Search Header Logo

Mengidentifikasi unsur pembangun teks cerpen

Authored by Septiana Rahmawati

Other

9th Grade

10 Questions

Used 4+ times

Mengidentifikasi unsur pembangun teks cerpen
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Perhatikan kutipan cerpen berikut!

“kita sebagai pendidik tidak boleh memandang masalah secara hitam-putih pak, diah itu telah banyak menanggung beban hidup, sudah selayaknya kita ikut mendampingi dan membantunya ,bukan malah menambah bebanya.

Amanat yang terkandung dalam kutipan cerpen di atasa adalah…..

Sebagai manusia harus saling tolong-menolong

Seorang pendidik harus bisa membantu siswanya dalam mengatasi permasalahan hidup

Guru harus bersikap professional dalam mendidik muridnya

Guru harus memiliki sikap kasih sayang dalam mendidik

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Bacalah cerita berikut dengan seksama

Kita lihat, dari pintu masuk sebuah ruangan di hotel berbintang empat itu, dia membelok ke arah kiri, dia memilih kursi paling samping dari deretan kursi paling belakang.

Begitu dia duduk, sejumlah lelaki dekat kursi itu serempak kaasak-kusuk dalam gelap.

Latar tempat penggalan cerpen tersebut adalah…

Pintu masuk

Kursi paling belakang

Arah kiri

Hotel bintang empat

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Bacalah kutipan berikut!

Aku dan kakakku ibarat minyak dengan air. Sikap dan gagasan yang kami lontarkan selalu berbeda. Sebagai adik, aku mengalah karena ingin selalu menjaga hubungan baik. Apalagi usia kami yang semakin merambat tua.

Unsur intrinsik yang dominan dalam kutipan novel tersebut adalah ….

tema

latar

alur

penokohan

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Cermati kutipan berikut!

Bagi nenek, wibawa harus terus dijaga agar orang di luar griya mau menghargainya. Kenyataannya? Memang nenek bisa mengatur keluarga. Bahkan Ida Bagus Tugur, suaminya, takkan berkutik hanya dengan batuk kecil. Anehnya, nenek hanya pandai membaca kesalahan – kesalahan yang dibuat suaminya. Tapi dia tidak lihai membaca kesalahan anak kesayangannya, anak lelaki satu – satunya yang teramat dia kagumi dan terlalu sering membuat masalah itu.

Pembuktian latar suasana tidak nyaman dalam kutipan novel tersebut adalah ….

Nenek selalu mempersalahkan suaminya.

Nenek selalu menjaga wibawanya.

Cucu nenek sering membuat masalah.

Suami nenek tidak berkutik dengan batuk kecil.

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Bacalah potongan cerpen berikut!

Ya, aku gadis normal layaknya yang lain. Tanpa satu kaki bukanlah masalah, tanpa satu kaki bukanlah penghambat untuk meneruskan segala mimpi yang tersimpan dalam diri. Aku bisa menjalani semuanya, aku bisa menghirup udara pagi, aku bisa menari walau hanya di kursi roda, aku bisa sekolah lagi. Semoga aku pun bisa membuat catatan manis untuk orang yang mengashiku biarpun anggota tubuhku tak lengkap.

Amanat pada kutipan cerita tersebut adalah ….

Kekurangan tidak menghalangi kita untuk berkarya.

Kita tidak boleh mencela orang yang kekurangan. .

Seharusnya kita kasihani orang yang kekurangan.

Hendaklah menghargai orang yang kekurangan

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Perhatikan kutipan cerpen berikut!

        1) Kalau ada pertandingan dini hari, aku dan Ayah bahu-membahu untuk membangunkan. 2) Kami berdua beranak batanggang, atau tidak tidur sampai dini hari, duduk terpaku di depan TV Grundig 14 inci yang berkerai kayu tripleks, ditemani bergal-gelas kopi.

  3) Di Stadion Ullevi Gothenburg, tim berambut pirang ini meledakkan gawang Belanda hanya dalam 5 menit pertama melalui tandukan Larsen: 1 – 0. 4) Aku mengepalkan tangan tinggi-tinggi di udara, “Yes!” teriakku. 5) Aku lirik Ayah, beliau menggeleng-geleng sambil mendeham.

       Bukti latar tempat dalam kutipan novel tersebut ditunjukkan kalimat ….

1

2

3

4

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Perhatikan kutipan cerpen berikut!

Setibanya pak Usman di restoran kecil sepulang dari sekolah, larasati segera memulai pembicaraan.“sebelum membicarakan soal Diah, saya perlu menjelaskan menggapa saya tidak mau membicarakan hal ini di sekolah karena saya ingin saya bicarakan adalah masalah yang harus diselesaikan dengan kacamata kemanusiaan, bukan kedinasan”, “maksud ibu apa?”“saya khawatir , keinginan bapak untuk menghabisi Diah itu karena kebencian bapak terhadap saya. Selama ini orang kan tahu saya sangat perhatin terhadap diah. Dia anak yang lemah pak, sudah mengalami berbagai cobaan hidup, sering murung karena menerima beban yang terlalu banyak dalam hidupnya.”

       Sifat tokoh larasati berdasarklan kutipan di atas adalah?

sabar dan penyayang

angkuh dan disiplin

tegas dan pemberani

penuh perhatian dan tegas

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?