Search Header Logo

Kuis Teks Hikayat dan Puisi

Authored by Sujarno Sujarno

World Languages

10th Grade

Used 1+ times

Kuis Teks Hikayat dan Puisi
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

5 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE SELECT QUESTION

1 min • 1 pt

Anggarakasih

Enung Nurhayati


Rinduku sekarat saat bahumu jauh di ufuk barat, Anggarakasih

Waktu kian menggusur bagian usia dan kita terkapar bersama jutaan bahkan triliyunan virus corona yang merajam dengan dahsyatnya

Anggarakasih adakah keindahan di rembang petang

Seraya menabuh rindu dengan bunyi degup kian menantang

Bahwa perbedaan di antara kita semakin menjurang curam nan kelam


Anggarakasih, tadi malam kulihat gigilmu dengan gemetar dahsyat tubuhku

Dengan sengukkan tertahan yang kian membuncah

Dengan deraan derita yang berkepanjangan, dengan tanya yang tak terjawabkan

Mengapa... mengapa musti kau yang tertumbal mengidap virus jahanam

Hanya karena kau meeting dengan orang–orang penting

Bukankkah itu tugas mulia pengabdianmu pada negara?


Aahh ... Anggarakasih,

Dalam imaji, aku masih menunggumu, mengintip layar alat komunikasi, berharap pesan beruntun datang darimu

Adalah bulan Maret minggu ke empat, di hari yang sepakat, kau dan aku akan menjadi kita, duduk berdampingan ucap janji menuju altar abadi, menyatu jiwa dan raga yang hanya bisa dipisahkan ajal


Anggarakasih, tidurlah dengan tenang di keabadian waktu

Tidurlah hingga jurang curam nan kelam itu tak berbatas lagi untuk kita

Seperti janjimu yang akan menjemputku menuju altar keabadian itu


Cibiru

Minggu, 15 Maret 2020


Suasana yang terdapat dalam puisi di atas adalah …..

Pilihlah beberapa jawaban yang menurut Ananda benar.

sedih

pilu

putus asa

cinta

marah

2.

MULTIPLE SELECT QUESTION

1 min • 1 pt

Beberapa lama di jalan, sampailah ia kepada suatu taman, dan bertemu sebuah mahligai. Ia naik ke atas mahligai itu dan melihat sebuah gendang tergantung. Gendang itu dibukanya dan dipukulnya. Tiba-tiba ia terdengar orang yang melarangnya memukul gendang itu. Lalu diambilnya pisau dan ditorehnya gendang itu, maka Puteri Ratna Sari pun keluarlah dari gendang itu. Puteri Ratna Sari menerangkan bahwa negerinya telah dikalahkan oleh Garuda. Itulah sebabnya ia ditaruh orangtuanya dalam gendang itu dengan suatu cembul. Di dalam cembul yang lain ialah perkakas dan dayang-dayangnya. Dengan segera Syah Peri mengeluarkan dayang-dayang itu. Tatkala Garuda itu datang, Garuda itu dibunuhnya. Maka Syah Peri pun duduklah berkasih-kasihan dengan Puteri Ratna Sari sebagai suami istri dihadap oleh segala dayang-dayang dan inang pengasuhnya.

Beberapa lama di jalan, sampailah ia kepada suatu taman, dan bertemu sebuah mahligai. Ia naik ke atas mahligai itu dan melihat sebuah gendang tergantung. Gendang itu dibukanya dan dipukulnya. Tiba-tiba ia terdengar orang yang melarangnya memukul gendang itu. Lalu diambilnya pisau dan ditorehnya gendang itu, maka Puteri Ratna Sari pun keluarlah dari gendang itu. Puteri Ratna Sari menerangkan bahwa negerinya telah dikalahkan oleh Garuda. Itulah sebabnya ia ditaruh orangtuanya dalam gendang itu dengan suatu cembul. Di dalam cembul yang lain ialah perkakas dan dayangdayangnya. Dengan segera Syah Peri mengeluarkan dayang-dayang itu. Tatkala Garuda itu datang, Garuda itu dibunuhnya. Maka Syah Peri pun duduklah berkasih-kasihan dengan Puteri Ratna Sari sebagai suami istri dihadap oleh segala dayang-dayang dan inang pengasuhnya.

Tersebut pula perkataan Indera Bangsawan pergi mencari saudaranya. Ia sampai di suatu padang yang terlalu luas. Ia masuk di sebuah gua yang ada di padang itu dan bertemu dengan seorang raksasa. Raksasa itu menjadi neneknya dan menceritakan bahwa Indera Bangsawan sedang berada di negeri Antah Berantah yang diperintah oleh Raja Kabir.

Adapun Raja Kabir itu takluk kepada Buraksa dan akan menyerahkan putrinya, Puteri Kemala Sari sebagai upeti. Kalau tiada demikian, negeri itu akan dibinasakan oleh Buraksa. Ditambahkannya bahwa Raja Kabir sudah mencanangkan bahwa barang siapa yang dapat membunuh Buraksa itu akan dinikahkan dengan anak perempuannya yang terlalu elok parasnya itu. Hatta berapa lamanya Puteri Kemala Sari pun sakit mata, terlalu sangat. Para ahli nujum mengatakan hanya air susu harimau yang beranak mudalah yang dapat menyembuhkan penyakit itu. Baginda bertitah lagi. “Barang siapa yang dapat susu harimau beranak muda, ialah yang akan menjadi suami tuan puteri.


Pada cuplikan “Hikayat Indera Bangsawan” di atas terdapat beberapa kalimat yang menunjukkan beberapa karakteristik hikayat yaitu..

Pilihlah beberapa jawaban yang menurut Ananda benar!

Beberapa lama di jalan, sampailah ia kepada suatu taman, dan bertemu sebuah mahligai.

Ia naik ke atas mahligai itu dan melihat sebuah gendang tergantung.

Lalu diambilnya pisau dan ditorehnya gendang itu, maka Puteri Ratna Sari pun keluarlah dari gendang itu.

Adapun Raja Kabir itu takluk kepada Buraksa dan akan menyerahkan putrinya, Puteri Kemala Sari sebagai upeti.

Maka Syah Peri pun duduklah berkasih-kasihan dengan Puteri Ratna Sari sebagai suami istri dihadap oleh segala dayang-dayang dan inang pengasuhnya.

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Cermati puisi berikut.

Ada Apa Kawan?

Agus Bayu

Oleh senja yang sama kita pernah disapa

di perigi kaki Gunung Agung

tidakkah kau ingat itu, sahabat?

Kabut untuk hari-hari kita kian pekat

Masing-masing berkelana

Menjelajah laut, dalam, dalam, dalam

Membuka langit, luas, luas,

luas Sehari lalu, kudengar kabarmu


di balik jejuri besi kau mendekam. Mengapa?


2020


Maksud dari puisi diatas menuturkan tentang...

Penasaran seseorang kepada sahabatnya.

Kerinduan seseorang kepada sahabatny.

Pertanyaan seseorang kepada sahabatnya.

Seseorang yang penasaran kepada temannya.

Kekecewaan seseorang kepada sahabatny.

4.

FILL IN THE BLANK QUESTION

1 min • 1 pt

Ada Apa Kawan?

Agus Bayu


Oleh senja yang sama kita pernah disapa

di perigi kaki Gunung Agung

tidakkah kau ingat itu, sahabat?


Kabut untuk hari-hari kita kian pekat

Masing-masing berkelana

Menjelajah laut, dalam, dalam, dalam

Membuka langit, luas, luas, luas


Sehari lalu, kudengar kabarmu

lewat koran kota

di balik jejuri besi kau mendekam. Mengapa?


2020


Majas yang menonjol pada masing-masing bait tersebut adalah….

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Maka, sesampainya prajurit itu di halaman luar istana raja, diusirlah orang-orang yang membuat gaduh itu. Orang-orang segera kembali ke rumahnya masing-masing, sedangkan sepasang pengemis laki bini itu, sembari menahan lapar, berjalan tertatih-tatih menuju ke hutan mencari tempat untuk berlindung.

Dengan hati was-was karena takut dimangsa binatang buas, malam itu si miskin tidur di pinggir hutan. Keesokan harinya, ketika mereka terbangun dari tidur, rasa lapar sudah teramat sangat melilit perut.


Apakah maksud dari pernyataan “Sembari menahan lapar, berjalan tertatih-tatih menuju ke hutan mencari tempat untuk berlindung” dari kutipan hikayat “Si Miskin” di atas?

Memberitahu ke pada pembaca bahwa ketika lapar berjalan pasti akan tertatih-tatih.

Membuat pembaca merasakan lapar yang teramat.

Memberikan kesan bahwa ketika lapar kita bisa berlindung ke hutan.

Memberika kesan kepada pembaca bahwa “Si Miskin” teramat lapar sehingga berjalan pun tertatih-tatih.

Membuat pembaca bersedih.

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?