
ANBK Literasi Sastra
Authored by Muhammad Fuad
World Languages
9th - 12th Grade
Used 3+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
7 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
10 mins • 1 pt
Lilin Kecil dalam Sinar Kegelapan
Seperti lilin kecil ini, kau mampu terangi gelapku
Sinarmu memang tak banyak, tapi itu sangat berarti
Tatkala malam datang membawa kegelapan,
Hadirmu bagai sang malaikat dengan cahaya-cahaya penuh kasih
Menepis lara, mendamaikan hati, dan menyejukkan cinta
Nalarku membahana lagi setiap kali mengartikanmu
Langkahmu laksana embusan angin datang dan pergi
Meruntuhkan daun cemara yang hidup damai di tangkainya
Perlahan sinarmu redup
Dan pergi meninggalkanku dalam gelap
Dengan mata, tapi tak kuasa melihatmu
Sepasang telingaku pun tak mampu mendengar bisikmu
Kini rinduku berujung pada bias-bias bayangmu
Dengan senyuman dan sedikit tawa menambah luka
Seribu sinar pun takkan mampu menggantikanmu
Sejuta kenanganmu kini menyiksa kesendirianku
Dalam gelap, kucoba melangkah sendiri
Lilin kecilku,
Kurindu akan sinar kedamaianmu
(Yayan Hidayat, Banjarmasin, 03 02 2011)
Mengapa penulis menganggap bahwa lilin kecil itu sangat berarti?
Sinar lilin itu tidak banyak
Lilin itu membawa harapan
Kehadiran lilin itu dapat meruntuhkan cemara
Langkah lilin itu laksana embusan angin
Lilin itu dapat menerangi dalam kegelapan
2.
MULTIPLE SELECT QUESTION
10 mins • 1 pt
Lilin Kecil dalam Sinar Kegelapan
Seperti lilin kecil ini, kau mampu terangi gelapku
Sinarmu memang tak banyak, tapi itu sangat berarti
Tatkala malam datang membawa kegelapan,
Hadirmu bagai sang malaikat dengan cahaya-cahaya penuh kasih
Menepis lara, mendamaikan hati, dan menyejukkan cinta
Nalarku membahana lagi setiap kali mengartikanmu
Langkahmu laksana embusan angin datang dan pergi
Meruntuhkan daun cemara yang hidup damai di tangkainya
Perlahan sinarmu redup
Dan pergi meninggalkanku dalam gelap
Dengan mata, tapi tak kuasa melihatmu
Sepasang telingaku pun tak mampu mendengar bisikmu
Kini rinduku berujung pada bias-bias bayangmu
Dengan senyuman dan sedikit tawa menambah luka
Seribu sinar pun takkan mampu menggantikanmu
Sejuta kenanganmu kini menyiksa kesendirianku
Dalam gelap, kucoba melangkah sendiri
Lilin kecilku,
Kurindu akan sinar kedamaianmu
(Yayan Hidayat, Banjarmasin, 03 02 2011)
Puisi merupakan karya sastra yang dapat menggambarkan perasaan penulisnya. Manakah dari pernyataan-pernyataan berikut yang menggambarkan perasaan penulis dalam puisi tersebut?
Kamu dapat memilih lebih dari satu jawaban. Beri tanda centang (√) pada setiap pernyataan yang benar!
Kesedihan karena kehilangan orang tersayang
Kegelisahan karena lilin kecil hampir redup
Kerinduan terhadap kenangan yang indah
Ketidakmampuan melangkah dalam gelap
Kesendirian yang menyiksa jiwa dan raga
3.
MULTIPLE SELECT QUESTION
10 mins • 1 pt
Lilin Kecil dalam Sinar Kegelapan
Seperti lilin kecil ini, kau mampu terangi gelapku
Sinarmu memang tak banyak, tapi itu sangat berarti
Tatkala malam datang membawa kegelapan,
Hadirmu bagai sang malaikat dengan cahaya-cahaya penuh kasih
Menepis lara, mendamaikan hati, dan menyejukkan cinta
Nalarku membahana lagi setiap kali mengartikanmu
Langkahmu laksana embusan angin datang dan pergi
Meruntuhkan daun cemara yang hidup damai di tangkainya
Perlahan sinarmu redup
Dan pergi meninggalkanku dalam gelap
Dengan mata, tapi tak kuasa melihatmu
Sepasang telingaku pun tak mampu mendengar bisikmu
Kini rinduku berujung pada bias-bias bayangmu
Dengan senyuman dan sedikit tawa menambah luka
Seribu sinar pun takkan mampu menggantikanmu
Sejuta kenanganmu kini menyiksa kesendirianku
Dalam gelap, kucoba melangkah sendiri
Lilin kecilku,
Kurindu akan sinar kedamaianmu
(Yayan Hidayat, Banjarmasin, 03 02 2011)
Puisi merupakan karya sastra yang dapat menggambarkan perasaan penulisnya. Manakah dari pernyataan-pernyataan berikut yang menggambarkan perasaan penulis dalam puisi tersebut?
Kamu dapat memilih lebih dari satu jawaban. Beri tanda centang (√) pada setiap pernyataan yang benar!
Kesedihan karena kehilangan orang tersayang
Kegelisahan karena lilin kecil hampir redup
Kerinduan terhadap kenangan yang indah
Ketidakmampuan melangkah dalam gelap
Kesendirian yang menyiksa jiwa dan raga
4.
MATCH QUESTION
10 mins • 1 pt
Kalimat atau baris-baris di dalam puisi dapat meninggalkan pengalaman indrawi bagi pembacanya. Pengalaman indrawi ini disebut dengan imaji. Tentukan imaji yang ditimbulkan melalui baris-baris puisi berikut ini! cocokkan jawaban sesuai dengan kolom ‘Penglihatan’, ‘Perasaan’, atau ‘Pendengaran’ pada setiap pernyataan!
Penglihatan
Dengan mata, tapi tak kuasa melihatmu
Pendengaran
Menepis lara, mendamaikan hati, dan menyejukkan cinta
Perasaan
Sepasang telingaku pun tak mampu mendengar bisikmu
5.
OPEN ENDED QUESTION
10 mins • 1 pt
Lilin Kecil dalam Sinar Kegelapan
Seperti lilin kecil ini, kau mampu terangi gelapku
Sinarmu memang tak banyak, tapi itu sangat berarti
Tatkala malam datang membawa kegelapan,
Hadirmu bagai sang malaikat dengan cahaya-cahaya penuh kasih
Menepis lara, mendamaikan hati, dan menyejukkan cinta
Nalarku membahana lagi setiap kali mengartikanmu
Langkahmu laksana embusan angin datang dan pergi
Meruntuhkan daun cemara yang hidup damai di tangkainya
Perlahan sinarmu redup
Dan pergi meninggalkanku dalam gelap
Dengan mata, tapi tak kuasa melihatmu
Sepasang telingaku pun tak mampu mendengar bisikmu
Kini rinduku berujung pada bias-bias bayangmu
Dengan senyuman dan sedikit tawa menambah luka
Seribu sinar pun takkan mampu menggantikanmu
Sejuta kenanganmu kini menyiksa kesendirianku
Dalam gelap, kucoba melangkah sendiri
Lilin kecilku,
Kurindu akan sinar kedamaianmu
(Yayan Hidayat, Banjarmasin, 03 02 2011)
Bagaimana suasana yang ingin diciptakan oleh Penyair?
Evaluate responses using AI:
OFF
6.
MATCH QUESTION
10 mins • 1 pt
Pasangkanlah latar suasana puisi i dengan pembuktian lariknya berikut!
Dalam gelap, kucoba melangkah sendiri
Kebahagiaan
Sejuta kenanganmu kini menyiksa kesendirianku
Kerinduan
Meruntuhkan daun cemara yang hidup damai di tangkainya
Kehilangan
Dan pergi meninggalkanku dalam gelap
Keberanian
7.
OPEN ENDED QUESTION
10 mins • 1 pt
Lilin Kecil dalam Sinar Kegelapan
Seperti lilin kecil ini, kau mampu terangi gelapku
Sinarmu memang tak banyak, tapi itu sangat berarti
Tatkala malam datang membawa kegelapan,
Hadirmu bagai sang malaikat dengan cahaya-cahaya penuh kasih
Menepis lara, mendamaikan hati, dan menyejukkan cinta
Nalarku membahana lagi setiap kali mengartikanmu
Langkahmu laksana embusan angin datang dan pergi
Meruntuhkan daun cemara yang hidup damai di tangkainya
Perlahan sinarmu redup
Dan pergi meninggalkanku dalam gelap
Dengan mata, tapi tak kuasa melihatmu
Sepasang telingaku pun tak mampu mendengar bisikmu
Kini rinduku berujung pada bias-bias bayangmu
Dengan senyuman dan sedikit tawa menambah luka
Seribu sinar pun takkan mampu menggantikanmu
Sejuta kenanganmu kini menyiksa kesendirianku
Dalam gelap, kucoba melangkah sendiri
Lilin kecilku,
Kurindu akan sinar kedamaianmu
(Yayan Hidayat, Banjarmasin, 03 02 2011)
Setelah membaca puisi ini, Emir merasa bahwa puisi ini cocok dengan suasana hatinya karena ia baru saja kehilangan kucing kesayangannya.
Setujukah kamu dengan pendapat Emir tersebut? Jelaskan jawabanmu!
Evaluate responses using AI:
OFF
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?