Search Header Logo

ANALISIS KADAR ABU.

Authored by Indra Fauzi

Chemistry, Science

11th - 12th Grade

Used 8+ times

ANALISIS KADAR ABU.
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

5 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Perhatikan pernyataan berikut ini!

1)      Pemberian reagen kimia tertentu sehingga suhu pengabuan menjadi lebih rendah dan waktu yang diperlukan lebih singkat.

2)      Pengeluaran air dari bahan pada tekanan udara (760 mmHg) sehingga air menguap pada suhu 100°C yaitu sesuai titik didihnya.

3)      Berdasarkan prinsip titrasi dan titrant yang digunakan adalah pereaksi campuran iodin, sulfur dioksida, dan piridin dalam larutan metanol yang sangat tidak stabil dan peka terhadap uap.

4)      Zat-zat organik diuraikan menjadi air dan CO2 melalui pengabuan dalam tanur pada suhu 550 °C, sedangkan zat-zat anorganik yang tertinggal dihitung sebagai kadar abu.

5)      Penguapan air dengan “pembawa” cairan kimia yang mempunyai titik didih lebih tinggi daripada air.

Prinsip analisis kadar abu total yang tepat ditunjukan oleh nomor ....

1

2

3

4

5

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Perhatikan fungsi peralatan analisis kadar abu berikut:

1.      digunakan untuk menghilangkan kadar air suatu bahan

2.      digunakan untuk menyimpan bahan atau wadah cawan porselen setelah dilakukan pemijaran dan penimbangan agar sampel tidak menyerap air di udara.

3.      digunakan sebagai wadah untuk menempatkan zat padat yang akan dibakar pada oven atau mengabukan zat padat pada tanur sampai suhu 700°C.

Secara berurutan peralatan yang sesuai dengan fungsi tersebut adalah ....

oven – desikator  –  tanur

oven – desikator  – krusibel

tanur – krusibel – desikator

oven – desikator – krus tang

pemanas bunsen – oven - krusibel

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Perhatikan prosedur berikut:

1)      Arangkan di atas nyala pembakar, lalu abukan dalam tanur listrik pada suhu maksimum 550°C sampai pengabuan sempurna.

2)      Timbang dengan seksama 2 – 3 g sampel ke dalam cawan porselen (atau platina) yang telah diketahui bobotnya.

3)      Data hasil analisis ditulis dalam tabel pengamatan.

4)      Dinginkan dalam desikator, lalu timbang sampai bobot tetap.

5)      Penambahan asam sulfat

Prosedur analisis kadar abu total secara berurutan yang tepat adalah ....

1-2-3-4

1-2-3-5

2-1-4-3

2-1-3-4

3-4-5-2

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

2 mins • 1 pt

Jika diketahui berat konstan cawan porselin setelah dipanaskan dalam oven adalah 20,5560 g. Sampel tempe yang telah dihaluskan dan dihomogenkan ditimbang dalam cawan porselen diperoleh beratnya 22,7550 g, kemudian cawan tersebut dimasukkan ke dalam tanur dengan suhu 550°C selama 3 jam. Setelah proses pengabuan, cawan dikeluarkan dari tanur dan dimasukkan ke dalam desikator, dan setelah dingin ditimbang dan panaskan kembali dalam oven sampai diperoleh berat akhir 20,6500 g. Jumlah kadar abu sampel adalah ….

2,47%

4,27%

7,64%

8,34%

9,22%

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

2 mins • 1 pt

Media Image

Perhatikan gambar data pengamatan analisis kadar abu dari percobaan yang telah dilakukan. Jika diketahui berat konstan krus porselen kosong adalah 20,5550 g dan syarat SNI untuk kadar abu terigu adalah maks 0,70%.  Maka kesimpulan dari praktikum tersebut adalah ….

kadar abu sampel yaitu 0,50% sesuai dengan standar mutu SNI

kadar abu sampel yaitu 0,70% sesuai dengan standar mutu SNI

kadar abu sampel yaitu 1,14% tidak sesuai dengan standar mutu SNI

kadar abu sampel yaitu 1,50%  sesuai dengan standar mutu SNI

kadar abu sampel yaitu 1,50% tidak sesuai dengan standar mutu SNI

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?