
Tes 1
Authored by Arka rizki A. Ulum
Education
12th Grade

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
10 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 5 pts
Teks 2
(1) Ilmuwan menemukan potensi penularan virus corona lewat udara atau airborne. Risiko penularan lewat udara disebut akan meningkat terutama di ruang tertutup seperti kantor, restoran, dan bus. Terdapat sejumlah faktor yang mempengaruhi peningkatan risiko penularan virus penyebab Covid-19 lewat udara ini. Misalnya, sirkulasi udara yang berkutat di ruangan itu-itu saja. Itu sebab risiko penularan Covid-19 lebih tinggi ketika di ruang tertutup ketimbang saat di ruang terbuka. "Kemungkinan penularan di ruang tertutup pasti lebih besar jika dibandingkan dengan ruang terbuka. Karena tidak ada sirkulasi atau minimal sirkulasi, maka kepadatan atau jumlah kuman pasti lebih banyak (di ruang tertutup)," kata dokter spesialis paru Adria Rusli kepada CNNIndonesia.com, Senin (13/7). Namun begitu, risiko penularan dapat ditekan dengan mengurangi faktor-faktor risiko.
(2) Sebuah studi membandingkan potensi risiko dan membeberkan faktor penularan corona lewat udara di sejumlah ruang tertutup seperti kantor, restoran, dan bus. Dalam studi itu, dijelaskan 13 karyawan bekerja bersama di meja panjang. Sembilan dari karyawan dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Karyawan tersebut duduk di dalam ruang tertutup dengan 137 pekerja lain di meja panjang yang berbeda. Berdasarkan studi dari pemerintah Korea Selatan di sebuah call center di Seoul, terdapat empat faktor penularan di kantor: Dari 137 karyawan, 79 orang atau 57,6 persen dinyatakan positif. Kontak permanen dalam ruangan yang sama dengan periode waktu yang lama jadi alasan terjadinya penularan. Di seluruh gedung, dari lantai lain hanya tiga orang yang menunjukkan hasil tes positif dari 927 yang menjalani pemeriksaan. Padahal, mereka berada di lobi, lift, dan area umum lainnya yang sama.
(3) Dalam studi kasus ini, restoran tanpa ventilasi alami tersebut dipenuhi oleh 90 orang pelanggan dan delapan pelayan. Seorang pelanggan yang duduk di sebuah meja dengan keluarganya terdeteksi positif virus corona. Setelah makan, orang tersebut menularkan virus corona pada sembilan orang lainnya. Beberapa duduk di dua meja yang berada pada garis vertikal dengan jarak terjauh 4,5 meter. Peneliti menyimpulkan bahwa waktu yang lama dan AC memiliki peran penting, karena membuat udara bersirkulasi ulang terus-menerus di antara tiga meja tersebut saat itu ventilasi udara ditutup. Studi di China mendapati faktor penularan di dalam bus ada pada AC bermode resirkulasi atau berputar di dalam bus saja, seberapa pun jarak antar penumpang. Studi pada dua bus dengan total perjalanan 100 menit menunjukan terjadi penularan virus corona lewat udara selama di dalam bus. Dua bus itu dipenuhi oleh penumpang dengan jarak 75 cm antar baris.
Sumber: CNN Indonesia, 13 Juli 2020, Faktor Penularan Corona Lewat Udara di Kantor, Restoran, Bus
Berdasarkan paragraf 2, apabila Jane salah satu dari 79 orang tersebut, manakah di bawah ini pernyataan yang benar?
Jane tidak dinyatakan postif terinfeksi virus corona
Jane menularkan virus corona
Jane dinyatakan positif terinfeksi virus corona
Jane tidak menggunakan masker
Jane tidak menularkan virus corona
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 20 pts
Tujuan pengembangan buku ajar digital adalah…
A. Mempermudah orang tua dalam memantau perkembangan siswa
B. Mempermudah proses evaluasi
C. Mempermudah guru dalam memantau perkembangan siswa
D. Mempercepat proses penerimaan materi
E. Mempermudah proses memahami materi ajar
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 5 pts
(Gambar 1. 8 Negara Pemberi Dana Terbesar ke WHO)
Berdasarkan gambar 1, negara manakah yang memberikan pendanaan melebihi US$ 100 juta dolar?
China
Amerika Serikat
Jepang
Jerman
Perancis
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
3 mins • 1 pt
Perhatikan diagram di atas !
A ∩ B = ....
{ 9 }
{2, 3}
{1, 5, 7}
{4, 6, 8}
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 5 pts
Teks 2
(1) Ilmuwan menemukan potensi penularan virus corona lewat udara atau airborne. Risiko penularan lewat udara disebut akan meningkat terutama di ruang tertutup seperti kantor, restoran, dan bus. Terdapat sejumlah faktor yang mempengaruhi peningkatan risiko penularan virus penyebab Covid-19 lewat udara ini. Misalnya, sirkulasi udara yang berkutat di ruangan itu-itu saja. Itu sebab risiko penularan Covid-19 lebih tinggi ketika di ruang tertutup ketimbang saat di ruang terbuka. "Kemungkinan penularan di ruang tertutup pasti lebih besar jika dibandingkan dengan ruang terbuka. Karena tidak ada sirkulasi atau minimal sirkulasi, maka kepadatan atau jumlah kuman pasti lebih banyak (di ruang tertutup)," kata dokter spesialis paru Adria Rusli kepada CNNIndonesia.com, Senin (13/7). Namun begitu, risiko penularan dapat ditekan dengan mengurangi faktor-faktor risiko.
(2) Sebuah studi membandingkan potensi risiko dan membeberkan faktor penularan corona lewat udara di sejumlah ruang tertutup seperti kantor, restoran, dan bus. Dalam studi itu, dijelaskan 13 karyawan bekerja bersama di meja panjang. Sembilan dari karyawan dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Karyawan tersebut duduk di dalam ruang tertutup dengan 137 pekerja lain di meja panjang yang berbeda. Berdasarkan studi dari pemerintah Korea Selatan di sebuah call center di Seoul, terdapat empat faktor penularan di kantor: Dari 137 karyawan, 79 orang atau 57,6 persen dinyatakan positif. Kontak permanen dalam ruangan yang sama dengan periode waktu yang lama jadi alasan terjadinya penularan. Di seluruh gedung, dari lantai lain hanya tiga orang yang menunjukkan hasil tes positif dari 927 yang menjalani pemeriksaan. Padahal, mereka berada di lobi, lift, dan area umum lainnya yang sama.
(3) Dalam studi kasus ini, restoran tanpa ventilasi alami tersebut dipenuhi oleh 90 orang pelanggan dan delapan pelayan. Seorang pelanggan yang duduk di sebuah meja dengan keluarganya terdeteksi positif virus corona. Setelah makan, orang tersebut menularkan virus corona pada sembilan orang lainnya. Beberapa duduk di dua meja yang berada pada garis vertikal dengan jarak terjauh 4,5 meter. Peneliti menyimpulkan bahwa waktu yang lama dan AC memiliki peran penting, karena membuat udara bersirkulasi ulang terus-menerus di antara tiga meja tersebut saat itu ventilasi udara ditutup. Studi di China mendapati faktor penularan di dalam bus ada pada AC bermode resirkulasi atau berputar di dalam bus saja, seberapa pun jarak antar penumpang. Studi pada dua bus dengan total perjalanan 100 menit menunjukan terjadi penularan virus corona lewat udara selama di dalam bus. Dua bus itu dipenuhi oleh penumpang dengan jarak 75 cm antar baris.
Sumber: CNN Indonesia, 13 Juli 2020, Faktor Penularan Corona Lewat Udara di Kantor, Restoran, Bus
Berdasarkan paragraf 3, manakah di bawah ini pernyataan yang benar?
Sejumlah orang yang duduk di sebuah meja terdeteksi positif corona
Seseorang menularkan virus corona kepada sembilan orang lainnya
Ventilasi yang terbuka tidak menimbulkan sirkulasi udara
Studi di China menyatakan bahwa tidak terjadi penularan Covid-19 di bus
Sebuah bus dipenuhi oleh penumpang dengan jarak 75 cm
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 5 pts
Teks 2
(1) Ilmuwan menemukan potensi penularan virus corona lewat udara atau airborne. Risiko penularan lewat udara disebut akan meningkat terutama di ruang tertutup seperti kantor, restoran, dan bus. Terdapat sejumlah faktor yang mempengaruhi peningkatan risiko penularan virus penyebab Covid-19 lewat udara ini. Misalnya, sirkulasi udara yang berkutat di ruangan itu-itu saja. Itu sebab risiko penularan Covid-19 lebih tinggi ketika di ruang tertutup ketimbang saat di ruang terbuka. "Kemungkinan penularan di ruang tertutup pasti lebih besar jika dibandingkan dengan ruang terbuka. Karena tidak ada sirkulasi atau minimal sirkulasi, maka kepadatan atau jumlah kuman pasti lebih banyak (di ruang tertutup)," kata dokter spesialis paru Adria Rusli kepada CNNIndonesia.com, Senin (13/7). Namun begitu, risiko penularan dapat ditekan dengan mengurangi faktor-faktor risiko.
(2) Sebuah studi membandingkan potensi risiko dan membeberkan faktor penularan corona lewat udara di sejumlah ruang tertutup seperti kantor, restoran, dan bus. Dalam studi itu, dijelaskan 13 karyawan bekerja bersama di meja panjang. Sembilan dari karyawan dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Karyawan tersebut duduk di dalam ruang tertutup dengan 137 pekerja lain di meja panjang yang berbeda. Berdasarkan studi dari pemerintah Korea Selatan di sebuah call center di Seoul, terdapat empat faktor penularan di kantor: Dari 137 karyawan, 79 orang atau 57,6 persen dinyatakan positif. Kontak permanen dalam ruangan yang sama dengan periode waktu yang lama jadi alasan terjadinya penularan. Di seluruh gedung, dari lantai lain hanya tiga orang yang menunjukkan hasil tes positif dari 927 yang menjalani pemeriksaan. Padahal, mereka berada di lobi, lift, dan area umum lainnya yang sama.
(3) Dalam studi kasus ini, restoran tanpa ventilasi alami tersebut dipenuhi oleh 90 orang pelanggan dan delapan pelayan. Seorang pelanggan yang duduk di sebuah meja dengan keluarganya terdeteksi positif virus corona. Setelah makan, orang tersebut menularkan virus corona pada sembilan orang lainnya. Beberapa duduk di dua meja yang berada pada garis vertikal dengan jarak terjauh 4,5 meter. Peneliti menyimpulkan bahwa waktu yang lama dan AC memiliki peran penting, karena membuat udara bersirkulasi ulang terus-menerus di antara tiga meja tersebut saat itu ventilasi udara ditutup. Studi di China mendapati faktor penularan di dalam bus ada pada AC bermode resirkulasi atau berputar di dalam bus saja, seberapa pun jarak antar penumpang. Studi pada dua bus dengan total perjalanan 100 menit menunjukan terjadi penularan virus corona lewat udara selama di dalam bus. Dua bus itu dipenuhi oleh penumpang dengan jarak 75 cm antar baris.
Sumber: CNN Indonesia, 13 Juli 2020, Faktor Penularan Corona Lewat Udara di Kantor, Restoran, Bus
Kata imbuhan yang salah dalam penggunaanya pada paragraf 3 adalah….
Dipenuhi
Terdeteksi
Menularkan
Menyimpulkan
Menunjukan
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 5 pts
Teks 1
(1) Presiden AS Donald Trump mengatakan, pemerintahannya sedang mempertimbangkan proposal dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terkait pengajuan dana bantuan. Dalam postingnya di Twitter, Trump menggarisbawahi bahwa tidak ada keputusan akhir yang dibuat terkait pendanaan AS untuk badan kesehatan global (WHO). Dikutip dari laman Channel News Asia, Minggu (17/5/2020) Trump menangguhkan kontribusi AS kepada WHO pada 14 April. Alasannya, karena Trump menduga jika WHO lebih condong kepada China dan menutup-nutupi segala informasi sehingga tidak trasparan. Meski demikian, pejabat WHO telah membantah klaim itu dan China bersikeras dan mengatakan bahwa pemerintahaanya telah transparan dan terbuka. Laporan lain menyebut jika Trump siap untuk mengembalikan dana parsial ke WHO, sesuai dengan kontribusi yang dinilai China.
(2) Sementara, sumbangan China tak sampai US$ 40 juta (Rp 625 miliar). Jika melihat data dari situs resmi WHO, kontribusi keuangan China ke WHO memang tinggi, yakni US$ 37,8 juta untuk periode 2018-2019. Nominal itu lebih besar dari gabungan kontribusi Inggris, Australia, dan India kepada WHO pada periode yang sama. Pada 7 Juli 2020, Presiden Amerika, Donald Trump secara resmi mengatakan kepada PBB bahwa Amerika menarik diri sepenuhnya dalam pendanaan mereka kepada WHO yang berlaku sejak 6 Juli 2020. Hal ini terjadi karena Presiden Trump yang kecewa dengan WHO akibat dari lambannya penanganan Covid-19 di Amerika. Rencana ini sebelumnya sudah disampaikan oleh Presiden Trump pada April lalu, bahwa Amerika akan menahan pendanaan mereka kepada WHO. Banyak pihak yang mempertanyakan apakah keputusan Presiden ini tepat untuk mencabut pendanaan dilaka pademi seperti ini.
Sumber: Liputan6, 17 Mei 2020, Donald Trump Pertimbangkan Pemberian Dana Bantuan ke WHO dan Tempo, 17 Juli 2020, 8 Negara Pemberi Dana Terbesar ke WHO
Berdasarkan paragraf 1, manakah di bawah ini pernyataan yang benar?
Donald Trump sedang mengajukan proposal ke WHO untuk mendapatkan dana bantuan
Tidak adanya keputusan akhir mengenai pendanaan Amerika Serikat kepada WHO
Sejak Mei Trump menangguhkan kontribusi AS kepada WHO
China menduga WHO lebih condong kepada AS
Pemerintahan AS diduga tidak transparan dan terbuka dalam segala informasi
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?