Search Header Logo

Makna Tersirat Teks Anekdot

Authored by Theresia Wardani

Education, Other, Fun

10th Grade

Used 16+ times

Makna Tersirat Teks Anekdot
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

55 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

2 mins • 10 pts

Media Image

Makna tersirat teks anekdot tersebut adalah ....

Menyindir seorang siswa yang suka bolos sekolah

Menyindir seorang bapak yang suka menasehati

Mengkritik anggota DPR yang suka bolos sekolah

Menyindir anggota DPR yang sering bolos dalam bekerja

Mengkritik anggota DPR yang tidak memperhatikan pelajar

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 10 pts

Konon otak orang Indonesia sangat digemari dan jadi rebutan di antara calon penerima donor otak manusia. Di bursa pasar gelap, harga otak manusia Indonesia dikabarkan paling tinggi. Setiap ada persediaan hampir bisa dipastikan langsung laku terjual.

          Orang-orang pun heran. Mengapa bukan otak orang Yahudi yang terkenal cerdas-cerdas itu yang diburu? Mengapa bukan otak orang-orang Jepang, yang tersohor memiliki kemampuan tinggi dalam bidang teknologi, yang diperebutkan? Atau, mengapa tidak otak orang Cina yang sudah dikenal luas lihai berbisnis? Mengapa justru otak orang Indonesia?

           Setelah dilakukan semacam penelitian, ternyata persepsi para penerima donor otak dalam menentukan pilihan bukan pada standar umum seperti asumsi di atas. Jawab mereka: “Habis, otak orang Indonesia rata-rata masih mulus. Soalnya jarang dipakai!”

Aspek kelucuan dan sekaligus sindiran pada teks anekdot di atas adalah ….

Otak orang Indonesia jadi rebutan calon penerima donor otak manusia

Otak orang Jepang tersohor memiliki kemampuan tinggi dalam bidang teknologi

Otak orang Yahudi terkenal cerdas

Otak orang Cina dikenal luas lihai berbisnis

Otak orang Indonesia rata-rata masih mulus karena jarang dipakai

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 10 pts

Bacalah teks anekdot tersebut!

Kisah PemulungPada siang hari di sebuah kompleks perumahaan yang kelihatan mewah terjadi perdebatan antara Pak RT dan Pak Pemulung. Masalah yang mereka debatkan adalah hal remeh yaitu di lingkungan perumahan itu, memang sudah banyak ditempel papan dengan tulisan “Pemulung Dilarang Masuk”, tetapi masih saja ada pemulung yang tidak menaati aturan tersebut.

Pak RT: “Pak sedang cari apa di tempat sampah itu?”

Pemulung :“Ya, sudah tentu cari barang bekas atau botol plastik yang dapat didaur ulang.”

Pak RT : “Maaf ya Pak, Bapak dapat baca tulisan yang ada di depan pintu gerbang perumahan ini, tidak?”

Pemulung :“Emang tulisannya apa, Pak?”

Pak RT: “Di papan itu tertulis Pemulung Dilarang Masuk, lantas kenapa Bapak nekat masuk di perumahan ini?”

Pemulung : “Yah, Pak RT ini gimana sih… kalau saya bisa baca tulisan yang   di papan itu, tentu saya tidak akan jadi pemulung, Pak!”

Pak RT kemudian terdiam membisu dan berpikir bahwa jawaban pemulung itu ada benarnya juga. Pemulung tadi ternyata buta huruf, jelaslah ia tidak bisa baca papan larangan pemulung.

Dari segi makna tersirat, teks anekdot di atas dapat diinterpretasikan sebagai ....

Ternyata angka buta aksara disekitar kita masih banyak.

Masih banyak orang miskin di sekitar kita!

Pemulung dilarang masuk!

Teranyata masih banyak pemulung disekitar kita.

Banyak pemulung yang tidak menaati peraturan.

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 10 pts

Perhatikan teks di bawah ini !

Seorang dosen Fakultas Hukum sedang memberi kuliah Hukum Pidana. Saat tiba sesi tanya jawab si Ali bertanya pada dosen, ”Apa kepanjangan dari KUHP,Pak?” Lalu dosen tidak menjawab sendiri, tetapi dilemparkannya pada si Ahmad. “Saudara Ahmad, coba bantu saya untuk menjawab pertanyaan saudara Ali!” pinta beliau. Dengan tegas si Ahmad menjawab, “Kasih Uang Habis Perkara, Pak!” tegasnya. Mahasiswa lain tentu tertawa, sedang pak dosen geleng-geleng kepala, seraya menambahkan pertanyaan pada si Ahmad, “Saudara Ahmad, darimana Saudara tahu jawaban itu?” Dasar si Ahmad, pertanyaan tersebut dijawabnya pula dengan tegas, “Peribahasa Inggris mengatakan ‘Pengalaman adalah guru yang terbaik’ begitu, Pak!” Seisi kelas tertawa. Lalu tawa mereda dan kelas kembali tenang.

Kelucuan teks anekdot terdapat pada bagian ….

Dosen sedang memberi kuliah hukum pidana

Saat sesi tanya jawab antara mahasiswa dan dosen

Para mahasiswa menertawakan keluguan Ahmad menjawab pertanyaan dosen

Para mahasiswa tertawa mendengar jawaban Ahmad

Saat Ahmad memplesetkan KUHP menjadi Kasih Uang Habis Perkara

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 10 pts

Media Image

Makna tersirat dalam teks anekdot tersebut adalah ....

Hukum di negeri ini sudah sangat adil

Banyak koruptor yang menyuap dengan sejumlah uang demi diringankan kasusnya

Dengan uang, kasus menjadi ringan

Vonis hukuman yang dijatuhkan tidak sebanding dengan apa yang diperbuat

Hakim sudah berlaku adil kepada koruptor

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 10 pts

Bacalah teks anekdot berikut dengan seksama!

Selesai membaca tata tertib, pengawas langsung membagikan kertas buram yang merupakan kertas Ujian Nasional. Tedi pun sontak bertanya pada pengawas ujian, "Bu, apakah benar ini kertas UN?". Pengawas menjawab, "Iya Nak, bagaimana? Ada yang aneh?". Sambil garuk-garuk kepala ia menjawab, "Saya kira ini kertas gorengan. Kemarin, saya lihat berita kalau anggaran UN besar, tetapi kok kertasnya seperti ini?". Seisi kelas tertawa lalu melanjutkan mengerjakan soal ujian.

Unsur yang tidak terdapat dalam teks di atas adalah ....

Lucu

Bermakna

Menyindir

Menggurui

Berstruktur

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 10 pts

Perhatikan teks anekdot berikut ini!

Kisah Pengadilan Tindak Pidana Korupsi

Pada puncak pengadilan korupsi politik, Jaksa penuntut umum menyerang saksi. "Apakah benar," teriak jaksa, "Bahwa Anda menerima lima ribu dolar untuk berkompromi dalam kasus ini?" Saksi menatap keluar jendela seolah-olah tidak mendengar pertanyaan. "Bukankah benar bahwa Anda menerima lima ribu dolar untuk berkompromi dalam kasus ini?" ulang pengacara. Saksi masih tidak menanggapi. Akhirnya, Hakim berkata, "Pak, tolong jawab pertanyaan Jaksa!" "Oh, maaf!" Saksi terkejut sambil berkata pada hakim, "Saya pikir dia tadi berbicara dengan Anda."

Isi teks anekdot tersebut di atas adalah ....

Sindiran terhadap saksi yang melakukan kompromi

Sindiran terhadap Jaksa penuntut umum yang menyerang saksi

Sindiran terhadap saksi yang melakukan korupsi

Sindiran terhadap pengacara yang menerima lima ribu dolar untuk berkompromi

Sindiran proses pengadilan di Indonesia yang masih terjadi suap menyuap

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?