezeki. Kalaupun ia bisa berlari, sepertinya ia ingin mengejar kepergian orang yang sangat dicintainya.
Unsur yang menonjol dalam kutipan cerpen di atas adalah ...
Tema
Latar
Karakter tokoh
Sudut pandang
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
10 mins • 1 pt
Karakter tokoh Deni yang patut di contoh yaitu...
Suka menolong
Pantang menyerah
Rajin belajar
Suka membaca
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
10 mins • 1 pt
Cerpen di atas menggunakan sudut pandang ...
Orang pertama
Orang kedua
Orang pertama tokoh sampingan
Orang ketiga
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
10 mins • 1 pt
Amanat yang terkandung dalam kutipan cerpen di atas yaitu...
Belajarlah dengan rajin untuk mencapai
cita-cita
Jangan pernah berhenti berharap atas
kemurahan tuhan
Selalu membaca buku untuk menambah
wawasan
Jangan mudah putus asa untuk mencapai
keberhasilan
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
10 mins • 1 pt
Terpaksalah Mbok Sutiyah mengeluhkan perasaannya kepada Nining sendiri.
“Kapan sekolahmu selesai, Nduk! Aku tak melihat apa gunanya sekolah terlalu lama seperti yang kau jalani itu!” katanya di antara keluhan-keluhannya.
“Hanya tinggal berapa bulan lagi, Mbok. Selesai Ujian SMA, tamatlah sekolahku,” jawab nining.
Kutipan teks cerpen di atas adalah bagian struktur orientasi berupa ...
Penciptaan gambaran visual latar
Penentuan waktu kisah, latar waktu dan
tempat
Pengenalan tokoh dan penentuan peristiwa
Penentuan peristiwa dan atmosfer
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
15 mins • 1 pt
Sedangkan Maura sudah mulai berburu menjelajahi toko-toko bermerk untuk membeli pashmina dengan motif yang disukai maminya. Hanya aku yang tak mempersiapkan apa-apa untuk Biyungku.
“Kok Biyung, sih?” Tanya Maura dengan mimik lucu. “ Kenapa gak panggil mama, mami, atau ibu lah yang paling umum?” Ujarnya lagi. Aku hanya tersenyum.
“Orang Jawa zaman dulu memang kebanyakan memanggil ibu mereka dengan sebutan ‘Biyung’ sama saja, kok, artinya dengan mami, mother, mom, dan yang lainnya,” jelasku sambil tersenyum. Terlihat lirikan mata Yesha dengan senyuman yang membiasakan ejekan. Aku tak peduli. Biyungku memang tak sebanding dengan mami dan mom-nya Maura dan Yesha yang memiliki gelar sarjana bahkan hingga Phd.
Biyungku hanya seorang penjual tempe mendoan. Tapi sehari saja ia libur berjualan, seluruh desa akan merasa kehilangan pada racikan bumbu tempenya yang tiada duanya.
Latar tempat pada kutipan teks cerpen di atas adalah ...
pasar
toko-toko bermerk
rumah
sekolah
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
5 mins • 1 pt
Menjelang malam, terdengar ketukan di pintu. Ayah lalu masuk sambil menenteng bungkusan yang sangat besar. Wajah ayah berseri-seri. Tetapi aku justru sembunyi dibalik bantal. Aku tak berani memandang wajah ayah yang berbinar-binar itu.
Latar waktu pada kutipan teks cerpen di
atas adalah ...
pagi hari
siang hari
menjelang malam
menjelang sore
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?