
UH Hikayat dan Cerpen
Authored by Dwi Sriwahyuni
World Languages
10th Grade
Used 55+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
25 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
3 mins • 4 pts
Cermatilah penggalan teks hikayat berikut!
Jikalau anak kami sesekalipun apabila salah, kami salahkan juga. Janganlah Nakoda sangka lagi yang demikian itu. Maka katanya kepada perempuan itu. “Tatkala dahulu istri siapa engkau ini.” Maka, sahut perempuan itu, “Ya, Tuan Hakim! Bahwasanya hamba istri Nakoda.
Ciri khas hikayat yang terdapat pada penggalan teks tersebut adalah ….
Tokohnya berubah nasib.
Pilihan kata dalam kalimatnya.
Menggunakan kata populer.
Diakhiri dengan perubahan nasib.
Berisi tentang kehidupan di masa kini.
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
3 mins • 4 pts
Cermati penggalan teks hikayat berikut!
Jikalau anak kami sesekalipun apabila salah, kami salahkan juga. Janganlah Nakoda sangka lagi yang demikian itu. Maka katanya kepada perempuan itu. “Tatkala dahulu istri siapa engkau ini.” Maka, sahut perempuan itu, “Ya, Tuan Hakim! Bahwasanya hamba istri Nakoda.
Berbuat baik dengan tetangga
Jangan menyesal berbuat baik
Suka membantu kesulitan teman
Meminta tolong kepada orang lain
Berprasangka baik dengan orang lain
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
3 mins • 4 pts
Bacalah penggalan hikayat “Indera Bangsawan” berikut!
Maka anakanda yang mulia baginda yang dua orang itu pun sampailah usia tujuh tahun dan dititahkan pergi mengaji kepada Mualim Sufian. Sesudah tahu mengaji, mereka dititah pula mengaji kitab usul, fikih, hingga saraf, tafsir sekaliannya diketahuinya
Kata “yang mulia baginda” dalam penggalan hikayat di atas menggunakan majas ...
Antonomasia
Metafora
Hiperbola
Simile
Personifikasi
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
3 mins • 4 pts
“Tidak. Aku tak punya keinginan pribadi, tapi untuk masa depan anak-cucuku nanti....” Lalu, Datu Mabrur menceritakan maksud pertapaannya selama ini.
Nilai kehidupan yang ingin disampaikan penulis kepada pembaca dari kutipan teks hikayat tersebut adalah …
Nilai Pendidikan
Nilai Religius
Nilai Moral
Nilai Sosial
Nilai Budaya
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
3 mins • 4 pts
“Tidak. Aku tak punya keinginan pribadi, tapi untuk masa depan anak-cucuku nanti....” Lalu, Datu Mabrur menceritakan maksud pertapaannya selama ini.
Berdasarkan penggalan cerita pada Hikayat Sa-ijaan dan Ikan Todak tersebut, sesuatu yang hendak disampaikan penulis kepada pembaca yaitu …
Tidak memikirkan urusan dunia tetapi memikirkan hari akhir
Menjadikan permasalahan sebagai bagian dari hidup di dunia
Memikirkan semua manusia memiliki tujuan yang sama
Memikirkan masa depan keluarga dan keturunan
Tidak semua masalah dapat diselesaikan dengan pertengkaran
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
3 mins • 4 pts
Cermati penggalan teks hikayat berikut!
Hatta, ketika laut tenang, seekor ikan besar tiba-tiba muncul dari permukaan laut dan terbang menyerangnya. Tanpa beringsut dari tempat duduk maupun membuka mata, Datu Mabrur menepis serangan mendadak itu.
Ikan itu terpelanting dan jatuh di karang. Setelah jatuh ke air, ikan itu menyerang lagi. Demikian berulang-ulang. Di sekeliling karang, ribuan ikan lain mengepung, memperlihatkan gigi mereka yang panjang dan tajam, seakan prajurit siap tempur. Pada serangannya yang terakhir, ikan itu terpelanting jatuh persis saat Datu Mabrur membuka matanya.
“Hai, ikan! Apa maksudmu mengganggu samadiku? Ikan apa kamu?”
“Aku ikan todak, Raja Ikan Todak yang menguasai perairan ini. Samadimu membuat lautan bergelora. Kami terusik, dan aku memutuskan untuk menyerangmu. Tapi, engkau memang sakti, Datu Mabrur. Aku takluk,” katanya, megap-megap. Matanya berkedip-kedip menahan sakit. Tubuhnya terjepit di sela-sela karang tajam.
“Jadi, itu rakyatmu?” Datu Mabrur menunjuk ribuan ikan yang mengepung karang. “Ya, Datu. Tapi, sebelum menyerangmu tadi, kami telah bersepakat. Kalau aku kalah, kami akan menyerah dan mematuhi apa pun perintahmu.”
Di bawah ini yang bukan termasuk perasaan Ikan Todak saat muncul ke permukaan dan memperkenalkan dirinya kepada Datu mabrur yaitu …
Ia merasa marah karena rakyatnya tersakiti.
Ia merasa malu karena ia kalah dalam pertempuran.
Ia merasa marah karena Datu Mabrur telah mengusiknya.
Ia merasa takut karena berhasil dikalahkan oleh Datu Mabrur.
Ia merasa senang dapat bertemu Datu Mabrur yang baik hati.
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
3 mins • 4 pts
Bacalah penggalan hikayat “Indera Bangsawan” berikut!
Maka anakanda yang mulia baginda yang dua orang itu pun sampailah usia tujuh tahun dan dititahkan pergi mengaji kepada Mualim Sufian. Sesudah tahu mengaji, mereka dititah pula mengaji kitab usul, fikih, hingga saraf, tafsir sekaliannya diketahuinya.
Nilai yang terkandung dalam penggalan hikayat di atas adalah ...
Nilai Pendidikan
Nilai Religius
Nilai Moral
Nilai Sosial
Nilai Budaya
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?